
Jin dan Irene sedang berada di Kamar
"Yeobo kenapa kau datang kesini"tanya Irene senang
"ck...apakah kau ingin memiliki seorang anak"tanya Jin dingin
Irene terdiam mendengar nya. kenapa jin Bertanya seperti itu? apakah Jin juga ingin memiliki anak bersama irene?
"Irene"tegur Jin saat melihat irene hanya diam saja
"ya...aku ingin memiliki anak bersama mu"lirih Irene malu-malu
Jin mengepal kan kuat tangan nya,dia lalu menghembuskan nafas kasar
"baiklah"guman Jin
"Jika itu keinginan mu"sambung Jin datar
Jin lalu berdiri, mengunci pintu serta menutup Jendela
"Yeobo apa maksud semua ini?"tanya Irene merona apalagi saat Jin melepaskan semua pakaian Milik Jin dengan kasar dan terlihat hanya ****** ***** Jin saja yang belum terlepas
"kau ingin seorang anak kan ayo"titah Jin dingin mendengar hal itu Irene jadi malu dia mengangguk dan mulai membuka semua pakaian nya
Dan pagi itu terjadilah Hubungan suami istri antara Jin dan Irene dalam keadaan sadar. Entah mengapa tiba-tiba Jin meminta seperti itu tapi yang jelas Jin memiliki alasan yang kuat untuk hal itu
*********
Beberapa Jam kemudian
Disebuah kamar, sepasang suami istri sedang tidur di ranjang mereka. dan mereka adalah Jin dan Irene. Jin terbangun karena kicauan burung yang nyaring
Jin lalu melihat kesekitar,dan dia melihat Irene yg telanjang bulat dibalik selimut begitupun dengan dirinya. dia baru ingat bahwa dia dan Irene melakukan hubungan suami istri untuk kedua kalinya
Jin merasa dirinya kotor lalu pergi ke kamar Mandi untuk membersihkan diri. Dia marah pada diri nya sendiri,dia marah karena merasa tidak berguna. Jin meluapkan emosi di dalam Kamar mandi tersebut
Selesai mandi Jin langsung ke Balkon kamar tanpa memperdulikan Irene yg masih tidur. Jin menggenggam erat pinggiran Balkon kamar
Dia melakukan semua ini bukan tanpa alasan tapi ini semua karena Haraboji nya yang ternyata masih hidup
Flashback...
Tadi saat Jin pergi ke kantor saat dia sudah mengantar Pulang JiHan,mobil Jin tiba-tiba dihadang sekelompok mobil Berwarna hitam
Dan Orang-orang berbadan kekar juga berpakaian serba Hitam Keluar dari mobil tersebut,Jin yang sangat marah Juga keluar dari Mobil nya dan menghampiri sekelompok Pria bertubuh kekar itu
"Minggir kalian menghalangi jalan ku"ujar Jin dingin
"hahahhahaah"tiba-tiba ada suara tawa seseorang,semua Pria bertubuh kekar itu memberikan jalan untuk orang pemilik tawa aneh tersebut
saat Orang tersebut berada di hadapan Jin,Jin terkejut melihat siapa yang berada di Depan nya. Ternyata itu adalah Haraboji nya yang masih Hidup,Kim Ho Jin
"Apa kabar cucu ku"tanya Kim Ho Jin tersenyum bak psycho
Jin terdiam melihat senyuman HoJin. walaupun Jin seorang Psychopat berdarah dingin tapi Jin tetap akan kalah jika bersaing dengan sang Kakek yang terkenal akan Kekejaman nya
"ku dengar kau telah menikah dan Sebentar lagi akan memiliki seorang anak"ujar HoJin sinis
"tapi sayang nya Istri mu berasal dari Keluarga Lee,bahkan Keluarga Cabang tidak pantas bersanding dengan Kau,ahli waris Keluarga Kim"bentak HoJin marah
"kau tahu aku tidak pernah setuju dengan Pernikahan mu itu apalagi saat kau tidak pernah mengurus baik Taehyung,cucu kesayangan ku"marah HoJin saat mengingat bahwa Jin tidak mengurus baik Taehyung
"Tapi aku juga tahu bahwa kau diam-diam menikahi Irene putri Dari Tuan HaDa untuk mendapatkan sebuah chip yang berisikan data Penting Negara Ini"ucap HoJin licik
Jin yang sedari tadi diam,langsung menatap tajam Jin
"lalu apa urusannya dengan mu?!!! Apa masalah nya Jika istri ku berasal dari Keluarga Cabang Lee?!!tanya Jin marah
"hahahah...sudah lah aku tidak suka berbasa-basi,kita langsung The Point' saja"ujar HoJin datar
"aku lebih setuju Jika kau menikah dengan Irene Putri Tuan HaDa yang sekelas dengan Kita daripada istrimu yang berasal dari Keluarga Cabang"
"Aku ingin kau membuat Irene mengandung anakmu"titah HoJin tegas
"TIDAK AKAN PERNAH"bentak Jin menentang Keras Perintah HoJin
HoJin tersenyum manis saat mendengar perkataan Jin itu,dia tahu bahwa cucunya ini akan menentang keputusan nya jadi dia telah menyiapkan sebuah rencana untuk ini
"Kau tidak bisa seenaknya mengatur kehidupan ku...ingat karena mu dulu Keluarga Ku jadi Hancur...kau hanya memikirkan Kekuasaan,bahkan jika Taehyung masih hidup...KAU PASTI AKAN MENJADIKAN NYA SEBUAH ALAT KARENA PADA DASARNYA KAU TIDAK MEMILIKI HATI NURANI"bentak Jin marah
Yaa Jin tahu, bahwa HoJin lebih menyayangi Taehyung karena melihat Taehyung memiliki sebuah Pontensi yang besar. Dan dia bermaksud untuk menjadikan Taehyung sebagai alat Untuk memperluas Kekuasaan nya,tapi beruntung hal itu tidak pernah terjadi
"baiklah Jin... jika kau tidak ingin menuruti perkataan ku maka aku akan...."HoJin sengaja tidak meneruskan kata-katanya, tiba-tiba datang seorang Pria membawa sebuah Laptop dan memberikan nya kepada HoJin
"Maka jangan salah kan aku bila Adik Bungsu mu dan istri mu yg mengandung anak mu akan segera menyusul Taehyung"ujar HoJin tersenyum licik
terlihat dilayar laptop, Jungkook yg sedang menanam wortel dan JiHan yang sedang memakan coklat yang Jin berikan kemarin sambil menonton TV
Rahang Jin mengeras saat mendengar ancaman dari HoJin,dia tidak menyangka bahwa HoJin bisa senekat ini
"JUNGKOOK ADALAH CUCU MU APAKAH KAU TEGA MEMBUNUH NYA"bentak Jin marah
"semua akan kulakukan demi mewujudkan keinginan ku"ujar HoJin acuh
Jin menggelengkan kepalanya,dia tidak menyangka Haraboji nya ini memiliki Hati seperti iblis
"apa alasan mu melakukan semua ini"tanya Jin geram
"aku ingin agar anak Irene dan kau lah yang mewarisi Perusahaan ku H'NS COMPANY aku tidak Sudi Perusahaan Ku di berikan kepada anak Wanita cabang itu"sinis HoJin sambil merendahkan JiHan yang membuat Jinsedang
"Anak ku tidak butuh Perusahaan milik mu...Tua"Cerca Jin marah saat istri dan calon anak nya dihina
"Terserah Jin.....jika dalam sebulan ini Irene belum hamil,maka jangan salahkan aku jika mayat istri dan adik bungsu mu berada di depan pintu Masion Kim,"ucap HoJin dingin lalu pergi dari sana bersama para Bodyguard nya, meninggalkan Jin sendirian disini
FLASHBACK OFF....
Itulah Alasan Jin ingin membuat Irene hamil. Jin bisa saja menyuruh orang untuk menghamili Irene tapi HoJin ingin anak Irene darah daging dari Jin,jika tidak maka HoJin akan membantai seluruh Keluarga Kim dan Lee
tiba-tiba seseorang memeluk Pinggang Jin dari belakang dan itu adalah Irene yang sudah bangun dan mandi
"Yeobo"lirih Irene manja
jin melepaskan paksa Pelukan Irene lalu berbalik menghadap Irene
"Ada Apa"tanya Jin dingin
cup
Irene mencium bibir Jin. Melihat Tindakan Irene,Jin merasa marah karena Irene mencium bibir nya sembarangan tapi dia tidak boleh gegabah karna dia tahu bahwa mata-mata HoJin mengawasi dirinya
"Terima Kasih untuk hari ini...aku mencintai mu"ujar Irene senang
"iya"balas Jin Singkat tapi Irene tidak mempermasalahkan nya,dia berharap agar Jin junior tumbuh di dalam Perutnya sementara Jin memikirkan siasat untuk membunuh HoJin agar tidak menganggu kehidupan nya
********
Jhope dan Hari tengah berada di Apartemen Hari
mereka berdua sedang bersantai di Ruang Tamu sambil menonton Film aksi
"Chagia"panggil Jhope
"iya...my sun"sahut Hari
"aku telah memutuskan untuk melamar mu bulan depan"ucap Jhope yang membuat Hari terkejut,lalu Hari menatap Jhope
"Apakah benar"tanya Hari memastikan
"Of course...I never play with my words"ujar Jhope sambil menyentil hidung Hari yg membuat Hari meringis
"tapi aku takut Appa akan marah dan tidak setuju dengan hubungan kita"lirih Hari gugup
"Why?"tanya Jhope
Tapi Hari hanya diam sambil menahan air matany
"hey cantikku kenapa nangis? jawab kenapa Appa kamu tidak menyetujui Hubungan kita"tanya Jhope lembut
"hiks...hiks itu karena,Ibu Tiriku menjual ku kepada kakek tua yg kaya raya untuk melunasi hutang mereka"ujar Hari menangis sekaligus malu
inilah alasan Hari sedih jika JiHan dan JiWoo Bertanya kapan Hari akan menikah dengan Jhope
"Kemarin ibu menelpon ku,untuk segera pulang karena Pengusaha tua itu sudah ada di Korea"Jhope terkejut mendengar Perkataan Hari
lalu dia memeluk kekasihnya,dia tidak tega dengan Hari. Dia tidak menyangka Hidup Hari seberat ini
"Tenang saja....besok aku akan bersama mu,kita datangi Appa dan ibu Tirimu,bahkan aku akan menghadapi langsung mereka semua"tegas Jhope sambil memeluk Hari
BERSAMBUNG......