Kim Family

Kim Family
Part 101



Keesokan harinya


Jungkook turun dengan Koper yang dia bawa. Jungkook telah memutuskan untuk kembali ke Keluarga Kim untuk menuruti Perintah Pertama dan Terakhir Appa nya


"Apakah Kuki yakin"tanya So Young lembut walaupun sebenarnya So Young tidak rela Putra nya ini pergi meninggalkan nya


Jungkook mengangguk mantap


"aku yakin Yangmo"lirih Jungkook tersenyum


So Young memeluk erat tubuh Putra nya itu,Baek Hyeon juga ikut memeluk erat Jungkook, lalu mereka melepaskan pelukan nya


"Hyung"lirih Baek Hyeon ingin menangis saat tahu Jungkook akan pergi


Jungkook yang melihat itu mensejajarkan tubuhnya dengan tubuh Baek Hyeon


"Jangan sedih...Hyung janji akan sering-sering main kesini"ucap Jungkook menghapus air mata Baek Hyeon yang turun


Baek Hyeon mengangguk dan memeluk erat Jungkook, Jungkook membalas pelukan Baek Hyeon lalu mereka melepaskan pelukan mereka


Jungkook lalu berdiri menatap Yangbu nya


"Yangbu aku akan pulang,aku harap Yangbu tidak sedih"kata Jungkook tersenyum jahil


Dong Sun tersenyum sambil memukul pelan bahu Jungkook


"dasar bodoh... bagaimana Yangbu tidak sedih saat Putra ku ini akan pergi meninggalkan ku"ujar Dong Sun menahan air matanya dengan senyuman


Jungkook yang melihat itu memeluk erat Dong Sun


"Yangbu aku menyayangimu"ujar Jungkook


"aku tahu"balas Dong Sun,lalu mereka melepaskan pelukan mereka


Jungkook menatap satu-persatu Keluarga kedua nya itu,dia menyeka air matanya. Rasanya berat meninggalkan Keluarga yang sudah menjadi Rumah kedua untuknya tapi dia harus pergi untuk mematuhi Perintah Appa nya


"Yangmo...Yangbu Kuki pergi"ucap Perpisahan dari Jungkook lalu berbalik dan perlahan melangkah keluar Rumah


So Young hanya bisa menahan air matanya saat melihat Putra nya pergi meninggalkan nya


Jungkook lalu masuk kedalam mobil,sebelum dia pergi,dia menoleh kearah Yangmo dan Yangbu nya sambil tersenyum


"Yangmo...Yangbu Kuki pergi dulu,Kuki janji akan sering-sering main kesini"teriak Jungkook


"Hyung jangan lupa Bawakan aku mainan yang banyak"sahut Baek Hyeon, Jungkook mengangguk lalu menancapkan gas dan pergi dari sana


********


Jin sedang berada di kantor,hari ini Pekerjaannya sangat banyak bahkan dia tidak sempat untuk sarapan karena ada urusan mendadak dari kantor


"Tuan"ujar Yunwo memasuki Ruangan Jin


"hmm?"


"saya mendapatkan surat dari Para Mafia mengenai Pertemuan yang akan dilakukan bulan depan"ucap Yunwo sambil meletakkan surat tersebut di meja Jin


Jin melirik sekilas Surat itu lalu mengambil dan membacanya


Setelah membacanya Jin meletakkan surat tersebut


"Ada apa Tuan"tanya Yunwo


"hmm seperti nya Mafia Schwarzes Feuer,ingin bermain-main dengan kita"ujar Jin dingin


"Mafia Schwarzes Feuer? bukan kah itu Mafia urutan ke sembilan diantara sepuluh Mafia terkenal di Dunia? ada apa dengan nya"tanya Yunwo bingung


"yaa...Pemimpin nya King Sonne,ingin mempercepat Pertemuan ini dan ingin agar Semua King Mafia tidak memakai penutup wajah untuk mengetahui indentitas masing-masing"jawab Jin datar,Jin tahu bahwa King Sonne ingin mengetahui indentitas asli dirinya dan King V tapi itu tidak akan terjadi


"apa?!! bukan kah itu adalah tindakan yang bodoh dan gegabah"ucap Yunwo bingung


"Kirimkan surat balasan kepada semua para King Mafia, terutama King Sonne....Jika mereka ingin pertemuan ini dilakukan tanpa penutup wajah maka aku tidak akan datang ke acara Pertemuan itu"ucap Jin acuh lalu melanjutkan pekerjaannya


"baik Tuan"Patuh Yunwo lalu dia pamit dan pergi dari Ruangan Jin


drtt drtt drtt (suara ponsel Jin)


Jin melirik ponselnya, ternyata Irene yang menelponnya


"ck menyusahkan saja"decak Jin


dengan malas Jin mengangkat telpon tersebut


📞"ada apa"tanya Jin datar


📞"emm Yeobo apakah kau nanti bisa menemani ku di Masion ini,aku merasa kesepian"ujar Irene diseberang sana


📞"aku sibuk"kata Jin acuh


📞"tidak bisa yaa"terdengar helaan nafas kecewa dari Irene


📞"hmmm"sahut Jin acuh


📞"baiklah tidak apa-apa.....semangat Kerja nya Yeobo"ujar Irene


Jin langsung mematikan Teleponnya,dia merasa muak dengan semua ini


"ck...aku harus segera mendapatkan chip itu, setelah mendapat kan chip itu maka pernikahan menyebalkan ini akan selesai"guman Jin kesal lalu melanjutkan Pekerjaannya


******


Jimin dan Suga sedang berada di dapur,mereka berdua sedang memasak makanan untuk JiHan


"Hyung...Nuna tadi meminta untuk dimasakkan Chicken Cheese korean dan pasta de nata"ujar Jimin yang sedang melakukan tugasnya


"aku tahu....kau tidak lihat aku sedang membumbui ayamnya"kesal Suga karena sedari tadi Jimin terus berkata seperti itu


"aku hanya mengingatkan Hyung"ucap Jimin acuh


"tapi aku mengatakan nya berulang-ulang Kim Jimin"geram Suga


Jimin hanya cengengesan,lalu mereka melanjutkan Pekerjaan mereka


"Jimin ambilkan keju"titah Suga yang sedang menata ayam


"baiklah Hyung"patuh Jimin,lalu mengambil keju dan memberikan nya kepada Suga


"ini Hyung"


"ya"


Suga lalu meletakkan beberapa Keju diatas ayam yang telah dia bumbui


"selesai...tinggal masukan ke oven dan tunggu beberapa menit"ucap Suga lalu memasukkan ayam itu kedalam oven dan mengatur waktunya


"oke...Jimin bagaimana dengan Pasta de nata nya"tanya Suga


"sebentar lagi akan matang Hyung"ucap Jimin yang tengah melakukan sesuatu


"apa yang sedang kau lakukan"tanya Suga mendekati Jimin


"aku sedang menyiapkan es krim untuk JiHan Nuna"jawab Jimin


beberapa menit kemudian


Suga mengeluarkan ayam dari oven dan meletakkan nya diatas meja


"Hyung"panggil Jimin sambil mendekat kearah Suga


"apakah sudah jadi"tanya Jimin


"Seperti yang kau lihat"ujar Suga dingin


"baiklah karena semua makanan nya sudah siap,ayo bawa ke JiHan Nuna,dia pasti sudah menunggu"ujar Suga,Jimin mengangguk lalu mereka berdua membawa makanan itu ke JiHan


*******


Sementara Di Taman


JiHan,Hari, JiWoo,dan Jhope tengah duduk sambil bercanda


"dimana mereka berdua,kenapa lama sekali"ucap Jhope mencari keberadaan Suga dan Jimin


"sabar...kau kira memasak itu sebentar,butuh waktu untuk menyelesaikan nya"sahut Hari


tak lama kemudian Suga dan Jimin datang membawa makanan yang telah mereka buat tadi dan meletakkan nya di meja


"Nuna ini pesanan mu"ujar Jimin tersenyum


"waah...Terima Kasih Suga,Jimin dan Maaf Jika aku merepotkan kalian"ujar JiHan tak enak hati


"tidak apa-apa Nuna,jangan sungkan kita adalah Keluarga"ucap Jimin tersenyum


"benar...Nuna jangan pernah sungkan terhadap kami"sambung Suga


JiHan mengangguk


"Nuna ciciplah Masakan kami ini...dan ini bonus untuk mu,sebuah eskrim khusus untuk Nuna"ujar Jimin dengan bangga menunjukkan hasil karya nya


"waah Terima Kasih Jimin... baiklah aku akan mencicipi nya, kelihatan nya enak"ujar JiHan


dia mulai mencicipi Chicken Cheese korean



JiHan lalu memasukkan potongan ayam yang telah dilapisi keju tersebut


"hmmm...Rasanya enak dan pas dilidah...Nuna kasih nilai 100"ucap JiHan yang membuat Jimin dan Suga Senang


"syukurlah kalau pas dilidah Nuna"guman Suga lalu duduk disamping Jhope


"Nuna cicipi juga pasta de nata yang telah aku buat"rengek Jimin


"baiklah"ujar JiHan lalu mencicipi Pasta de nata buatan Jimin



"waah ini sangat enak... ternyata kau pintar masak yaa Jimin"puji JiHan yang membuat Jimin malu


"Nuna bisa aja"Jimin tersipu malu


Suga dan Jhope yang melihat nya merasa geli


"ihhhh....kau sangat menggelikan Kim Jimin"ujar Jhope


Suga mengangguk, menyetujui Perkataan Jhope. Jimin memandang sinis kedua Hyungnya itu


"bilang aja kalian iri karena JiHan Nuna memuji Masakan ku"sinis Jimin


Suga yang mendengar itu menatap datar Jimin


"masakan mu? kau hanya membantu memasukkan nya ke dalam oven dan mengeluarkan nya, selebihnya aku yang melakukan nya"ucap Suga datar hal itu membuat semua orang tertawa mendengar perkataan Suga


"hahhaa...jadi ini Suga yang membuat nya,dan kau hanya memasukkan nya ke dalam oven saja"ujar Jhope sambil tertawa


Jimin merengut mendengar hal itu,dia menatap tajam kearah Suga


"tidak bisakah kau melihat adik mu ini Senang Hyung"kesal Jimin


JiHan terkekeh


"sudahlah...semua makanan ini sangat enat terutama eskrim yg telah Jimin siapkan"ujar JiHan lembut sambil memakan Es krim buatan Jimin



Mendengar hal itu membuat Jimin senang dan berbangga diri


"Terima kasih Nuna"ujar Jimin senang


JiHan mengangguk,lalu mereka mengobrol sambil memakan kudapan yang telah dimasak oleh Jimin dan Suga


*********


Mobil Jungkook memasuki Halaman Masion Kim


Jungkook turun dari mobil,dia menatap bangunan megah yang ada dihadapannya


"aku akan menemui Taehyung Hyung dulu"lirih Jungkook,lalu dia berjalan menuju ke pemakaman khusus Keluarga Kim


********


kaki Jungkook melangkah masuk kearea pemakaman Keluarga Kim


Di dalam sana terdapat beberapa makam orang, antara lain Ho chi dan istri nya,Zi Kyung lalu ada Ji Chang sang putra, Song Hye kyo istri HoJin lalu Minho dan Areum juga Taehyung


Jungkook berjalan menuju makam Taehyung. Sesampainya di Makam Taehyung, Jungkook bersimpuh di samping makam Taehyung dan memberi salam


"hai Hyung...sudah lama Kuki GK berkunjung ke sini,Kuki rindu sama Hyung...tadi malam Kuki bertemu Appa dan Eomma,Kuki senang tapi Kuki sedih karena hanya bisa melihat mereka Sebentar tapi Kuki tetap bersyukur karena bisa memeluk dan bertemu dengan mereka"curhat Jungkook


"Hyung tahu...Kuki sedih karena Hyung tidak pernah datang ke mimpi Kuki tapi Kuki percaya bahwa kita pasti akan bertemu"sambung Jungkook,dia menghapus air mata yang mengalir di wajahnya


Jungkook menatap foto Taehyung yang terletak di atas makam Taehyung. Foto itu sengaja diletakkan untuk mengingat wajah Taehyung



Jungkook tersenyum melihat foto itu. tatapan hyung nya itu seperti Appa nya tapi jika tersenyum maka mirip seperti Eomma nya. Jungkook lalu mengeluarkan sesuatu dari dalam tas nya


terlihat itu seperti Bunga mawar putih tapi berada dalam wadah. Jungkook meletakkan bunga mawar putih tersebut di samping makam Taehyung



"Hyung...aku meletakkan bunga ini disini untuk menemani mu,aku tidak mau kau kesepian maka nya aku membawa bunga ini kesini dan bunga ini aku ambil dari tokoh bunga milik Yangmo"ucap Jungkook tersenyum


lalu dia berdiri sambil membungkukkan badannya


"Hyung aku pamit pergi tapi lain kali aku akan berkunjung kesini lagi aku memiliki urusan yang harus aku selesaikan"kata Jungkook lembut


"baiklah Hyung...aku pergi dulu"ujar Jungkook lalu perlahan die meninggalkan area pemakaman tersebut


BERSAMBUNG....