
Pagi itu Sehun melihat seorang anak laki-laki yang mondar mandir di depan dorm mereka. Melihat hal itu tentu saja membuat dia heboh dan berlari ke kamar Chanyeol.
"Kak.. Coba liat deh, diluar kayaknya ada anak cowok yang daritadi mondar mandir." Rusuh Sehun menarik tangan Chanyeol untuk segera melihat keluar dorm.
Chanyeol yang sebenarnya sangat malas itu pun akhirnya keluar dari kamar lalu berjalan menuju pintu utama dorm.
Tanpa ragu-ragu dia membuka pintu dan tepat saat itu dia langsung berhadapan dengan anak laki-laki yang dimaksud Sehun.
"Dia Hun?." Tanya Chanyeol menoleh pada Sehun yang berdiri tidak jauh dibelakangnya.
"Iyalah, siapa lagi kalau bukan dia. Dia kayaknya stalker deh. Ringkus coba kak."
Dengan acuh Chanyeol mengajak anak laki-laki itu masuk ke dalam dorm dan menutup pintu dorm. Melihat hal itu tentu saja membuat Sehun heran.
"Lho, kenapa malah dibawa masuk kak?." Kaget Sehun mengekori dari belakang.
"Udah diem, mending kamu panggil kak Suho sana." Perintah Chanyeol duduk disofa diikuti anak laki-laki itu.
Dengan berbagai pertanyaan dikepalanya, Sehun hanya patuh lalu berjalan ke arah kamar Suho.
"Kak, kakak di panggil kak Chan tuh." Teriak Sehun dari luar kamar karena kamar yang dikunci Suho dari dalam.
Beberapa menit kemudian Suho keluar dari kamar dengan mata yang masih tertutup karena baru bangun tidur.
"Mentang-mentang gak ada jadwal malah baru bangun." Ledek Sehun.
"Kenapa?. Si Chan nyuruh apa?."
"Gak tau deh kak, soalnya dia malah bawa stalker masuk ke dorm."
Seketika mata Suho terbuka lebar karena kaget dengan apa yang didengarnya.
"Kamu serius?."
"Iya, aku awalnya liat dia mondar mandir di depan dorm trus aku aduin deh ke kak Chan, eh dia malah ngajak stalker itu masuk. Coba kakak liat gih." Jelas Sehun.
Suho pun segera berjalan ketempat Chanyeol.
"Ya elah, ini mah adik aku, Hun. Malah dibilang stalker." Ucap Suho duduk di dekat laki-laki yang dia bilang adiknya itu.
"Adik kakak yang mana lagi kali ini, kak?. Nemu dimana kali ini?." Tanya Sehun yang sudah paham bagaimana sifat leadernya itu.
"Yang ini keluar dari perut ibuku, malah tanya nemu dimana." Jengkel Suho.
"Emang kakak punya adek?. Kok aku gak tau?." Kaget Sehun karena selama ini yang dia tau bahwa leadernya itu adalah anak bungsu dikeluarganya.
"Emang sengaja gak di up ke publik sih, yang tau juga beberapa aja. Lagian dia selama ini tinggal di Amerika dan baru-baru ini pulang karena dia jadi trainee di YG."
"Trus kenapa kak Chanyeol tau?."
"Beberapa bulan yang lalu Chanyeol datang ke rumah karena aku minta jemput sama dia, kebetulan yang bukain pintu adik aku ini."
Sehun pun menatap wajah adik suho itu yang setelah dia perhatikan memang ada kemiripan di antara mereka.
...
...
"Nama kamu siapa?."
"Kim Junkyu, kak." Senyum anak laki-laki itu yang bernama Kim Junkyu.
"Kamu kenapa sampe kesini, dek?." Heran Suho yang tiba-tiba kedatangan adiknya itu.
"Mau minta uang, kak hehehe. Soalnya aku mau beli beberapa perlengkapan buat kamar aku di dorm."
"Aku emang sengaja gak minta sama mama papa, aku pengennya dibeliin sama kakak."
"Ya udah, kamu tunggu bentar biar kakak ganti baju dulu habis itu kita beli semua yang kamu butuhin."
"Gak usah kak, kakak kirimin aja uangnya biar aku sama temen-temen aku yang pergi. Lagian aku juga gak mau orang-orang tau kalau aku adeknya kakak."
"Emang kenapa gak mau?." Heran Suho, padahal diluar sana mungkin banyak orang yang malah ingin menjadi adiknya.
"Aku gak mau nama aku disangkutin sama kakak kecuali kalau aku udah debut dan terkenal nanti."
"Ya udah, kalau gitu kakak kirim uangnya sekarang.
Semua member yang juga baru tau jika Suho ternyata punya adik itu pun segera mengelilingi Junkyu. Mereka pun juga kaget ketika tau jika Junkyu kelahiran tahun 2000.
Sekitar jam 10 pagi Junkyu meninggalkan dorm EXO.
"Kenapa pakaian adikmu gak ngeliatin dia anak orang kaya, kak?." Penasaran Baekhyun.
"Dia daridulu emang kayak gitu, gak suka pamer anaknya."
"Beda banget ya sama adik-adikku." Ucap Baekhyun mengingat kedua adiknya.
"Ya jelas bedalah kak, Junkyu mah keliatan banget anaknya pendiam dan gak banyak tingkah." Seloroh Kai.
"Jadi maksudmu Taehyung sama Soonyoung anaknya banyak tingkah gitu?."
"Ya kakak liat aja sendiri gimana mereka, dari hal itu semua orang juga tau kok."
"Tapi kok adikmu kayak gak asing gitu kak?." Heran Kyungsoo yang merasa pernah melihat Junkyu di tv.
"Ooh mungkin kamu liat di acara survival YG."
"Ahh iya, aku ingat sekarang. Tapi aku pas liat dia disana berasa kasihan banget kak."
"Yah, kalau dalam acara kayak gitu kan emang harus kuat mental kak, dulu kan pas kita trainee juga ngerasain persaingan debut kek gitu." Timpal Kai yang sedari tadi hanya diam.
Disisi lain Taehyung sedang ada jadwal dengan membernya di sebuah acara musik.
Senyum langsung terukir jelas di wajahnya saat dia mendapat pesan dari Irene untuk meminta bertemu berdua saja.
"Kamu sehat kan, Tae?." Tanya Jimin duduk disebelah Taehyung yang asyik dengan ponselnya.
"Sehatlah, maksud kamu apaan nanya kek gitu?."
"Wih santai bro, habisnya kamu cengar-cengir gak jelas gitu. Ada berita bagus apaan sih?." Kepo Jimin.
"Udah gak usah kepo, urus aja noh pacar kamu."
"Dia lagi make up in kak Hoseok."
Ya, Jimin saat ini memang sedang menjalin hubungan dengan salah satu stylist member BTS.
Waktu pun berlalu dengan cepat dan siang telah berganti malam. Dan kini tibalah di jam Irene dan Taehyung janji bertemu.
Dengan penuh kewaspadaan mereka pun bertemu dan Taehyung segera masuk ke mobil Irene.
"Jadi apa jawaban kamu, Irene?." Tanya Taehyung langsung.
"Mulai ke depannya kita jalanin hubungan ini, dan kita bakalan up publik kalau udah ngerasa ada waktu yang tepat."
"Oke, makasih udah mau nerima aku." Senang Taehyung.
Dia dan Irene menghabiskan waktu lumayan lama sampai mereka akhirnya memilih kembali ke dorm masing-masing.
Taehyung yang masih merasa sangat senang itu pun terus bersenandung di dalam mobilnya sembari bersiul.