
Hari sudah malam
Jin dan JiHan berada di sebuah hotel yg ada di Daegu. Mereka sudah sampai dikota sore tadi. Jin sedang mengerjakan pekerjaan nya di Laptop sementara JiHan sedang bermain HP sesekali mengelus perut datar nya
JiHan tiba-tiba melihat sebuah video di sosial media. Video tersebut berisi yg tentang orang yg sedang mukbang makanan bakar. Dan entah mengapa tiba-tiba JiHan ingin makan cumi bakar,sosis bakar,bakso bakar,dan mie pedas
JiHan lalu melirik Jin dengan ragu,dia tahu bahwa Jin sibuk tapi ngidam nya ini juga sangat menyiksanya jika ditahan. JiHan gelisah,dia tidak ingin menyusahkan Jin....Karena JiHan tidak ingin pusing, diam-diam JiHan pergi ke dapur untuk memasak makanan yg ingin dia makan tadi
Dan Jin sama sekali tidak menyadari nya karena dia sedang berbicara di telpon dengan Rekan bisnis nya
*********
Di dapur
JiHan mengeluarkan semua bahan-bahan yg di perlukan seperti Cumi,Bakso,sosis,mie,cabai,sayur dan lain-lain. Sama seperti kebanyakan wanita ,JiHan pandai dalam memasak bahkan dia selalu memasak untuk Appa nya dan dirinya sendiri. Tapi semenjak menjadi menantu Keluarga Kim,JiHan tidak lagi memasak karena semua tugas masak sudah diurus oleh Chef dan pelayan
"baiklah ayo kita mulai"ujar JiHan pemanasan lalu mengambil pisau disana dan mulai memasak
*********
Jin masih tidak sadar bahwa JiHan sudah tidak ada lagi di Ranjang
"baiklah Besok pagi jam 08.15 rapat sudah di mulai di Restoran xxxx"ujar Jin dingin lalu mematikan teleponnya
Pandangan Jin lalu mengarah ke Laptop, jari-jari nya bergerak dengan cepat dan matanya memandang huruf-huruf dan angka-angka di laptop tersebut dengan teliti. Jin juga sesekali memeriksa berkas-berkas yang ada di Meja. Tumpukan berkas yg bisa membuat bikin kepala orang meledak karena diberkas tersebut bukan hanya bahasa Korea tapi bahasa Inggris,Prancis,italia,China, Thailand dan lain-lain karena Rekan bisnis Jin banyak dan berasal dari berbagai daerah jadi Jin harus bisa memahami isi berkas tersebut
beberapa menit kemudian Pekerjaan Jin selesai. Jin menutup leptop nya,dan merenggang kan tengan nya
lalu dia menatap kearah ranjang. Jin terkejut karena tidak melihat JiHan di ranjang,sontak Jin langsung berdiri
"dimana wanita itu"ujar Jin sedikit khawatir
lalu Indra penciuman Jin mencium aroma yg sangat enak dari arah Dapur. Jin yg paham langsung menuju kearah dapur
*********
Di dapur
JiHan baru selesai membakar Bakso, tinggal sosis dan cumi yg belum dibakar juga mie yg belum selesai. JiHan mengoleskan sous dan kecap kepada bakso tersebut
Jin berdiri tepat dibelakang JiHan. Dia sedang memperhatikan apa yg JiHan sedang lakukan
"apa yang kau lakukan"tanya Jin dingin
JiHan yang terkejut segera menoleh kearah Jin yg menatap datar dirinya
"huh ku kira siapa tadi"guman JiHan
"apa yg kau lakukan?"tanya Jin sekali lagi
JiHan menatap Jin
"emm....Aku sedang memasak cumi bakar,sosis bakar,bakso bakar,dan mie pedas tapi hanya bakso yg sudah jadi"ujar JiHan
Jin menatap dapur dan bahan makanan lain nya. Jin tahu bahwa JiHan ngidam dan ini adalah permintaan calon anak nya
"kau kembali lah ke ranjang...aku yg akan melanjutkan semua ini"ujar Jin dingin JiHan terkejut
"apa kau yakin?"tanya JiHan
Jin hanya mengangguk lalu dia menggunakan celemek dan mulai memasak
JiHan yg agak ragu dengan Jin terus memperhatikan Jin,Jin yang tahu segera menatap datar JiHan
"kenapa masih ada disini"tanya Jin dingin
JiHan jadi kikuk lalu menggeleng kan kepalanya dengan cepat dan pergi dari sana
Jin lalu melanjutkan lagi masak nya
*******
Di Ranjang
JiHan menunggu Jin dengan cemas. Menurut JiHan jarang ada laki-laki yang bisa masak. lagipula bagaimana mungkin seorang Tuan Muda yg hampir setiap hari tidak pernah ke dapur,makanan selalu di masakin oleh Chef,bisa masak? huh hati JiHan menjadi bimbang
"semoga saja tidak terjadi kekacauan"guman JiHan lalu membaca buku seputar kehamilan. JiHan ingin menjadi ibu yg baik untuk calon anak nya,dia juga ingin agar janin diperut nya kuat agar kelak anaknya juga kuat
setelah setengah jam lamanya Jin membawa hasil masakannya diatas meja atas sofa. Aroma masakan Jin membuat Perut JiHan meronta-ronta ingin diberi makan
"kemarilah"ujar Jin
Dengan patuh JiHan berjalan kearah Jin dan duduk disamping Jin
"ini semua makanan yg kau inginkan dan juga aku menambahkan susu hamil untukmu"ujar Jin dingin
JiHan mengangguk,lalu dia mulai mencoba sosis bakar nya yg tampak sangat menggoda dan rasanya sangat enak luar biasa
"wow it tastes so delicious"puji JiHan
"Thank you for the compliment"jawab Jin
lalu JiHan mencoba mie nya. Rasanya pedas nya pas dimulut JiHan,tidak terlalu pedas dan tidak terlalu manis. JiHan mencoba mie nya dengan cumi bakar nya dan rasanya Cumi bakar nya tidak kalah enak
Jin lalu memakan Mie milik nya dengan bakso bakar. Berbeda dengan mie milik JiHan,mie milik Jin lumayan pedas dan warna nya cukup merah kehitaman berbeda dengan mie JiHan yg ada potongan-potongan daging ayam dan sayur
Jin menikmati mie nya dengan secangkir kopi bikinannya
"aku baru tahu Lieverd bisa memasak"ujar JiHan sambil memakan bakso dan cumi bakarnya
JiHan mengangguk mengerti lalu melanjutkan makannya. Mereka berdua makan dengan tenang dan khidmat
*******
Sementara di Desa
So Young,Dong Sun, Jungkook,Baek Hyeon dan adik dari Dong Sun beserta istrinya tengah berbarbeque di halaman belakang Dong Sun. Adik Dong Sun bernama Lim Hyo Sup dan istrinya bernama Yun Soo Min. Dan mereka berdua memiliki anak laki-laki yang bernama Lim Hyun Woo dan anak perempuan yang bernama Lim Yun Ji
Dong Sun dan Hyo Sup menyiapkan arang,tempat makan,piring,gelas,sendok, sumpit dan lain-lain. So Young dan Soo Min memasak barbeque dan menyiapkan alat bumbu lainnya. Sementara Jungkook mengurus ketiga bocah aktif
"Yun Ji....main dengan tenang yaa disini bersama Oppa,kita tonton bagaimana kedua Oppa gila mu ini bermain"ujar Jungkook lembut kepada Yun Ji tapi menatap tajam kearah Baek Hyeon dan Hyun Woo
Yun Ji mengangguk lalu dia memperhatikan tingkah kedua Oppa nya itu
Lim Yun Ji (4 thn)
Lim Hyun Woo (7 thn)
Baek Hyeon dan Hyun Woo sedang bertarung menggunakan pistol mainan tak lupa baju pelindung agar kedua bocah itu tidak cedera dan ini sudah disiapkan oleh Jungkook, sementara Jungkook dan Yun Ji menonton sambil memakan popcorn yg tadi dibuat oleh So Young
masing-masing kedua bocah itu diberikan satu set mainan lengkap dengan baju nya juga dan itu semua pemberian Jungkook. sebenarnya kedua bocah laki-laki itu berperang menggunakan tongkat penjaga itu
So Young dan Soo Min tengah memasak barbeque
"oh ya eonni.... sebentar lagi ulang Tahun Hyun Woo yang ke 7 tahun....aku ingin merayakan ulang tahun Hyun Woo di dalam rumah dan hanya dihadiri oleh Eonni,Hyeongbu, Jungkook dan Baek Hyeon saja yang datang"ujar Soo Min sambil memberikan bumbu ke daging nya
"kenapa? kenapa kau tidak mengundang tetangga mu?"tanya So Young
Yun Soo Min
"huft itu karena... setelah Ulang Tahun Hyun Woo selesai,aku dan Hyo Sup akan berangkat ke Gwangju karena Hyo Sup harus mengurus Peternakan yang ada di Gwangju"ujar Soo Min
So Young mengangguk mengerti
"baiklah...berapa hari lagi ulang tahun Hyun Woo?"tanya So Young
"4 hari lagi"jawab Soo Min
"Baiklah....besok aku akan menyuruh Jungkook dan Baek Hyeon untuk menginap di Rumah mu... untuk menemani Hyun Woo"ujar So Young
Soo Min mengangguk
___________
Dong Sun dan Hyo Sup menemani Jungkook mengurus ketiga bocah
"Ahjussi....aku dengar kau akan pergi ke Gwangju?"tanya Jungkook
Hyo Sup tersenyum sambil mengangguk
"iya itu benar....setelah Ulang Tahun Hyun Woo"jawab Hyo Sup lembut
Jungkook mengangguk
"Appa....apakah Makanan nya sudah siap,aku lapar"ujar Hyun Woo menghampiri Hyo Sup
"Sebentar lagi makanan nya akan siap jadi Hyun Woo harap sabar yaaa"ujar Hyo Sup sambil mengelus lembut rambut Hyun Woo
Jungkook yang melihat itu tersenyum sendu. Dia sama sekali belum pernah merasakan kasih sayang seorang Ayah, walaupun Samchon dan Hyung nya sangat memanjakan. Jungkook juga belum pernah mendengar Orang Tua nya memanggil lembut namanya,Jungkook sedih dan Rindu terhadap kedua orang Tuanya. Jungkook marah terhadap semesta karena terlalu berat memberikan Ujian kepada Keluarganya,rasa nya Jungkook ingin menyerah, menyusul Eomma,Appa,dan Mphi hyung nya tapi Jungkook juga berat meninggalkan Yangmo,Yangbu,Baek Hyeon,dan para Hyung nya karena sebenci-bencinya dia terhadap Hyung nya, Jungkook tetap memiliki rasa peduli dam rindu terhadap para Hyung nya karena para Hyung nya lah yang selama ini menjaga dan memanjakan nya
"Barbeque nya sudah siaap"teriak Soo Min
"Yeeeey....ayo kita makan"teriak ketiga bocah itu lalu berlari menuju Soo Min dan So Young
Dong Sun dan Hyo Sup tersenyum lalu mereka berdiri dan ingin beranjak dari sana
tapi Dong Sun melihat Jungkook yang hanya diam saja dan tak bergerak sedikit pun. Dong Sun lalu menghampiri Jungkook,dan mengelus lembut rambut Jungkook
"Kuki"panggil Dong Sun lembut
Jungkook tersadar dari lamunannya dan langsung berdiri,menatap kikuk Yangbu nya
"eh iya Yangbu"jawab Jungkook kikuk
"Yangbu tau apa yang kau rasakan... dipaksa dewasa oleh keadaan,Yangbu tau kau juga ingin seperti yang lain, memiliki keluarga yang lengkap,harmonis dan kehidupan yang damai tentram...tapi kuki harus ingat,Hidup ini tidak semulus jalan tol,hidup ini juga tidak selurus jalan raya ada kalanya Kuki harus melewati jalan yang licin, bebatuan,dan berbelok-belok untuk sampai ke Tujuan Kuki,tapi Kuki jangan menyerah karena ada seseorang yang menunggu Kuki diujung jalan sana,jadi Kuki harus tetap semangat untuk itu"ujar Dong Sun memberi semangat untuk Kuki
Jungkook terharu mendengar ucapan Dong Sun,dia segera memeluk Appa kedua nya itu
"Terimakasih Yangbu karena selalu ada untuk kuki"ujar Jungkook memeluk erat Tubuh Dong Sun
Dong Sun dengan senang hati membalas pelukan Jungkook
"sama-sama boy...kau adalah Putra Yangbu dan sudah jadi tugas seorang ayah selalu ada untuk anak-anak nya"ujar Dong Sun mengelus lembut rambut Jungkook
Jungkook melepaskan pelukannya dan tersenyum menatap Dong Sun
"Chagia....Kuki,ayo sini Barbeque nya sudah matang,nanti keburu dingin looh"teriak So Young
"Iya Chagia"jawab Dong Sun
"ayo kita kesana.... Yangmo mu sudah memanggil"ajak Dong Sun
"ayoo"jawab Jungkook semangat
lalu mereka menuju ke tempat semua orabg sedang menikmati Barbeque
Dan Malam itu menjadi malam yang terindah untuk Jungkook,karena bisa menghabiskan waktu bersama orang terkasih nya walaupun tidak semua nya
BERSAMBUNG.....