Kim Family

Kim Family
Par 93



Keesokan harinya


JiHan bangun dan menatap sekeliling,dia mengucek matanya sambil mengambil Handphone yg ada di sampingnya dan membuka pesan chat. Dia melihat Jin mengirimkan pesan ke dia,karna penasaran akhirnya JiHan membuka chat tersebut



JiHan tersenyum kecil membaca Chat dari Jin,lalu dia mengambil air minum di samping tempat tidurnya dan meneguknya. lalu JiHan berdiri dan mengambil handuk lalu pergi untuk mandi


selesai mandi JiHan turun ke bawah Untuk sarapan,dia tahu pasti kedua sahabatnya itu telah memasak sarapan


*****


sesampainya dibawah


JiHan melihat kedua sahabatnya tengah menyiapkan dan disana dia melihat Jhope yang sedang duduk mantap di meja makan


"pagi semua"ucap JiHan lembut,semua orang menoleh kearahnya


"Pagi juga bumil/Nuna"ujar Kedua sahabat JiHan dan Jhope


JiHan tersenyum sambil duduk di meja makan bersama dengan kedua sahabatnya dan Jhope,lalu mereka sarapan bersama


disela-sela sarapan,Jhope menatap JiHan


"Nuna apakah kau sudah diberi tahu Jin Hyung bahwa kita hari ini akan pergi ke Kerajaan untuk meresmikan nama Janin kalian?"tanya Jhope memastikan


JiHan mengunyah makanannya sambil mengangguk,lalu mengambil gelas yg berbeda di sampingnya dan meminumnya


"Yaa... Lieverd sudah memberitahu ku"ujar JiHan sambil meletakkan kembali gelas tersebut


"oh ya...aku ingin bertanya kepadamu"ucap JiHan menatap serius Jhope


"apakah kau memang berkencan dengan Hari seperti yg diberitakan beberapa hari yang lalu?"tanya JiHan selidik


Jhope melirik Hari yg menunduk Malu,lalu Jhope menatap JiHan sambil tersenyum tipis sambil mengangguk


"yaa kami memang berkencan bahkan kami Sekarang adalah sepasang kekasih"jawab Jhope sambil tersenyum


JiHan mengangguk,dia tahu bahwa Sekarang Jhope dan Hari adalah sepasang kekasih karna saat Berita tentang Rumor kencan Jhope dan wanita misterius yg tak lain sahabat nya (Hari),JiHan langsung menelpon Hari dan menanyakan kebenaran nya


"Aku harap kau segera melamar Hari dan meresmikan hubungan kalian...karna dengar-dengar kau memiliki banyak fans wanita,aku takut nanti Hari dilabrak oleh Fans mu itu"ujar JiHan sambil bercanda yg membuat JiWoo dan Jhope tertawa, sementara Hari tertunduk malu


"JiHaaaan"rengek Hari


JiHan tertawa karna berhasil mengerjai Hari


"Tenang saja Nuna....setelah Peresmian Nama janin kalian,aku akan langsung melamar Hari untuk menjadi Istri ku"ucap Jhope sambil menatap Hari


"Secepat itu kah?"ujar Hari terkejut


"lebih cepat lebih baik...bukan begitu Nuna?"ujar Jhope sambil melirik ke JiHan


"yaa benar sekali...dan setelah menikah cepat-cepat lah memberikan baby Hodu teman"ujar JiHan bercanda,Hari tersenyum malu mendengar perkataan JiHan


"sudah lah... kasihan Hari sedari tadi menahan malu, lihatlah bahkan wajahnya sudah memerah"goda JiWoo dan lagi-lagi itu membuat mereka semua tertawa


"isss...sudah lah, lanjutan makan kalian"kesal Hari karna sedari tadi di goda terus oleh kedua sahabatnya


"cup cup cup... seperti nya ada yang marah"ucap JiWoo yg masih menggoda Hari


"JiWoo"Hari menatap tajam JiWoo


"oke...oke baiklah"ujar JiWoo sambil tertawa


lalu mereka melanjutkan makan yg sempat tertunda tadi dengan tenang


*********


Selesai makan,JiHan dan Jhope bergegas menuju ke Mobil Jhope,karna hari ini Mereka akan ke Kerajaan untuk Meresmikan nama Janin Jin dan JiHan


"Hari...JiWoo kenapa kalian tidak ikut"tanya JiHan sedikit kecewa karna kedua sahabatnya tidak bisa menemani nya


"hehe...Maaf JiHan kmi berdua bukannya tidak mau ikut tapi semenjak Keluarga Kim mengganti gelar mereka sebagai Bangsawan,Kim's Kingdom telah di tutup untuk umum bahkan Kim Royal Family Harus memiliki pasport khusus untuk masuk ke dalamnya"jelas JiWoo kepada JiHan,dia sedikit tahu tentang Keluarga Kim


"Apakah benar seperti itu?"tanya JiHan kepada Jhope dan Jhope mengangguk


"benar Nuna....kami sebagai Keluarga Kim saja harus memiliki Pasport khusus untuk masuk ke dalam Kim's Kingdom, Peraturan ini dibuat oleh Haraboji nya Appa atau kakek buyut kami...karna pada saat itu banyak orang yang ingin membobol Kim's Kingdom untuk mencuri data-data penting yang sangat besar nilainya....jadi semenjak itulah Kim's Kingdom di tutup untuk umum"jelas Jhope


"bagaimana jika ada orang lain masuk bersama Keluarga Kim ke Kim's Kingdom dan orang lain tersebut adalah sahabat kita...apakah masih tidak boleh masuk?"tanya JiHan


"masih tidak boleh nuna.... bahkan sekarang Pasport mu sedang diurus oleh Pekerja Kim's Kingdom,dan sementara ini Nuna akan ikut masuk bersama ku dengan menggunakan Pasport ku"jawab Jhope,JiHan mengangguk paham


"tapi aku pernah mendengar bahwa Kaisar dan Permaisuri bisa masuk tanpa menggunakan Pasport"ucap Hari bingung


JiHan lalu menatap bingung Jhope, sementara Jhope hanya tersenyum kecil


"yaaa itu dulu...saat Keluarga Kim masih menjadi Keluarga Kerajaan. Kaisar dan Permaisuri bisa masuk ke Kim's Kingdom hanya dengan sebuah lencana tapi lencana tersebut Sekarang berada di Kim's Kingdom dan di Simpan di tempat yg aman agar Orang lain tidak bisa sembarangan masuk ke Dalam Kim's Kingdom"jelas Jhope tersenyum


"lalu bagaimana cara nya Kaisar Wang Kim masuk apakah dia menggunakan Pasport juga?"tanya JiWoo


"Hyung ku tidak perlu menggunakan Pasport untuk masuk"jawab Jhope sambil terkekeh


"tidak perlu?!!...lalu bagaimana Kaisar Wang Kim masuk ke Kim's Kingdom?!"tanya Hari bingung


"tapi bukan kah semua orang tahu bahwa dia adalah Kaisar dari Kim's Kingdom kenapa harus menunjukkan Tongkat Kerajaan segala sih"cerocos JiWoo


"itu demi keamanan,JiWoo...karna bisa saja ada yg menyamar sebagai Lieverd dan mengambil kesempatan untuk menyelinap masuk ke Kim's Kingdom"jelas JiHan sambil tersenyum


"yaa benar sekali.... apalagi Tongkat Kerajaan milik Jin hyung bukan sembarang tongkat,Nama tongkat nya adalah The King's Scepter....itu adalah Warisan dari Mendiang Haraboji Lee,yang merupakan Keluarga Bangsawan Lee"ujar Jhope


"oh yaa aku jadi penasaran dengan Sejarah Lee Royal Family,karena sedari kecil aku selalu mendengar Sejarah Kim's Royal Family"ujar JiWoo


"ya sama aku Juga....bahkan aku tidak tau pasti dimana letak Lee Kingdom berada"sahut Hari


"hmmm...sama aku juga, walaupun aku bagian dari Keluarga Lee tapi aku tidak pernah tahu dimana Lee Kingdom berada"celetuk JiHan


Jhope mengangguk setuju


"bahkan aku yang merupakan anak seorang Lee saja tidak tau dimana letak Lee Kingdom berada"ujar Jhope yang membuat ketiga wanita itu terkejut


"APAA!!"mereka terkejut


"lalu bagaimana dengan kedua Samchon mu yang merupakan Keturunan Lee asli"tanya JiWoo


"tidak....kedua Samchon bahkan tidak tau dimana keadaan Lee Kingdom,bahkan Haraboji ku yg merupakan Appa dari Kedua Samchon ku tidak tau dimana Letak Lee Kingdom,hanya ada satu orang yg tau"ujar Jhope


"siapa?"tanya JiHan penasaran


"eommaku"jawab Jhope lirih


"tapi Nyonya besar Kim telah Tiada"ujar JiWoo hati-hati,Jhope mengangguk sedih


"yaa.....Kematian nya sama saja dengan lenyapnya Informasi tentang Lee Kingdom,karena Samchon pernah bilang bahwa, Haraboji Eomma,kakek Buyut Lee kami hanya memberi tau Eomma tentang lokasi Lee Kingdom. sementara Haraboji ku yang merupakan anaknya kakek buyut tidak diberitahu sama sekali tentang letak Lee Kingdom...dan Eomma ku tiada maka Selama nya Publik tidak akan tau dimana letaknya Lee Kingdom"jelas Jhope lirih


"apakah Mendiang Nyonya Besar Kim tidak memberitahu kan ke Kalian tentang lokasi Lee Kingdom,untuk jaga-jaga jika dia telah tiada maka Informasi tentang Lee Kingdom masih ada"ucap JiWoo


"yaa Eomma ku pernah memberi tahu kan kepada salah satu dari kami tentang lokasi Lee Kingdom"ujar Jhope teringat sesuatu


"oh yaa...siapa orangnya"tanya Hari antusias


saat ingin menjawab tiba-tiba Jhope terlesuh kembali


"ada apa...hey, kenapa....siapa yg mengetahui lokasi Lee Kingdom selain Nyonya besar Kim"tanya Hari sekaligus khawatir terhadap Jhope yg tiba-tiba lesu


"Taehyung"guman Jhope sendu


"ha?"mereka bertiga kebingungan


"ya...Taehyung,hanya Taehyung yang tahu dimana letak Lee Kingdom selain Eomma tapi sekarang...dia sudaah"Jhope tidak mampu meneruskan kata-katanya


Hari yang tak tega langsung memeluk Jhope


"Calm down...everything is fine, no need to continue..I know it hurts but I'm sure you can"bisik Hari ke Jhope


"the past let the past....now focus on your future, calm down don't be sad...Taetae is calm up there so don't be sad anymore "bisik Hari sambil mengelus lembut rambut Jhope


Jhope menatap Hari dengan sendu. lalu Hari dengan lembut menghapus air mata Jhope yg membuat Jhope tersenyum kecil


"Thank you for always being there for me, I hope you will never leave me."ujar Jhope sambil memeluk erat Hari


"I will not leave you and nothing can separate us, except death"ucap Hari tersenyum dibalas senyuman oleh Jhope


"hem...hem...tolong hargai kami Yang ada disini"dehem JiWoo sambil menyindir Hari dan Jhope


"mesraan sih boleh tapi liat tempat dan keadaan"kesal JiHan


Hari dan Jhope melepaskan pelukan mereka sambil cengengesan


"hehe maaf terlarut dalam suasana tadi"ujar Hari cengengesan yg membuat JiWoo menatap nya dengan malas


"Jhope sebaiknya kita pergi sekarang...hari nanti keburu siang,dan aku setelah ini akan pergi menemui Appa ku karna sudah lama aku tidak menjumpai Appa ku"ujar JiHan


"baik Nuna"patuh Jhope


"aku pergi dulu"pamit Jhope ke Hari


"iyaa....Hati-hati jangan kebut-kebut bawa mobilnya"ujar Hari memeringati Jhope


"ingat siapa yang kau bawa"sambung Hari


Jhope terkekeh sambil mengangguk kan kepalanya


"iya..ya,kalau begitu aku pergi dulu"ucap Jhope melambaikan tangan sambil masuk ke dalam mobil


"JiHan hati-hati"teriak JiWoo


JiHan mengangguk


"byee"


lalu mobil Jhope melaju pergi dari perkarangan Rumah Hari


BERSAMBUNG.......