
Jin dan JiHan telah sampai di depan rumah sahabat nya JiHan
"ini rumah nya?"tanya Jin dingin
JiHan mengangguk
"baiklah ayo Turun"ujar Jin dingin lalu mereka berdua turun
Jin membawa kue sementara JiHan membawa Hadiah nya dan berjalan menuju pintu rumah tersebut
*tidak ada Bell?*batin Jin bingung,lalu bagaimana caranya memanggil orang tersebut. Jin kebingungan
tok tok tok tok
JiHan mengetuk pintu rumah tersebut sementara Jin hanya memperhatikan sambil mengangguk
"Aecha....Aecha"panggil JiHan
beberapa menit kemudian, keluar lah seorang wanita yg memakai Dress bewarna hitam polos
"JiHan?"
"Aecha"ujar JiHan senang sambil memeluk sahabatnya itu
Wanita yg bersama lengkap Shin Aecha itu membalas pelukan sahabat nya itu. Mereka sudah cukup lama tidak bertemu,sekitar 9 bulan. Tapi mereka masih berkomunikasi dengan baik melalui telpon
Mereka lalu melepaskan pelukannya
"oh ya dimana pesta nya"tanya JiHan
"ada di taman belakang"ujar Aecha tersenyum lalu pandangan nya mengarah ke Jin yg sedari tadi diam sambil menatap datar JiHan
"apakah dia suami mu?"bisik Aecha bertanya kepada JiHan
JiHan mengangguk
"Iya...Nama nya Kim Seok Jin"ujar JiHan polos
Aecha melotot kan matanya saat mendengar marga Suami Sahabat nya itu
"Kim?!!!"
Aecha langsung menatap Jin dan membungkukkan badannya
"Salam Hormat kepada Tuan Kaisar Wang Kim,maaf atas keteledoran hamba karena tidak mengenali anda"ujar Aecha gugup
JiHan menatap bingung sahabat nya itu lalu menatap bingung ke arah Jin
"berdiri lah"ujar Jin dingin,lalu dengan ragu Aecha menegakkan tubuh nya kembali
"Sudah lah Aecha jangan terlalu gugup"ujar JiHan tersenyum
Aecha hanya mengangguk
"ayo...Tuan Kaisar Wang dan Permaisuri...masuk ke Rumah sederhana saya"ucap Aecha gugup
"Aecha...jangan terlalu formal,aku tidak suka"ujar JiHan sambil masuk ke dalam Rumah Aecha diikuti oleh Jin
*******
Taman Belakang
Suasana Taman belakang Rumah milik Aecha sangat ramai anak-anak. Sebenarnya ini adalah Rumah milik Oppa nya Aecha tapi Aecha sering memanggil Oppa nya itu dengan sebutan Chen
"ayo"ujar Aecha
JiHan memandang suasana Halaman belakang milik Kakaknya Aecha dengan tatapan binar. Dia sangat senang Apalagi saat melihat Banyak anak kecil yang ada disini
"Permisi"ujar Jin dingin
Aecha dan JiHan menoleh ke arah Jin
"Jangan memberi tahu kepada semua orang bahwa saya adalah Tuan Besar Kim"ujar Jin dingin
Dia dan JiHan sedang berlibur ke Daegu tapi media tidak tahu itu karena Jin menjaga ketat privasi dia dan Keluarganya. Jin dan JiHan menggunakan baju santai saat pergi ke Daegu,karena hal itu semua orang tidak tahu bahwa dia adalah Kaisar Wang Kim karena selama ini orang melihatnya dengan Pakaian formal, apalagi Jin sedikit mengubah gaya rambutnya dan untuk JiHan hanya Aecha saja yg tahu bahwa Sahabat nya itu menikah dengan Tuan Muda Kim. Sementara Orang desa tidak tahu bahwa JiHan adalah sahabat Aecha
"baik Tuan Kaisar Wang"ucap Aecha patuh
"dan satu lagi jangan panggil aku seformal itu"ucap Jin dingin sambil melirik Aecha dengan tajam
"b-baik Tuan..e-eh maksud J-jin"ujar Aecha gugup
Sementara JiHan hanya tersenyum melihat kegugupan Aecha
"baiklah Aecha.... perkenalkan kami dengan Keponakan mu dan Semua Keluarga mu"ujar JiHan tersenyum dan Aecha mengangguk
"ayo"
lalu mereka bertiga berjalan menuju tempat dimana Keluarga Aecha sedang mengobrol bersama para tetangga nya
"Chen"Aecha memanggil kakaknya
Pria yg diketahui adalah kakak Aecha menoleh ke arah sang Adik,bukan hanya sang kakak tapi semua orang yg ada disana menoleh kearah Aecha terutama ke JiHan dan Jin
"ada Apa Aecha"tanya Chen
"ini ada sahabat ku JiHan bersama suaminya datang berkunjung....Apakah kau masih ingat JiHan?"tanya Aecha
"JiHan?....ohhh sahabat mu yg sering berkepang dua itu"ujar Chen ingat sambil menatap JiHan
"iyaaa"
"waaah.... sekarang kau sudah besar yaa JiHan,dan tambah cantik....dan dia suamimu"tanya Chen sambil menatap Jin
sementara Jin menatap Datar Chen
"iya chen.... Perkenalkan ini Suami ku nama nya Seok Jin,dan Lieverd perkenalkan ini adalah Edward Ortiz Chen,Oppa nya Aecha tapi kami sering memanggil nya Chen"ujar JiHan
Jin mengangguk
"Hello Bro....jadi namamu adalah Seokjin, perkenalkan Nama ku Edward"ujar Edward
lagi-lagi Jin hanya mengangguk dan itu membuat Edward canggung
"o-oh yaa... Perkenalkan ini Istriku,Cleotha Aretha Mecca. Lalu ini adalah Anak Sulung ku Adesya Latricia Chen yg berumur 7 tahun,lalu ini Anak kedua ku yg sedang berulang Tahun,Neema Semira Chen dan yg terakhir Jagoan kecil ku Edwin Ortiz Chen yg baru berumur 4 tahun"ujar Edward memperkenalkan Anggota Keluarga nya
Keluarga Edward
"yaa"jawab Jin singkat
dan itu membuat Edward semakin canggung
"suami mu sangat dingin"bisik Edward kepada JiHan sementara JiHan hanya tersenyum
lalu dia berjalan kearah Neema
"Happy Birthday Neema...ini hadiah untuk mu dari Uncle Jin dan Aunty JiHan"ujar JiHan sambil memberikan Hadiah kepada Neema
Neema dengan senang hati menerima nya apalagi hadiah yg diberikan oleh JiHan dan Jin sangat lucu dan Neema sangat suka
"waaah...Thank you for the gift Uncle and aunt"ujar Neema senang
"sama-sama Neema"ujar JiHan juga ikut senang
"oh yaaa...JiHan,Jin selamat menikmati Pesta nya"ujar Cleotha istrinya Edward
"iya eonni"ujar JiHan tersenyum
tapi ada satu wanita yg memandang benci kearah JiHan tapi dia memandang Jin dengan tatapan menggoda seakan-akan Jin adalah santapan nya. Jin tahu betul bahwa ada seorang Wanita yg berani memandang nya dengan tatapan yg menjijikkan menurut Jin
"JiHan apakah kau masih ingat dengan Ajumma"tanya seorang wanita Paru baya
JiHan mengangguk dengan semangat
"tentu aku masih ingat dengan Ajumma dan juga Ahjussi"ujar JiHan semangat
"hahaha...kau masih tidak berubah JiHan tapi sekarang kau nambah cantik"puji seorang Pria parubaya
JiHan yg mendengar Pujian itu hanya terkekeh
Wanita para baya tersebut adalah Eomma kandung dari Aecha dan Juga Edward yg bernama Jang Aera dan Pria parubaya tersebut adalah Appa kandung Aecha dan Uibut Abeoji (ayah tiri) nya Edward yg bernama Shin Chung Hee tapi Edward sering memanggilnya Papa. Ayah tiri? apakah Edward dan Aecha saudara tiri?. Edward dan Aecha memiliki ibu yg sama tapi ayah yg berbeda,ha mksd nya gimana?. Jadi dulu Aera memiliki suami yg berasal dari Amerika,nama suaminya dulu/Daddy kandung Edward adalah Erwin Ortiz Chen,tapi sayangnya Daddy Edward meninggal karena kecelakaan mobil saat Erwin pulang dari kerja dan sedang menuju Pulang Ke rumah saat itulah terjadi kecelakaan antara mobil Erwin dan sebuah truk besar. Sayangnya nyawa Erwin tidak terselamatkan dan Edward ditinggal oleh Daddy kandung nya saat umur nya masih 3 tahun.
Sejak kematian Suaminya,Aera memutuskan untuk kembali ke negara Asalnya yaitu Korea Selatan dan mulai hidup baru disana. Setelah dua tahun kematian sang suami. Aera bertemu dengan Chung Hee,mereka berdua jatuh cinta dan memutuskan untuk menikah. Chung Hee sangat menyayangi Edward bahkan kedua nya sangat akrab sampai Edward dewasa,setahun pernikahan Aera dan Chung Hee. Mereka berdua dikaruniai seorang Putri cantik yg tak lain adalah Aecha. Edward dan Aecha beda 6 tahun. Dan mereka hidup sebagai Keluarga Bahagia sampai sekarang. Walaupun Edward telah menemukan pengganti Daddy nya yg sangat menyayangi nya sebagaimana Daddy dulu menyayangi nya tapi dihati Edward,Daddy nya tetap no 1 dihatinya. Dan oleh sebab itu juga kenapa marga Aecha dan Edward berbeda
Foto Edward saat masih bayi bersama Erwin
"Thank you Ahjussi and Ajumma for the compliment"ujar JiHan sambil terkekeh
Chung Hee dan Aera pun terkekeh
"Maaf...dia siapa yaa"tanya seorang wanita parubaya dengan dandanan menor nya,dia menatap JiHan dengan pandangan rendah dan Jin yg melihat itu merasa muak
"oh...dia adalah JiHan sahabat nya Aecha dan ini suaminya Jin,mereka menikah beberapa Minggu yg lalu"ucap Aera yg tahu sedikit tentang kabar pernikahan JiHan
"ohh pengantin baru"ujar wanita Parubaya yg diketahui namanya adalah Dwyne Heidi Gladwin. Umur nya tak jauh beda dengan Aera tapi penampilan nya sangat wow. Dia masih Keluarga dari Cleotha
"iya benar... Ajumma"ujar JiHan canggung
"oh ya Frank bisakah kau membantuku untuk memperbaiki mesin cuci milik Edward sudah beberapa hari ini Aku dan Edward memperbaiki nya tapi masih saja mesin cuci itu rusak"ujar Chung Hee
Frank tertawa
"tidak masalah sahabat ku...aku akan membantu mu,ayoo"ujar Frank suami dari Dwyne. Frank Kenrich Edison
lalu Frank dan Chung Hee masuk kedalam untuk memperbaiki Mesin cuci tersebut
"oh yaa Tuan Jin perkenalkan ini Putri ku yg sangat cantik bernama Brianna Daisy Edison,dia adalah seorang model yg cukup terkenal di Kota Daegu ini"ujar Dwyne membanggakan putrinya sambil melirik Rendah JiHan
Entah mengapa JiHan merasa cemburu saat Dwyne memperkenalkan putri nya kepada suaminya, sementara Jin yg tahu maksud nenek badut ini hanya bersikap santai
"oh yaa..Aku permisi sebentar untuk menemani Putra ku kesana"pamit Edward lalu dian pergi untuk menemani Putranya
sementara Aera sudah pergi 5 menit yg lalu karena merasa lelah jadi dia memutuskan istirahat
"oh"ucap Jin menimpali perkataan Dwyne sementara Dwyne merasa kesal dan melirik ke arah putrinya Brianna
"hem...Hallo Tuan Seok Jin"sapa Brianna dengan nada centil
"Tuan jawab sapaan ku itu"rengek Brianna saat Jin mengacuhkan nya bahkan dengan berani dia menyentuh tangan Jin dan menggoyang kan nya
Jin yg merasa tangan nya disentuh sembarangan langsung menepis kasar tangan Brianna, begitupun yg JiHan dan Aecha terkejut dengan sikap kurang ajar Brianna
"Brianna jaga sikap mu"ujar Aecha memperingati Brianna. Andaikan Brianna tahu siapa Jin itu maka sudah dipastikan Brianna akan bersujud mohon ampun kepada Jin karena sudah menyentuh lengan Jin sembarangan
"kenapa"sarkas Brianna kepada Aecha
"Brianna bersikap lah dengan sopan"tegur Cleotha kepada Brianna
"Mami lihat mereka semua memarahiku"adu Brianna kepada Dwyne
"Heh kalian...Jangan berani-berani memarahi Putri kesayangan ku"sarkas Dwyne marah sambil mengelus rambut Putrinya
Jin membersihkan lengan nya dengan sapu tangan yg selalu dibawanya lalu membuang sapu tangan itu ke tong sampah
"Jangan pernah Berani menyentuh ku sembarangan"ucap Jin dingin menatap tajam kearah Brianna
Brianna yg tak terima langsung menatap protes tapi dengan manja kearah Jin
"kenapa?!! aku tidak menjijikkan"ujar Brianna protes dengan gaya centil
"kau sangat menjijikkan melebihi kotoran hewan"hina Jin dingin dan itu menusuk hati Brianna
Deg
"Lieverd"tegur JiHan karena dia merasa perkataan Jin sangat kasar
Brianna menatap sendu ke Maminya
"mami...dia mengataiku dengan kasar"Adu Brianna sambil berpura-pura menangis
"cup....cup...cup sayang jangan menangis"
"heh....berani sekali kau mengatai putriku deng-an perkataan kasar yg seperti itu,memang nya siapa dirimu sampai berani mengatakan hal kasar seperti itu kepada Putri ku!!! memangnya dari Keluarga mana kau?!!! Apa Marga mu hah?!!!"bentak Dwyne marah karena tidak terima sang Puteri dikatakan seperti itu
"aku?"Jin menunjuk dirinya sendiri
melihat pertengkaran akan terjadi. Cleotha membawa pergi kedua putrinya menjauh dari sana. Jin mengeluarkan sebuah kartu yg bewarna Emas Golden dan terdapat sebuah gambar Mahkota raja dan Bendera Korea Selatan di kartu tersebut juga tertera nama Jin dan kedudukan nya
"Kau bisa lihat kan....Aku adalah Kim Seok Jin, Kaisar Wang Kim. Anak dari Kim Minho dan Lee Areum. Tuan Besar Keluarga Kim sekaligus kepala Keluarga Kim. CEO Perusahaan Besar yg ada di Dunia,Aku Jin Raja Bisnis yg di Takuti....tentu dengan kedudukan ku ini dan Marga ku....aku bisa meratakan seluruh keturunan mu"ujar Jin sedikit berteriak
Semua orang menatap kearah Jin dan JiHan,mereka semua terkejut saat mengetahui indentitas asli Jin termasuk Dwyne dan Brianna
"K-kaisar Wang Kim"ujar Dwyne gugup lalu menatap kearah JiHan
Jin melirik JiHan
"dan dia adalah Istri ku Permaisuri Wangbi Kim"sambung Jin dingin
Suasana hening sejenak lalu mereka semua berlutut kepada Jin dan JiHan, bahkan kerabat dan sahabat Edward dan Cleotha yg berasal dari Luar negeri juga ikut berlutut. Siapa sih yg tidak kenal dengan Raja Bisnis Jin yg terkenal akan kekejaman nya di Dunia Bisnis tentu sebagian besar penduduk bumi ini tahu siapa itu Kim Seok Jin
"Kaisar tolong maafkan atas keteledoran hamba dan Putri Hamba"ujar Dwyne berlutut memohon ampun kepada Jin tapi sepertinya Jin tidak akan semudah itu memaafkan nya
"Lieverd...Maafkan saja mereka dan suruh lah mereka berdiri"ujar JiHan membujuk Jin,dia kasihan terhadap penduduk yang berlutut demi mendapatkan maaf Jin
"sudah lah....ayo kita pergi"ujar Jin menarik lembut tangan JiHan dan pergi dari sana dan diikuti oleh Aecha
"Kaisar....Kaisar"semua orang memanggil Jin tapi tidak dipedulikan oleh Jin
lalu semua orang mulai berdiri dan mereka menatap tajam Dwyne dan Brianna
"ini semua salah kalian"
"yaaa andaikan kau dan putri mu bisa menjaga sopan santun kalian mungkin semua ini tidak akan terjadi"
"bagaimana jika kaisar marah dan menghancurkan desa ini"
"kalian berdua adalah Pembawa Sial"
"Tapi kami tidak tahu kalau dia adalah Kaisar Wang Kim"elak Dwyne tidak ingin disalah kan
"tetap saja...kalian berdua sangat tidak sopan"
"Cepat bereskan barang-barang kalian dan kembali lah ke tempat asal ke kota"
"Tapi Jika desa ini dalam bahaya maka kau harus bertanggung jawab"
Semua orang menyalahkan Dwyne dan Brianna dalam masalah ini. Cleotha dan Edward sebagai Tuan rumah langsung menenangkan pertengkaran para warga
"hem.... hadirin sekalian tolong tenang lah,aku menjamin kalau Kaisar Wang Kim tidak akan menghancurkan desa ini"ujar Edward sambil memegang mic
"bagaimana kau bisa yakin"tanya seorang wanita tua
Edward tersenyum
"karena di desa ini...Orang Tua angkat dari Mendiang Tuan Muda KeEnam atau biasa di Panggil Tuan Muda Taehyung tinggal di desa ini. Bahkan Tuan Muda Taehyung hidup di desa ini selama 5 tahun"ujar Edward yg membuat semua orang terkejut
"Dan Tuan Muda Taehyung adalah adik kesayangan dari Kaisar Wang Kim...dan tidak mungkin Kaisar Wang Kim menghancurkan desa ini karena desa ini adalah kenangan bagi Mendiang Tuan Muda Taehyung dan Juga Orang Tua angkat Mendiang Tuan Muda Taehyung masih hidup dan masih tinggal di desa ini"sambung Edward
Dan hal itu membuat semua orang tambah terkejut
"lalu siapakah Orang Tua angkat dari Mendiang Tuan Muda Taehyung"tanya seorang Pria
"itu menjadi Rahasia....aku tidak bisa memberitahu karena ini adalah privasi seseorang...kalian bisa mencari tahu nya sendiri"ucap Edward tersenyum
Bagaimana Edward bisa tahu? Karena Papanya dan dia menjalin bisnis Peternakan dengan Dong Sun. Waktu itu atau dua tahun yg lalu, Edward tidak sengaja bertemu dengan Taehyung yg pada saat itu tengah mencukur bulu domba. Edward awalnya bertanya siapa namanya dan Taehyung dengan polos nya menjawab Kim Taehyung dan Edward terkejut saat mengetahui marga dari Taehyung yg tak lain adalah Kim. Edward lalu bertanya kepada Dong Sun dan Dong Sun menjawab bahwa Taehyung memang Tuan muda Keenam Keluarga Kim. Lalu Dong Sun menjelaskan bahwa Taehyung dulu pernah hidup bersama dia dan istrinya di desa ini selama 5 tahun,Dong Sun juga bercerita kalau Ekonomi mereka membaik seperti sekarang itu karena Taehyung. Dan semenjak itulah Edward tahu semua ini kecuali tentang perasingan Taehyung,Dong Sun tidak menceritakan nya. Dong Sun juga meminta agar Edward merahasiakan hal ini untuk menjaga privasi Taehyung dan Edward menyetujui nya
*******
Jungkook sampai di rumah Terakhir,dia lantas turun dari mobil dan mengambil susu terakhir untuk diberikan
"Baek Hyeon... tunggu disini yaa, Hyung tidak lama"ujar Jungkook
"Okee Hyung"jawab Baek Hyeon
Jungkook tersenyum lalu dia berjalan kearah pintu Rumah terakhir
tok tok tok tok
"Permisi"ujar Jungkook mengetuk pintu rumah
tak lama kemudian keluar lah Seorang Pria parubaya
"Maaf Ahjussi ini pesanan susu anda"ujar Jungkook memberikan beberapa susu kepada pria parubaya itu
"susu sapi Dong Sun?"tanya Pria tua itu
"iya...aku adalah Putra jauh nya yg baru pulang, salam kenal nama ku Jungkook"ujar Jungkook memperkenalkan dirinya
"ohh jadi kau Putra nya Dong Sun...haha aku baru tahu, katakan Pada Dong Sun Terima Kasih atas susu nya"ujar Pria parubaya itu tersenyum
"oh ya tunggu sebentar yaa...aku masuk untuk mengambil uang nya dulu"ucap Pria parubaya itu
"iya Ahjussi"ujar Jungkook mengangguk
lalu Jungkook mendengar suara dan Langkah kaki yg mendekat
"kau dan Suamimu bisa tinggal di Rumah Orang tua ku untuk sementara dulu dan jaraknya tidak jauh dari sini"
"boleh...tapi besok kami harus kembali ke Seoul karena suamiku memiliki banyak urusan"
"apakah kita bisa menginap di rumah orang tua Aecha cuma sehari"
"iya"
lalu ketiga orang itu berjalan menuju luar dan Jungkook terkejut melihat Pria yg ada diantara dua wanita
"Jin Hyung"lirih Jungkook
ternyata itu adalah Jin, JiHan,dan Aecha
"Jungkook"lirih Jin
tatapan dua saudara itu saling bertemu, mereka menatap tajam satu sama lain tapi jika diperhatikan lagi tatapan mereka berdua menyiratkan sebuah kerinduan
"oh yaa anak muda...ini uang nya"ujar Pria parubaya yg tak lain adalah Chung Hee
"oh Terima Kasih Ahjussi"ujar Jungkook
"Appa siapa dia"tanya Aecha karena baru pertama kali melihat Jungkook di desa ini
"oh dia adalah Jungkook,dia anak Dari Dong Sun"jawab Chung Hee
Aecha mengangguk
"baiklah kalau begitu saya permisi"ujar Jungkook segera berbalik menuju mobil dan pergi dari sana
Di dalam mobil
Jungkook berkendara dengan perasaan gelisah dan tak tenang,nafas nya memburu dan pandangan nya gelisah
*kenapa Jin Hyung ada disini *batin Jungkook cemas
Baek Hyeon menyadari kegelisahan Jungkook
"Hyung are you okay? why do you look nervous?"tanya Baek Hyeon
Jungkook menghembuskan nafas nya secara perlahan lalu dia menatap Baek Hyeon sambil tersenyum
"Hyung tidak apa-apa...Hyung cuma merasa sedikit lelah"ujar Jungkook bohong dan Baek Hyeon hanya mengangguk
Di Rumah Edward
"Emm Maaf Aecha... seperti kami tidak jadi menginap di rumah mu"ujar JiHan tidak enak
"kenapa"tanya Aecha sedikit kecewa
"karena besok pagi kami sudah kembali ke Seoul jadi hari ini kami akan langsung berangkat ke Kota"jawab JiHan tidak enak hati
Tadi Jin tiba-tiba mengubah keputusan nya untuk menginap sebentar di desa ini. saat melihat Jungkook dan tahu Bahwa desa ini adalah desa dimana Taehyung di asingkan maka Jin langsung mengubah keputusan untuk langsung ke kota agar besok pagi mereka bisa pulang ke Seoul. Karena Jin tidak ingin Jungkook merasa tidak nyaman di desa ini apalagi tadi dia melihat tatapan Jungkook yg tak nyaman sebelum Jungkook melanjukan mobil nya
"baiklah tidak apa-apa....nanti kapan-kapan aku akan main ke Rumah mu"ujar Aecha tersenyum
JiHan juga membalas senyuman Aecha
"baiklah aku menunggu kedatangan mu"ujar JiHan senang
"hem"dehem Jin dari dalam mobil sambil memainkan ponselnya
"baiklah Aecha aku pergi dulu"ujar JiHan lalu mereka berdua berpelukan
"iya... hati-hati di Jalan"ujar Aecha sambil melepaskan pelukannya
JiHan mengangguk lalu masuk kedalam mobil dan Mobil pun langsung melaju pergi dari Depan Rumah milik Edward
BERSAMBUNG......