
Beberapa hari kemudian
sudah beberapa hari berlalu, hubungan antara Ha Seul dan Hari semakin membaik, begitupun hubungan Jungkook dengan Keluarga nya. Hubungan mereka semua membaik kecuali hubungan Jin dan Irene yg semakin memburuk
Jin,JiHan,Jimin dan Jungkook sedang berpiknik di sebuah Taman umum. Dijaga ketat oleh pengawal bayangan Jin
"Terima Kasih Hyung,Nuna...karena telah membawa kami kesini"ujar Jungkook dan Jimin
"sama-sama...Nuna tahu bahwa kalian sedang pusing akibat tugas sekolah jadi Nuna dan Lieverd memutuskan untuk mengajak kalian healing"ujar JiHan lembut
"Nuna paling pengertian Deh...nggak sabar nunggu baby Hodu lahir"ujar Jimin senang
"benar... seperti apa sifat dan wajah baby Hodu,aku tidak masalah jika baby Hodu memiliki sifat yg sama seperti Jin hyung tapi aku tidak rela jika sifat nya juga mirip dengan Jin hyung"tutur Jungkook
Jin yang mendengar hal itu melirik tajam Jungkook,Jimin mengangguk menandakan bahwa dia setuju dengan yg dikatakan Jungkook
"aku setuju...aku harap baby Hodu memiliki sifat yg lembut,sopan,dan ramah seperti JiHan Nuna"ujar Jimin sambil tersenyum, Jungkook mengangguk
JiHan tertawa mendengar perkataan kedua bungsu Kim ini
"hahah...sudah lah,tidak masalah sifat baby Hodu seperti apa tapi yg pasti Baby Hodu harus memiliki sifat yg menghargai sesama manusia karena Nuna tidak ingin Baby Hodu memiliki sifat Sombong karena dia terlahir di Keluarga yang cukup mapan"ucap JiHan
"bukan cukup mapan Nuna tapi sangat mapan"ujar Jimin melarat perkataan JiHan
"sayang sekali Jhope Hyung dan yg lain tidak bisa ikut"ujar Jungkook menghela nafas
"benar...tapi Jhope Hyung,Suga Hyung dan RM Hyung harus menghandle Perusahaan apalagi saat CEO nya sedang tidak ada"ujar Jimin melirik Jin yang sedang mengupas buah untuk JiHan
"iyaa...CEO nya sedang santai-santai di sini"celetuk Jungkook lalu sedetik kemudian Jimin dan Jungkook tertawa karena berhasil meledek Hyung tertua mereka
karena mereka berani meledek Jin saat ada JiHan saja
"kalian ini ada-ada saja"ujar JiHan sambil menggelengkan kepalanya
********
Sementara di Tempat Irene
Irene sedang diperiksa oleh dokter yg disiapkan khusus oleh SeokJin. karena tadi pagi irene mengalami muntah-muntah dan sempat pingsan sebentar
"dokter bagaimana keadaan Putri saya"tanya Tuan HaDa khawatir
"nona Irene tidak apa-apa Tuan...ini memang sering terjadi terhadap wanita yg sedang hamil"ujar Dokter Mei
Tuan HaDa dan Irene terkejut mendengar perkataan Dokter Mei
"hamil?!!!"
"iya Tuan...Nona Irene diperkirakan sedang hamil dan untuk memastikan lebih lanjut silahkan periksa menggunakan tespeck "jelas Dokter Mei
"baiklah dokter...Terima Kasih karena sudah datang jauh-jauh kesini"ujar Tuan HaDa
"sama-sama Tuan...kalo begitu saya permisi"ucap Dokter Mei ramah
"iya dokter...mari saya antara kan ke depan"ujar Tuan HaDa lalu dia mengantar kan Dokter Mei
sementara Irene terdiam saat mendengar penjelasan dari dokter Mei tadi
"aku...hamil?!!"ucap Irene tidak percaya sambil mengelus perut nya
tak lama kemudian Tuan HaDa datang
"Irene"
"Appa"
Tuan HaDa mendekati Irene
"Irene apakah kau baik-baik saja?"tanya Tuan HaDa khawatir karena melihat Irene diam melamun
"Appa...aku hamil?!!"
"iya sayang kau hamil"ujar Tuan HaDa tersenyum bahagia
"Sebentar lagi Appa akan mendapatkan seorang cucu"sambung Tuan HaDa bahagia
"Disini...ada anak nya Jin-a"ujar Irene tidak percaya sambil mengelus perut datar nya,dia merasa bahagia saat ada bagian dari orang yang dia cintai,ada di perut nya
"iya nak... tunggu sebentar tadi Appa menyuruh anak buah Appa untuk membelikan Tespeck untuk memastikan lebih jelas"ujar Tuan HaDa dan Irene hanya mengangguk
BERSAMBUNG......