Kim Family

Kim Family
Part 89



PERUSAHAAN LEE GROUP



Jin memarkirkan mobilnya lalu keluar dan masuk kedalam Perusahaan tersebut


______________


Melihat kedatangan Jin semua orang yg ada disan membungkukkan badan mereka seraya memberi Hormat kepada Jin, sementara Jin hanya acuh terhadap mereka


Jin lalu memasuki Lift untuk menuju Ruangan Hanjun


******


Di Ruangan Hanjun



Hanjun tengah sibuk dengan berkas-berkas yg ada dihadapannya, seperti nya hari ini Hanjun akan lembur dikarnakan masih banyak tugas yg belum dia selesaikan


Jin masuk kedalam Ruangan Hanjun sementara Hanjun tidak sadar akan kedatangan Jin. Jin langsung menghampiri Samchon nya,dan langsung duduk di kursi yg ada di hadapan Hanjun


merasa ada seseorang Hanjun menoleh


"Jin?"bingung Hanjun karna Jin tiba-tiba ada dihadapannya


"ada apa?"tanya Hanjun sekali lagi


"Samchon ada hal penting yg ingin ku sampaikan"ucap Jin dingin


tapi saat Jin ingin berkata kembali tiba-tiba Hanjun memotong


"oh ya.... Selamat yaa Jin sebentar lagi kau akan menjadi seorang Appa, Samchon turut bahagia atas kehamilan JiHan"ucap Hanjun sambil tersenyum


"Terima kasih Samchon"ujar Jin dingin sambil menatap serius Samchon nya


HanJun berdehem sambil membenarkan Posisinya


"hal penting apa?"tanya Hanjun


"Perusahaan KTH GROUP tiba-tiba ditutup,bahkan semua karyawannya menghilang secara misterius...bahkan Park BoGum dan Choi Suho tidak bisa dihubungi...dan mereka juga menghilang secara misterius"ujar Jin dingin


"bahkan media di Korea Selatan sudah memberitakan nya tapi anehnya berita tersebut tidak viral dan banyak Negara lain tidak tau masalah Penutupan Perusahaan Terbesar setelah KIM GROUP tersebut"sambung Jin dingin


Hanjun menatap Jin lalu dia menghembuskan nafas kasar


"bahkan Samchon sendiri tidak tahu apa yg sebenarnya terjadi.... komunikasi antara aku dan mereka terputus bahkan no mereka sudah tidak aktif lagi.....Suho terakhir menelpon ku sehari sebelum berita tentang penutupan Perusahaan tersebut diberitakan"ucap Hanjun


"apa yg kalian bicarakan?"tanya Jin datar


Hanjun menghela nafas sambil menatap berkas yg ada di Meja nya


"awalnya kami sedang berbincang-bincang santai sampai dimana Suho mengatakan Kalimat yg cukup aneh '10 tahun lagi akan menjadi kebahagiaan bagi kalian' dan aku tidak tau apa yg dia maksud tapi ada yg lebih aneh lagi dari itu,sebuah kalimat yg aku sendiri tidak mengerti 'kau hanya tahu 7 tahun yg akan datang tapi kau tidak tahu apa yg akan terjadi 10 tahun yg akan datang' dan setelah itu telpon antara kami pun berakhir dan keesokan harinya aku mendapat kabar bahwa Perusahaan milik mendiang Taehyung telah ditutup bahkan Suho, BoGum dan karyawan Perusahaan tersebut menghilang secara misterius"jelas Hanjun


Jin mendengar serius setiap perkataan Samchon nya


"Samchon hanya tahu apa yg terjadi di 7 tahun yg akan datang tapi Samchon tidak tahu apa yang akan terjadi 10 tahun yg akan datang....jadi Samchon tahu apa yg terjadi di 7 tahun yg akan datang? jelaskan kan kepada ku apa yg akan terjadi di 7 tahun yg akan datang?!!!"ujar Jin datar


Hanjun menatap kearah Jin lalu memalingkan wajahnya menatap foto dia,JungSok,dan mendiang Nuna nya waktu kecil dulu


Lee Areum...Lee Han Jun....Lee Jung Sok



pada saat itu umur Areum dan Hanjun tak berbeda jauh,Hanjun dan Areum hanya berbeda satu tahun dan jika mereka berjalan beriringan mereka berdua sering dianggap kembar karna wajah mereka yg hampir sama apalagi waktu kecil tubuh Areum lebih kecil daripada tubuh Hanjun


"Jelaskan Samchon"tegur Jin saat melihat Hanjun hanya diam sambil menatap foto masa kecilnya


"7 tahun yg akan datang..... Samchon hanya tahu bahwa 7 tahun yg akan datang Suho dan BoGum akan menobatkan Jungkook menjadi Penerus Perusahaan Taehyung tapi rencana tersebut telah diganti....Suho bilang Perusahaan itu akan tetap menjadi milik Jungkook tapi 35%saham perusahaan tersebut milik Jungkook dan Samchon tidak tahu maksud dari rencana mereka itu"jelas Hanjun


Jin hanya diam sambil memikirkan apa yg dikatakan Hanjun tadi,lalu dia berdiri sambil menatap Hanjun


"Aku akan menyelidiki nya dan aku juga ingin bilang bahwa dua hari nanti aku akan pergi ke Belanda untuk mengurus perusahaan yg ada disana dan Yunwo akan mengurus Perusahaan yg ada disini"ujar Jin, Hanjun menatap bingung Jin


"lalu kau akan mengajak JiHan?"tanya Hanjun


"tidak....aku tidak mungkin mengajaknya karna kondisi dia yg sedang hamil dan rentan keguguran maka aku memutuskan untuk tidak mengajaknya"jawab Jin dingin


"lalu kau akan meninggalkan nya dengan kondisi hamil seperti itu? yg notabenya membutuhkan sosok suami disampingnya"marah Hanjun


"aku disana cuma 5 hari dan akan akan segera pulang Jika Pekerjaan ku telah selesai, Samchon tahu seberapa sibuk aku bahkan setelah menyandang gelar Kaisar"ujar Jin dingin


"walaupun seharusnya JiHan ikut kemanapun aku pergi karena dia adalah Seorang Permaisuri tapi karena kondisi nya yg tidak memungkinkan untuk berpergian jadi aku memutuskan untuk tidak memberikannya pekerjaan Permaisuri nya sampai nanti anak kami lahir"sambung jin dingin


Hanjun mengangguk paham.


"Samchon aku pergi karna msh banyak pekerjaan yg harus ku lakukan"ucap Jin datar


"iya...jaga kesehatan Jangan terlalu sibuk bekerja,jika kau lelah beristirahat lah"ucap Hanjun lembut


Jin hanya mengangguk lalu pergi dari Ruangan Hanjun


******


Sementara Di Sebuah Masion



Seorang wanita tengah duduk di Ruang tamu sambil menonton televisi, tapi ada sebuah berita di televisi yg membuat Hati wanita tersebut panas


Berita tentang kehamilan JiHan dan Twitter Jin yg berisi kata-kata romantis untuk JiHan dan calon anak mereka terutama foto romantis Jin dan JiHan yg membuat wanita itu cemburu dan ternyata wanita itu adalah Irene



"kau lihat kan... Sebentar lagi Jin akan menjadi seorang Appa jadi sebaiknya kau jangan ganggu mereka lagi"ujar Tuan HaDa menasehati Putrinya


Irene menggelengkan kepalanya sambil berdiri mengambil tas nya


"ingin kemana kau Irene"tanya Tuan HaDa


Irene menoleh ke Appa nya


"aku ingin menemui Kaisar Wang Kim,aku ingin meminta penjelasan dan jawabannya"ujar Irene lalu pergi dari Masion nya untuk menemui Jin


*********


Irene tengah mengendarai mobil untuk menuju kantor Jin tapi tiba-tiba matanya melihat sebuah mobil yg tak asing Dimata nya


"mobil itu....mobil Kaisar Wang Kim"ujar Irene senang saat mengetahui siapa pemilik mobil tersebut lalu Irene mulai memarkirkan mobilnya di dekat mobil Jin


Irene lalu dengan semangat Keluar dari mobil


"bar?"bingung Irene saat melihat bangunan yg ada di depan mata nya


"setahuku Kaisar Wang Kim tidak pernah datang ketempat seperti ini tapi ya sudahlah yg terpenting aku bertemu dengan Kaisar Wang Kim"ucap Irene sambil tersenyum lalu berjalan masuk ke Bar tersebut


******


setelah masuk kedalam Bar Tersebut Irene berkeliling mencari Jin sampai dimana dia melihat Jin yg sedang duduk sambil memainkan ponselnya,bahkan di meja Jin tidak ada satupun minuman,Irene yg senang Langsung menghampiri Jin


Jin yg tahu keberadaan Irene karna sedari tadi dia melihat kedatangan irene


"Tuan Kaisar Wang Kim"panggil Irene senang


Jin hanya melirik Irene saja apalagi penampilan Irene cukup terbuka



"ada apa kau datang menemui ku"tanya Jin dingin,dia sungguh muak berhadapan dengan irene


Irene tanpa rasa malu duduk disamping Jin bahkan memeluk lengan Jin dengan lancang yg membuat Jin merasa marah,lalu Jin menghempas kan dengan kasar tangan irene dan berpindah tempat duduk,di kursi satunya


"jaga sopan santun mu"tegur Jin berusaha menahan emosi


"maaf kan aku Kaisar"lirih irene dan hanya dibalas deheman oleh Jin


"katakan dengan cepat?!! ada apa kau dtng menemuiku"tanya Jin dengan tegas


"aku mendengar kabar bahwa Permaisuri Wangbi Kim positif hamil dan aku merasa sedikit cemburu...disini aku ingin meminta kepastian Kaisar untuk menjawab pertanyaan ku tadi...karna aku tidak bisa menunggu"ujar Irene serius


Jin melirik malas Irene


"kau tahu kalau istri ku sedang mengandung anak ku tapi kau msh bersikeras untuk menikah dengan ku...memang kau tidak tahu malu"Sindir Jin menatap dengan angkuh kearah Irene



"yaa aku memang tdk tahu malu tapi ini semua ku lakukan demi cintaku"ujar Irene bersungguh sungguh


Jin menatap dingin ke irene,lalu dia berdiri diikuti dengan Irene


"2 hari lagi pergi lah ke Belanda,kita akan melaksanakan ucapara pernikahan disana...ingat hanya kau,aku,dan Tuan HaDa yg tahu soal ini...sudah jelas kalau begitu aku pergi"ujar Jin dingin lalu pergi dari sana


sementara Irene masih diam mematung


"2 hari lagi? pernikahan di Belanda? jadi Kaisar menerima tawaran ku!!!"ujar Irene senang lalu dua melompat kegirangan karena permintaan nya dituruti oleh Jin


"aku harus memberi tahu Appa"ucap Irene dengan senang lalu dia berlari keluar dari Bar tersebut dan pulang menuju rumahnya untuk memberi kabar gembira ini kepada Appa nya


BERSAMBUNG......