
Jin terbangun dari tidurnya,dia mengambil posisi duduk sambil memegang kepalanya yang pusing
drett drett drett (handphone Jin berbunyi)
Jin langsung mengangkat nya sambil memegang kepalanya yang pusing
π"Hallo"ujar Jin
π"Hallo Tuan...ini saya Yunwo"ucap Orang seberang yang ternyata adalah Yunwo
π"ya Yunwo ada apa"tanya Jin datar
π"begini Tuan...aku hanya ingin memberi tahu bahwa Pertemuan antar Mafia dipercepat,jadi kita akan pergi bulan depan"jawab Yunwo
tatapan Jin langsung menajam mendengar perkataan Yunwo
π"kenapa di percepat"tanya Jin
π"kalo soal itu saya tidak tahu...yang saya tahu adalah King V sendiri lah yang mempercepat Pertemuan Antar Mafia ini"jelas Yunwo
Jin mengangguk
π"baiklah"ujar Jin dingin lalu langsung mematikan Teleponnya
"King V"guman Jin
"aku tidak sabar melihat mu Bulan depan"sinis Jin
cklek
seseorang membuka pintu,DNA ternyata itu Irene yang membawakan Sebuah kopi untuk Jin Sementara Jin hanya Melirik Irene saja
"Yeobo ini kopi untuk mu"ujar Irene tersenyum manis
Jin hanya berdehem,sambil meminum sedikit kopi tersebut,lalu dia berdiri dan meletakkan kopi itu di Meja
"kau ingin kemana"tanya Irene melihat Jin berdiri
"mandi... sebaiknya kau pergi dari sini"usir Jin lalu masuk kedalam kamar mandi
Irene menatap sendu kearah Jin,dia tidak menyangka Jin mengusirnya. dia pun keluar kamar dengan perasaan sedih
**********
Tuan HaDa dan Irene sedang menunggu kedatangan Jin,mereka semua sudah siap untuk makan malam dan tinggal menunggu Jin tak lama kemudian Jin turun dengan tatapan datar nya
"Selamat malam Tuan Jin"sapa Tuan HaDa berbinar,tapi Jin hanya acuh terhadap Tuan HaDa
"Yeobo mari kita makan malam bersama"ajak Irene sambil berjalan menuju Jin
"Tidak....aku hari ini akan langsung terbang kembali ke Korea"ujar Jin dingin,tadi Jin mendapatkan pesan dari JiHan jika Dia ingin Jin kembali Pulang ke Korea sambil membawakan nya oleh-oleh Belanda
"ha?!! kenapa mendadak seperti ini"tanya Irene terkejut
"benar Tuan kenapa mendadak sekali? bukan kah besok anda pulang"tanya Tuan HaDa terkejut
"itu urusan ku terserah aku dan Irene aku telah menyiapkan Rumah untuk mu yang akan kau tempati di Korea....ingat Pernikahan kita ini hanya sebuah kesepakatan dan jika nanti ada anak yang hadir diantara kita itu tidak akan membuat ku mempertahankan Pernikahan ini dan aku juga meminta jika kau melahirkan seorang anak,aku ingin kau rahasiakan Ayah kandung dari anak itu jika anak itu adalah anak ku"ujar Jin dingin
Irene terkejut dengan ucapan Jin,dia tidak menyangka Jin bisa berkata sekejam ini.
Irene seperti nya kau tidak tahu siapa itu Kim Seok Jinπ
"Yeobo"lirih Irene sedih tapi itu tidak membuat Jin merasa kasihan,dia malah merasa bersalah karena telah mengkhianati JiHan
Jin lalu pergi dari sana meninggalkan Irene yang terduduk sedih karena ucapan Jin,Tuan HaDa lekas memeluk Putri nya
"Appa"lirih Irene bergetar
"sudah tenang lah Sayang.....aku yakin Jin tidak mungkin serius dalam perkataan nya"hibur Tuan HaDa
"tapi Appa...Dia bahkan sudah menolak kehadiran seorang bayi sebelum bayi itu ada dikandungan ku"tangis Irene
"sudah putri kecil ku...tenang Appa akan selalu bersama mu"ujar Tuan HaDa memeluk erat sang Putri
********
Jin berada di Bandara milik nya,Jin lalu langsung masuk ke dalam Jet Pribadi milik nya
"Bilang ke Pilot untuk segera berangkat"titah Jin kepada Bodyguard nya
"Baik Tuan"patuh sang Bodyguard lalu dia pergi untuk memberi tahu sang Pilot
tak beberapa lama kemudian Jet Pribadi milik Jin lepas landas,Jin juga sudah beberapa membawa oleh-oleh khas Belanda untuk JiHan. Jin juga tidak memberitahu kan Kepulangan nya Kepada JiHan dan adik-adiknya yg lain,bahkan Yunwo yang tadi bertelepon dengan Jin tidak tahu bahwa malam ini Jin akan pulang,Jin tadi juga sudah menghubungi Carolus bahwa dia akan pulang lebih awal
**********
Beberapa Jam Kemudian,Jet Pribadi Jin lepas landas di Bandara pribadi milik Keluarga Kim di Korea Selatan
Jin lalu turun dengan senang,dia bahkan memeluk sebuah boneka bewarna putih untuk diberikan kepada JiHan, seorang Bodyguard membawa semua oleh-oleh Jin untuk JiHan
lalu Jin masuk kedalam Mobil dan melaju menuju Masion Kim,Jin juga sudah menyuruh JiHan untuk Pulang ke Masion dengan Alasan bahwa besok pagi dia sudah pulang dan ingin JiHan menyambut nya
*********
Jin sampai di Masion,Masion tersebut terlihat sepi,yaa itu karena Sekarang sudah malam
Jin beserta Bodyguard yang membawa oleh-oleh khas Belanda untuk JiHan itu masuk kedalam Masion,terlihat Jhope dan Namjoon masih berada di Ruang tamu lalu tak lama kemudian datang lah Suga sambil membawa cemilan untuk Kedua adiknya
lalu Jin datang sambil memeluk boneka tersebut sementara Jhope dan yang lain nya terkejut melihat kedatangan Jin
"Hyung kenapa kau ada disini"tanya Namjoon bingung
"iya...bukan kah kau berada di Belanda?"timpal Jhooe bingung
"kenapa kau memeluk boneka seperti itu"tanya Suga karena baru pertama kali ini Suga melihat Jin memeluk Boneka seerat itu
"apakah JiHan sudah pulang"Jin tidak menjawab semua pertanyaan dari adik-adik nya melainkan dia balik bertanya tentang JiHan yang membuat ketiga adiknya bingung
"ha?"
"hmm...itu Nuna sudah pulang,aku sudah mengajaknya berkeliling Kekaisaran Kim,aku juga menjelaskan sedikit tentang Sejarah KIM'S KINGDOM di Museum Kerajaan kepada Nuna"jawab Jhope sedikit kikuk
"oh ya...apa tanggapan dia"tanya Jin
"nuna bilang dia sangat senang,dan dia ingin mengajak Hyung ke Kekaisaran Kim dan meminta agar Hyung sendiri lah yang menjelaskan Sejarah Kim's Kingdom"jawab Jhope
"baiklah apakah dia ada dikamar"tanya Jin
"hmm seperti nya iya"jawab Jhope
Jin mengangguk lalu saat ingin pergi dia melihat kearah ketiga adiknya
"dimana Jimin"tanya Jin dingin
"dia sudah tidur"jawab Namjoon
"berikan ini kepada Jimin,aku tahu bahwa kemarin Handphone nya Rusak karena tidak sengaja menjatuhkan nya ke Lantai hingga pecah"ujar Jin memberikan sebuah Handphone kepada Jhope
"baik Hyung....aku akan memberikan ini kepada nya"ujar Jhope patuh
Jin mengangguk lalu masuk kedalam Lift diikuti oleh Bodyguard tadi
********
Jin dan Bodyguard tadi Keluar dari lift dan mereka berjalan lalu sampai di depan Pintu kamar JiHan
"kau boleh pergi biarkan aku yang membawa nya ke dalam"ucap Jin dingin mengusir Bodyguard tersebut
"baik Tuan"lalu Bodyguard itu pergi
cklek
Jin perlahan-lahan membuka pintu kamar JiHan sambil membawa semua oleh-oleh yang dia bawa untuk JiHan. Jin melihat bahwa JiHan sedang tidur lalu Jin dengan hati-hati menaruh satu persatu Oleh-oleh yang dia bawa ke lantai kecuali boneka putih yang dia letakan di samping JiHan, sebelum meletakkan boneka itu Jin tersenyum sambil menatap JiHan lalu meletakkan boneka itu tapi pergerakan Jin itu membuat JiHan terbangun
"Lieverd? apakah itu kau?"tanya JiHan memastikan sambil mengucek matanya
"iya ini aku....aku sudah pulang"ujar Jin tersenyum kecil
"waah sungguh kau menuruti apa yg kuminta"ujar JiHan senang
"ya ini semua oleh-oleh khas Belanda yang ku bawa untuk mu"ucap Jin sambil memberikan oleh-oleh yang dia bawa
"waaah banyak sekali"JiHan senang apalagi melihat banyak sekali cemilan untuk dia simpan
"oh yaa ini adalah Pesanan yang kau pesan waktu hari itu....poffertjes"ucap Jin
"waaah Terima Kasih Lieverd,ternyata Lieverd masih ingat ku kira Lieverd akan lupa"ujar JiHan cengengesan
"dan aku juga membeli kan Handphone dan iPad untuk mu"ucap Jin datar
"waaaah Terima Kasih Lieverd tapi Handphone ku masih bagus dan aku tidak memerlukan iPad"ujar JiHan bingung
"Tidak apa-apa... jaga-jaga jika Handphone mu tiba-tiba Rusak"ujar Jin acuh
"Sekali lagi Terima Kasih Lieverd"ujar JiHan yg sedari tadi mengucapkan Terima Kasih
"Ya sama-sama nanti aku akan suruh Pelayan untuk membereskan semua ini, sebaiknya kau tidur ini sudah malam"titah Jin
"baik Lieverd....Good night, sweet dreams"ujar JiHan,Jin mengangguk
"Good night too, I hope you sleep well."balas Jin sambil keluar dari Kamar JiHan
BERSAMBUNG.......