
Jungkook sedang tertidur di Ranjangnya,setelah Jin membaca kan Dongeng untuk nya. Jin lalu menyelimuti Jungkook tak lupa mencium kening nya, lalu Jin menatap Jimin yang sedang tertidur di Sofa dengan Video game nya yang masih menyala. Jin mendekati Jimin, lalu dia mengambil dan mematikan Video game tersebut dan mulai mengatur posisi tidur Jimin agar terlihat lebih nyaman tidak lupa Jin juga mencium kening Jimin
Setelah Selesai, Jin menatap Namjoon yang sedang asik membaca buku nya
"Ayoo"kata Jin membuat RM menoleh kearah nya
"oh Hyung sudah selesai? " tanya RM sambil berdiri dan merapikan bukunya
"hmmm" dehem Jin
"suga hyung dan hobi Hyung telah duluan dan mereka sekarang tengah menunggu kedatangan kita" ujar RM
"iya"
lalu Jin menghubungi Mafioso nya untuk menjaga ketat Ruangan Jungkook, dan Jin menyuruh agar setiap orang yang ingin masuk wajib diperiksa termasuk Keluarga nya
"ayo Namjoon" ujar Jin
"baik Hyung" lalu mereka berdua berjalan di Koridor dengan santai.
*************
MASION KIM
Di Ruangan yang serba hitam, Suga dan Jhope sedang menunggu kedatangan Jin dan RM
"kenapa Jin hyung lama sekali" kata Jhope bosan menunggu
Suga hanya melirik Jhope malas, karena dari tadi Jhope terus mengeluh
"diam lah, Jin hyung harus menidurkan Jungkook dan Jimin agar mereka berdua tidak curiga" ucap Suga dingin, Jhope berdecak malas sambil melirik hyung nya dengan kesal
lalu tak lama kemudian terdengar langkah kaki, dan masuk lah Jin dan RM. Melihat Hyung tertua mereka datang, Suga dan Jhope langsung berdiri dan memberikan salam
"Selamat datang Hyung"
Jin hanya berdehem lalu dia duduk di kursi milik nya, Suga, Jhope dan RM pun duduk di kursi mereka
Jin menatap ketiga adiknya itu
"kita langsung ke intinya, aku mengumpulkan kalian kesini untuk membahas Pembunuh itu" ujar Jin dingin
"lalu bagaimana perkembangan nya Hyung" tanya Jhope serius
"mata-mata ku mengatakan tiba-tiba pembunuh itu menghilang tanpa jejak, bahkan beberapa anak perusahaan nya hancur termasuk anak perusahaan nya dan sekarang yang masih berdiri adalah markas utama organisasi nya" jelas Jin datar
Mereka semua terkejut mendengar apa yang Jin katakan
"maksud hyung semua perusahaan cabang dan Anak Organisasi nya telah hancur dalam sebulan ini" ujar RM tidak percaya
"iya.....dan banyak orang yang mengatakan bahwa ini adalah ulah Mafia" kata Jin dingin
"Sungguh berurusan dengan Mafia itu menyulitkan" kata Jhope. Semua adik Jin tidak ada yang tahu bahwa Jin adalah seorang Mafia, kecuali Hanjun, Jungsok, Yunwo. Yang mereka tahu, hyung nya adalah pemilik Perusahaan besar yang memiliki banyak anak buah dan mata-mata dimana saja
"lalu bagaimana rencana kita sekarang" tanya Suga dingin. Tatapan Jin menjadi tajam
"kita harus menyerang Markas utama nya" ucap Jin
Ketiga adik Jin terdiam.
"tapi Hyung, bukan kah Haraboji melarang kita untuk membunuh atau berkelahi dengan seseorang jika kita masih dalam keadaan berduka atau Keluarga kita yang tiada itu kan yang Appa katakan" ucap RM ragu-ragu
HoJin pernah berpesan pada Minho, Jika ada Keluarga yang tiada maka Jangan lah berkelahi atau membunuh seseorang sampai 10 hari kematian nya. Minho dulu sempat bingung dengan yang dikatakan Appa nya lalu HoJin bilang, itu semua dilakukan agar Arwah atau Jiwa orang yang tiada itu tenang dan juga untuk menghargai perasaan Keluarga yang sedang berduka
Jin hanya diam. Dia sempat melupakan Nasehat yang Appa nya berikan tapi tetap saja yang Jin pikirkan sekarang adalah membalas dendam Kematian Eomma Appa nya, walaupun Jin masih berduka dengan Kematian Taehyung tapi Jin tetap akan melakukan penyerangan tersebut
Jin berdiri sambil menatap datar ketiga adik nya itu, melihat hyung nya berdiri mereka bertiga pun ikut berdiri.
"aku tidak peduli yang terpenting besok siang kita akan melakukan penyerangan terhadap pembunuh itu" ujar Jin dingin lalu pergi dari Ruangan tersebut
Ketiga adik nya tidak percaya dengan apa yang Jin katakan, mereka berpikir bahwa Jin masih berduka dengan kematian Taehyung tapi Jin terlihat seperti baik-baik saja dan bersikap seolah tidak terjadi apa pun
"aku tidak yakin bahwa Jin hyung menyayangi Taehyung" ucap Jhope
Suga menatap Jhope dingin
"aku malah yakin bahwa Jin hyung menyayangi Taehyung tapi karena ego dan gengsi Jin hyung yang membuat kita tidak bisa melihat dengan jelas kasih sayang tersebut" celetuk RM yang membuat kedua hyung nya itu memandang diri nya
suga menatap dingin ke depan
"semua akan terbongkar pada waktunya" ujar Suga lalu pergi dari sana
RM dan Jhope memandang Suga bingung
"hyung" keluh RM, Jhope menatap bingung RM
"kenapa?!!" tanya Jhope
"kenapa kedua hyung tertua kita ini sangat dingin dan misterius setiap aku di dekat mereka aku seperti berdekatan dengan hantu" keluh RM
Jhope mengangkat kedua bahu nya
"entah lah, mungkin saat eomma mengandung Jin hyung dan suga hyung, Eomma ngidam makan es batu plus suka nonton film hantu" jelas Jhope asal-asalan
"mungkin" ujar RM menyetujui perkataan Jhope
"sudah lah aku lelah dan ingin beristirahat dan sore nya kita akan kembali lagi ke Rumah sakit" ucap Jhope lalu pergi meninggalkan RM
"Hyung tunggu aku!!!!!!" teriak RM lalu mengejar Jhope
BERSAMBUNG........