I'm Pregnant

I'm Pregnant
•Tujuh



"Dari mana lo haha"Tanya Angga, ia melihat Naufal seperti tidak biasanya


"Guru keluar lo masuk, bagus yaa murid teladannnn"Lanjutnya Angga sembari bertepuk tangan dan tertawa renyah


"Ngapa sih lo anjing ga jelas banget, masuk ke kelas tiba tiba kek gini, cerita aja kali kaya sama siapa aja"Geram Angga sambil memukul pelan bahu Naufal


"Bacot lo ah"Sinis Naufal


"Ke taman belakang yuk, gua pusing di sini mumet sama pelajaran matematik, gua pengen ngerokok bentaran"Ajak Angga, yang di setujui oleh Naufal dan Azka, mereka pun mulai berjalan dengan santuy di koridor.


Banyak sekali tatapan yang orang lontarkan pada ketiga cowok badboy itu.


Apalagi Azka, biasanya ia menjadi orang dingin ketika bersama orang lain, kecuali sahabatnya, ya itu pun kadang kadang Yee gaes'(. Namun Naufal dan Angga pun tak kalah, mereka juga banyak penggemarnya.


"Gua ke toilet bentar"Pamit Naufal yang hanya di angguki oleh kedua temannya.


"Nanti nyusul aja"Ucap Angga sambil menepuk pundak Naufal.


Azka dan Angga pun berjalan dengan santuy kembali.


~•~


"Eh ***** ini udah sampe pulang, Angel masih juga belum ke kelas"Ucap Zaskia dengan penuh khawatir


"Mungkin dia lagi sama Naufal, kamu tau kan dia gimana?"Tanya Rado sambil menenangkan pacarnya yang satu ini.


Zaskia hanya mengangguk lemah. Lalu Rado pun membelai kepala Zaskia dengan sayang.


Lalu menyenderkannya ia senderkan kepala Zaskia pada pundaknya.


"Udah, kamu jangan sedih gitu dong, pikirnya jangan yang negatif, yang positif thingking aja ya sayang"Ucap Rado yang masih setia membelai kepala Zaskia dengan sayang.


Zaskia lagi lagi hanya mengangguk lemah, rencananya hari ini ke rumah Felin bersama Angel gagal, karena Naufal.


Ia benci Naufal.


"Yaudah yuk pulang"Ajak Rado


~•~


3 jam sudah mereka di taman belakang sekolah ini, cukup membosankan memang.


"Gua balik ya, hp gua lowbat gua males kalo udah kek gini, mana gua lagi maen mode rank lagi, lah ini mah auto turun rank"Gerutu Naufal


"Yaudah iyaa sono loh pulang"Kekeh Angga


"Ngusir nih?"Tanya Naufal sambil menaik turunkan alisnya.


Lalu Naufal pun pamit untuk pulang ke rumahnya, dan hanya mendapati anggukan kecil dari Azka dan Angga.


"Mau ke mana?"Tanya Azka dingin melihat Angga yang bangkit dari duduknya.


"Ke kamar mandi bentaran, kebelet"Lalu setelah itu ia pun berjalan dengan sangat cepat.


Angga pun memasuki satu bilik yang berada di kamar mandi tersebut.


Setelah di rasa cukup lega, ia pun mendekat ke kaca besar yang terdapat di kamar mandi tersebut.


Lalu ia pun keluar kamar mandi, dan tanpa sengaja ia melihat seorang yang tengah berdiri namun di ikat oleh tali di pohon mangga.


Angga pun menggaruk tengkuknya sendiri, ia bingung antara kepo dan takut.


Lalu ia pun menghampiri seseorang tersebut karena tingkat keponya sudah akut.


"Angel"Panggil Angga sambil menepuk pelan pipi Angel


Namun tidak ada jawaban oleh wanita itu, Angga pun langsung melepaskan ikatan yang mengikat tubuh Angel.


Ia pun mengangkat tubuh Angel dengan sangat teliti.


"Zkaaaaa bantuin gua lah, ******* lo"Teriak Angga


Azka yang mendengar itu hanya memutar bola matanya malas. Ia tau, Angga hanya ingin bermain main dengannya, Tetapi ia malas.


Angga pun terus saja menggendong tubuh Angel dengan ala bridal style.


"Angel"Gumam Azka, lalu ia pun bangkit, Menghampiri sahabatnya, Angga.


"******* lo, Dari tadi gua panggil ga jawab jawab, Pura pura budek lo ya"Cerocos Angga, Azka hanya memutar bola matanya malas.


"Bantuin nih, malah di liatin mulu"Ucap Angga


"Iyaaa iyaaa"Ketus Azka


"Mau di bawa kemana ya nih Zka?"Tanya Angga sambil membaringkan tubuh Angel di kursih taman belakang sekolahan.


"Gatau"Jawab singkat Azka


"Ngomong nya yang panjang kali, aelahhh"Cibir Angga


"Iyaa, Serah"


"Dih ngomong segitu doang, Ga pegel apa tuh mulut, Zka?"Tanya Angga


"Bacot aja lo"


Angga tampak berfikir keras. Lalu tiba tiba muncul ide di otaknya."Oke Zka, Gua punya ide bagus"


"Apa?"


"Lo anter Angel pulang ya, Bro. Lo kan tau gua gak bawa mobil, Kalo Angel nebeng sama gua. Nanti dia jatuh di motor gua kan? Yaudah lo aja yang anter, Gua ambilin tas nya ke kelasnya ya"Ucap Angga panjang lebar.


Azka hanya mengangguk, Toh kalau ia tidak mau juga akan di paksa oleh Angga."Iya"


"Aelah Zka. Tetep aja tuh mulut keluar suara dikit. Lama lama gua dongkol ya sama lo"


"Terserah"


Angga menggerutu kesal. Lalu ia memilih untuk meninggalkan tempat ini. Dan meninggalkan Azka dan Angel berdua.


Azka melihat Angel tidur dengan damainya. Lagi lagi fikirannya memikirkan, Kemana Naufal? Apakah dirinya tau jika kekasihnya habis kena musibah?


Dan Azka tidak habis pikir dengan Naufal. Bisa bisanya dia memainkan hati perempuan, Jin kah dia?


Vote and komennya jan lupa, Oh iya, Ini ceritaku yang ada di ******* hehe. Namun aku tambahin sedikit bumbu berbeda di sini❤️