Kim Family

Kim Family
Part 65



Suga dan yang lain sedang menunggu kedatangan Jin. Suga lalu memperhatikan RM yang membawa pedang


"kenapa kau membawa pedang" tanya Suga


"oh ini....aku ingin mencoba untuk menyerang dari jarak dekat" jawab RM santai



Suga menggeleng kan kepala nya


"Gunakan pelindung anti peluru nanti saat telah sampai disana" ucap Suga dingin dan diangguki RM


lalu Suga melihat ke JHope yang sedang sibuk dengan Ponsel nya



"apa yang kau lakukan"tanya Suga dingin. JHope menoleh


" aku sedang menghubungi Jin hyung, ternyata dia harus menjemput dan mengantar Jungkook ke Makam Taehyung "jawab Jhope


" lalu apa yang terjadi pada Jungkook setelah mengetahui tentang Taehyung "tanya RM penasaran


JHope memasukkan Ponsel nya ke saku milik nya. Lalu menghembuskan nafas kasar dan menatap Suga dan RM


" Yaa...seperti perkiraan kita, dia menangis histeris dan tidak percaya bahwa Taehyung telah tiada "ujar JHope


RM menggeleng kan kepala nya, dia merasa kasihan dengan Jungkook. Waktu kecil Jungkook tidak bisa menghabiskan waktu bersama Taehyung, bahkan Saat Taehyung kembali dari pengasingan. Butuh waktu sekitar 3 tahun Jungkook dan Taehyung dekat, karena Taehyung selalu menghindar dari Keluarga Kim termasuk Jungkook bahkan dulu Taehyung selalu menghindari Acara Keluarga dan Makan Malam bersama. Hal itu Taehyung lakukan karna masih memiliki rasa benci terhadap Keluarga nya dan Takdir.


Jungkook kecil dulu selalu berusaha untuk mendekati hyung nya itu tapi Taehyung selalu mengabaikannya. Bahkan Jungkook meminta Bantuan Jin agar dia bisa dekat Dengan Taehyung tapi diluar Nalar Jin malah menyuruh atau terkesan memaksa Taehyung agar selalu mengikuti Jungkook dan juga melindungi Jungkook dari semua bahaya dan juga menuruti apa yang Jungkook mau karna Jungkook adalah Anak Bungsu Keluarga Kim. Tentu Taehyung menolak mentah-mentah karna dia merasa dijadikan babu oleh Jin hanya untuk menjaga Jungkook padahal kan dia juga seorang Tuan Muda Kim tapi di perilaku kan seperti Babu


Bahkan Taehyung yang masih berumur 13 tahun itu bertengkar hebat dengan Jin.


"AKU BUKAN BABU YANG BISA KAU SURUH SEENAKNYA, YAAA AKU MEMANG TAK DIANGGAP DI KELUARGA INI TAPI AKU TIDAK AKAN MAU DIATUR APALAGI DISURUH UNTUK MENJAGA ADIK SI4L4N MU ITU" bentak Taehyung kecil marah


Jin menatap marah Taehyung karna berkata kasar apalagi itu ada Jungkook disana


"KAU SANGAT KETERLALUAN.....PENJAGA HUKUM DIA DENGAN 10 CAMBUKAN DI PUNGGUNG NYA" bentak Jin marah hal itu membuat Taehyung dan Jungkook terkejut


Taehyung tersenyum pedih, ini kali pertama Jin menghukum nya dan yaa sepertinya dugaannya benar bahwa Jin sangat membenci nya. Jungkook menjadi merasa bersalah dengan Taehyung tapi dia terlalu takut untuk menentang keputusan hyung nya itu, maklum lah waktu itu umur Jungkook masih 11 tahun dan dia juga masih sangat pemalu diumur yang segitu


Sama seperti Taehyung, Jin juga terkejut dengan apa yang dia katakan. Dia terlalu terbawa emosi sampai mengatakan hal seperti itu. Dia hanya memandang sendu Taehyung saat melihat Taehyung dicambuk


Taehyung yang melihat tatapan sendu Jin, menjadi sangat membenci Jin karna menganggap bahwa itu adalah sebuah ejekan


Dan semenjak Saat itu Taehyung selalu mengurung diri dikamar dan tak ingin bertemu siapa pun, bahkan dengan Hanjun dan Jungsok. Sampai akhirnya Jungsok memutuskan untuk memanggil Suho dan Bo Gum, hyungnya Taehyung saat Taehyung berada di Daegu


Dan saat mendengar kedatangan kedua hyung nya itu, Taehyung menjadi semangat dan keluar dari kamar bahkan mengabaikan saudara beserta Samchon nya yang lagi sarapan di meja makan


"Taehyung....kau ingin kemana buru-buru sekali...ayo sini makan dulu" Panggil Hanjun lembut, Jin hanya melirik Taehyung


Taehyung menatap Keluarga nya dengan tatapan datar.


"aku tidak lapar" setelah mengucapkan tiga kata tersebut Taehyung langsung pergi dari sana menuju Pintu Utama


Jimin memandang sinis Taehyung


"anak tak tahu diuntung" sinis Jimin


"Jimin" tegur Hanjun


sementara Jimin hanya memutar malas bola mata nya


lalu mereka melanjutkan sarapan mereka. Jungkook memakan makanan nya dengan tidak berselera, dia hampir menyerah untuk akrab dengan Taehyung apalagi semenjak kejadian dimana Jin menghukum cambuk Taehyung itu membuat Taehyung tambah menjauhi dirinya


Jin memandang sendu Jungkook, dia merasa bersalah karna nya yang membuat Hubungan Taehyung dan Jungkook semakin merenggang padahal dulu saat Taehyung akan diasingkan dia menolak keras karna tak ingin jauh dari baby kuki tapi pada saat itu Jin belum sepenuhnya dewasa dan dengan tega nya dia menjauhkan Jungkook dan Taehyung. Dan dia menyesal karna Taehyung tampak sangat membenci Keluarga Kim dan Jungkook


Lalu tak lama kemudian Datang lah Taehyung dan kedua hyung nya dengan Tawa Taehyung yang mengiringi kedatangan mereka. Jin dan saudara yang lain menatap bingung ke kedua orang asing itu


"Siapa mereka" tanya Jin dingin, tentu dia tidak bisa membiarkan sembarangan orang masuk kedalam Masion Kim


Taehyung yang tadi nya tertawa perlahan tawa nya menghilang saat mendengar suara Jin. Dia lantas menatap datar Jin


"mereka berdua adalah Hyung ku" ucap Taehyung dingin. Pada saat itu Taehyung tidak menyebutkan nama kedua hyung nya yang membuat Keluarga Kim tidak tahu siapa nama kedua hyung Taehyung itu sampai mereka dewasa kecuali Jungkook, Hanjun, Jungsok


Jungkook memandang Sendu Taehyung. Dia merasa iri dengan kedua orang itu karna bisa bermain bersama Taehyung


Suho yang bisa melihat tatapan sendu Jungkook mengerti bahwa Jungkook juga ingin bermain bersama Taehyung tapi karna Taehyung terlalu keras kepala dan memiliki Ego yang tinggi membuat Jungkook sulit untuk mendekati Taehyung


"hyung ayo ke kamar Ku.....aku ingin bercerita sesuatu ke hyuung" manja Taehyung ke Bo Gum hal itu membuat Suho kesal karna Taehyung seperti hanya mengajak Bo Gum saja


"baiklah....ayo" ujar Bo Gum sambil mengelus rambut Taehyung


"kau tidak ingin mengajak ku" tanya Suho kesal, melihat Hyung nya kesal Bo Gum dan Taehyung berniat mengerjai Hyung nya itu


"tidak....sebaiknya Hyung pulang saja ke Daegu aku ingin bersama Bobo Hyung saja" ujar Taehyung songong lalu menggandeng Bo Gum meninggalkan Suho sendirian


"songong sekali anak itu" ucap Suho kesal


"HEY BOBO....MPHII TUNGGU HYUUUNG" teriak Suho lalu mengejar Taehyung. Bobo adalah panggilan Bo Gum waktu kecil


Keluarga Kim diam memperhatikan interaksi antara Taehyung dan kedua hyung nya itu. Jungkook semakin sedih melihat keakraban Taehyung dan hyung nya, begitu pun Jin


"sungguh tidak ada sopan santun" cibir Jimin kesal dengan Bo Gum dan Suho yang menyelonong masuk tanpa memberi salam


Hanjun hanya menghela nafas mendengar perkataan Jimin. Memang Jimin adalah King Julid sejak kecil


********



Taehyung, Bo Gum dan Suho sedang bercanda di kamar Taehyung yang kebetulan pintu kamar Taehyung terbuka. Tanpa Taehyung sadari Jungkook mengintip di pintu kamar nya. Taehyung tidak menyadari itu tapi Suho menyadari nya


"hey kemarilah" panggil Suho sambil melambaikan tangan nya ke Jungkook


Taehyung dan Bo gum menatap kearah pintu, Jungkook sebenarnya takut tapi dia dengan ragu-ragu. Melihat Jungkook seketika wajah Taehyung jadi datar


"hey kenapa hanya diam saja....ayo sini" desak Suho yang melihat Jungkook hanya diam berdiri diambang pintu


Jungkook ragu untuk maju ke sana. Bo gum yang melihat Jungkook yang tak kunjung bergerak segera menghampiri Jungkook


"ayo tidak apa-apa"Ucap Bo Gum lembut


lalu Jungkook berjalan mendekati Taehyung dan Suho dengan Bo gum disamping nya. lalu Jungkook duduk di samping Taehyung. Melihat Jungkook disamping nya, Taehyung segera memalingkan wajah nya dan hal itu tentu membuat Jungkook sedih


Suho berdehem dengan tegas


" ayo kita bermain"ajak Suho


Bo gum dan Jungkook hanya mengangguk tapi tidak dengan Taehyung. Taehyung langsung berdiri


"aku tidak mau bermain bersama dia" ujar Taehyung menunjuk Jungkook. Mendengar perkataan Taehyung Jungkook jadi sedih


Suho berdiri menatap marah Taehyung


"Taehyung....hyung tidak pernah mengajar kan kamu kasar kayak gitu apalagi ini dengan adik mu" ucap Suho memberi pengertian


"tapi aku membenci dia hyung" sarkas Taehyung membuat Jungkook menundukkan kepala nya mencoba menahan air mata nya tapi tidak bisa, air mata nya mengalir begitu saja


"karna dia aku jadi dihukum cambuk dengan Tuan Muda pertama Kim ituu" kata Taehyung marah


Suho menenangkan Taehyung, dia menatap Taehyung dengan serius


"Taehyung ingat....dulu kau selalu berkata bahwa Kau merindukan kuki adik kecil mu bahkan saat kau dipaksa kembali oleh hyung mu Jin kau tidak mau sampai Yangmo membujuk mu dengan mengatasnamakan Jungkook dan akhirnya kau mau pulang untuk bertemu dengan Jungkook tapi sekarang kenapa kau malah membenci nya" Ujar Suho sedikit emosi


Taehyung diam. Apa yang dikatakan oleh Suho hyung nya benar, dia mau pulang ke Masion ini karna Merindukan Jungkook tapi entah mengapa setelah mendengar perkataan Jin yg mengatakan nya bahwa pembunuh tidak pantas bahagia itu membuat nya marah bahkan terhadap Jungkook karna dia melihat Jungkook bermain bersama dengan Jin bercanda bersama dan melihat hal itu membuat Taehyung mengingat perkataan Jin dan itu membuat nya marah kepada Jin termasuk Jungkook. Dia juga marah terhadap Jimin, Suga, RM, JHope karna mereka semua menuduh nya bahkan dia sering mendengar bahwa dari berita saat dia masih Di Daegu bahwa Keluarga Kim hidup bahagia bahkan tanpa dirinya yang membuat nya tambah membenci Keluarga nya itu


Melihat Taehyung hanya diam saja Suho mengerti apa yang Taehyung rasakan. Dia tahu bahwa Taehyung merasa tersiksa sejak kecil, tiap malam Taehyung kecil selalu menangis sambil bercerita betapa kejam nya takdir kepada nya tapi walaupun begitu Taehyung tidak bisa menyalahkan Jungkook karna Jungkook tidak tahu apa-apa dan dia masih kecil pada saat itu


"hyung tahu apa yang kau rasakan, dari kecil hidup jauh dari keluarga bahkan diabaikan....tapi kau tidak bisa menyalahkan Jungkook, dia masih kecil dan belum mengerti apa-apa" jelas Suho lembut


Taehyung terdiam, apa yang hyung nya katakan itu ada benar nya. Lalu Taehyung menatap Jungkook yang menunduk, dia tahu bahwa Jungkook sedang menangis


"berbaikan lah....hyung tahu kalian berdua tidak salah, kalian sama-sama korban dari hyung kalian,Jin" ujar Suho lembut


Taehyung menatap Jungkook, perlahan dia mendekati Jungkook lalu bersimpuh di hadapan Jungkook. Melihat Taehyung yang mendekat Jungkook nambah menundukkan kepala nya, dia takut Taehyung memarahinya


tapi ternyata diluar Dugaan, Taehyung memeluk erat Jungkook


"maafkan aku hiks...maaf, aku tahu aku salah hiks, seharusnya aku tidak membenci mu tapi melihat mu dan yang lain bahagia disaat aku menderita itu membuat ku marah terutama aku teringat perkataan Jin hyung yang mengatakan bahwa Pembunuh tidak pantas bahagia hiks hiks aku marah saat hiks dia mengatakan hal itu hiks hiks padahal bukan aku yang membunuh Appaaa hiks hiks" Taehyung menangis sambil memeluk erat Jungkook. Dia meluapkan apa yang ada dipikiran nya


Suho dan Bo Gum memandang sendu Taehyung. Suho tiba-tiba merasa kesal karna penyebab semua ini adalah Jin, putra Sulung Keluarga Kim


Taehyung masih menangis sambil memeluk erat Jungkook, Jungkook juga membalas pelukan Taehyung


"tidak apa-apa hyung....yang terpenting sekarang hyung mau bermain bersama ku....dan aku akan melakukan apapun agar hyung tetap bersama ku" ujar jungkook tulus


Taehyung melepaskan pelukan nya, sambil menggeleng kan kepala nya


"tidak....seharusnya Hyung yang melakukan semua itu karna aku hyung mu, yang perlu kau lakukan adalah selalu bersama hyung dan tidak boleh meninggal kan hyung" ujar Taehyung sambil memberikan jari kelingking nya


"kau berjanji" tanya Taehyung


Jungkook tersenyum sambil memberikan jari kelingking nya


"iya aku berjanji hyuung" ujar Jungkook tersenyum


lalu mereka berdua tertawa bersama


(tapi nyata nya sekarang Taehyung lah yang meninggalkan Jungkook bukan Jungkook, bukankah Taehyung pembohong)


Suho dan Bo Gum menatap senang mereka berdua


"hyuuung senang melihat kalian sudah berbaikan" ujar Bo Gum


Jungkook dan Taehyung mengangguk kan kepala


"baiklah sekarang hyung akan memanggil mu kuki dan kau memanggil ku mphi" kata Taehyung tersenyum


"mphii hyuuung" sahut Jungkook dan mereka berdua tertawa


"Taehyung ajak lah Jungkook main aku dan Suho hyung ingin berbicara sesuatu berdua" ujar Bo Gum lembut


"baik hyung" patuh Taehyung lalu dia mengajak Jungkook ke Sudut kamar nya yang terdapat berbagai mainan bukan dari Jin atau Keluarga Kim melainkan dari Hanjun, Jungsok, Suho dan Bo Gum. Itu bukan karna Jin tidak ingin membelikan Taehyung mainan tapi Taehyung menolak Jika mainan nya di belikan oleh Jin atau Saudaranya yang lain, akhirnya Hanjun, Jungsok, Suho, dan Bo Gum lah yang membelikan semua mainan untuk Taehyung



Tapi ada sebuah mainan dari Jin yang Taehyung tidak tahu. Mainan ini atau lebih tepat nya sebuah miniatur



Miniatur ini adalah versi Jin dan adik-adiknya. Dan Miniatur ini Jin pesan Khusus untuk Taehyung, dan juga merupakan miniatur kesayangan Taehyung setelah Miniatur Lamborghini Aventador yang harganya hanya 64 Miliar



Melihat Jungkook dan Taehyung sudah menjauh. Suho dan Bo Gum menjauh lagi agar Taekook tidak mendengar percakapan mereka


"aku sedih melihat Taehyung selalu menderita seperti ini hyung" ujar Bo Gum mereka berdua sedang berbicara di depan pintu kamar Taehyung


"aku pun sama bo....ingin sekali aku memaki Tuan Muda Pertama Kim itu, ini semua salah nya...Tae tae kita menderita itu karna nya, Tae dan Kuki bertengkar itu juga karna nya bahkan dia dengan berani bilang bahwa Pembunuh tak pantas bahagia....hey memang dia yakin bahwa Taehyung yang membunuh appa nya kalau dipakai logika mana mungkin anak yang berumur 2tahun..gila tuh orang" gerutu Suho


"benar....kenapa Semua Keluarga ini sangat bodoh padahal mereka memiliki IQ yang sangat tinggi " ujar Bo Gum menggeleng kan kepala nya heran


Suho mengangguk setuju


"yaa kau benar....huft aku ingin membawa Taehyung pergi dan tinggal bersama kita tapi sulit untuk melakukan hal itu" ujar Suho


Bo Gum mengangguk lalu dia membisikkan sesuatu kepada Suho yang membuat Suho melirik ke samping


"baiklah....ayo kita lihat Jungkook dan Taehyung" ujar Suho dan diangguki Bo Gum lalu mereka berdua masuk ke dalam kamar Taehyung


Ternyata dibalik Tembok ada Jin yang sedari tadi mendengar percakapan Suho dan Bo Gum bahkan dia menyaksikan sendiri bagaimana Taehyung dan Jungkook tadi dari awal Tae marah sampai mereka baikan


Dan Jin merasa bersalah karna hal itu. Apa yang dikatakan Suho benar, dia lah semua penyebab masalah tapi saat ini dia masih belum mengerti tapi saat mendengar perkataan Suho yang ingin membawa Taehyung pergi, hati Jin seakan tak rela dan marah dan tanpa Jin sadari Bo Gum mengetahui keberadaan nya tadi saat Bo Gum ingin mengatakan suatu hal yang penting tapi tidak jadi dan membisikkan Suho bahwa ada Jin yang menguping pembicaraan mereka dan meminta Suho masuk


"Yaaa....aku memang hyung yang buruk untuk Taehyung, tapi jangan kira aku sebodoh itu" ujar Jin tersenyum devil lalu pergi dari sana sambil tertawa menyeramkan


oke lanjut ke cerita


tiba saat mereka bertiga menunggu kedatangan Jin tiba-tiba Jin datang bersama sekertaris nya Yunwo



"hyuung" ujar Mereka menunduk hormat


Jin hanya mengangguk


"apakah semua nya sudah siap" tanya Jin dingin


"sudah hyung....bahkan Pasukan bagian 3 dan 1 sudah menuju tempat tujuan untuk mengawasi pergerakan musuh" jawab RM, Jin mengangguk puas


"bagus....ayo kita berangkat" ujar Jin dingin


"hyung" panggil Jhope


Jin menghentikan langkah nya dan menatap Dingin Jhope


"ada apa" kata Jin dingin


Jhope menunduk kan kepala lalu menatap Jin


"apa kau yakin dengan semua ini" tanya Jhope ragu


Jin diam. Dia tahu apa yang Jhope maksud, sebenarnya masih ada keraguan dalam dirinya tapi demi membalas dendam Eomma Appa nya dia tidak akan menyerah


"100 yakin" ujar Jin dingin


Jhope hanya mengangguk kepala nya


"ayo masuki mobil masing-masing, waktu kita tidak banyak" ujar Suga. Semua orang mengangguk lalu memasuki mobil masing-masing


Mobil Jin



Mobil Suga



Mobil Jhope



Mobil Namjoon



Setiap Mobil adalah jenis mobil anti Peluru, jadi sudah terlindungi. Yunwo menaiki mobil bersama Jin. Setiap mobil ada dua orang Mafioso Jin, yang satu untuk menyupir dan yang satu duduk di samping supir untuk berjaga


Lalu keempatnya meleset menuju Markas Utama Pembunuh Orang Tua mereka


BERSAMBUNG......