
Sementara disebuah Masion yang juga terdapat di tengah hutan terdapat dua orang pria sedang membahas sesuatu. Pria pertama memakai Jas warna hitam dan pria kedua memakai Jas abu-abu
Brak
Pria berjas hitam menggebrak meja yang ada dihadapannya dengan Keras
"Apa bagaimana mungkin....knp King bisa seperti itu, seharusnya kita lebih memperketat keamanan King... AKKHHH ini semua salah ku"ujar Pria berjas hitam sambil mengacak rambut nya frustasi
"Tenang lah"ujar pria yang berjas abu-abu santai walaupun hati nya khawatir
"Tenang... tenang kata mu, KAU TAHU KITA BERDUA INI ADALAH HYUNG NYA DAN KING ADALAH NAMDONGSAENG KITA...INGIN SEKALI AKU MEMBUNUH HYUNG-HYUNG KING YANG BODOH ITU,JIKA SAJA KING TIDAK MENYURUH KITA UNTUK TIDAK MENYERANG MEREKA,MAKA DARI DULU SUDAH AKU RATAKAN MEREKA"teriak pria berjas hitam murka
"Aku tahu....aku pun juga kesal,tapi Hyung harus ingat...kalau pun King tidak melarang kita untuk menyerang mereka tapi kita akan tetap kalah,Hyung harus ingat siapa Seokjin itu Tuan Muda Pertama Keluarga Kim,dia seorang Psyicopath bahkan King saja akan kalah melawan dia.... apalagi kita yang kekuatan kita ada dibawah King"Jelas Pria berjas abu-abu tenang tapi mata nya menyiratkan kemarahan
"Ya kau benar....Tapi aku sungguh kesal,aku bertaruh pasti mereka sekarang sedang merasa senang dengan kondisi King sekarang. Kau tahu orang-orang itu tidak ada yang senang dengan keadaan King malah mereka semua berniat membunuh King"tutur Pria berjas hitam tersebut
"Sudah lah jangan marah-marah sebaiknya Hyung selesaikan Berkas-berkas yang ada dihadapan Hyung bukan kah King bilang akan mengambil nya seminggu lagi"ujar Pria berjas abu-abu santai
"huft.... iya tapi bukan kah King koma"tanya Pria berjas hitam itu bingung
"tidak hyung...King tidak koma tapi dia hanya berpura-pura Koma,karena dia ingin mengistirahatkan pikiran nya dulu"ujar Pria berjas abu-abu santai
"emm bagaimana kalau kita membawa King disini,aku takut nanti akan ada orang lagi mencelakakan nya"ucap Pria berjas hitam,yang membuat Pria berjas abu-abu berpikir
"hemm.... Seperti nya kau benar Hyung, sebaiknya kita bawa King Kesini,Aku sebenarnya juga takut kalau sesuatu hal buruk terjadi pada King"ujar Pria berjas abu-abu
"Baiklah besok kita berdua sendiri lah yang akan membawa King"Ujar Pria berjas Hitam
"Siap Hyung"ujar Pria berjas abu-abu
lalu pria berjas hitam melanjutkan menyelesaikan berkas-berkas yang ada dihadapannya, sementara Pria berjas abu-abu sedang mengotak-atik Laptop nya
Keesokan Harinya Di Rumah Sakit
Taehyung masih terbaring lemah di Ranjang Rumah Sakit
Disana hanya ada Jin,karena kelima adik nya yang lain ada urusan, Jungkook dan Jimin yang harus sekolah,Suga yang ada urusan Miting,RM dan Jhope yang harus mengganti kan Jin bertugas di Luar kota, sebenarnya sih Suga tapi Suga juga punya urusan
"Kau tidur sangat lama"lirih Jin,yaelah padahal kan baru kemarin koma nya bang
"Seperti nya didalam sana sangat indah sampai kau tidak membuka mata mu"lirih Jin pelan
"Apakah benar kau juga seorang.... psyicopath "guman Jin bingung,lalu dia menatap Taehyung yang sedang terbaring
"Semoga saja Tidak"Ujar Jin dingin
*Maaf....tapi aku tidak sebodoh itu* batin Jin sambil tersenyum smrik
"Kau salah karena bermain dengan ku"Guman Jin devil lalu dia berjalan ke arah Luar Ruangan
Setelah itu Jin Pun Keluar dan pada saat Jin Keluar Tiba-tiba Taehyung membuka mata nya (hah padahal kan dia koma)
"Aku tahu hyung tidak sebodoh itu tapi aku pun tidak sebodoh yang hyung pikirkan"ujar Taehyung tersenyum devil,senyum yang belum pernah dia tunjukkan kesemua Orang
"Maafkan aku hyung, mungkin suatu saat kau akan kecewa pada ku tapi ini semua bukan lah keinginan ku"ujar Taehyung lirih
"Dan mungkin kalian akan nambah membenci ku,tapi aku berharap agar kalian terus membenci ku agar saat aku pergi aku akan tenang,karena tidak akan ada yang merasa sedih dengan kepergian ku"lirih Taehyung sambil tersenyum kearah luar jendela
"Tapi aku tak akan membiarkan hal itu terjadi"guman Seseorang di luar ruangan Taehyung,dia pun mendengar apa yang semua Taehyung katakan
"Aku berjanji akan menyayangi mu lebih dari mereka"guman orang misterius itu lalu pergi
**BERSAMBUNG**