I'm Pregnant

I'm Pregnant
•Sepuluh



Azka POV.


Gua pun memasukan mobil gua ke dalam bagasi rumah, gua liat di sana ada mobil, gua pun menghembuskan nafas gua kasar.


'Ngapain sih dia di sini'-Batin Azka


"Kamu udah pulang Zka?"Tanya sang papah.


"Udah tau nanya"Jawab Azka dingin


Gua liat papa gua mengembuskan napas nya kasar. Ia tau gua seperti ini karena siapa.


"Ngapain dia di sini?"Tanya gua dingin sambil menunjuk seorang perempuan yang sedang duduk di meja makan sambil tersenyum pada Azka.


"Dia mau makan bareng sama kita Zka, ayok makan bersama"Jawab papah


"Ga sudi"Ucap gua dengan dingin


"Azka!"Sentak papa gua.


Gua pun langsung naik satu persatu anak tangga dan masuk ke dalam kamar gua yang berada di atas.


"Arghhhhhhh"


Author POV


Wanita itu pun langsung menghampiri Riko-Papa Azka-


"Udah mas gapapa ko, dia mungkin masih ngerasa asing sama aku"Ucap wanita itu sambil tersenyum.


"Kamu yang sabar yaaa"Ucap Riko sambil tersenyum juga.


~••~


Bukannya tambah sembuh ia merasa bahwa kepalanya sangat sangat pening.


Angel pun terpaksa membuka matanya kembali, Lalu ia memegangi terus kepalanya.


Lalu siapakah yang harus di minta tolong Angel sekarang ini? Mommy nya pun sekarang sudah tidak peduli terhadapnya.


Keluarganya hancur setelah mommy dan Daddy nya merawat kakak nya.


Sebenarnya Angel itu anak semata wayang dari pasangan Tania dan Alex.


Dulu mereka mengadopsi Zahra, Karena Alex mempunyai sahabat yang selalu ada di dekatnya, waktu itu ia dan istrinya mengalami kecelakaan parah.


Dan syukur nya Zahra tidak di bawa, Ada di rumah dengan saudaranya, Memang keluarga Zahra termasuk orang yang tidak mampu, Namun ayahnya berteman baik dengan Alex.


Ayahnya pun berpesan agar menjaga anaknya dengan baik sampai ke jenjang pernikahan pun, Dan anggap dia sebagai anaknya sendiri.


Alex pun hanya mengangguk meng'iya'kan ucapan sahabatnya, Karena ia juga masih punya hati.


Sejak kejadian itu, Angel mempunyai kakak dadakan. Dulu pas pertama kali ia sangat senang mempunyai kakak, jadi ia bisa mempunyai teman untuk bermain.


Flashback onn


"Caca tolong dong ambilin boneca itu yang di belacang Caca"Ucap seorang gadis kecil itu sembari menunjuk boneka yang sangat lucu.


Zahra yang mendengar itu pun langsung menghentikan aktivitas bermain dengan boneka yang ia pegang, lalu ia mengambil boneka yang di maksud Angel.


Namun bukannya memberikan boneka itu, Tapi Zahra membawanya ke dekat kolam lalu ia membuang boneka itu ke dalam kolam.


Angel yang melihat kakaknya membuang boneka kesayangannya itu pun langsung menangis dan langsung masuk ke dalam kolam berenang itu.


Lalu Zahra yang melihat itu pun panik, Ia tidak bisa berenang, ia pun terus saja celingukan ke kanan dan ke kiri, namun tidak ada satupun orang di sini.


Angelin yang masuk ke dalam kolam berenang itu pun sudah tidak kuat lagi, ia sebenarnya tidak bisa berenang sama sekali.


Lalu Zahra pun memasuki rumah itu, lalu ia menggedor pintu kedua orang tuanya, uhh ralat, orang tuang Angel, bro.


Setelah itu mereka pun turun ke bawah dan menghampiri Angel dan Daddy nya pun langsung menolong Angel.


"Angel, kalo ga bisa berenang udah diem"Bentak Daddy nya


"Dad acu mau ngambil itu boneca, tadi caca yang b-"Ucap Angel terbata bata


"Kalo Daddy lagi ngomong jangan kaya gitu, dan Daddy juga ga ngajarin kamu boong"


Lalu Angel pun berlari sekuat tenaganya, ia pun menaiki tangga satu per satu dan memasuki kamarnya.


Flashback onn.


"Huftttttt"


"Besok kan aku sama Naufal udah 2 tahun, kenapa bisa lupa ya"Gumam Angel sambil menepuk jidatnya.


"Mau beli apa yaa? Lagian udah malem nih, dan nih kepala kenapa sih pake sakit segala"Tanyanya pada diri sendiri.


~•••~


Angel pun mulai membuka matanya secara perlahan, Karena cahaya dari luar menerobos gordennya.


Ia pun melirik sejenak, pukul 06.05 ia pun langsung berlari menuju ke kamar mandi.


Setelah di rasa sudah fresh dari sebelumnya, ia pun keluar dari kamar mandi tersebut. Di lihatnya bibirnya sangat pucat pasi.


Ia pun mengoleskan sedikit bedak bayi pada mukanya, tipis. Lalu ia mengambil lipbalmnya dan mulai memakainya tipis dan senada dengan bibirnya.


Serasa sudah ferfac, ia pun keluar dari kamar tersebut, Ia lupa bahwa mbok Asih dan mang Mirdad sudah tidak berkerja lagi di rumahnya.


Maka dari itu Angel langsung berangkat tanpa berniatan sedikitpun untuk sarapan.


Mungkin juga persediaan makanannya sudah mulai habis, dan ia berniat setelah pulang sekolah ia akan berbelanja kebutuhannya yang sudah habis.


Angel pun keluar tidak lupa mengunci gerbang rumahnya, lalu ia masukkan ke dalam tasnya.


Ia sedang menunggu angkutan umum lewat, biasanya jam segini angkot bakalan lewat ke depan rumahnya.


Kenapa Angel tidak membawa kendaraan sendiri? Jawabannya Angel tidak di perbolehkan membawa kendaraan pemberian kedua orang tuanya. Ia hanya boleh membawa kendaraan jika kendaraan itu di beli oleh uangnya sendiri.


Kejam? Memang, itu lah prinsip Alex. Tapi mengapa? Mengapa Zahra di perbolehkan membawa kendaraan dan bahkan selalu di beri uang jajan tambahan, dan selalu berfoya foya. Ntah lah Angel juga tidak tau dan Angel malas membahas itu.


Oh iyaa Caca\= kakak, yaaaa berhubung Angel masih kecil ceritanya hehe.


Jngan lupa untuk vote and komen💕