
Jin dan Yunwo sedang berada di sebuah Restoran yg cukup terkenal di Gwangju dan mereka sedang membahas Proyek di Ruang VIP
"Begini Tuan Muda Pertama Kim, Letak bangunan yg akan kita bangun dekat dengan Cabang Markas milik King Mafia V" ujar klaien 1 sambil menujukan posisi bangunan
"Kenapa bisa disitu bukan kah saya bilang kemarin untuk dibangun di Dekat Pantai" ucap Jin datar
Ketiga orang klaien itu menundukkan kepala mereka
"Maaf Tuan Muda Pertama Kim, kami waktu itu salah meletakkan posisi alhasil tempat tersebut berpindah" ujar klien 3 dengan gugup
Brak
Jin menggebrak meja yg ada di depan nya dengan keras sehingga semua orang menjadi takut dan gugup
"BAGAIMANA KALIAN BISA MELAKUKAN KESALAHAN SEPERTI INI, SAYA TIDAK MAU TAHU PROYEK ITU HARUS DIBANGUN DITEMPAT YG SUDAH SAYA TENTUKAN"bentak Jin marah, entah lah kenapa dia sangat sensitif jika berhubungan dengan Mafia milik King V
Jin lalu keluar dari Ruangan tersebut dengan keadaan marah, dia berpikir proyek ini akan memuaskan tapi karna kesalahan klean nya yg membuat Jin merasa marah
Yunwo menatap ketiga orang itu dengan tatapan datar
" bekerja lah sesuai apa yg dikatakan, binatang saja tahu apa yg harus dia lakukan "ujar Yunwo dingin lalu pergi dari sana
Ketiga klien itu saling menyalahkan dan mereka juga sangat takut jika Jin menarik dana yg sudah Jin suntikan di Proyek ini. Sungguh jika itu terjadi mereka akan mengalami Kerugian besar
***********
Jin mengendarai Mobil nya dengan marah, meninggalkan Yunwo sendirian di restoran tersebut
Jin menuju Danau yg sering dia datangi jika dia berada di Gwangju.
Jin pun sampai di Danau favorit nya, dia langsung menuju Ke pondok kecil yg ada d
" sudah lama aku tidak datang kesini"guman Jin, lalu dia duduk dipinggir pondok kecil tersebut
Jin menatap danau tersebut, sangat tenang dan Damai. Sekarang dia sedang memikirkan Nasib Taehyung yg sedang berada di Rumah bersama JiMin.
Flasback
Jin dulu pertama kali datang bersama Appa nya. Waktu itu umur Jin masih 3 tahun. Saat itu Appa nya sedang stres karna ditipu oleh rekan bisnis nya. Dan pada saat itu Minho tidak ingin Istri dan Anak nya khawatir dengan keadaan nya jadi dia menenangkan diri sambil mengajak Jin yg baru Pulang dari Tempat teman nya
Pada saat itu Minho bercerita banyak kepada Jin, bahkan Minho menceritakan tentang Taehyung yg bahkan pada saat itu belum ada, Jimin saja belum ada. Sebenarnya Minho memiliki kemampuan Khusus untuk bisa merasakan masa depan, bahkan dia juga mempunyai Guru yg bisa meramal Masa Depan dan Guru nya atau yg sering di Sebut Pendeta itu lah yg memberi tahu Minho tentang masa depan Anak-anak nya.
"kau tahu Jin dimasa depan nanti kau akan memiliki banyak adik" ujar Minho menatap kearah Danau
Jin menatap bingung Appa nya, walaupun Jin masih tergolong anak kecil Tapi kepintaran nya seperti Orang Dewasa wajar saja Karna Haraboji dan Appa nya adalah orang yg ber-IQ tinggi, bahkan buyut Jin kakek dari Appa nya adalah Seorang Pengusaha yg hebat dan cerdas, juga Moyang Jin King 1 Keluarga Kim, Kim RooJin. RooJin adalah Moyang Kim yg terkenal karna dia adalah Keturunan Kim Pertama yg memiliki Darah Psychopath. RooJin adalah Kakek dari Kakek nya Buyut Jin. Dia disebut Tetua 1 karna dia lah yg mendirikan kembali Perusahaan Kim setelah mengalami Kebangkrutan akibat Adik nya Kim ReeJun. Dan RooJin adalah Keturunan Kim pertama yg memiliki IQ diatas 200,dan Keturunan nya juga memiliki IQ rata-rata diatas 200.
Seperti Appa buyutnya Jin yg memiliki IQ 215,Buyut Jin yg memiliki IQ 225,Haraboji Jin yg memiliki IQ 230, Minho yg memiliki IQ 227 dan Jin sendiri memiliki IQ 270 sementara Waktu kecil dia hanya memiliki IQ 148
Wajar Jika Keluarga Kim disebut Keluarga yg cerdas Dikalangan Bangsawan tapi tidak semua Keturunan Kim yg memiliki IQ yg diatas 200,seperti Adik buyut Jin yg hanya memiliki IQ 140. Dan untuk Anak-anak Minho yg memiliki IQ yg diatas 200 hanya Jin dan Taehyung. Jika Jin memiliki IQ 270 maka Taehyung memiliki IQ 260,RM yg memiliki IQ 160,Suga memiliki IQ 145,Jhope memiliki IQ 155,Jimin memiliki IQ 140,Jungkook yg memiliki IQ 169. Tapi itu IQ RM dan yg lain termasuk tinggi bagi Masyarakat biasa
oke lanjut ke cerita
"Apa yg Appa bicarakan" tanya Jin bingung
Minho menatap Jin dengan Tatapan kasih Sayang
"Jin.... Kan Eomma baru saja melahirkan Adik mu Jhope nanti Jika kau memiliki seorang adik laki-laki lagi akan kau beri nama Apa" tanya Minho tersenyum kearah Jin
Jin berpikir
"emmm..... Aku beri Nama Jungkook" ujar Jin sambil tersenyum
Minho menatap bingung Jin
"kenapa Kau ingin memberikan nama adik mu Jungkook" tanya Minho penasaran
"Karna Jungkook artinya Pilar Bangsa, aku ingin Adik ku itu menjadi Sumber kekuatan bagi Bangsa dan Keluarga Kita" ujar Jin Acuh
"baiklah kita akan berikan nama itu ke adik mu yg Bungsu nanti" ujar Minho tersenyum
"maksud Appa? " tanya Jin bingung
Minho menatap Jin
"Jin nanti kau akan memiliki 3 orang adik laki-laki lagi setelah mereka berdua lahir baru Jungkook yg lahir" jelas Minho
Jin menatap Appa nya
"Maksud Appa aku akan memiliki dua adik laki-laki lagi setelah itu baru Jungkook" ujar Jin memastikan Jawabannya
Minho mengangguk
"dan Siapa nanti nama adik ku yg lahir setelah Jhope" tanya Jin acuh
"namanya NamJoon karna Eomma mu sangat menyukai nama itu" ujar Minho
Jangan heran Jika Minho sudah mengetahui masa depan anak nya karna dia bisa merasakan Masa depan tersebut dan dia memberitahu Jin krn dia mengikuti Saran guru nya
"baiklah Krn Eomma menyukai Namjoon tapi aku ingin nama adik ku stlh NamJoon adlh Jimin" ujar Jin acuh
"lalu untuk adik yg satu nya kau akan memberinya nama apa" tanya Minho tersenyum
"tidak ada cukup NamJoon Jimin dan Jungkook dan tidak ada lagii" ujar Jin dingin
Deg
_____________$$$$$$$
"nanti saat kau bertanya kepada Jin anak pertama mu, tentang siapa nama adik nya yg selanjutnya maka dia pasti akan menjawab Jungkook" ujar Guru Minho yg bernama, Baba
"kenapa Jungkook" tanya Minho bingung
"nanti kau tanyakan sendiri kepadanya" ujar Baba smbl menulis di kertas dengan tulisan Korea kuno
"tapi nama Jungkook hanya akan diberikan untuk anak bungsu mu" cetus Baba
Minho bingung
"maksud Guru? " tanya Minho bingung
"Setelah Areum melahirkan Jhope maka kau akan di karuniakan 3 orang putra lagi setelah mendapatkan nya maka kau baru mendapatkan Jungkook" jelas Baba yg masih menulis
Minho mengangguk paham
"tapi nanti Jin akan bertanya Siapakah nama adik nya setelah Jhope maka kau harus menjawab nama yg pernah Istri mu sematkan dalam tidur nya" ujar Baba memejam kan mata nya lalu membaca sebuah mantra setelah dia membuka mata lalu dia meniup ke kertas yg telah dia tulis dengan tulisan kuno
Minho mengangguk paham
"tapi nanti kau akan mendapatkan dua reaksi dari Jin" ujar Baba yg membuat Minho penasaran
"apa itu" tanya Minho
"Pertama menerima, dia akan menerima ketiga adik nya dengan suka rela dan yg kedua....." Baba menghentikan ucapan nya lalu dia menatap Minho
"kedua? " bingung minho
"kedua dia akan menolak salah satu dari 3 putra mu itu dan yg Jin tolak menjadi adik nya dimasa depan akan mendapatkan nasib yg kurang mengenakan dan dimasa depan juga Jin akan kehilangan dia" ujar Baba yg membuat Hati Minho takut
"jadi maksud Baba jika Jin menolak salah satu nya maka yg ditolak Jin akan bernasib buruk" ujar Minho
Baba mengangguk
Perasaan Minho langsung menjadi gelisah dia pamit dengan Baba dan langsung menemui Jin untuk menanyakan hal itu dan dia berharap Jin menerima kedua nyaa
_________$$$$$$$$
Minho terdiam
Jin yg melihat Appa nya diam langsung memanggil Appa nya
"Appa" seruu Jin
Minho langsung tersadar dan menatap Jin
"kenapa Boy" tanya Minho lembut
"ayo pulang aku sudah lapar" ujar Jin sambil memegang perut nya
Minho tersenyum
"ya sudah Ayok" ujar Minho menggendong Jin lalu masuk kedalam Mobil dan menuju Rumah untuk pulang
Mobil Minho
Minho dulu hanya memiliki satu mobil karna pada saat JHope lahir Ekonomi nya belum sepenuhnya stabil jadi dia hanya memiliki satu mobil.
Rumah Minho di Gwangju
ini rumah Minho di Gwangju karna dia di Gwangju hanya ada urusan bisnis dan tidak menetap jadi dia memilih rumah sederhana ini untuk dia dan keluarga nya tempati sementara di Gwangju
Flashback of
Jin teringat kembali kenangan bersama Appa nya itu, bahkan dia ingat waktu kecil dia menolak Kehadiran Taehyung bahkan saat Taehyung belum ada di Rahim Eomma nya dan lebih memilih Jungkook Jimin tapi saat Taehyung lahir Jin lebih menyayangi Taehyung dan lebih sering bermain bersama Taehyung dari pada Jimin dan untuk Jungkook,karna Jungkook besar tanpa kedua orang Tua jadi Para Hyung nya sangat memanjakan nya termasuk Jin dan kecuali Taehyung karna pada saat itu Taehyung diasingkan oleh Jin ke Daegu. jadi Taehyung tidak bisa merawat dan melihat Jungkook tumbuh
Tiba-tiba Handphone Jin berbunyi ternyata Yunwo yg menelpon
Jin mengangkat nya dengan malas
Jin📞: Ada apa?
Yunwo📞: Tuan Markas Kita yg berada di Gwangju bagian Selatan mengalami masalah Tuan" Yunwo panik
Jin📞: Masalah Apa? "Tanya Jin datar
Yunwo📞: Ada Pengkhianat di Markas kita Tuan dan dia berkerja sama dengan musuh kita di Gwangju untuk mengambil senjata yg langka skrng sudah ada 4 senjata kita yg langka diambil nya
Jin berdecak Kesal
Jin 📞: 5 menit lagi aku datang
tut
Jin langsung mematikan telpon nya lalu segera menuju Mobil dan berangkat menuju Markas
BERSAMBUNG....
Saat Taehyung lahir Minho melihat bahwa Jin menyayangi dan menerima Taehyung bahkan saat Taehyung tumbuh besar Minho melihat Jin amat menyayangi Taehyung bahkan sangat menjaga Taehyung, Jin juga sangat Posesif terhadap Taehyung dan itu membuat Minho berpikir bahwa ramalan Guru nya itu salah tapi Minho tidak tahu bahwa saat Taehyung dewasa lah Ramalan itu terjadi dan benar Saat Taehyung Dewasa banyak kesulitan yg dia alami seperti apa yg diramalkan