Kim Family

Kim Family
part 88



Jin kembali ke Masion setelah melakukan pertemuan dengan Tuan HaDa dan Irene. Jin memasuki Masion dan berjalan menuju lift untuk ke kamar nya


tapi saat ingin pergi menuju Lift,Jin melihat JiHan yang sedang bermain di dekat kandang ular milik Haraboji nya yang masih dirawat oleh Jin karna ini wasiat Halmoni nya


Jin terkejut saat JiHan ingin menggapai ular yang berjenis Ular Derik Mojave salah satu ujar berbisa dan paling berbahaya di Dunia yg sedang tidur. Jin segera berlari kearah JiHan


"JiHan"panggil Jin lalu menarik JiHan kepelukan nya


JiHan terkejut karna Jin tiba-tiba menariknya, sementara Jin syok karna tingkah laku JiHan yg bisa membahayakan JiHan dan anaknya yg msh dalam kandungan dan bersyukur karna dia bisa menyelamatkan JiHan tepat waktu



"Lieverd?"ujar JiHan bingung


Jin melepaskan pelukan mereka lalu menatap tajam JiHan


"Apa yang kau lakukan...kau tahu itu sangat berbahaya dan bisa membahayakan Kau dan Baby Hodu"ujar Jin sedikit berteriak memarahi JiHan


JiHan menundukkan kepalanya saat Jin memarahi nya


"Maafkan aku Lieverd....entah tiba-tiba aku ingin memegang kepala ular tersebut dan mencekik nya hingga mati"lirih JiHan terdengar oleh Jin


Jin menghembuskan nafas kasar nya lalu menuntun JiHan ke Kursi yang ada di dekat sana


"duduk"ujar Jin dan JiHan menuruti nya


"Pelayan ambilkan air putih"titah Jin kepada Maid yg lewat


"Baik Kaisar"lalu pelayan tersebut pergi ke dapur untuk mengambil kan apa yg Jin minta


tak lama kemudian maid tersebut datang membawa air putih seperti yang Jin minta,Maid tersebut memberikan nya kepada Jin dan Jin menerima nya lalu memberikan nya ke JiHan


"minumlah"titah Jin dingin


dengan patuh JiHan mengambil air putih tersebut lalu meminumnya, setelah habis,JiHan lalu memberikan gelas kosong Tersebut ke maid yg msh ada disana lalu maid meminta izin untuk pamit


setelah kepergian maid tersebut,Jin menatap dingin JiHan


"aku telah membuat janji ke dokter untuk memeriksa kandungan mu seperti yg Samchon Hanjun tadi katakan"ucap Jin dingin


"Sekarang bersiaplah karna 15 menit lagi kita akan berangkat"sambung Jin datar


JiHan mengangguk senang lalu dia bergegas ke kamar nya untuk bersiap-siap,Jin yg melihat itu hanya menggelengkan kepalanya lalu dia juga bersiap untuk pergi nanti


*********


15 menit Kemudian


Jin maupun JiHan telah siap


"ayo"ujar Jin dan JiHan mengangguk lalu mereka pergi ke Rumah Sakit untuk memeriksa Kandungan JiHan


*******


Sesampainya Di Rumah Sakit. Jin dan JiHan langsung turun lalu masuk pergi ke Ruangan periksa kandungan


Di Ruangan Kandungan


JiHan tengah berbaring di brankar dan Jin berada di sampingnya. Dokter tengah memeriksa perut JiHan menggunakan alat Ultrasonografi atau USG


Dokter tersenyum menatap Jin


"Selamat Kaisar Wang Kim, Permaisuri Wangbi Kim dinyatakan hamil dan usia kandungan nya sudah mencapai seminggu"ucap Dokter


Jin tersenyum tipis dan JiHan tersenyum senang,lalu Dokter menyudahi pemeriksaan nya. JiHan dibantu Jin turun dari brankar lalu mereka duduk dihadapan Dokter


"karna usia kandungan Permaisuri masih muda dan rentan keguguran jadi saya sarankan agar Permaisuri tidak boleh terlalu lelah dan stres...dan perbanyak istirahat"saran Dokter lembut


JiHan mengangguk mengerti


"baik Dok saya mengerti"ujar JiHan lembut


lalu dokter tersebut menatap Jin


"Kaisar Wang...bila Permaisuri Wangbi mengalami mood yg tidak baik sering tiba-tiba menangis, marah-marah sendiri atau tiba-tiba dia menjadi pendiam...hamba harap anda dapat memaklumi nya karna mood ibu hamil sering berubah-ubah"ucap sang Dokter


"dan bila Permaisuri Wangbi meminta sesuatu hal yg cukup aneh atau menyuruh Anda melakukan hal aneh...hamba harap anda memaklumi nya karna terkadang itu adalah keinginan sang jabang bayi atau biasa Orang menyebut nya ngidam"sambung sang dokter


"Baiklah saya mengerti"ujar Jin dingin


lalu Jin dan JiHan berdiri begitupun sang Dokter


"Terima kasih dok untuk hari ini"ucap Jin datar


"Sama-sama Kaisar Wang saya turut senang mendengar bahwa sebentar lagi akan ada penerus Keluarga Kim dan Sekali Lagi selamat untuk Kaisar Wang dan Permaisuri Wangbi"ujar Dokter tersebut


Jin mengangguk lalu mereka berdua pamit pergi ke dokter Tersebut sementara Dokter itu membungkukkan badannya memberi hormat kepada Kaisar Wang Kim


********


Di dalam Mobil


Jin sedang menyetir sementara JiHan tengah melamun


tiba-tiba JiHan menatap Jin cukup dalam seolah-olah ada yg ingin dikatakan tapi JiHan ragu mengatakan nya. Jin yang tau hal itu segera berdehem


"apa yg ingin kau katakan?"tanya Jin dingin


JiHan ingin menjawab tapi lagi-lagi dia ragu, seolah tau apa yg dipikirkan JiHan,jin langsung berkata


"katakan lah....aku tidak akan menolaknya selagi permintaan mu itu masih sewajarnya"ujar Jin santai


"emm....apakah boleh setelah pulang nanti kita berfoto bersama dengan memegang tespeck dan hasil USG ini...lalu memosting nya di Media sosial untuk memberitahu bahwa aku mengandung anak Lieverd?"lirih JiHan bertanya


Jin melirik JiHan lalu memfokuskan pandangannya ke depan


"tentu....kenapa tidak"ujar Jin yg membuat JiHan menatap kearah Jin


"serius?"tanya JiHan sekali lagi


"My words are never playful and always serious"ucap Jin dingin


JiHan mengangguk lalu tersenyum senang sementara Jin melirik kearah JiHan dan tersenyum tipis


********


sesampainya di Masion


JiHan bergegas mengambil tespeck yg tadi dia taruh di kamarnya sementara Jin menunggu JiHan sambil memegang hasil USG anak mereka,Jin menatap hasil USG tersebut dengan tatapan tidak bisa dijelaskan


"aku tidak menyangka sebentar lagi aku menjadi seorang Appa"guman Jin tak percaya


tak lama kemudian JiHan keluar dari lift lalu berjalan kearah Jin sambil membawa tespeck


"ayo"ucap JiHan tersenyum senang


"aturlah pose nya"ujar Jin


JiHan mengangguk,lalu dia mulai mengatur pose mereka untuk berfoto dibantu maid yg memfotokan mereka. Jin sebenernya masih kaku tapi dia harus membiasakan ini karna mood ibu hamil sering berubah-ubah


Setelah selesai JiHan berlari menuju maid tersebut untuk melihat hasil fotonya, sementara Maid tadi sudah meminta izin dan pergi


"sudah?"tanya Jin


JiHan yg sedang menatap foto yg ada di handphone nya dengan pandangan lucu menatap Jin sebentar lalu mengangguk kan kepala nya


"lihat ini"ucap JiHan sambil memberikan hasil fotonya ke Jin,Jin yg melihat itu mengangguk dan tersenyum tipis


"aku akan memposting nya ke media sosial"ucap JiHan sambil menatap Jin seolah-olah ingin meminta izin


Jin yg paham langsung mengangguk kan kepalanya,JiHan tersenyum senang lalu dia berlari menuju sofa dan duduk disana sambil mengotak-atik ponselnya, sementara Jin juga mengikuti JiHan yg duduk di sofa,Jin juga memainkan ponselnya dan dia melihat postingan JiHan di Twitter


Postingan Twitter JiHan



lalu Jin juga membuka kolom komentar nya



Jin tersenyum kecil saat melihat Twitter JiHan sudah dibanjiri komentar Keluarga nya dan Netizen dunia. Jin juga senang karna Jungkook ikut berkomentar yg berarti rasa benci Jungkook kepada Keluarga Kim perlahan-lahan mulai hilang. Jin lalu mengotak-atik ponselnya


JiHan yg sedang melihat beranda Twitter nya tiba-tiba salfok dengan postingan Twitter Jin,lalu JiHan menatap Jin yg sedang melihat ponselnya dengan tatapan datar


Postingan Jin



bagaimana JiHan tidak terkejut,Jin memilih foto yg terlihat romantis. Padahal JiHan berusaha untuk memilih foto yg tidak terlalu mencolok agar Jin tidak risih tapi ini,dan JiHan sedikit terharu Dengan kata-kata Jin yg turut senang dengan keberadaan bayi yg dia kandung. lalu JiHan mengomentari postingan Jin



Jin melirik JiHan saat Jin melihat komentar JiHan di postingan Twitter nya lalu fokus kembali ke Handphone nya


"Lieverd"lirih JiHan memanggil Jin,Jin pun menoleh


"Ada apa?"tanya Jin dingin


"Terima Kasih karna Lieverd mau menerima kehadiran bayi ini walaupun sebenarnya kehadirannya adalah suatu kesalahan yg tidak disengaja"lirih JiHan


Jin menatap datar JiHan


"walaupun kehadirannya karna suatu kesalahan tapi dia masih tetap darah daging ku dan aku akan selalu menyayanginya karna dia adalah anak ku"ucap Jin yg membuat JiHan tersentuh


"Sekali lagi Terimakasih Lieverd"ucap JiHan terharu


Jin hanya mengangguk


"sekarang istirahat lah sebentar lagi Jam makan siang,aku akan menemui Samchon Hanjun dan pulang saat Jam makan siang"ujar Jin dingin sambil berdiri


"dan jika kau perlu apa-apa minta pada maid dan jangan mengerjakan pekerjaan yg berat suruh saja para maid yg mengerjakan nya"sambung Jin dan dibalas anggukan oleh JiHan


JiHan pun ikut berdiri


"hati-hati"ucap JiHan


Jin mengangguk lalu dia berjalan keluar Masion dan pergi untuk menemui Samchon Hanjun nya, sementara JiHan setelah Jin keluar Masion dia langsung menuju kamarnya


BERSAMBUNG......