
Brak
Seorang Pria jatuh dan pintu terbuka dengan Kasar. Karena hal itu menimbulkan suara yang keras membuat Taehyung yang sedang koma terkejut dan mengalami kejang-Kejang kembali
Semua orang terkejut, Jungsok dengan cepat mengambil tindakan dengan kedua perawat yang ada disamping nya
Bo Gum dan Suho juga kelipungan
Suho dengan kasar menarik kerah baju pria tersebut dan membawa nya keluar dari Ruangan Taehyung tersebut, Jin juga yang khawatir mendekati Jungsok
"samchon" ujar Jin panik
"Jin sebaiknya kalian semua keluar dulu, Samchon akan melakukan yang terbaik" Ujar Jungsok yang masih memeriksa Taehyung
Jin hanya mengangguk, dia dan yang lain keluar dengan keadaan panik.
*********
Di Luar Ruangan
Suho membabi buta pria tersebut, sementara Bo Gum hanya santai melihat nya. Jin melihat mereka berdua lalu dia menatap Pria yang sudah membuat Taehyung kritis kembali. Dengan emosi yang memuncak Jin menghampiri pria tersebut lalu dia merebut pria itu dari cengkraman Suho dan langsung membabi buta nya
"si4l4n kau" sarkas Jin kasar
Jhope dan Suga berusaha untuk melerai tapi Bo Gum melarang mereka
"Jangan" ujar Bo Gum santai
Suga menatap marah Bo Gum
"Apa maksud mu, kau tidak lihat Jin hyung seperti itu" bentak Suga
Suho menatap malas suga
"lalu bagaimana dengan pria itu yang telah membuat Adik mu kejang-Kejang, apakah kau akan membiarkan nya saja....Kalo aku tentu tidak, karena aku Hyung nya mphi aku yg selalu menjadi tempat mphi berkeluh kesah dulu....Hyung macam apa ini kau" marah Suho. Bo Gum memegang pundak Suho, Bo Gum mengisyaratkan untuk Tenang sementara Suho menghembuskan nafas kasar lalu mencoba untuk tenang
Kembali ke Jin
Jin masih membabi buta Pria tersebut sampai pria itu pingsan karena pukulan Jin yang tidak main-main. Bo Gum yang melihat hal itu mendekati Jin, lalu memegang pundak Jin
Jin melirik ke arah Bo gum
"tenang lah, lihat dia sudah pingsan" ujar Bo Gum tapi Jin tidak menggubris hal itu dia menyingkirkan tangan Bo Gum dengan kasar dan melanjutkan memukul orang tersebut
Bo Gum tersenyum tipis
"kenapa kau marah bukan kah dulu kau pernah mengasingkan mphi, bukan kah kau prnh membuat mphi tdk sadarkan diri, dan bukan kah kau prnh kau membenci mphi kenapa kau semarah ini" guman Bo Gum dan hanya Jin yang bisa mendengar nya
Jin menghentikan aksi nya lalu menatap Bo Gum, dia melihat Bo Gum dengan tatapan dingin dan hanya di balas senyuman oleh Bo Gum
"Tuan Kim anda tidak perlu bertanya darimana aku tahu, aku adalah Sekertaris dari CEO KTH yang kepintaran nya hampir seperti mu jadi mencari hal seperti itu adalah hal mudah apalagi menyangkut Mphi adik ku" ujar Bo Gum tersenyum
Yunwo menatap Bo Gum dengan tatapan selidik, dia merasa ada yang aneh dengan Bo Gum
"sangat tidak sopan jika anda mencari tahu tentang privasi seseorang" kata Jin datar sambil merapikan pakaian nya
Bo Gum terkekeh kecil
"privasi? ini bukan privasi Tuan Kim tapi itu----" perkataan Bo Gum terpotong
"Sebaiknya Tuan Park tidak usah ikut campur masalah Keluarga saya" sela Jin dingin
Bo Gum hanya tersenyum, sementara Suho menatap malas Jin dia langsung menghampiri mereka berdua
"tentu kami ikut campur ini adalah masalah mphi.... masalah mphi adalahhh masalah kami juga" ucap Suho datar
Jin berdecak kesal saat Jin akan membalas omongan Suho tiba-tiba Jungsok keluar dari Ruangan Taehyung dengan wajah yang tidak bisa di jelaskan
Segera mereka semua menghampiri Jungsok
"Tuan Lee bagaimana keadaan mphi" tanya Suho khawatir
Jungsok menatap mereka semua dengan tatapan yg tidak bisa dijelaskan
Jin yang tidak sabaran mendengar jawaban Jungsok apalagi ini menyangkut Taehyung
"JAWAB SAMCHON" bentak Jin marah
Jungsok menatap Jin dengan tatapan lemah lalu perlahan air mata nya turun
"maaf" lirih Jungsok dengan air mata mengalir di wajah nya
Semua orang terdiam mereka tahu maksud Jungsok
Suho dengan tatapan tidak percaya menggeleng kan kepala nya
"MAKSUD ANDA APA TUAN LEE....JAWAB DENGAN JELAS" bentak Suho marah dia menangis dan langsung masuk kedalam Ruangan Taehyung diikuti Bo Gum yang khawatir dengan Hyung nya itu
"mphi......sudah tidak ada lagi" ujar Jungsok menangis
Semua orang tambah terkejut dengan penuturan Jungsok
Jin menggeleng kan kepala nya dengan tidak percaya lalu dia masuk ke dalam Ruangan Taehyung, disana dia melihat Suho menangis sambil memeluk Taehyung yang sudah pucat
Jin langsung menghampiri jenazah Taehyung. Setelah di hadapan Taehyung, Jin dengan gemetar memegang wajah Taehyung, perlahan air mata Jin jatuh
"mphi bangun.....hyung baru saja datang loh,hiks mphi tahu gak Yangmo terus menanyakan kabar mphi bagaimana nanti kalo hiks hiks hiks Yangmo menanyakan mphi, hiks hyung harus jawab apa hiks" tangis Suho
Suga dan Jhope pun mematung melihat Mayat Taehyung yang pucat dan kaku
"hyung ini tidak benar kan, tidak mungkin Taehyung sudah tiada.....bagaimana jika kuki menanyakan keberadaan nya" ujar Jhope bingung air mata nya bahkan sudah jatuh
Suga hanya diam, sebenci apa pun dia dengan Taehyung, dia pernah memiliki kenangan tersendiri dengan Taehyung, Jhope dan Suga mendekati Jin yang masih memandangi wajah Taehyung
"Hyung.....ayo kita keluar dulu sebentar" ujar Bo Gum membujuk Suho karena dia tahu Jin dan Yang lain ingin melihat Taehyung
"Tapi----"
"hyunggg" tegas Bo Gum, Suho hanya bisa pasrah lalu keluar tapi sebelum keluar dia mencium kening Taehyung dan pergi
Suga dan Jhope mendekati tubuh Taehyung. Dulu wajah Taehyung selalu memancar kan senyuman
tapi sekarang wajah ini kaku dan pucat. Jhope menangis sambil memandangi Taehyung, suga juga menintikan air mata nya
"sekarang mphi udah gk sakit lagi dan sekarang mphi bisa nyusul eomma Appa, bilang ke Eomma Appa kalo kami semua merindukan mereka berdua" ujar Jhope menangis lalu dia keluar karena tidak tahan melihat wajah Taehyung, begitu pun suga mereka kembali untuk memberi tahu kan Jimin dan RM
Sungguh Jhope tidak percaya Taehyung akan pergi secepat ini, padahal saat Taehyung sadar nanti dia akan mencoba untuk memperbaiki hubungan mereka tapi Semesta berkata lain. Semua orang sudah meninggal kan Ruangan tersebut tersisa Jin dan Yunwo. Melihat Tuan nya butuh waktu sendiri Yunwo langsung keluar
dan Tinggal lah Jin sendirian
Jin menangis, ini adalah pertama kali nya Jin menangis setelah kematian Eomma Appa nya. Jin menangis sambil memeluk tubuh Taehyung yang dingin
Jin lalu menggoncang kan badan Taehyung
"BANGUN MPHI...HYUNG BILANG BANGUN MPHI.....BANGUN, JIKA KAU TIDAK BANGUN MAKA HYUNG AKAN MENGHUKUM MU" bentak Jin, Jin terduduk menangis dia tidak percaya akan hal ini
tiba-tiba Jungsok masuk dan dia menghampiri Jin. Jungsok berjongkok di depan Jin
"Jin" panggil Jungsok tersenyum
"samchon tidak mungkin dia pergi secepat ini" ujar Jin menggeleng kan kepala nya
Jungsok menintikan air mata nya
"Jin tadi saat samchon memeriksa keadaan Taehyung ternyata Taehyung memiliki Kanker Jantung atau Tumor yang berada di Jantung Taehyung"ujar Jungsok lalu memberikan hasil leb kepada Jin dengan tangan gemetar Jin menerima nya
lalu dia membuka Hasil leb tersebut dan dia sangat terkejut ternyata Taehyung telah mengidap tumor Jantung 2 bulan yang lalu, Jin tampak Frustasi
" Jin samchon tahu kau sangat menyayangi Taehyung, kau sangat terpukul dengan hal ini tapi satu hal yang hrus kau tahu kenangan dulu tidak bisa kau putar kembali"ujar Jungsok lalu keluar dari sana
Sementara Jin diam disamping brankar Taehyung, dia berdiri dan memeluk erat tubuh Taehyung. Bayangan saat mereka kecil muncul di kepala Jin, dari mereka bermain bersama, Taehyung yg menjahili Jin, lalu Jin yang menjaga Taehyung dan masih banyak lagi dan hal itu membuat Jin nambah memeluk Taehyung dengan erat
Jungsok masuk dengan dua perawat lain nya
"Jin.....samchon akan membawa Taehyung" ujar Jungsok gemetar karena menahan tangis
Jin menatap datar Jungsok
"maksud Samchon" tanya Jin dingin
Jungsok menghembuskan nafas kasar, dia tahu bahwa Jin masih terpukul karna kehilangan Taehyung tapi Jungsok tidak ingin Jin larut dalam kesedihan. Jungsok mendekati Jin dia menatap wajah Jin
"Samchon akan membersihkan tubuh Taehyung agar dilakukan nya proses Pemakaman dan Samchon Hanjun sedang menuju kesini" ujar Jungsok lembut
Jin menggeleng kan kepala nya
"apa yang samchon katakan!!! pemakaman? anak itu masih hidup samchon, dia hanya tertidur" sarkas Jin marah, Jungsok menghembuskan nafas berat
"Jin sadarlah, Taehyung sudah tidak ada!!! Samchon Tahu kau sedih karna kehilangan Taehyung kami juga begitu....Samchon Mohon Jin jangan seperti ini pikirkan juga adik mu yang lain" kata Jungsok lembut memberi Jin pengertian
Jin hanya Diam, apa yang Samchon nya katakan memang benar, dia tidak boleh seperti ini. Dia juga harus memikirkan adik nya yang lain terutama Jungkook
Jin hanya mengangguk, walau hati nya masih tidak bisa menerima kepergian Taehyung
Jungsok melihat Jin diam mengisyaratkan kepada dua perawat untuk membawa Taehyung pergi. Kedua perawat itu mengangguk lalu mereka menutup semua badan Taehyung dengan kain putih dan membawa Taehyung keluar
"Jin samchon tahu ini berat bagimu tapi ingat Jin kepergian seseorang tidak selamanya nanti ada kala nya kalian bertemu kembali" ujar Jungsok lalu pergi menyusul kedua perawat tersebut dan tinggal lah Jin di Ruangan itu
tiba-tiba Jiwa Psychopath nya mendadak muncul
"AKHHHH......INI TIDAK AKAN TERJADI JIKA RYU SHIN B4JING4N ITU TIDAK MEMBUAT RENCANA BODOH ITU DAN JUGA ULAH PRIA ITU.....LIHAT LAH APA YANG AKAN AKU LAKUKAN TERHADAP PRIA DAN KELUARGA HWANG ITU" Bentak Jin Marah lalu dia keluar dari Ruangan tersebut
***********
RUANGAN JUNGKOOK
Jhope dan Suga masuk dengan wajah kusut, RM dan Jimin memandang bingung kedua Hyung nya itu
"hyung ada apa....kenapa hobi hyung menangis" tanya Jimin bingung
Suga hanya diam, dia duduk di sofa sambil memegang kepalanya. Sungguh kehilangan Taehyung adalah suatu hal yang berat bagi nya. walaupun sedari tadi dia menyembunyikan ekspresi sedih nya
Jhope memandang sendu jungkook
"Hyung apa yang terjadi" tanya RM bingung
Jhope menghembuskan nafas berat
"Taehyung.....dia.... dia telah Tiada" ujar Jhope dengan lirihan diakhir kalimat nya
Jimin dan RM terdiam mencerna perkataan Jhope
"Apa yang kau maksud Hyung" tanya Jimin dengan Hati tidak karuan
"Taehyung meninggal nchim tadi 10 menit yang lalu dia menghembuskan nafas terakhir nya"Jelas Jhope menangis
Jimin terkejut dia tidak percaya apa yang Jhope katakan, tidak mungkin Taehyung tiada. Tidak pasti Jhope bohong
" HYUNG JANGAN BERCANDA"teriak Jimin lalu berlari menuju Ruangan Taehyung
"JIMINNN" panggil RM tapi Jimin sudah keburu pergi dengan segera RM menyusul Jimin
-------------
Saat akan menuju Ruangan Taehyung Jimin berpapasan dengan Jungsok yang kebetulan membawa tubuh Taehyung yang tak bernyawa
"Samchon"
"Jimin" bingung Jungsok
"Samchon kata hobi Hyung Taehyung tiada itu tidak benar kan" tanya Jimin panik
Jungsok terdiam. Melihat Jungsok hanya diam Jimin menjadi semakin takut lalu dia melirik ke Brankar yang ditutupi oleh kain putih dengan segera Jimin membuka nya dan Alangkah terkejutnya dia ternyata itu adalah Taehyung
"Samchon i-ini" ujar Jimin tidak percaya lalu tak lama kemudian RM datang dia terkejut saat melihat tubuh Taehyung yang pucat dan kaku
"Iya....Taehyung sudah tiada m, dia sudah menyusul Eomma Appa kalian" ujar Jungsok sambil tersenyum. Senyuman yang mengandung arti kepedihan, Jungsok juga terpukul karena kehilangan Taehyung dan dia berpura-pura tegar agar Keponakannya yang lain tidak khawatir
Jimin terdiam begitu pun RM. Mereka tidak percaya bahwa Taehyung akan pergi secepatnya ini. Terutama Jimin, dia adalah kembaran Taehyung yg beda bulan baginya ini adalah hal yang membuat nya terpukul
"Samchon ini tidak benar.....pasti anak ini masih hidup tidak mungkin dia tiada" teriak Jimin, mengalir air mata nya diwajah tampan nya
Jungsok menghembuskan nafas berat dia tahu bahwa hal ini akan terjadi
Jimin masih menangis sambil memeluk erat Tubuh Taehyung yang dingin, begitu pun RM yang tidak percaya akan hal ini
Jimin terus menangis sampai akhirnya dia merasakan Kepala nya pusing dan Pingsan. Semua orang terkejut
"Jimin"
Jungsok dengan segera memeriksa Jimin.
"bagaimana keadaan Jimin samchon" tanya RM khawatir
"tidak apa-apa dia hanya syok dan pingsan sebaiknya kau bawa dia kembali ke Ruangan Jungkook" ujar Jungsok dan di angguki RM dia segera membawa Jimin
Jungsok lalu melanjutkan perjalanannya yang sempat tertunda. Dia melirik Taehyung yang pucat
"Sungguh ini hal yang menyakitkan" guman Jungsok menintikan Air mata
BERSAMBUNG.......