
MASION KIM
Jungkook dan Taehyung baru pulang setalah jalan-jalan
"Kami Pulang"Teriak Taekook
Sementara Hanjun yg baru saja ingin naik lift diurungkan nya lalu dia berjalan menuju Ke arah Taekook
"kalian sudah pulang?"tanya Hanjun
"iya Samchon...emm dimana yg lain kenapa Masion ini sangat sepi"tanya Taehyung bingung
"ooo...Hyung mu yg lain sedang di ruang Rawat nchim... katanya Nchim sudah sadar, Samchon baru saja ingin ke sana tapi melihat Kalian Pulang Smachon jadi menghampiri kalian dulu"kata Hanjun menjelas kan
"Apa Jimin sudah sadar"ujar Taehyung antusias
Dan Hanjun hanya mengangguk
"Waaaaw....Kuki ayo kita liat nchim"ujar Taehyung bersemangat,Jungkook mengangguk
lalu mereka bertiga menuju Ruang Rawat Jimin,dan Taehyung sangat antusias akan hal itu
*******
diruang Rawat Jimin
Jimin sedang makan sup disuapi Suga
"sudah Hyung"kata Jimin
Suga yg mengerti langsung menaruh mangkuk sup tersebut di meja samping ranjang Jimin
"Hyung sudah tahu semua nya"ucap Suga yg membuat Jimin bingung
"Maksud Hyung?"bingung jimin
"Hyung sudah tahu,bahwa anak itu tidak mendorong mu waktu itu melainkan kau sendiri yg sengaja menjatuhkan tubuh mu kebawah"ujar Suga dingin
Jimin terkejut, tiba-tiba di menjadi takut lalu dia melirik Jhope yg menatap pasrah diri nya
"hyu-ng i-tu..."tiba-tiba Jimin menjadi gagap
"Apakah Jin Hyung tahu"tanya Jimin takut
,dia sudah membuat kesalahan besar. Dia takut nanti Jin menghukum berat Diri nya
"Tentu saja"ucap Suga Dingin
"Sebaiknya kau meminta Maaf kepada Anak itu,atau Jin Hyung akan memberikan hukuman berat untuk mu"nasehat Jhope
Jimin menatap Kesal Jhope
"Tidak!!Sampai kapan pun aku tidak akan Mau meminta Maaf kepada anak itu,aku sangat membencinya....sangaattt"teriak Jimin
"Kenapa kau sangat membencinya,bukan kah dia hanya mencoba untuk melukai Jungkook,bahkan itu belum tentu benar"ujar RM datar
"iya itu adalah salah satu alasan aku membenci anak itu, alasan yang membuat aku menjadi benci anak itu adalah....Karena dia,karena dia Appa pergi"kata Jimin marah
Semua orang menatap bingung Jimin
"Apa maksud"tanya Suga Dingin
"Iya....kenapa kau bilang anak itu yg membuat Appa pergi,padahal jelas-jelas Appa meninggal karena ditembak demi menyelamatkan Kau, Taehyung,Jin Hyung,dan Jungkook"kata RM bingung
Jimin menatap ketiga hyung nya dengan tatapan kesal
"Karena pada saat itu Appa hanya ingin menyelamatkan anak itu,lalu Jin Hyung datang karena mengkhawatirkan anak itu,Jin Hyung mengikuti Appa secara diam-diam,anak itu Pergi karena dia memcoba untuk menyelamatkan Kuki tapi dia malah tertangkap dan membuat Appa dan Jin Hyung khawatir....Padahal Appa telah menyusun rencana untuk menyelamatkan Kuki,tapi anak itu keras kepala dan nekat kesana sendirian, alhasil nyawa Kuki terancam karena dia,aku tertangkap karena dia juga,karena anak itu mengajakku dengan perkataan bahwa jika kami berhasil menyelamatkan Kuki maka Eomma akan senang dan tidak sedih lagi,aku yg masih kecil dan polos itu menyetujui perkataan nya karena aku juga khawatir dengan Eomma"jelas Jimin panjang lebar
"lalu sampai lah saat dimana kami semua terperangkap dan tak bisa melarikan diri,Jin Hyung memeluk erat Baby Kuki,Aku menangis sambil sembunyi dibelakang Jin Hyung, Sementara Anak itu mencoba melawan Padahal dia masih kecil,sampai dimana saat anak itu mencoba melawan orang itu mengarah kan pistol keanak itu dan door bukan anak itu yg tertembak tapi Appa....Appa mengorbankan nyawanya hanya demi Anak Si4l4n itu...saat melihat Appa sudah Sekarat para penjahat itu pergi begitu saja,aku yg melihat Appa yg mengeluarkan banyak darah Membuat ku menangis kencang,dan Jin Hyung juga sama, Sementara anak itu dia menatap Appa dengan tatapan kosong tapi tanpa dia sadari bahwa dialah yg menyebabkan Appa Terluka"sambung Jimin sambil menangis mengeluarkan air mata saat mengingat Appa nya yg dibunuh didepan mata nya sendiri
"tapi kenapa pada saat itu kami bertanya kepada Jin Hyung kenapa Appa seperti ini,Jin Hyung bilang bahwa Saat Appa sedang melawan musuh tiba-tiba ada musuh nya yg menembak nya dari belakang?"bingung Jhope karena apa yg Jin katakan waktu itu tidak sama dengan yg Jimin ceritakan
"itu karena Jin Hyung tidak ingin kalian menambah benci dengan anak itu,dan aku juga ingat saat itu Jin Hyung menatap benci anak itu sambil berkata 'Semua ini karena kau,Appa tiada Karena kau dan aku sangat membenci mu' Jin Hyung berkata seperti itu pada saat acara pemakaman Appa Selesai,itu lah kenapa saat Eomma tiada Dan menyusul Appa,Jin Hyung menyekolahkan anak itu ke Daegu selama 5 tahun karena dia tidak ingin mengingat kejadian itu tapi entah mengapa Jin Hyung membawa anak itu kembali lagi kesini"ujar Jimin kesal
Semua orang diam setelah mendengar kan cerita Jimin,mereka masih tidak percaya dengan apa yg mereka dengar
Dan tanpa mereka sadari bahwa Jungkook,Hanjun dan juga Taehyung mendengar apa yg Jimin ceritakan
Jungkook terkejut saat mengetahui fakta itu begitu pun Taehyung,dia terkejut dan syok saat tahu bahwa dia lah penyebab Appa nya Tiada, Sementara Hanjun diam sambil memperhatikan kedua keponakan nya itu terutama Taehyung
Taehyung menatap Jungkook,dia bisa melihat tatapan kosong Jungkook,dan Taehyung yakin setelah ini Jungkook akan membenci nya
lalu secara perlahan Taehyung pergi dari sana
"mphi kau ingin Kemana"tanya Hanjun
"Menenangkan diri"ucap Taehyung lalu pergi dari sana
sementara Hanjun memandang sendu Taehyung,entah mengapa semesta memberikan Cobaan yg begitu berat untuk keponakan nya itu
lalu Hanjun mengajak Jungkook masuk, walaupun Jungkook juga ingin menyendiri tapi dia juga ingin tahu cerita tentang Appa,Eomma dan Taehyung dulu
**********
Sementara itu Taehyung sedang berada Ditaman buatan nya sendiri
Taehyung memandang Langit
"hahahaha.... ternyata aku lah penyebab Appa tiada...hahaha karena aku juga lah Eomma tiada karena terpukul atas kepergian Appa,jadi ini alasan mengapa Nchim dan Jin Hyung Sangat membenci ku"ujar Taehyung sambil tertawa penuh luka
"aku memang pantas disebut pembawa si4l4n,ini alasan nya mengapa Jin Hyung mengirim ku ke Daegu,karena dia tidak Sudi melihat wajah ku.... hahha pasti Sekarang Kuki membenci ku,dan aku akan sendirian lagi"lirih Taehyung sendu
lalu Taehyung ambruk ke lantai taman,sambil menangis memegang foto Eomma Appa nya
"mengapa hiks semesta tidak hiks adil pada ku hiks hiks kenapa semua orang membenci ku hiks hiks hiks aku ingin menyusul Appa hiks hiks Eomma"tangis Taehyung
"B Hyung...S hyung"ternyata kedua Hyung misterius Taehyung
"iya ini kami"kata B Hyung tersenyum
"bayi kecil jangan menangis,kata siapa semua orang membenci mu? ini kami sangat menyayangi mu"ujar S Hyung sambil memeluk erat Taehyung
"menangis lah keluar kan semua beban pikiran mu"ujar B Hyung memeluk erat Taehyung
Taehyung yg diperlakukan seperti itu menjadi Terharu dan membalas pelukan kedua Hyung nya sambil menangis kencang
"huaaaa....hiks hiks Hyung kenapa hiks dunia tidak adil kepada ku hiks hiks hiks hiks Semua orang membenci ku"Taehyung menangis sambil memeluk kedua hyung nya
"tidak semua orang Tae,kami disini menyayangi mu"ujar S Hyung sambil mengelus punggung Taehyung
"hiks...hiks tapi mereka semua jahat kepada ku,hiks hiks apakah aku jahat maka nya mereka hiks hiks hiks membenci dan menyakiti ku hiks"
B Hyung dan S Hyung menatap kasihan ke Taehyung, mereka menahan air mata karena mereka baru pertama Kali melihat Taehyung seterpuruk ini
"tidak Taehyung....kau tidak jahat kau anak yg baik"ujar B Hyung sambil memeluk erat Taehyung
"iya...katakan siapa yg berani melukai Taetae kecil kami"kata S hyung gemetar,dia sedang menahan Tangisnya. Taetae adalah nama panggilan sayang dari B dan S hyung
"hiks hiks Hyung hiks kata Nchim tadi hiks hiks Taetae penyebab Appa hiks hiks Tiada huaaaa hiks hiks"mengingat Perkataan Jimin tadi membuat Taehyung merasa Bersalah dengan Appa nya, ditambah Rasa penyesalan yg ada di hati nya
"Taetae Pembunuh hyung hiks hiks hiks Taetae Pembunuh hiks hiks hiks"Taehyung menangis
"hiks hiks Hyung pasti hiks tidak mau punya hiks hiks adek Pembunuh hiks hiks"sambung Taehyung
B hyung menggelengkan kepalanya,dia memegang kedua pipi Taehyung
"Taetae liat Hyung....Hyung tidak pernah membenci mu,bagi Hyung dan S Hyung kau tetap Taetae kecil kami,ingat Taetae blm tentu yg dikatakan Jimin itu benar"kata B Hyung menenangkan Taehyung,lalu dia mencium dahi,kedua mata,dan kedua pipi Taehyung
"Sekarang Taetae kecil tenang dulu ya jangan menangis lagi,kau tidak sendirian di Dunia ini ada B Hyung dan S Hyung"ujar B Hyung yg membuat Hati Taehyung tenang
"iya apa yg dikatakan B benar kau adalah Taetae kecil kami,siapa yang berani menyakiti mu akan Hyung gantung dipohon pisang"canda S Hyung sambil mencium kedua mata dan Kedua pipi Taehyung
"ihhh Hyung mana bisa orng digantung dipohon pisang,yg ada nanti pohon pisang nya roboh karena keberatan orang nya"kata Taehyung cemberut
"bisa lah kalo yg digantung ayam"celetuk B Hyung
"yeee tadi kan Hyung bilang ingin menggantung orang bukan ayam"cetus Taehyung cemberut
B Hyung dan S Hyung tertawa saat melihat wajah cemberut Taehyung yg lucu
"iiiihhh Hyung jangan tertawa kan aku"sarkas Taehyung kesal,bukan nya berhenti kedua hyung itu malah tertawa keras
"hahahha lihat lah bayi beruang kita sedang marah"ledek B hyung
"hahahaha iya dia seperti bayi beruang yg sedang merengek kepada Eomma nya untuk diberi makan"tawa S hyung
"hyuung!!"hal itu tambah Membuat Taehyung cemberut
lalu mereka bercanda bersama. Taehyung bahkan melupakan kejadian beberapa menit yg lalu. Jika bercanda dengan kedua hyung nya ini tentu Taehyung akan lupa waktu,karena saking nyaman nya berada disamping mereka
beberapa menit Kemudian
Taehyung tertidur pulas dipangkuan S hyung,lalu S Hyung dengan perlahan memindahkan Tubuh Taehyung ke ayunan gantung yg ada disana Agar Taehyung lebih nyaman
S Hyung mengusap rambut Taehyung
"Sungguh aku muak dengan Keluarga ini,mereka selalu membuat Taetae kecil kita sedih dan menderita....ingin rasa nya aku membawa Taetae pergi dari Rumah ini"kesal B Hyung sambil menatap kebencian ke Masion Kim
S Hyung menatap B Hyung
"jangan gegabah ingat kita harus membuat Rencana dengan Matang,kau tahu kan bahwa Jin itu memiliki Jiwa Psychopat yg bisa saja membahayakan keselamatan adik kita"ujar S Hyung bijak
B Hyung menghela nafas kasar
"huft....kuharap Ulang Tahun anak itu cepat terjadi Agara kita bisa membawa Taetae Kecil Pergi"ujar B Hyung kesal
"Kita akan bahas itu Di Masion,ayo sekarang kita pergi sebelum Keluarga ini datang kesini"ujar S hyung dan disetujui B Hyung
sebelum mereka pergi mereka mencium kedua pipi Taehyung
"Taetae Hyung pergi dulu yaa....nanti kalo Taetae sedih lagi Hyung akan datang lagi Dan menjadi senderan bagi Taetae"bisik S Hyung,lalu S Hyung mencium kedua mata Taehyung
"Taetae Hyung Pamit dulu ya....Taetae jangan sedih lagi nanti Hyung janji akan bawa Taetae pergi dari Penjara Emas ini agar Taetae hidup dengan bebas dan tenang tanpa beban sedikit pun, tunggu lah 3 bulan lagi"bisik B Hyung lalu dia mencium lagi pipi kiri Taehyung
Setelah Berpamitan dengan adik kecil mereka,mereka berdua langsung pergi dan menghilang secepat Kilat
Dan tanpa mereka sadari bahwa ada seseorang yg sedari tadi memperhatikan Interaksi mereka
Orang tersebut adalah Jin,saat Taehyung menangis disini Jin sudah Pulang dan mendengar Tangisan seseorang lalu dia melihat Taehyung menangis, sebenarnya dia ingin menenangkan Taehyung tapi melihat kedua pria itu datang dan menenangkan Taehyung membuat dia mengurungkan niatnya
Jin mendekat kearah Taehyung yg sedang tertidur pulas
"kau seperti nya sangat bahagia bersama mereka"kata Jin menatap Wajah Taehyung
"mereka berdua memang tidak selalu ada disamping mu tapi mereka selalu datang disaat yg tepat,disaat kau sedang terpuruk mereka datang,kau sedih mereka datang,kau terluka mereka datang....tidak seperti ku yg belum tentu datang saat kau dalam masalah"ujar Jin dingin
Lalu dia menatap wajah Taehyung yg masih ada bekas air mata nya
"Apakah Jimin telah memberi tahu kan ke semua orang tentang kejadian beberapa Tahun yg lalu?"bingung Jin
"Jika iya aku akan menghukum nya karena telah berani melanggar Peraturan ku"ucap Jin datar
lalu dia menggendong Taehyung secara Perlahan,dia akan memindahkan Taehyung ke kamarnya
"Jika saja dulu Samchon Hanjun tidak memberi tahu yg sebenarnya mungkin saat ini aku akan membenci mu karena alasan yg tak masuk akal"ujar Jin dingin fokus ke jalan
Tapi tiba-tiba dia berpikir tentang kedua pria yg tadi di taman,dia mendengar bahwa salah satu dari mereka berkata akan membawa Taehyung pergi dan yg pasti Jin tidak akan membiarkan hal itu terjadi
"Aku tak akan membiarkan harta Keluarga Kim diambil dan dibawa pergi oleh orang asing seperti mereka"ujar Jin dingin lalu dia melanjutkan Perjalanan ke Kamar Taehyung
BERSAMBUNG........