
Keesokan hari nya
Keluarga Kim sedang sarapan seperti biasa, dengan tenang tapi tidak untuk bumil satu ini. Siapa lagi kalau bukan JiHan,sedari tadi dia terus tersenyum karena hari ini adalah Ulang Tahun nya. JiHan tidak sabar mendapatkan kejutan dari Keluarga nya
Sarapan pun selesai semua kembali ke aktivitas nya masing-masing. Hal itu membuat JiHan bingung karena tidak ada yang mengucapkan Selamat Ulang Tahun kepada nya,bahkan suami nya sendiri
"JiHan aku pergi"ujar Jin akan berangkat Kerja
JiHan mengangguk dengan lesu karna Suami nya sendiri tidak tahu bahwa hari ini adalah Ulang Tahun nya
"ada apa"tanya Jin dingin melihat JiHan terlihat lesu
"apakah kau sakit"tanya Jin sekali lagi
"tidak Lieverd...sebaiknya Lieverd berangkat nanti telat"ujar JiHan mengalihkan pertanyaan Jin
"aku adalah bos nya jadi kalau aku telat tidak akan ada yang berani memarahi ku karna Perusahaan itu milik ku"ucap Jin dingin sementara JiHan hanya mengangguk konyol lupa kalau suami nya ini adalah Orang yg sangat kaya
"iya iya...tapi Lieverd Harus mencontoh kan yang baik untuk Karyawan karena bos adalah Panutan karyawan"ujar JiHan
"baiklah aku berangkat"ujar Jin lalu masuk kedalam mobil nya
"iya... Hati-hati di jalan Lieverd"ucap JiHan dan Jin mengangguk lalu pergi dari sana
Setelah kepergian Jin,JiHan melangkah masuk kedalam Masion.
*******
JiHan melihat Jungkook dan Jimin sedang makan buah-buahan padahal mereka tadi baru selesai sarapan tapi sepertinya kedua bungsu Kim itu tidak mengenal kata kenyang apalagi Jungkook
"Nchim...Kuki"panggil JiHan lalu mendekat dan duduk disamping Jimin
"nuna"
"Kalian tidak ada rencana hari ini"tanya JiHan berharap kedua adik ipar nya ini mengingat Ulang Tahun nya
Sebenarnya seluruh Keluarga Kim dan Lee tahu bahwa hari ini adalah Ulang Tahun JiHan namun mereka berpura-pura tidak ingat dan ingin memberikan kejutan kepada JiHan malam nanti bahkan Kedua sahabat JiHan juga ikut pura-pura lupa untuk memberikan kejutan untuk sahabat nya itu
"hari ini kamu berencana untuk menghadiri Reuni Sekolah"ucap Jungkook dianggguki Jimin
(maksud reuni disini bukan Reuni pas mereka SMA yaa tapi Reuni SMP krna mereka berdua ini masih SMA kan dk mungkin mengadakan Reunian)
Mendengar Jawaban Jungkook,JiHan menjadi lesu
"oh"lirih JiHan
Jimin merasa kasihan dengan Nuna nya ini,jika bukan karna rencana gila Jin dan Jungkook mungkin sekarang Jimin akan memeluk Nuna nya dan mengucapkan ucapan selamat ulang tahun juga memberikan hadiah yg telah dia siapkan
yah semua ini adalah ide Jin dan Jungkook
"Nuna kenapa kau sedih"tanya Jimin
"tidak apa-apa"lirih JiHan lalu pergi dari sana
Jimin dan Jungkook hanya bisa menatap kepergian JiHan yg semakin menjauh
setelah kepergian JiHan,Jimin menatap geram Jungkook
"aaaahkkk andaikan bukan karna rencana gila mu dan Jin hyung mungkin detik ini Nuna akan tersenyum bukan bersedih"marah Jimin
"tenang lah....aku mendapatkan ide ini dari Jin Hyung dan aku tidak berani menolak"ujar Jungkook yg tak mau disalahkan, sebenarnya dia juga sedih melihat Nuna nya sedih tapi mau bagaimana lagi,ini semua perintah Hyung nya
"ck"Jimin berdecak kesal
"kalau kau ingin protes....protes lah ke Jin Hyung,itu pun kalau kau berani"cibir Jungkook
mendengar hal itu Jimin terdiam,dia juga tidak berani protes kepada hyung nya itu, boro-boro Protes berbicara empat mata dengan Jin Hyung nya saja Jimin tak berani
*******
Sementara itu
JiHan yang sedang berada di kamar tiba-tiba ingin makan Kue Ulang Tahun dan buah Yubari King Melon juga minuman milk shake
JiHan lalu menghubungi Pelayan lewat telpon yg memang khusus untuk menghubungi Pelayan yg ada dibawah
sambil menunggu,JiHan membaca novel The Hen Who Dreamed She Could Fly .Novel The Hen Who Dreamed She Could Fly merupakan novel yang sangat terkenal di Korea Selatan. Bahkan sudah terjual lebih dari dua juta eksemplar. Sosok Daun mewakili watak sebagian besar manusia yang ingin memiliki kebebasan. Ingin keluar jeratan dan bisa menjalani hidup sesuai impian. Mewujudkan sebuah impian yang tadinya tampak mustahil memang tidak mudah, tapi bukan berarti tidak bisa dilakukan.
JiHan memiliki hobi membaca apalagi membaca novel,dia juga memiliki beberapa Novel Antara lain The Dog Who Dared to Dream,Love Alert,Man of Pure Love ,The Stolen Years,Please Look After Mom,Sovereign of the Three Realms,Library of Heaven's Path dan Tales Of Demon And God
20 menit kemudian
tok tok tok
ada yang mengetuk Pintu Kamar JiHan.
"masuk"ujar JiHan yang masih fokus membaca
"Nuna"panggil Jungkook sambil membawa sebuah Kue diikuti Jimin
JiHan langsung menatap kearah Jungkook dan Jimin
"kalian?"bingung JiHan
"ini pesanan Nuna...Maaf sedikit telat"ujar Jungkook cengengesan
"Kata Pelayan tadi nuna ingin semua ini...jadi sebagai Adik yang baik dan imut kami membawa ini untuk Nuna"ujar Jimin tersenyum senang
JiHan terkekeh melihat itu
"baiklah....Terima Kasih Kuki,nchim"ucap JiHan tulus
Jungkook dan Jimin mendekat kearah JiHan
"ini Nuna pesanan mu,Cake,buah Yubari King Melon,dan milk shake"ujar Jimin sambil menaruh itu semua di hadapan JiHan
"waaah semua nya tampak Enak"ucap JiHan
"benar sekali...kami menakarkan berapa bnyk gula nya bahkan kami memilih Melon yang benar-benar masih fresh untuk Nuna dan baby Hodu"sambung Jimin
JiHan tersenyum mendengar hal itu
"ini Nuna makan lah"ujar Jungkook
JiHan mengangguk lalu mencoba Cake yg telah di potong oleh Jimin
"bagaimana rasanya Nuna?"tanya Jimin
"emmm Rasa nya enak....manis nya juga pas,buah stroberi nya manis,krim nya juga tidak bikin eneg... pokoknya kue ini sangat enak"jawab JiHan
mendengar jawaban Nuna nya itu,Jimin dan Jungkook merasa sangat Senang
"syukurlah kalau rasa nya pas"ujar Jungkook dianggguki Jimin
"ayo kita makan bersama-sama karna nuna tidak yakin bisa atau tidak menghabiskan nya"ajak JiHan
"baik Nuna"lalu mereka bertiga memakan cake bersama
******
Sementara itu Jin dan YonWu lagi berada di sebuah gedung
"Tuan...persiapan nya sudah 90%"lapor YonWu
Jin memandang gedung tersebut dengan seksama
"apakah cctv sudah dipasang disetiap sudut ruangan bahkan di luar kamar Mandi"tanya Jin dingin
"sudah Tuan"jawab YonWu
"lalu Bodyguard yang menjaga luar dan dalam gedung apa kah telah siap"tanya Jin dingin
"sudah Tuan...bahkan Bodyguard Tersebut adalah Mafioso kita yang merupakan anggota Khusus dari Mafia kita... seperti yang tuan ingin kan"jawab YonWu
"Bagus...aku ingin acara ini berjalan lancar"ujar Jin dingin
*karena aku tidak ingin mengecewakan JiHan*batin Jin
Yaa Gedung ini adalah Untuk acara ulang tahun JiHan,istri dari CEO KIM'S GROUP
YonWu mengangguk paham,dia sangat bahagia saat melihat Tuan nya ini sangat perhatian kepada JiHan
"apakah semua undangan telah dibagikan termasuk Artis papan atas?"tanya Jin
"iya Tuan...Ada beberapa artis yang saya undang antara lain Bae Irene,Choi Seung Hyun,B.I,Gummy dan masih banyak lagi"jawab sekertaris YonWu
Jin terdiam saat mendengar bahwa Irene diundang,istri kontrak nya. tapi Jin tidak memperdulikan hal itu yang terpenting sekarang adalah Keberlangsungan acara ini
"baiklah semua sudah siap...dan Kue nya?"tanya Jin
"Kue nya sebentar lagi selesai Tuan...nanti Siang akan diantarkan ke sini"jawab Sekertaris YonWu
"baiklah...cek sekali lagi masalah keamanan setelah selesai kita Kembali ke Kantor"titah Jin dingin
"baik Tuan"patuh Sekertaris YonWu
*******
Sementara di tempat lain
Jhope dan Hari tengah berada di sebuah Taman
"Chagia apakah kau sudah mempunyai hadiah untuk JiHan nanti malam"tanya Hari
"sudah dong...lalu bagaimana dengan mu apakah kau sudah ada hadiah untuk Nuna?"tanya Jhope balik
"sudah"jawab Hari
"waah Aku tidak sabar untuk nanti malam"ujar Hari senang
"aku juga"timpal Jhope tersenyum
"oh ya chagia...5 hari lagi kita akan menikah dan aku tidak sabar menunggu hari itu"ucap Hari sambil menatap Jhope
"hmm aku juga tidak sabar...kau tahu hari itu akan menjadi hari yang paling bersejarah di hidup ku karena aku akan menikahi bidadari dunia"ujar Jhope membuat Hari tersipu malu
"kau membuat ku malu"ucap Hari sambil memeluk erat Jhope untuk menyembunyikan wajah nya yg telah merah karna Jhope
"hahahah...kau sangat Lucu"ujar Jhope sambil tertawa melihat tingkah laku Hari
Hari lalu menatap Jhope dengan tajam
"jangan tertawa"tegas Hari
"tidak mau"dan Jhope masih terus tertawa
"ihhh... Chagiaaa"rengek Hari sambil memukul-mukul Jhope
"akh sakit...iya iya ampun...ampun"ujar Jhope lalu Hari menghentikan tingkahnya itu
"sudah?"tanya Hari
"iya sudah"jawab Jhope sambil menahan tawa
"tuh kan masih tertawa"marah Hari
"iya iya tidak lagi kok....oh yaa bagaimana hubungan mu dan tuan Kwog?"tanya Jhope
"hubungan kami sudah membaik...Appa kemarin mengajak ku jalan-jalan ke Pantai dan itu sangat seru,yaa kecuali Saudara tiri ku dan ibu tiri ku yang tidak ada habis nya menganggu ku dan itu membuat ku jengkel"jawab Hari
"hah mereka lagi....semoga saja mereka tidak membuat kekacauan saat acar pernikahan kita nanti"ujar Jhope
"yaa aku harap begitu"lirih Hari
"oh yaa...temani aku ke toko Bunga,aku ingin membeli beberapa jenis bunga untuk di tanam di taman depan Masion karna di depan taman tersebut dipenuhi dengan rumput panjang jadi daripada terbengkalai lebih baik aku menanam nya Dengan bunga"tutur Hari
"baiklah ayo"lalu Jhope dan Hari pergi ke Toko bunga
BERSAMBUNG....