
Pagi Harinya
Keluarga Besar Kim tengah sarapan bersama,disana juga ada HanJun dan JungSok
"Jin kau setelah ini akan pergi ke Kim's Kingdom?"tanya Hanjun setelah Sarapan
"iya Samchon tapi aku ada urusan sebentar yang harus aku selesaikan dan aku sudah mengatakan ke JiHan"jawab Jin dingin
"apakah urusan itu sangat penting"tanya JungSok
"bisa dibilang seperti itu"ujar Jin acuh yg sibuk dengan ponselnya. Irene tadi mengirim pesan bahwa dia sudah berada di Korea Selatan. Jin harus menemui Irene untuk menunjukkan Rumah baru Irene
"dimana JiHan"tanya Hanjun
"dia sedang berada di Taman bersama Kedua sahabatnya"jawab Jin dingin
"Hyung... Samchon aku Pamit pergi,aku akan Melakukan Perjalanan bisnis ke Jerman"ujar Suga yang membawa satu Koper
"kau sering sekali melakukan Perjalanan bisnis Suga"timpal Jin memperhatikan Jam tangan nya
"yaaa itu karena tugas yg kau berikan, baik lah aku pergi"pamit Suga
"oh ya aku di Jerman selama seminggu"sambung Suga lalu pergi dari sana
"Jaga Kesehatan mu Suga"peringatan JungSok
"baiklah Samchon aku pergi dulu...jam 8 nanti aku dan JiHan akan langsung pergi Ke Kim's Kingdom"pamit Jin dingin
"baiklah kami juga akan pergi karena tugas kami yg sudah menumpuk"canda HanJun
Jin hanya mengangguk lalu pergi dari sana,JungSok juga pergi sementara Hanjun memandang Kepergian Jin dengan tatapan kosong
***********
Mobil Jin berhenti di sebuah Cafe. mobil yg Jin gunakan adalah mobil biasa yg baru dia beli
"cepat masuk"titah Jin dingin,Irene yg masih terkejut langsung masuk kedalam Mobil Jin,setelah Irene masuk Jin menyalakan mesin dan pergi dari Cafe tersebut
*******
di dalam Mobil
Irene memperhatikan mobil tersebut dengan marah,dia tahu bahwa mobil ini adalah mobil kelas biasa yg baru saja Jin beli. Irene sedikit kecewa dengan Jin,dia pikir Jin akan menjemput nya menggunakan Mobil sport atau mobil kesayangan Jin tapi itu hanya berada di angan-angan nya saja
"Yeobo kau baru saja membeli mobil ini"tanya Irene
"ya"jawab Jin singkat dan masih fokus mengemudi
"aku tau kau berpikir bahwa aku akan menjemputmu menggunakan Mobil mewah tapi aku sedang buru-buru,kau tahu....kau menambah Pekerjaan ku jadi diam lah"tegas Jin dingin, mendengar Perkataan Jin,Irene terdiam
******
Jin dan Irene sampai disebuah Masion mewah,Irene terpesona melihat Masion ini,lalu dia berjalan Keluar diikuti oleh Jin
"ini adalah tempat kau tinggal,anggap saja ini hadiah Pernikahan dariku untukmu,juga ada dua mobil disana yg bisa kau gunakan"ujar Jin dingin
"waaah Masion ini sangat mewah,Terima Kasih Yeobo"ujar Irene senang sambil memeluk Jin
Jin lalu melepas paksa Pelukan Irene itu
"hmm...tapi ingat rahasia kan pernikahan kita dari semua orang apalagi JiHan,jangan sampai dia tahu"tegas Jin datar
Jin lalu berbalik dan masuk kedalam Mobil,untuk kembali. Melihat Jin akan pergi Irene bergegas menghampiri Jin
"Yeobo.... sekarang kau memiliki dua istri aku harap kau bisa adil, walaupun aku Istri Rahasia mu tapi aku masih tetap istri mu"ucap Irene memohon
Jin menatap datar Irene
"akan ku Pikirkan"ucap Jin acuh lalu melajukan mobilnya pergi dari sana
Irene memandang Kepergian Jin dengan Tatapan sendu
*******
Jin sudah berganti mobil, sekarang dia berada di Depan Kekaisaran Kim's Kingdom,Jin lalu turun dengan elegan
Jin lalu berjalan menuju Gerbang Kim's Kingdom,disana dia disambut dengan dua Penjaga Kim's Kingdom
tanpa basa-basi Jin langsung menunjukkan Tongkat Kerajaan nya yg menandakan bahwa dia adalah Seorang Kaisar
"baiklah Kaisar anda boleh Masuk... Permaisuri Wangbi Kim dan Yang Lain sudah menunggu Anda"ujar Salah satu Penjaga,Jin bergegas masuk kedalam Kim's Kingdom
Saat menuju ke Aula Kerajaan,Jin melihat semua Keluarganya sudah berkumpul disana bahkan sudah ada Beberapa Media yang siap untuk menyiarkan berita ini
Jin lalu berjalan kearah JiHan,JiHan yang melihat Jin langsung tersenyum,bahkan Para Media mengambil banyak gambar Jin. Jin lalu menggandeng Tangan JiHan dan berjalan bersama menuju Ke Aula Kerajaan, sementara Keluarga Mereka, mengikuti mereka berdua dari Belakang. Disana hanya ada Jhope,Jimin,Namjoon, Hanjun,JungSok,dan Ji Hyo tak lupa ketiga Menteri Utama Kim's Kingdom. Sementara Suga tidak bisa datang karena ada urusan bisnis,kedua sahabat JiHan tidak bisa masuk karena Hanya Keluarga Kerajaan lah yang boleh masuk
"hemm"Jin mengetes mic nya,saat Tahu mic nya berfungsi dengan baik Jin lalu mulai berpidato
"Good morning all... Perkenalkan Saya Kim SeokJin Kaisar dari Kim's Kingdom dan ini istri saya Permaisuri Wangbi Kim, Lee JiHan"salam Jin datar
"disini saya dan Istri saya berada disini untuk mengumumkan Nama Janin kami...ini sudah menjadi tradisi bagi semua Warga Korea Selatan untuk menamai Calon Bayi,dan kami akan mengumumkan nama Janin kami.Mungkin sudah beberapa orang ada yang tahu nama Janin kami tapi sebagian ada juga belum ada yang Tahu"ujar Jin datar
"Nama Janin kami adalah...."Jin tidak meneruskan Perkataannya,dia menyodorkan Mic itu ke wajah JiHan,JiHan menatap Bingung Jin
Tapi Jin mengedipkan sebelah matanya,itu kode. Jin menyuruh JiHan menyebutkan Nama Janin mereka
"Kim Ji Hodu "Ucap JiHan sambil tersenyum Manis
"Itulah Nama Janin kami....Thank you see you next time"ucap Jin menutup Pidato
Semua orang bertepuk tangan saat nama Tersebut diumumkan,para Media mulai mendekati Jin dan JiHan untuk mewawancarai mereka
"Siapakah yang memberikan nama ini...kaisar atau Permaisuri"tanya seorang Awak media
"Aku yang memberikan nama tersebut"jawab Jin datar
"waaah...apa alasan anda memberikan nama itu"tanya nya sekali lagi
"aku menyukai nama itu dan aku sudah mempersiapkan nama itu sejak lama....So I gave that name to my future baby"Jawab Jin santai
Semua awak media tersentuh dengan Perkataan Jin. Mereka tidak menyangka bahwa Jin yang terkenal Dingin dan Kejam bisa bersikap Romantis di Depan Istri nya
"apakah Kaisar Pernah memberikan sebuah hadiah untuk Permaisuri"tanya awak media
"Lieverd sering memberikan ku banyak hadiah selama aku hamil it makes me happy dan kemarin saat Lieverd Pulang dari Perjalanan bisnis ke Belanda, Lieverd membawakan ku banyak sekali oleh-oleh khas Belanda...basically he often gives a lot of attention to me and Baby Hodu"jawab JiHan panjang lebar sambil menatap Jin sambil tersenyum manis,dan dibalas oleh Jin dengan senyum kecil
"bahkan Lieverd selalu menuruti ngidam ku...dan itu membuat ku merasa sangat bahagia,karena Lieverd selalu ada disisi ku"sambung JiHan
"Lieverd? apakah itu Panggilan sayang?"tanya nya
"iya...saat awal menikah Lieverd menyuruh ku untuk memanggil nya dengan Sebutan Lieverd yg artinya sayang"jawab JiHan lembut
Semua awak Media tambah tersentuh mendengar Penjelasan JiHan. Sungguh dipikiran mereka Jin adalah sosok yang Romantis untuk Istri nya
"Baiklah sesi tanya jawab Selesai....Kami harus Pulang, seorang Bumil tidak boleh kelelahan"tegas Jin,lalu dia merangkul JiHan dan pergi dari sana sementara Keluarga Jin yang lain sudah duluan ke Mobil. Para awak media yang masih ingin bertanya banyak hal pun mencoba untuk mengejar jin dan JiHan tapi segera Prajurit Kerajaan Menghentikan aksi mereka. lalu Jin dan JiHan pergi dari kawasan Kim's Kingdom
*******
Seorang Wanita tengah memandang sendu kearah TV nya yang sedang menayangkan berita tentang Nama Janin Jin dan JiHan,Wanita tersebut adalah Irene
Dia iri dengan JiHan. Irene bisa melihat dengan jelas bahwa Jin sangat mencintai JiHan. Apalagi saat Irene mendengar bahwa Jin sering memanjakan JiHan, apalagi Jin kemarin saat Pulang membawakan Oleh-oleh untuk JiHan dan itu semua belum pernah Jin lakukan terhadap nya. Dia tahu bahwa JiHan memang pantas mendapatkan hal seperti itu karena JiHan adalah Istri Pertama Jin, sementara Dia...dia adalah orang yang memaksa masuk kedalam Hubungan Jin dan JiHan jadi dia harus siap menerima resikonya tapi walau bagaimanapun dia juga istri Jin
Dia ingin sekali agar Jin memperlakukan nya seperti Jin memperlakukan JiHan tapi itu semua hanya angan-angan nya saja. Irene lalu mengelus perutnya, andaikan ada seorang bayi dalam sini tentu Irene merasa senang apalagi jika itu adalah anak Jin tapi dia juga sedih karena Jin sudah menolak kehadiran seorang bayi bahkan sebelum bayi tersebut berada di Perut Irene
"aku harap ada sebuah kejadian"lirih Irene
"Permisi Nyonya...Di Depan ada Tuan Jin"lapor Seorang Pelayan
Irene yang senang mendengar nama Jin pun menyuruh Pelayan untuk menyuruh Jin masuk
"Suruh Dia masuk"titah Irene senang
"baik Nyonya"lalu Pelayan itu pergi dari sana
Sementara Irene terlihat senang karena Jin mengunjungi nya, apalagi Jin baru saja berpidato di Media. Apakah Jin langsung mengunjungi nya? atau Jin akan menginap disini untuk mengobati hati nya? memikirkan itu Irene merasa sangat senang
lalu Jin datang dengan tatapan datar dan Irene langsung menghampiri Jin
"Yeobo kau datang"ujar Irene senang
Jin yang melihat itu berdecak malas,Irene langsung memeluk Jin,rasa nya Jin ingin melepaskan pelukan tersebut tapi dia tidak ingin gegabah
"Yeobo ayo kita ke kamar....ada sesuatu yang ingin ku bicarakan"ujar Irene senang sementara Jin hanya mengangguk acuh lalu Irene membawa Jin ke kamar
BERSAMBUNG.....