
Jin sedang berada di Villa tempat Irene dan Tuan HaDa berada
"Tuan akhirnya Tuan pulang,Tuan tahu aku sangat merindukan Tuan"ujar Irene sambil memeluk Manja lengan kekar Jin
Jin dengan kasar menghempaskan tangan Irene dari tubuh nya,Irene terkejut dengan respon Jin
"Tuan"lirih Irene
"aku datang kesini untuk memberitahu bahwa besok aku sudah kembali ke Korea"ujar Jin dingin
"secepat itu"ucap Tuan HaDa terkejut
"iya...karena besok aku harus menemani Istriku untuk mengumumkan nama Janin kami di Kerajaan"ujar Jin acuh
Irene menunduk sedih mendengar hal itu,Tuan HaDa yang melihat putri nya sedih langsung menatap Jin
"Tuan Jin....maukah anda menghabiskan waktu bersama Putriku,hari ini saja setidaknya biarkan dia menjadi istri mu hari ini"mohon Tuan HaDa
Jin menatap datar Tuan HaDa, bagaimana pun Irene tetap istri, walaupun tidak sah Dimata Negara Dan Kekaisaran tapi Irene tetaplah istri sama seperti JiHan
"baiklah"jawab Jin dingin, mendengar hal itu Irene merasa senang
*******
Jin dan Irene sedang berada di Kamar
Jin sedang sibuk dengan laptop nya sementara Irene terus memandangi Jin,dia masih tidak menyangka bahwa sekarang dia menjadi istri dari Pria idamannya walaupun bukan istri sah tapi Irene tetap senang
"emmm....Tuan apakah aku bisa memanggil mu dengan panggilan sayang?"tanya Irene
Jin hanya mengangguk acuh
"terima kasih Yeobo"ujar Irene senang sambil memeluk lengan Jin
Jin hanya diam karena fokus ke Pekerjaan nya, melihat Jin sangat fokus Irene langsung menggoda Jin dengan menyentuh dada Jin, sementara Jin masih tidak sadar karena sangat Serius dalam bekerja. Jin tipikal orang yang sangat serius jika menyangkut Pekerjaan bahkan saat Jungkook ke Ruangan Jin dan memanggil nama Jin sebanyak 7 kali tapi Jin tidak menyahut akhir nya Jungkook menyemprot Wajah Jin dengan Air menggunakan pistol air yang membuat Jin terkejut dan hampir membentak Jungkook
kembali ke Irene dan Jin,Irene masih meneruskan aksi nakal nya sampai tangan Irene berhenti tepat di atas Joni si Jin,dia dengan nakal memainkannya
sementara Jin yang sudah mulai merasa tidak nyaman langsung menoleh kebawah dan dia terkejut saat melihat tangan Irene dengan nakal Bermain di atas Joni nya,Jin lalu dengan kasar menyingkirkan tangan Irene
"berhenti Irene"teriak Jin marah, melihat Jin marah Irene menunduk ketakutan
Jin yang sejati nya lelaki normal merasa sesuatu hal yang menggelonjak di dalam dirinya,tapi dia tidak ingin mengecewakan JiHan akhirnya Jin turun kebawah untuk mengambil air dingin untuk mendinginkan otak nya
*******
didapur Jin melihat Tuan HaDa yang sedang mengaduk sebuah Jus jeruk
"eh Jin kenapa kah ada disini"tanya Tuan HaDa
"aku ingin mengambil minuman dingin"ujar Jin datar
"oh ini aku sudah membuatkan Jus jeruk untuk mu dan Irene kebetulan sekali,ini minum lah"ucap Tuan HaDa sambil memberikan Jus jeruk tersebut ke Jin
Jin yang masih fokus menetralkan rasa aneh di Tubuhnya tanpa pikir panjang langsung meminum jus jeruk tersebut
"oh ya Tuan...bisakah anda untuk memberikan Jus jeruk ini kepada Irene"tanya Tuan HaDa sambil memberikan Jus jeruk tersebut ke Jin
"ya"jawab Jin singkat lalu dia naik kembali ke kamar, Tuan HaDa tersenyum licik saat melihat kepergian Jin
******
Jin kembali ke kamarnya,saat dia membuka dan dia tertegun saat melihat irene memakai baju yang cukup sexy tersenyum manis dihadapan nya
entah mengapa tiba-tiba, tubuhnya menjadi panas bahkan dengan segera Jin menaruh Gelas berisikan Jus jeruk tersebut diatas meja,dia ingin bergegas ke kamar mandi Tapi Irene menyentuh tangannya bahkan menariknya ke Ranjang
"Irene lepas kan"bentak Jin, ingin memberontak tapi apalah daya sebuah Hasrat menggebu di dalam sana
"Yeobo biarkan aku melayani siang ini, jadikan aku milik mu sepenuhnya"ujar Irene menggoda
Irene lalu meneruskan aksinya,dia menyentuh semua bagian tubuh Jin. ternyata Tuan HaDa dengan licik menaruh Obat perangsang di minuman Jin tadi yang membuat Jin terangsang seperti ini,karena Jin merasa tidak puas dengan Irene dia lalu dengan kasar membalikkan tubuh mereka berdua yng membuat Jin berada di atas
*maafkan aku JiHan*Batin Jin di saat kesadarannya masih tersisa sedikit
Jin dan Irene melakukan hubungan suami istri seperti pada umumnya. Sekarang Irene telah menjadi milik Jin sepenuhnya,Dan siang itu Irene dan Jin menikmati kenikmatan Dunia Surgawi,bahkan Jin melakukan beberapa kali,sangking tinggi nya dosis obat tersebut
*********
Sore Harinya
Irene terbangun dan merasakan perih di bagian kewanitaan nya,dia lalu menatap kearah Jin yang masih tidur kelelahan akibat pertempuran Mereka berdua tadi. Irene tersenyum sumringah saat teringat bahwa Jin sudah beberapa kali menyemburkan Benih nya kedalam rahim Irene,dan irene berharap agar Benih tersebut tumbuh di perut nya
Irene melihat Jam dan dia bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan diri,bahkan sebelum ke kamar mandi dia mencium singkat kening Jin lalu masuk ke kamar mandi
----------
Setelah membersihkan diri Irene melihat Jin yang masih tidur dengan nyenyak,Irene tersenyum kecil melihat itu
tapi dia sedikit kecewa saat mereka berdua mencapai puncak kenikmatan,Jin malah menyeruh nama JiHan bukan namanya,Irene sedikit kecewa tapi Irene sadar bahwa Jin perlahan mulai mencintai JiHan
cklek
tiba-tiba ada yang membuka pintu kamar,dan ternyata itu adalah Tuan HaDa
"bagaimana?"tanya Tuan HaDa
"Appa bisa melihat nya sendiri"ujar Irene sambil menunjuk kearah Jin, pandangan Tuan HaDa mengikuti kearah Irene menunjuk. Dia tersenyum senang melihat Rencana nya berhasil
"bagus...cepat pakaikan semua baju Jin agar saat dia bangun dia tidak curiga"ujar Tuan HaDa,Irene mengangguk lalu dia mulai memasangkan baju Jin satu persatu dibantu oleh Tuan HaDa
setelah selesai Irene dan Tuan HaDa keluar dari kamar
"Appa aku tidak sabar menanti bayi yang ada dikandung ku ini Appa"ujar Irene senang
"tentu Putri ku...aku juga tidak sabar menunggu kabar gembira itu"ujar Tuan HaDa tersenyum
BERSAMBUNG.....