
"APPAA"teriak Irene memanggil Appa nya sambil berlari memasuki Masion
"Appa....APPAA.... APPAA"teriak Irene
Tuan HaDa datang dan menatap bingung irene
"ada apa? kenapa kau berteriak"tanya Tuan HaDa bingung
"Appa...itu,Kaisar Wang Kim setuju untuk menikahi dua hari lagi di Belanda"pekik Irene senang
"ha?!! are you serious?!! kau sedang tidak bercanda kan?!"ujar Tuan HaDa tidak percaya
"Tidak Appa... Kaisar Wang Kim sendiri lah yg berkata seperti itu kepada ku"ujar Irene tersenyum senang
"tapi istrinya kan lagi hamil"bingung Tuan HaDa,Irene hanya mengangkat kedua bahunya
"entahlah...tapi yg pasti Appa harus siapkan tiket untuk ke Belanda dua hari lagi"ucap Irene
"Baiklah...apapun untuk Tuan putri Appa"ujar Tuan HaDa yg membuat Irene senang lalu Irene berlari ke kamar untuk beristirahat
*******
Jin memasuki Masion dan terlihat Jimin,Namjoon dan JiHan tengah makan siang bersama. Jin lalu menghampiri mereka
"Hyung/Lieverd?"ujar Jimin , Namjoon dan JiHan terkejut dengan kedatangan Jin. lalu mereka berdiri dan memberi hormat kepada Jin
"duduk lah dan lanjut kan makan kalian"ujar Jin dingin
semua orang patuh dan melanjutkan makan mereka,jin juga ikut makan
"dimana Suga dan Jhope?"tanya Jin
"Suga Hyung pergi ke Busan mengurus anak perusahaan yg ada disana sementara Jhope Hyung pergi ke jeju 2 jam yg lalu karna ada pertemuan dengan CEO Perusahaan Amerika di Jeju"jawab Namjoon
Jin hanya mengangguk lalu melanjutkan makannya begitu pun yg lain
setelah selesai makan,Maid membersihkan meja makan,Jin menatap JiHan yg membuat JiHan bingung sekaligus salting
"aku akan pergi ke Belanda dua hari lagi dan aku disana hanya 5 hari jika Pekerjaan ku telah selesai aku akan langsung pulang"ujar Jin dingin memberi tahu kepada JiHan bahwa dia akan pergi ke Belanda 2 hari lagi
"emmm bolehkah aku menginap tempat Sahabat ku selama kau pergi karna aku takut kebosanan di Masion yg luas ini"tanya JiHan meminta izin
"tentu saja tapi aku akan memperketat penjagaan terhadap mu dan akan meminta Jimin atau Namjoon menemani mu saat kau ingin pergi"ucap Jin melirik kedua adiknya yg dibalas anggukan oleh kedua adiknya tersebut
lalu Jin berdiri diikuti yg lain
"baiklah aku akan beristirahat jika Yunwo datang suruh dia langsung ke Ruangan ku"ujar Jin dingin
"baik Hyung"ucap Jimin lalu Jin pergi keatas untuk beristirahat sementara Jimin menonton film kesukaan nya bersama JiHan sementara Namjoon pergi ke Gym yg ada di Masion
*******
2 Hari Kemudian
Jin berada di Bandara miliknya ditemani JiHan,JungSok, Yunwo,dan JiWoo sahabat selamanya JiHan
5 menit lagi Jin akan berangkat
"Jin berhati-hati lah disana...cepat pulang,ingat istri dan baby Hodu menunggu mu"ujar JungSok yg di balas anggukan oleh Jin
"hati-hati Tuan, percayakan Perusahaan kepada saya"ucap Yunwo
Jin juga hanya mengangguk lalu dia menatap JiHan
"aku pergi"pamit Jin
JiHan mengangguk
"hati-hati aku akan menunggu mu dan..."JiHan memegang tangan Jin dan meletakkan nya di perut JiHan
"dan baby Hodu menunggu Appa nya"sambung JiHan
Jin mengangguk lalu dia mengecup singkat kening JiHan
"jaga dirimu jangan sampai kelelahan dan jangan lupa minum susumu walaupun kau tidak suka rasa vanilla tapi itu demi Baby Hodu"nasehat Jin
"baiklah Kaisar Wang Kim"ucap JiHan
Jin menatap semua orang
"aku pergi"ujar Jin semua orang mengangguk sambil melambaikan tangan mereka kepada Jin,Jin berjalan memasuki pesawat miliknya sambil tersenyum tipis kearah JiHan
tak lama setelah Jin masuk,Pesawat lepas landas pergi ke Belanda
********
Irene dan Tuan HaDa sudah sampai di Belanda 10 menit yg lalu, sekarang mereka berdua berada di sebuah vila yg sudah Jin siapkan untuk mereka karena kemarin Irene meminta agar pernikahan mereka digelar di pantai
"Appa kira-kira kapan Kaisar Wang Kim sampai?"tanya Irene tak sabar bertemu dengan Kaisar Wang Kim
"pesawat nya sudah lepas landas 1 jam yg lalu...2 jam lagi dia akan sampai"jawab Tuan HaDa
"yaaah lama sekali padahal aku tidak sabar untuk segera menikah dengan nya"ujar Irene sedih
melihat putrinya sedih Tuan HaDa langsung menenangkan putri nya
"tenang saja... pernikahan kalian akan dilaksanakan Siang nanti sebaiknya kau bersiap agar Kaisar Wang Kim terpesona dengan mu... lagipula cepat atau lambat Kaisar Wang Kim akan menjadi suami mu"ujar Tuan HaDa menghibur sang putri
"iyaaa Appa benar sebaik nya aku menyiapkan diriku"ujar Irene lalu berlari ke kamar untuk menyiapkan dirinya
*******
sementara dalam pesawat Jin tengah bersandar di atas ranjang yg ada di pesawat sambil menatap USG calon anaknya sambil tersenyum kecil,lalu Jin mengambil ponselnya Dan membuka Twitter untuk melihat postingan JiHan
Jin melihat Postingan JiHan yg sedang berliburan bersama ketiga sahabatnya
Jin pun mulai berkomentar di postingan Ji
12 menit kemudian JiHan memposting unggahan di Twitter miliknya dan Jin melihatnya,lalu dia meninggalkan komentar di postingan JiHan dan ternyata Jimin juga ikut mengomentari postingan JiHan tersebut
************
Sejam Kemudian
Pesawat Jin telah mendarat di bandara pribadi milik Jin yg ada di Belanda. Jin turun dari pesawat dengan tatapan tajamnya tak lupa aura dingin nya yg membuat orang segan akan Jin
Jin lalu masuk kedalam mobil yg telah dia siapkan dan pergi menuju Villa dimana Irene dan Tuan HaDa berada
Jin sampai di Villa tmpt dimana Irene berada,di depan pintu Villa Irene dan Tuan HaDa sudah menunggu nya apalagi Irene sudah Rapi dengan dandanan nya bahkan Irene sudah memakai baju pengantin nya
Jin keluar dengan tatapan Datar nya,lalu berjalan mendekati Irene,Irene yg melihat itu mendekati Jin dengan gembira
"Kaisar"ujar Irene senang saat berada di depan Jin
Jin hanya menatap datar dirinya,lalu dia melirik datar Tuan HaDa yg tersenyum misterius enth apa yg dia pikirkan
"semuanya sdh siap?"tanya Jin datar
Irene mengangguk
"iya sudah"jawab Tuan HaDa lembut
"baiklah ada hal yg ingin saya katakan"ucap Jin dingin dan Irene tersenyum senang
"kau bilang ingin menjadi istri ku selama 5 bulan?"ucap Jin dan Irene mengangguk
"tapi aku hanya ingin pernikahan ini berjalan sampai 3 bulan"sambung Jin yg membuat senyum Irene perlahan meluntur
"kenapa seperti itu Kaisar"ujar Tuan HaDa yg tidak terima
"Terima atau pernikahan ini tidak terjadi sama sekali"ucap Jin tegas yg membuat Tuan HaDa terdiam lalu Jin menatap Irene
"baiklah aku menerimanya"ujar Irene tersenyum pedih tapi dia berusaha tegar
"baiklah ayo kita menuju ke Altar pernikahan karna sore nanti aku harus menemui client"ujar Jin dingin,Irene mengangguk lalu mereka semua masuk kedalam mobil dan menuju tempat pernikahan
*******
sesampainya di Altar pernikahan
Jin dan yg lain turun dari mobil. Irene sempat terpesona dengan altar pernikahan mereka, walaupun sederhana tapi ini sangat indah apalagi pernikahan tersebut di gelas di pantai
lalu mereka semua berjalan menuju altar pernikahan
"siapa mereka semua"tanya Irene melihat para tamu menatap mereka
"para Maid dan Bodyguard kepercayaan ku"jawab Jin acuh
Irene hanya mengangguk
Tuan HaDa duduk di salah satu kursi tamu, sementara Jin dan Irene berdiri berhadapan di altar pernikahan untuk mengambil sumpah pernikahan
"baiklah Apakah kalian siap"tanya sang pendeta,Jin mengangguk acuh sementara Irene mengangguk sambil tersenyum
"Silahkan Mempelai pria mengambil sumpah untuk si mempelai wanita"ujar Sang Pendeta
Jin menatap dingin Irene, ini merupakan kedua kalinya Jin mengucapkan sumpah pernikahan pada orang berbeda, tiba-tiba wajah JiHan terlintas dalam pikiran nya
*maafkan aku JiHan karena telah mengkhianati sumpah pernikahan kita,aku tau saat kau mengetahui semuanya mungkin kau akan membenci ku...sekali lagi maaf,aku mempunyai alasan kenapa aku melakukan semua ini*batin Jin
lalu Jin menarik napas dan menatap Irene
"saya bersumpah untuk menjaganya agar tetap aman,saya juga bersumpah untuk melindunginya dan selalu memenuhi kebutuhan nya"sumpah Jin dingin yg membuat Irene tersenyum miris,karna Jin sama sekali tidak mengucapkan sumpah untuk selalu mencintainya seperti yg Jin ucapkan waktu pernikahannya dan JiHan tapi Irene sadar akan posisinya
"baiklah... silahkan Mempelai wanita"ucap sang pendeta
"saya bersumpah untuk menjadi istri yg baik untuk suami saya...saya bersumpah untuk selalu mencintainya dan saya juga bersumpah untuk selalu ada untuk dia"ujar Irene tersenyum kepada Jin tapi Jin hanya menatap Datar irene
"Selamat Kalian telah sah menjadi pasangan suami istri"ujar sang pendeta semua orang bertepuk tangan sambil berdiri begitu pun Tuan HaDa,lalu seorang pelayan membawakan cincin untuk Irene dan Jin
lalu Jin memasangkan cincin tersebut ke hari milik Irene begitupun dengan Irene dan sekarang mereka sudah resmi menjadi suami istri
Lalu mereka berbalik menghadap para tamu undangan,Irene tersenyum sementara Jin hanya menatap datar semuanya
***********
25 menit kemudian
Jin dan Irene juga Tuan HaDa masuk kedalam mobil untuk kembali ke Villa
"jadi Kaisar saya memanggil anda sekarang Jin atau menantuku"canda Tuan HaDa tapi memiliki maksud tertentu
"anda bisa memanggil saya Menantu Kaisar karna Anak anda bukan istri sah saya dalam struktur kerajaan"ujar Jin acuh sambil memainkan ponselnya
Tuan HaDa tertawa canggung karna ucapan Jin tersebut,lalu Jin berdiri yg membuat Tuan HaDa dan Irene kebingungan
"aku akan pergi Krn tujuan ku ke Belanda Bkn hanya untuk menikah tapi juga urusan bisnis"ucap Jin dingin
"pergi!! tapi kita kan baru menikah apakah kaisar tidak ingin menghabiskan waktu bersama walau hanya 5 menit"lirih Irene berharap Jin mau menghabiskan waktu dengannya tapi semua itu hanya lah angan-angan nya saja
"ingat lah posisimu jangan membuat ku menceraikan mu lebih cepat"ujar Jin dingin lalu pergi dari sana hal itu membuat Irene sangat sedih dan sedikit sakit hati dengan perkataan Jin
melihat Putri nya sedih,Tuan HaDa lalu memeluk lembut putrinya
"jangan sedih....kau tahu siapa suami itu,dia adalah seorang CEO terkenal dan juga merupakan seorang Kaisar yg memiliki banyak tugas,jadi wajar saja jika dia sangat sibuk"ujar Tuan HaDa menenangkan putri nya
"sudahlah....Appa yakin secara perlahan Kaisar akan mencintai mu, sekarang Tugas mu adalah mendapatkan hati nya Kaisar"sambung Tuan HaDa
Irene yg sedih langsung mengangguk mendengar perkataan Appa nya, perlahan Irene tersenyum
"baiklah Appa....aku akan berusaha untuk membuat Kaisar mencintai ku"ujar Irene senang, melihat Putrinya senang Tuan HaDa pun merasa senang
BERSAMBUNG.....