Kim Family

Kim Family
Part 60



MASION KIM


Masion Kim sangat Ramai, bukan karena da sebuah pesta melainkan acara Pemakaman Taehyung.


Jin, Suga,Jhope, RM sudah siap dengan pakaian mereka, Sungguh Jin tidak menyangka akan hari ini. Suasana nya saat ini sama persis seperti saat Eomma Appa nya tiada dulu


mereka berempat sebagai Hyung tertua berdiri tepat di samping peti Mati Taehyung. Didalam nya Taehyung telah berpakaian Rapi, wajah yang tampan tapi dengan wajah yang pucat


Suho dan Bo Gum juga datang, sedari tadi Suho menahan tangis agar Air mata nya tidak keluar, sementara Bo Gum dia juga begitu. Dan untuk Jimin dia menjaga Jungkook di Rumah Sakit, Jimin tidak bisa hadir karena dia tidak enak badan jadi dia bersama Jungkook di Rumah Sakit


RM sedari tadi juga menahan tangis,melihat adik yang dulu nya ceria kini telah terbaring tak bernyawa di dalam peti mati tersebut. Taehyung nanti akan dimakam kan di Pemakaman khusus Keluarga Kim dan tidak jauh dari Masion, Pemakaman Tersebut adalah tempat peristirahatan terakhir leluhur Jin, Appa dan Eomma nya bahkan di makam kan disana


Acara berdoa nya telah selesai, sekarang acara Pemakaman nya. Jin, Suga, Jhope, RM. Memegang di sisi empat Peti, Suho dan Bo Gum memegang di dua sisi panjang nya


Jin sungguh tidak menyangka akan hari ini, dia berharap ini hanya lah mimpi tapi tidak, ini sungguh nyata. Jungsok dan Hanjun mengiring dari belakang sambil membawa Bunga, dan Foto Taehyung. Mereka semua termasuk Kolagen Bisnis Jin mengiringi Pemakaman Taehyung dengan kesedihan yang mendalam bahkan teman Sekolah Taehyung turut hadir dalam acara pemakaman tersebut


*******


Sampai Di Tempat Pemakaman, Jin, Suga, Jhope, RM, Suho dan Bo Gum menurunkan Peti Taehyung. Mereka semua menintikan Air mata melihat wajah Taehyung untuk terakhir kali nya


"Jika ada orang yang ingin mengucapkan kata-kata terakhir sebelum Tuan Muda Keenam masuk ke Tempat istirahat terakhir nya" ujar Pendeta


Hanjun orang pertama yang mendekati Peti Taehyung. Dia menangis sambil memeluk peti tersebut


"kan sudah Samchon bilang, Jangan pergi..... Tugas mu belum selesai tapi kau tidak mendengar kan samchon, Dasar anak nakal" ujar Hanjun menangis


"Tapi Sekarang kau sudah tenang bersama Eomma Appa mu, sampaikan salam samchon kepada mereka berdua, dan Semoga tenang Mphi" ucap Hanjun lalu menyingkir dari sana


Lalu Suho dan Bo Gum mendekat, mereka menangis sambil memeluk Peti Taehyung. Suho membuka Peti Taehyung lalu mencium kening Taehyung


"mphi.....kau harus tahu Hyung sangat menyayangi mu, kau ingat dulu waktu kau terjatuh di sawah dan kau datang kepada ku dengan menangis.....kau bilang 'hyuung kaki ku berdarah' lalu aku mengobati kaki mu, dan kau tersenyum lalu berkata 'Hyung Terima Kasih, aku sayang hyung' dan waktu itu aku hanya diam dan tersenyum tapi sekarang aku akan membalas nya. Aku juga menyayangi mu Taehyung kecil ku" ujar Suho panjang lebar, dia menangis mengingat masa kecil mereka


sementara RM, Suga, Jhope hanya diam mendengar penjelasan Suho. Mereka tahu, bahwa Taehyung dan kedua Hyung nya itu banyak menghabiskan waktu bersama saat kecil, dan mereka Hanya memberikan luka untuk Taehyung selama Taehyung hidup


Lalu Bo Gum mendekat dan mencium hidung Taehyung


"mphi masih ingat saat mphi tidur di tempat Hyung, saat itu mphi saangat manja dengan Hyung, bahkan saat ingin tidur mphi meminta agar Hyung membacakan dongeng untuk mu, dan Hyung lakukan. Bahkan saat mphi ingin meminum susu Hyung ambilkan, dan Hyung pernah meminta kepada mphi agar tetap bersama Hyung tapi Mphi tidak menuruti nya padahal Hyung selalu menuruti mu, bahkan Hyung tidak pernah marah saat mphi menjahili Hyung, dan Hyung selalu memberikan apa yang mphi mau termasuk untuk terus menyayangi mphi" ujar Bo Gum menintikan air mata


Jin terdiam mendengar penjelasan Bo Gum. Semua yang Bo Gum katakan sama seperti Jin dulu. Jin dulu sangat memanjakan Taehyung, setiap Taehyung ingin tidur Jin selalu membacakan Dongeng, dan memberikan nya susu. Bahkan Jin ingat saat sebelum Taehyung tidur sebelum kejadian Appa nya itu, Taehyung meminta kepada Jin agar Jin selalu menyayangi Taehyung dan Jin mengiyakan nya tapi sekarang Jin malah mengingkari nya


"kau pembohong Mphi tapi Hyung masih akan tetap menyayangi mu.....Tenang disana Ya King, Hyung disini selalu mendoakan mu" ujar Bo Gum lalu menyingkir dari sana


lalu Jhope dan Suga maju mendekat kearah peti Taehyung. Mereka diam tak bersuara, lalu Suga mendekat dan mencium pipi Taehyung untuk pertama kali nya


"Maaf karena belum bisa menjadi Hyung terbaik untuk mu.....semoga kau Tenang disana Bersama Eomma Appa" ujar Suga menintikan air mata, dan menyingkir dari sana. Lalu Jhope mendekat ke Taehyung


"Seperti kata Suga hyung tadi maaf dan Damai lah diatas sana. Sampaikan salam ku ke Eomma Appa, aku tidak tahu bagaimana cara mengatakan hal ini ke Jungkook nanti saat dia bangun, tapi satu hal yang pasti dia akan merindukan" ujar Jhope tersenyum pedih


*dan kami juga*batin Jhope


lalu Jhope menyingkir dari sana. Semua orang diam menunggu giliran Jin tapi Jin hanya diam


"siapa yang ingin mengatakan sesuatu kepada Taehyung silahkan, aku terakhir" kata Jin dingin. Perlahan semua orang menyampaikan pesan terakhir untuk Taehyung dari Kawan sekolah, orang terdekat dan Kolagen Bisnis Jin


Dan setelah itu Giliran Jin. Dengan tertatih-tatih Jin mendekati peti Taehyung. Jin bisa melihat wajah Tampan Taehyung yang pucat, Bagi Jin Taehyung bagaikan Pangeran Es yang tampan. Jin berharap di Kehidupan berikut nya mereka ditakdirkan untuk menjadi Saudara Lagi dan Jika semesta meng wujudkan lah itu maka Jin janji akan menjaga dan melindungi Taehyung lebih dari diri nya sendiri


Jin mencium kening, hidung, mata, pipi, dan dagu Taehyung hal yang selalu Jin lakukan Jika Taehyung kecil sudah tidur setelah dia bacakan Dongeng


"ini adalah bentuk kasih sayang ku yang terakhir" bisik Jin kepada Taehyung


Jungsok dan Hanjun memandang Sendu Jin. Mereka tahu apa yang akan terjadi pada Jin ke depan nya. Mereka merasa bersalah dengan Jin tapi tidak ada yang bisa melawan Takdir


*nuna maafkan adik mu ini yang telah membuat salah satu putra mu sedih tapi kami tidak bisa berbuat apa-apa.....maafkan kami nunabatin Hanjun meminta maaf kepada Areum sambil menatap langit berharap Areum mendengar apa yang batin nya katakan


*nuna maaf.....sebenarnya aku tidak tega melihat Jin seperti ini tapi mau bagaimana lagi takdir tetap lah takdir....sekali lagi maaf kan kami nuna*batin Jungsok menintikan air mata, dari Hanjun dan Jungsok. Jungsok lah yang paling dekat dengan mendiang Areum*


Jin menjauhkan tubuh nya dari peti Taehyung. Dia berusaha menahan tangis nya. Dia menatap Pendeta


"lakukan lah proses pemakaman nya" ujar Jin bergetar menahan tangis


Semua orang memandang Sendu Jin. Mereka semua berpikir bahwa Jin sedih karena kehilangan salah satu adik nya tapi tidak dengan Jungsok dan Hanjun. Mereka tahu bahwa Jin belum bisa menerima kepergian Taehyung tapi mau tidak mau Jin harus menerima takdir ini


Pendeta mengangguk kan kepala nya. Dia lalu mulai membaca kan doa, dan setelah membaca doa dia menyuruh beberapa orang untuk menaruh Peti Taehyung di Tanah yang telah disiapkan


Suho turun ke dalam Tanah makan Taehyung yang membuat semua orang terkejut


"cepat turun kan, aku akan menangkap nya, biarkan aku mengantarkan mphi ke peristirahatan terakhir nya" ujar suho menahan air mata


lalu Bo Gum pun ikut turun. Sementara keempat Hyung tertua Kim hanya diam


"Suga Jin.....turun lah kebawa seperti Suho dan Bo Gum, antar kan lah adik kalian ke tempat peristirahatan terakhir nya" kata Jungsok menahan tangis


Tanpa menjawab Jin dan Suga langsung turun. Lalu mereka menerima peri Taehyung dan menaruh nya secara perlahan setelah itu mereka naik kembali. Dan setelah mereka naik. Malam Taehyung langsung di tutupi dengan Tanah. Lalu dia kasih Kayu yang sudah diukir dan diberi cat warna putih dengan nama Taehyung di kayu tersebut, lalu Jungsok menaruh poto Taehyung di dekat kayu tersebut


Setelah itu acara pemakaman selesai dan satu persatu orang mulai pergi dan pamit kepada Keluarga Kim


Tinggal Hanjun, Jungsok, Suho, Bo Gum, Suga, Jhope, RM, Yunwo dan Jin. Mereka ber sembilan masih setia di Makam Taehyung


Suho terduduk sambil mengusap foto Taehyung dengan tidak percaya


"Hyung tidak percaya kau pergi secepat ini" ujar Suho gemetar


Bo Gum menatap kasihan Hyung nya itu. Tiba-tiba dia menerima pesan dari seseorang. Bo Gum membacanya dengan seksama.


"Hyung.....Tuan menyuruh kita kembali" ucap Bo gum kepada Suho


Suho menatap Bo Gum lalu dia menatap makam Taehyung.


"Tae tae kecil hyung......hyung pulang dulu yaa, hyung janji akan sering main kesini" ujar Suho tersenyum getir lalu dia berdiri


"Tuan Lee dan Tuan Kim kami permisi Pulang dulu karena ada urusan mendadak" ujar Bo Gum sopan


Jungsok dan Hanjun mengangguk kan kepala nya.


"Terima Kasih Bo Gum Suho karena telah hadir dalam acara pemakaman Taehyung" ujar Jungsok tersenyum


"tidak apa-apa Taehyung adalah adik ku, aku pernah berjanji kepada nya bahwa aku akan selalu ada untuk nya dan sampai sekarang aku selalu ada untuk nya bahkan aku ada saat Tae tae akan ke Peristirahatan terakhir nya" ujar Suho panjang lebar memandang sendu foto Taehyung


Jungsok tersenyum mengangguk


"Baiklah kalau begitu saya dan Suho hyung pamit undur diri" kata Bo Gum lalu dia dan Suho pergi dari sana


"Ayo Jin, Suga, Jhope, RM kita pulang dan menemui Jungkook dan Jimin. Kemungkinan hari ini Jungkook siuman, dan Sekarang kita harus berpikir bagaimana cara memberi tahu Jungkook bahwa Taehyung tidak ada" ujar Jungsok sendu


Mereka semua diam


"ayo samchon" ujar RM


"Dan nanti saat Jungkook telah pulih ada suatu hal yang ingin Samchon katakan kepada Kalian semua" ucap Hanjun datar


"Dan ini tentang Kejadian Eomma Appa kalian dan Taehyung" sambung nya membuat semua orang diam


Jin masih setia memandang Foto Taehyung


"Kalian duluan saja, aku masih ada urusan yang harus ku selesai kan" kata Jin datar


Semua orang memandang Jin


"urusan? bukan kah selama seminggu ini kau tidak ada urusan kantor" bingung Jungsok


"Urusan Pribadi" kata Jin dingin


Semua orang paham. mereka tahu betul apa yang Jin maksud


"baiklah Samchon dan yang lain akan duluan ke Rumah Sakit, Kau dan Yunwo selesai kan lah urusan mu" kata Hanjun lalu pergi dari sana diikuti yang lain


Saat semua orang pergi, Jin terduduk di dekat makam Taehyung


"Tuan" Yunwo khawatir dengan Jin


"Tunggu aku di Mobil Yunwo" titah Jin dingin


"tapi Tuan---"


"Jangan membantah" sarkas Jin


Yunwo mengangguk walaupun dalam hati dia khawatir dengan Tuan nya


"Baik Tuan" kata Yunwo lalu dia pamit dan menunggu Jin di Mobil


Setelah kepergian Yunwo Jin menangis. Dia menangis sampai membasahi tanah makam Taehyung.


"Selama ini aku mengabaikan sampai aku tidak tahu bahwa kau memiliki penyakit yang berbahaya" lirih Jin


"aku memang Hyung yang bodoh" ujar Jin kesal dengan diri nya sendiri


Jin lalu berdiri dan tersenyum Psychopath


"Permainan di Mulai" ujar Jin menyeramkan


lalu dia tertawa sambil pergi dari Pemakaman tersebut. Sungguh seperti ada yang aneh dengan Jin tadi dia menangis lalu tertawa apa kah ini sifat psychopath nya


BERSAMBUNG......