
Jungkook menatap pintu Utama Masion Kim. Dia merasa ragu untuk melangkah masuk kedalam,rasa nya masih tidak bisa melupakan bagaimana Taehyung Hyung nya itu selalu di marahi jika telat pulang atau membawa nya pergi 9keluyuran tapi dia harus masuk dan memperbaiki hubungannya dengan saudara-saudaranya seperti yang Appa nya perintah kan
Jungkook menarik napas untuk menghilangkan rasa ragu nya,lalu dia melangkah masuk kedalam Masion
*****
di dalam
Jungkook melihat suasana sepi,hanya ada para maid dan Bodyguard yg bertugas. Jungkook lalu melangkah menelusuri ruang utama. seorang maid yg melihat kedatangan Jungkook terkejut dan langsung berlari ke taman untuk memberi tahu Suga dan yang lain
sesampainya di taman,maid tersebut memberikan salam
"permisi Tuan....Tuan Muda Jungkook telah kembali dan sekarang berada di Ruang Tamu utama"lapor maid tersebut
suga dan yg lain mendengar hal itu terkejut
"Jungkook?"bingung Suga
"kembali?"
"iya Tuan"jawab maid tersebut
Suga,Jimin,dan Jhope yg tidak percaya langsung menuju ke Ruang tamu utama, diikuti JiHan,Hari,dan JiWoo
*****
Jungkook melihat sekeliling ruangan tersebut,lalu mata nya tertuju pada foto Eomma dan Appa nya yg berada disana
"yah...mereka mirip dengan dua orang yg ada di mimpi ku"guman Jungkook
Suga dan yang lain sudah sampai di Ruang Tamu utama dan yaah mereka melihat Jungkook yang berada di depan mereka
"Jungkook"ucap Jimin tak percaya
mendengar nama nya disebut, Jungkook langsung menoleh dan melihat ketiga Hyung nya berada di depan nya,juga Nuna nya dan sahabat nuna nya
"Hyung"lirih Jungkook
"Jungkook kau kembali?"ujar Jhope tak percaya
Jungkook menundukkan kepalanya,dia sebenarnya belum siap untuk bertemu dengan para Hyung nya terutama Jin tapi ini adalah perintah Appa nya yg harus dia lakukan
Jungkook lalu mengangkat kepalanya menatap semua orang yang ada disana
"Yaa aku Kembali"ujar Jungkook lirih
Jin berada di Rumah Sederhana milik nya yg terletak di tengah hutan
Jin sedang duduk di Kursi belakang rumah yg mengarah ke arah kolam ikan,Jin sedang memikirkan masalah yang dia hadapi
"aku bisa saja menyuruh Anak buah ku mengambil Chip itu tapi sayangnya Pemerintah Amerika membantu Tuan HaDa melindungi chip itu"ujar Jin kesal
walaupun Jin merupakan King Mafia terkejam dan berdarah dingin tapi dia juga tidak bisa mengambil Chip itu tanpa tanda tangan Tuan HaDa karena chip itu memiliki surat kepemilikan
Jin meminum champagne salah satu minuman wine kesukaan Jin. Saat Jin sedang fokus dengan minuman nya tiba-tiba seseorang muncul dari balik semak-semak
Jin yg tahu siapa orang itu hanya bersikap santai
"ada Apa Tuan HoJin datang kesini?"tanya Jin acuh
Yaa ternyata orang tersebut adalah HoJin
"hahaha....kenapa kau bertanya seperti itu,tentu saja aku datang untuk menemui cucu ku"ujar HoJin duduk di kursi yg berhadapan dengan Jin
"ck tidak usah basa-basi katakan apa mau mu"ujar Jin sedikit kasar
Walaupun HoJin adalah Haraboji nya tapi Jin tetap membenci HoJin apalagi mengingat bahwa HoJin selalu merendahkan Eomma nya dan ingin merebut Taehyung dari nya bahkan sekarang HoJin datang dan mengatur hidupnya, mengacaukan semua rencananya dan mengingkari janji terhadap JiHan
"hahaha... baiklah,aku datang kesini Untuk mengingat kan mu bahwa aku tidak akan menerima istri dan calon anak mu...dan setelah aku mati,aku akan memberikan semua harta ku kepada Anak Irene yg memiliki darah mu"ucap HoJin
mendengar Perkataan HoJin,Jin merasa tidak senang
"Terserah aku tidak peduli.....kau hanya membuang waktu ku"sarkas Jin dingin
"Jin...Jin kau memang mirip seperti ku,ingat Jin aku bisa saja membantu mu mencapai keinginan mu asalkan kau mau mendengarkan perkataan ku"ujar HoJin dingin
"ck...aku bukan lah anjing mu yg harus menurut kepada mu Tuan Kim HoJin"geram Jin marah
"Hahahha...bagus lah kalau begitu, baiklah aku pamit pergi ku harap kau mengingat semua perkataan ku"ucap HoJin lalu pergi dari sana
Jin melemparkan gelas yg dia Pegang ke lantai
"Aku tidak pernah berharap kau hidup HoJin"ujar Jin geram
BERSAMBUNG