
Markas Utama Pembunuh itu atau biasa di Sebut Main Headquarters of atrocities, sekarang telah kacau oleh Pasukan Jin yang mengobrak-abrik Markas tersebut. Bahkan Para Anak buah Pembunuh tersebut keualahan menghadapi Pasukan Jin.
Jin, Suga dan Jhope sedang bertarung dengan beberapa orang kepercayaan Pembunuh tersebut, mereka sekarang sedang berada di laboratorium. Suga dan Jhope terkejut saat melihat beberapa anak kecil dan beberapa orang dewasa yang dikurung dan parah badan mereka kurus dan tak terurus bahkan yang lebih parah nya lagi, ada beberapa anak kecil yang tingkah nya seperti Binatang, monyet, Anjing, bahkan ada yang menggeliat seperti Ular
Tentu Jhope dan Suga merasa ngeri melihat pemandangan ini, sungguh kejam pembunuh itu
"Suga....Jhope bebaskan para tahanan dan untuk para tahanan yang keadaan nya sudah cukup parah suruh Pasukan B yang menjaga di Luar untuk membawa mereka ke Rumah Sakit" titah Jin yng masih melawan beberapa anak buah Pembunuh itu
"baik hyung" lalu Suga dan Jhope membebaskan semua tahanan di bantu beberapa Anak buah Jin
Jleb
jleb
srek
Jin dengan segera membunuh semua Orang kepercayaan pembunuh orang Tua nya. lalu dia dengan segera menekan tombol kecil yg ada di sarung tangan nya
tiba-tiba alat yang ada di Dada Yunwo dan Namjoon berbunyi
"ini" Ujar RM sambil melihat ke arah dadanya
Yunwo mengangguk
"Ayo semua nya kita masuk" teriak Yunwo lalu Mereka mulai memasuki Markas tersebut
*****
Sementara itu seorang Pria Dewasa tengah marah-marah di dalam Ruangan nya
"Akhhhh Bagaimana bisa ada yang menyerang Markas Kita....hanya beberapa orang yang tahu letak Markas kita ini" teriak Pria itu dengan marah
"maaf Tuan saya juga bingung...bahkan semua sisi Markas kita sudah di kepung" ujar Pria yng satu nya yg merupakan bawahan dari Pria yng marah tadi
Pria yng marah tadi langsung menduduki sofa yng ada di ruangan tersebut
"bagaimana para tahanan" tanya Pria itu dingin
"Maaf Tuan Tahanan kita semuanya telah di bebaskan oleh mereka" ujar Pria berambut gelombang itu sambil menundukkan kepala nya
"SI4L4N....lalu bagaimana dengan anak buah ku" tanya Pria itu sekali lagi
"Maaf Tuan....Pasukan kita telah dibunuh semua nya dan tersisa 150 orang lagi "
"Cepat kau dan 150 orang itu turun kebawah dan hadapi mereka semua" sarkas pria itu marah
"baik Tuan" lalu Pria berambut gelombang itu segera turun kebawah untuk melaksanakan perintah Tuan nya
*******
Jin dan yang lain sudah menghabisi semua anak buah pembunuh itu. Sekarang mereka akan menuju ke atas untuk membunuh Dalang sebenarnya
"ternyata sangat mudah membasmi hama-hama ini" decak Suga
Jhope mengangguk
"tidak sulit seperti yang ku kira" ujar Jhope sambil menusuk perut anak buah pembunuh yang tadi ingin membunuh Jhope
"ayo kita semua naik ke atas" ujar Jin dan diangguki oleh yg lain
Saat mereka akn pergi tiba-tiba ada suara yang menghentikan langkah mereka
"BERHENTI"
Jin dan yang lain menoleh ke belakang. Seorang Pria dan juga 150 orang dengan senjata dan Baju anti peluru. Mereka berjalan menuju Jin dan yang lain
Dan sekarang mereka berhadapan satu sama lain. Pria itu menatap tajam Jin yang dia tahu bahwa Jin adalah pemimpin nya
Jin melotot kan mata nya saat melihat siapa pria yang ada di hadapan nya, Jin terkejut saat melihat pria ini ada disini
"Siapakah Kalian....Berani sekali menyerang Markas ini" sarkas pria tersebut marah
Jin lalu menormalkan wajah nya dan menatap dingin pria yng ada dihadapannya
"Kami adalah Malaikat pencabut nyawa mu" ucap Jin, Pria tersebut marah mendengar Perkataan Jin
"SERAAANG MEREKA" teriak pria itu, lalu perkelahian antara mereka terjadi kembali. Jin melawan pria berambut gelombang itu, lalu Jin menggiring nya ke tempat yang sepi
Jin dan Pria itu terlibat perkelahian yang sengit, Jin lalu menonjok perut pria itu sehingga pria itu tersungkur, Jin lalu meninjak dada pria itu
Pria itu berusaha untuk menyingkirkan kaki Jin tapi tidak bisa. Jin lalu menyodorkan Pistol nya sambil menatap tajam pria itu
"Kenapa kau ada disini" tanya Jin dingin
Pria itu menatap bingung Jin
"Apa maksud mu" sarkas pria itu
Perlahan Jin membuka Topeng nya dan pria itu terkejut melihat wajah Jin
"k-kau.... " pria itu menjadi gugup
Pria itu bernama Lee Dong Wook. Dia memiliki marga Lee? iya benar, jadi Dong Wook ini merupakan anak angkat dari orang Tua Areum dan juga merupakan Oppa/Hyung bagi Areum dan Jungsok. Dong Wook dulu merupakan seorang anak gelandang yang diadopsi oleh Keluarga Lee karna mereka kasihan terhadap Dong Wook. Dong Wook dulu juga merupakan orang yang baik bahkan dia membantu Hanjun mengurus perusahaan. Saat Appa nya Minho merasa tidak suka terhadap Areum bahkan sampai menghina Areum hal itu membuat Dong Wook marah. Dong Wook Juga merupakan Samchon yang baik bagi Jin, Suga dan Jhope tapi dulu Dong Wook tiba-tiba menghilang tanpa kabar. Areum dan Hanjun sudah berusaha untuk mencari nya tapi tidak pernah ketemu, sampai sekarang dimana Jin lah yang bertemu dengan Dong Wook untuk pertama kali setelah lama menghilang bahkan Jin terkejut saat mengetahui bahwa Samchon nya yang baik itu menjadi bawahan si Pembunuh itu
Lee Dong Wook
"Kim Seokjin" ucap Dong Wook gugup
Jin menekan dada Dong Wook dengan kaki nya, dan itu membuat Dong Wook merasa sesak
"Jiin to-ollong lepaskan k-kaki muu d-ari d-ada samchon" ujar Dong Wook merasa sesak
"kutanya Apa yang kau lakukan disini....Apakah kau menjadi anak buah pembunuh itu?!! Kau berkhianat kepada Keluarga Lee dan Kim!!! " Sarkas Jin marah
Dong Wook berusaha melepaskan kaki Jin dari dada nya. Lalu Jin menendang kuat perut Dong Wook dan dengan kejam menginjak Tangan Dong Wook dengan kuat dan itu membuat Dong Wook kesakitan
"AKHHHHH"
Jin sekarang tengah diliputi amarah, Samchon yang dulu nya dianggap baik sekarang sudah menjadi penghianat Keluarga nya
"Memang kau tidak tahu diuntung Dong Wook" marah Jin lalu dia menendang kepala Dong Wook hal itu membuat Hidung dan mulut Dong Wook mengeluarkan darah bahkan kepala Dong Wook sangat sakit akibat tendangan Jin yang tidak main-main
Dong Wook dengan tertatih-tatih bangun sambil menatap Jin
"Yaaa aku menjadi penghianat keluarga Lee....tapi ini semua terjadi Karna Appa mu....Kim Minho" ujar Dong Wook marah
"Apa maksud mu" sarkas Jin
Dong Wook tertawa sinis
"kau tahu Jin....aku dulu mencintai Areum aku rela melakukan apapun untuk dia tapi sayang dia hanya menganggap ku sebagai Oppa nya" ujar Dong Wook yang membuat Jin tambah marah
"sampai akhirnya aku mendengar kabar Pernikahan Areum dan itu membuat ku terkejut sekaligus patah hati....aku berusaha ikhlas melepaskan Areum tapii"
"Tuan Besar Kim tidak menyetujui Pernikahan Areum bahkan dia dengan berani Menghina Areum tentu aku marah, aku ingin merebut Areum dari Minho tapi melihat Areum bahagia dengan Minho membuat ku mengurungkan niat ku....aku masih bersikap seperti Oppa nya Areum walaupun aku harus menahan cemburu dan menjadi Samchon terbaik untuk kau,Suga dan jhope anak-anak Areum" jelas Dong Wook, sementara Jin sudah muak dengan ucapan Dong Wook
"Sampai akhir aku bertemu dengan Tuan ku yg skrng....dia bilang akan membantu mendapatkan Areum....awalnya aku tidak mau karna bagi ku Areum bahagia aku juga bahagia tapi makin lama hati ku tidak tahan lagi, akhirnya aku menyetujui perkataan Tuan itu" ucap Dong Wook menatap Jin
"jadi kematian Appa ku ada campur tangan mu" tanya Jin dingin
"bisa dibilang begitu" ujar Dong Wook santai
"begitu juga dengan kematian Eomma ku"
"Tidak.....aku dulu hanya berniat menyingkirkan Minho dan merebut kembali Areum tapi aku terkejut saat mendengar kabar Kematian Areum dan saat itu aku merasa terpukul juga merasa bersalah" jelas Dong Wook
"JADI PENCULIKAN ADIK KU ITU ADALAH RENCANA MU" bentak Jin
"iya....tapi niat awal ku adalah untuk memancing Minho aku sama sekali tidak berani berniat melukai Adik mu itu" ujar Dong Wook santai
"SI4L4N" bentak Jin lalu memb4bi buta Dong Wook tentu Dong Wook merasa keualahan apalagi tadi dia belum sempat bersiap
"APAKAH KAU TAHU....AKU ADALAH KING J, KING DARI MAFIA PADELMON....MAFIA TERKEJAM DAN TERSADIS YANG DITAKUTI SEMUA ORANG" bentak Jin lalu menusuk Kaki Dong Wook dengan pisau
"Akhhhh"
Dong Wook terkejut saat mengetahui Fakta bahwa Jin adalah King dari Mafia yang selama ini Tuan nya incar. Tuan nya berniat untuk mendekati King Mafia tersebut, dan menjalin hubungan dengan Mafia tersebut tapi sayang Mafia itu sangat misterius bahkan saat Tuan nya mengunjungi Markas Podelmon, Tuan nya malah di usir dengan cara tidak hormat dan hal itu membuat Tuannya dendam dengan Mafia tersebut
"Jin....k-kau"
"kenapa....kau tidak senang dan berniat membunuh ku" tanya Jin datar lalu dia menusuk dada Dong Wook
"Akhhhhh"
"Jin....m-maaf k-kan Samchon" ujar Dong Wook memohon
"cih....jangan harap" sarkas Jin lalu dia memperdalam tusukan tersebut, Dong Wook merasa kesakitan bahkan dia bisa merasakan bahwa pisau tersebut dekat dengan jantung nya
"Jin samchon m-mohon" mohon Dong Wook
Tapi Jin tidak peduli, Jin adalah Seorang Psychopath dan tidak pernah mengenal Ampun. Lalu Jin menusuk dengan Kuat dada yang sudah terbelah itu dan
Jleb
Pisau tersebut mengenai jantung Dong Wook dan hal itu membuat Dong Wook kehilangan nyawa nya, Jin lalu berdiri sambil membersihkan wajah nya yang terkena cipratan Darah
"B4jing4n" sinis Jin lalu dia menginjak kepala Dong Wook dengan Kejam
"tenang lah di Neraka" ujar Jin lalu dia menggunakan topeng nya dan berjalan menuju Suga dan yang lain
"Jin hyung" panggil Jhope lalu mereka semua menghampiri Jin
"Tuan kami sudah menyelesaikan mereka semua dan sekarang waktu nya untuk membasmi Hama besarnya" ujar Yunwo
Jin tersenyum Devil, lalu dia berbalik dan berjalan diikuti yang lain
"Tunggu lah Malaikat Maut mu....Eom Ki Joon" guman Jin devil
BERSAMBUNG.......