
Taehyung bersama member BTS baru saja sampai di rumah sakit. Dan tentu saja mereka langsung dikawal beberapa penjaga karena memang banyaknya wartawan mau pun fans yang berdiri di area itu.
Namun sebelum masuk ke dalam rumah sakit, mereka berinisiatif untuk menyapa para fans yang terlihat mengelilingi mereka.
"Terima kasih untuk kalian yang udah datang kesini, terutama buat para EXO L, ARMY, maupun CARAT. Dan mohon doanya untuk kesembuhan kak Baekhyun. Dan maaf jika kami member BTS, EXO, maupun SEVENTEEN tidak bisa menyapa kalian setiap saat." Ucap Taehyung berbicara saat diizinkan oleh Namjoon sang leader.
"Dan karena kita ada di rumah sakit, mohon kerjasamanya ya?. Tetap tenang dan jangan sampai mengganggu pasien lainnya." Tambah Namjoon.
Selesai menyapa penggemar beberapa lama, semua member pun kembali melanjutkan perjalanan mereka masuk ke dalam rumah sakit dan tentu saja dengan dijaga ketat oleh penjaga.
"Apa aku boleh ikut menginap kak?." Pinta Jungkook yang berjalan tepat di samping Namjoon.
"Jangan dulu ya, nanti kalau kak Baekhyun udah di rumah, baru kamu boleh nginap."
Jungkook hanya menghela nafasnya dan mengganguk pelan. Namjoon pun tersenyum lalu menepuk pundak Jungkook pelan.
Di depan kamar rawat Baekhyun, mereka langsung dibukakan pintu oleh penjaga yang memang sudah di sewa oleh keluarga Kwon.
"Selamat malam, kak." Sapa semuanya saat masuk ke dalam ruangan. Baekhyun langsung membalas sapaan mereka lalu tersenyum.
"Gimana kabarnya, kak?." Tanya Jin yang sudah berdiri di dekat Baekhyun.
"Udah mendingan kok. Udah jam segini kok pada kesini, harusnya kalian langsung pulang buat istirahat aja." Ujar Baekhyun yang melihat jam yang sudah menunjukkan jam 2 malam.
"Mana mungkin kami tidak mampir kesini, kak."
"Malam ini dan seterusnya aku bakal nemenin kakak disini." Ucap Taehyung yang sedang memijit kaki Baekhyun sejak tadi.
"Kamu sebaiknya tidur di dorm aja atau gak di rumah." Ucap Baekhyun yang tidak ingin merepotkan adiknya itu.
"Enggak, kak." Tolak Taehyung membantah ucapan kakaknya.
Baekhyun hanya bisa menghela nafasnya tanpa berkata apa-apa lagi. Dia sebenarnya sangat senang jika adiknya menemaninya disana. Namun dia juga kasian jika adiknya harus tidur di rumah sakit bersamanya.
Semua pun menemani Taehyung dan Baekhyun sampai jam 4 dinihari. Dan setelahnya member BTS kecuali Taehyung pergi meninggalkan rumah sakit.
"Kamu kenapa gak ikut balik sama mereka?." Tanya Baekhyun setelah Taehyung berada di dekatnya.
"Gimana sih kak, kan aku udah bilang mau nemenin kakak. Mana mungkin aku ninggalin kakak sendirian disini."
"Iya deh iya. Emang besok gak ada jadwal apa?."
"Ada, cuman jadwalnya siang kak."
"Ya udah. Sekarang kamu tidur gih." Perintah Baekhyun.
Taehyung hanya patuh dan langsung menjatuhkan tubuhnya di ranjang yang memang disediakan untuk keluarga yang menginap. Karena jadwal yang memang lumayan padat, tidak butuh waktu lama, Taehyung langsung saja tertidur lelap.
Baekhyun yang tidak bisa tidur itu mengambil ponselnya dan membuka akun sosmednya. Dia pun membuat sebuah story untuk fansnya. Seperti yang dia duga, sejumlah notifikasi masuk dengan bermacam-macam pertanyaan maupun semangat dari para fansnya.
Sembari melihat semua comment-comment yang ada, Baekhyun melihat sebuah notifikasi follow dari account dengan nama ibunya. Karena penasaran, dia pun membuka account tersebut. Dan benar saja, itu adalah account ibunya.
Semua postingan yang ada di account itu berisi foto-foto dia dan adik-adiknya. Dan foto yang terbaru adalah foto ibunya bersama Taehyung dan Soonyoung.
Baekhyun yang memang sudah mulai melunak tentang menerima ibunya itu kembali, memberikan like pada salah satu fotonya semasa kecil yang ada di account itu.
Setelah selesai bermain sosmed dan mengecek chat groupnya bersama member, Baekhyun meletakkan ponselnya lalu mencoba untuk tertidur.
Di rumah keluarga Kwon, Yoojung yang memang sedang memasak masakan yang akan dia bawa ke rumah sakit untuk Baekhyun itu, terlihat sangat bersemangat dan berseri-seri. Bagaimana tidak, saat dia bangun tadi, dia melihat notifikasi like yang diberikan oleh Baekhyun pada salah satu postingannya.
"Ma, mau aku bantuin?." Tanya Soonyoung yang memang tidur dirumah itu.
"Gak usah nak. Kok kamu udah bangun?. Tidur aja lagi."
"Laper, ma. Rencananya aku mau bikin ramnyeon buat ganjel perut."
"Jangan keseringan makan mienya, tuh mama udah selesai masak. Kamu makan aja duluan."
"Iya, tapi kan kamunya udah laper, mending kamu makan aja dulu. Nanti sakit lho. Mama gak mau ada anak mama yang sakit lagi."
"Iya deh, ma. Kalau gitu aku makan ya?."
"Iya sayang."
Soonyoung pun mengambil piring dan mulai memakan masakan yang telah dimasak ibunya.
Selesai makan, Soonyoung membawa piring bekas dia makan dan langsung mencucinya.
"Lho, biar mama aja yang beresin. Kamu ke kamar aja lagi." Larang Yoojung melihat Soonyoung mulai mencuci piring.
"Udah gapapa, ma. Aku juga gak ngantuk lagi. Aku temenin mama aja disini." Senyum Soonyoung.
"Kamu yakin gak ngantuk lagi?."
"Iya yakin, ma."
"Kalau kamu udah selesai, kamu tolong liatin kakek ya?. Biasanya jam segini kakek kamu udah bangun."
"Iya, Ma. Ini juga udah selesai. Kalau gitu aku tinggal ke kamar kakek ya, ma?."
"Iya sayang."
Soonyoung pun berjalan menuju kamar kakeknya. Setelah mengetuk pintu kamar, dia perlahan membuka pintu dan masuk ke dalam kamar. Benar saja apa yang dikatakan ibunya, kakeknya sudah bangun dan sedang duduk bersender di ranjangnnya.
"Pagi, Kek." Sapa Soonyoung mendekati kakeknya.
"Pagi. Tumben kamu yang kesini pagi-pagi gini."
"Hehe, tadi aku di dapur sama mama. Trus mama suruh aku ke kamar kakek."
"Kamu udah jenguk kakak kamu lagi?."
"Belum kek, jadwal aku lagi sibuk banget, jadi aku belum sempet lagi ke rumah sakit."
"Gak usah sedih gitu. Kakak kamu pasti juga bisa ngerti kok."
"Iya kek. Aku juga udah video call kakak kok."
"Taehyung katanya nginap di rumah sakit, ya?."
"Iya kek. Katanya kak Taehyung mau nemenin kak Baekhyun sampe kak Baekhyun pulang ke rumah."
"Kira-kira nanti Baekhyun bakal pulangnya kesini gak, ya?."
"Gak tau juga sih, kek. Tapi kayaknya bakal pulang ke dorm deh, kek. Soalnya kan kak Baekhyun itu keras kepala."
"Iya mirip kayak mama kalian. Mama kalian juga keras kepala banget."
"Emang iya, kek?." Antusias Soonyoung.
"Iya, kayaknya semua sifat mama kamu turun ke Baekhyun semua deh." Senyum Toshio.
"Ehem." Dehem Yoojung masuk ke kamar.
"Mama." Kaget Soonyoung.
"Lagi ngomongin mama, ya?." Introgasi Yoojung mencubit pelan hidung Soonyoung.
"Hehe, dikit kok ma." Cengengesan Soonyoung.
"Iya gapapa."
Yoojung pun mengajak ayahnya untuk ke meja makan agar bisa ikut sarapan bersama. Soonyoung yang memang sudah sarapan duluan itu hanya ikut duduk menemani yang lainnya sarapan.