Kwon Family

Kwon Family
#21



Malam itu Taehyung yang sudah menyelesaikan jadwalnya segera berpamitan pada member untuk berpisah. Karena dia akan pergi ke dorm EXO, apalagi dia juga dapat info dari Suho jika Baekhyun kakaknya harus di tinggal sendiri di dorm karena jadwal EXO yang tiba-tiba harus keluar kota.


Sebelum pergi ke dorm EXO, Taehyung menelfon Soonyoung sang adik, bermaksud untuk mengajaknya ikut ke dorm EXO.


"Hallo kak." Sapa Hoshi dari seberang telvon.


"Hallo dek. Kamu lagi free gak?."


"Iya sih kak, emang kenapa kak?."


"Kamu siap-siap ya?. Kakak bakal jemput kamu sekarang, kita ke dormnya kak Hyun."


"Oke kak. Kalau gitu aku siap-siap dulu."


Setelah panggilan berakhir, Taehyung segera berangkat untuk menjemput adiknya. Namun sebelum itu dia mampir dulu ke rumah untuk menemui ibunya.


Setelah menjemput Soonyoung, mereka berdua segera pergi ke dorm EXO. Tidak ada percakapan di antara mereka berdua. Karena mereka berdua sama-sama takut untuk bertemu sang kakak yang emosian itu. Mereka juga harus menyiapkan mental jika saja harus di omeli nanti.


Saat sampai di dorm, mereka langsung saja masuk ke dalam dorm tersebut. Sepi.. Itu yang mereka rasakan, karena memang hanya kakak mereka yang ada disana. Semua lampu juga tidak ada yang menyala.


Mereka berdua menyalakan lampu ruangan dan berjalan ke kamar Baekhyun. Mereka sama-sama langsung berlari saat melihat tubuh Baekhyun yang terbaring di lantai tepat di depan kamar.


"Kak!." Teriak Taehyung dan Hoshi serentak.


Mereka memindahkan kepala Baekhyun ke paha Taehyung. Airmata Taehyung sudah mulai mengalir melihat kondisi kakaknya. Wajah Baekhyun yang pucat, dan badan yang sangat panas mampu membuat kedua adiknya panik.


"Telfon Rumah Sakit dek." Perintah Taehyung terus mengusap rambut kakaknya.


Tanpa pikir panjang, Soonyoung langsung mengeluarkan ponselnya dan menelfon rumah sakit. Setelah tersambung, dia segera meminta pihak rumah sakit untuk mengirimkan ambulance ke tempat mereka. Dia dan kakaknya tidak peduli lagi jika hal itu akan membuat heboh, yang penting kakak mereka bisa selamat.


Dengan masih menangis, Taehyung menggendong Baekhyun keluar dorm saat mendengar ambulance datang. Ternyata diluar juga ada beberapa fans dan wartawan yang sudah mengelilingi tempat itu.


Akhirnya Baekhyun dibawa ke rumah sakit. Dengan mobil berbeda, Soonyoung dan Taehyung mengikuti mobil ambulance tersebut.


Di perjalanan ke rumah sakit, Soonyoung menelfon ayahnya.


"Hallo, Nak." Sahut Junmyeon sang ayah dari seberang telfon.


"Kak Baekhyun, Yah." Gugup Hoshi menahan airmatanya.


"Kenapa?. Apa terjadi sesuatu pada kakakmu?." Khawatir Junmyeon yang langsung mengerti jika telah terjadi sesuatu.


"Aku sama kak Taehyung lagi jalan ke rumah sakit bawa kak Baekhyun."


"Astaga. Apa yang terjadi?. Kalau gitu kalian jangan panik dulu, hati-hati nyetirnya. Ayah akan menyusul." Pesan Junmyeon yang kemudian mengakhiri panggilannya.


"Hati-hati, kak." Pesan Soonyoung.


"Iya dek. Kakak khawatir banget sama kak Baekhyun. Gak biasanya dia sampe sakit kayak gini."


"Iya aku juga kak. Tapi kita juga harus tenang. Nanti kalau kita nabrak gimana?."


Taehyung hanya diam dan menelan salivanya untuk menenangkan diri.


Sesampainya di rumah sakit, mereka langsung mengikuti Baekhyun yang dibawa ke UGD. Dengan pikiran yang bermacam-macam, Taehyung dan Soonyoung menunggu di depan UGD.


15 menit kemudian, datanglah Junmyeon bersama Yoojung yang sudah menangis. Soonyoung dan Taehyung pun berlari mendekati kedua orang tua mereka itu dan memeluknya.


"Sebenarnya kakak kalian itu kenapa?." Tanya Junmyeon lagi.


"Kita juga gak tau, Yah. Pas kita sampe disana kak Baekhyun udah pingsan."


"Ini semua pasti gara-gara aku, Hyun jadi sakit." Ucap Yoojung dengan matanya yang memerah karena menangis.


"Jangan bilang kayak gitu. Kamu gak salah. Dan kamu tenang dulu." Ucap Junmyeon menenangkan istrinya itu.


Mereka semua segera mendekati dokter yang keluar dari UGD tersebut.


"Penyebab pingsannya karena panas tinggi yang di alaminya. Dan sepertinya dia belum makan dan minum dalam seharian ini."


"Astaga, harusnya aku menemaninya disana." Tangis Yoojung.


"Ibu tenang aja, dia sudah ditangani dengan baik. Dan untungnya dia tidak mengalami hal yang serius. Dia hanya butuh istirahat selama beberapa hari ini."


"Baiklah dok. Pindahkan saja putra saya ke ruang VVIP rumah sakit ini." Ujar Junmyeon.


Dokter pun pergi meninggalkan keluarga Kwon tersebut. Saat mengikuti Baekhyun yang dibawa ke ruang VVIP, tiba-tiba ponsel Taehyung berdering.


"Aku akan mengangkat telfon dulu." Ucap Taehyung berhenti dan mengangkat panggilan itu.


"Hallo kak." Sapa Taehyung setelah mengangkat panggilan tersebut.


"Hallo, Baekhyun beneran dilarikan ke rumah sakit, dek?." Tanya seseorang diseberang sana. Siapa lagi yang menelfon kalau bukan leader EXO, yakni Suho.


"Darimana kakak tau?." Kaget Taehyung.


"Artikelnya baru saja tersebar di internet. Apa yang terjadi?."


Taehyung pun menceritakan semuanya pada Suho.


"Sepertinya kami sudah ceroboh meninggalkan Baekhyun sendirian. Maafkan kami, Taehyung." Ucap Suho meminta maaf atas kelalaiannya sebagai leader grup. Harusnya dia meminta seseorang menemani Baekhyun, atau setidaknya dia menyewa perawat untuk Baekhyun.


"Kami juga merasakan hal yang sama kok, kak."


"Kalau gitu sepulang kami dari jadwal ini, kami akan langsung menjenguk Baekhyun."


"Baiklah kak. Kalau gitu aku ke ruangan kak Baekhyun dulu."


Taehyung menutup telfon itu dan kembali berjalan ke ruangan kakaknya dirawat. Disana semua orang sedang menunggu Baekhyun sadar.


Yoojung sejak tadi tidak berhenti menggenggam tangan Baekhyun sambil berdoa.


"Sepertinya ruangan ini harus dikasih penjaga, Yah." Ucap Taehyung duduk di dekat ayahnya.


"Kenapa?."


"Artikel soal kak Baekhyun sudah tersebar. Pasti bakal banyak wartawan yang mencoba datang kesini."


"Baiklah, ayah akan menyewa beberapa penjaga untuk ruangan ini. Kalian berdua akan menginap disini?."


"Aku gak bisa menginap, Yah. Aku ada jadwal pagi-pagi nanti." Ucap Soonyoung.


"Kalau begitu, kamu kembali saja ke dorm. Ini sudah larut."


"Ini bawa mobil kakak aja, dek." Menyodorkan kunci mobilnya pada Soonyoung.


Soonyoung mengambil kunci itu lalu keluar dari ruangan setelah pamit pada kedua orang tuanya. Sembari berjalan di lorong, dia malah berpas-pasan dengan beberapa wartawan. Untung saja dia memakai topi, hingga mereka tidak mengenalinya.


Dengan buru-buru, dia berjalan ke parkiran untuk mengambil mobil kakaknya. Setelah sampai di mobil, dia segera mengarahkan mobil tersebut ke dormnya.


"Gimana kondisi kak Baekhyun, kak?." Tanya Vernon saat Soonyoung baru saja masuk ke dalam dorm.


"Sekarang masih belum sadar. Tapi kata dokter semua akan baik-baik aja." Jelas Soonyoung duduk di sofa dan dikelilingi semua member Seventeen yang kepo soal Baekhyun.


"Kasian banget kak Baekhyun. Besok kita harus kesana buat jenguk." Ucap S.Coups sang leader. Dan tentu saja semua mengangguk setuju.


"Eh, malam ini kita nginap di rumah aku aja gimana?." Ajak Soonyoung.


"Kalau gitu kita harus membawa semua perlengkapan untuk dibawa besok." Ucap Mingyu.


Semua pun bergegas ke kamar masing-masing untuk menyiapkan keperluan untuk jadwal besok. Soonyoung memang sengaja mengajak semua member ke rumahnya, karena dia teringat kakeknya yang tinggal sendirian. Saat semua siap, mereka langsung berangkat ke rumah keluarga Kwon.