I'm Pregnant

I'm Pregnant
•Sebelas



Naufal pun turun dari motornya, perasaannya terhadap Angel mungkin sekarang bisa di katakan bisa saja.


"Eh Fal"Sapa Angga sambil menepuk pundak Naufal


"Apa?"Jawab Naufal ketus


"Dih pagi pagi sensi amat aelahhh"Cibir Angga


Naufal hanya diam, dia tidak menggubris perkataan sahabatnya yang satu ini.


"Fal"Panggil Angga lagi


"Paan ****"Geram Naufal


Angga hanya terkekeh, lucu menurut Angga kalau membuat geram sahabatnya yang satu ini.


"Briyan mau pindah sekolah ke sini"Ucap Angga dengan antusias


Naufal yang mendengar itu pun langsung tersenyum. "Kapan?"


"Huh kalo temen lama aja di tanyain, Gua jarang"Cibir Angga


"Nanti juga dia dateng, Gua udah saranin dia harus sekelas sama kita"Kata Angga


"Good"Jawab Nufal


"Azka mana?"Tanya Naufal sambil melirik ke kanan dan ke kiri


"Ntah, Belom dateng kali atau masih di perjalanan, Kaya kemaren aja tuh dia telat"Jawabnya


Naufal pun hanya mengangguk lalu ia dan Angga pun memasuki sekolahan tersebut.


~•••~


"Akhirnya sampe juga"Ucap Angel sambil melirik jam di tangannya


"Untung ga telat, Masih ada waktu 5 menit hehe"


Lalu ia pun memasuki gerbang sekolahannya.


"Angellllll"Teriak Zaskia


"Berisik Kiaaa"Ucap Angel sambil menutup telinganya dengan kedua tangannya.


"Hehe ya maaf Ngel"Cengenges Zaskia


"Kemaren kemana sih? Ko ga masuk kelas"Tanya Zaskia sambil menatap Angel dengan penuh pertanyaan.


"Ihh udah ah mau masuk juga, Aku duluan ya Kii, Dahh"Ucap Angel lalu ia berjalan begitu saja.


"Kenapa sih tu anak"Gumam Zaskia


"Yaudah yuk masuk aja yank, Udah mau masuk bentar lagi"Ajak Rado.


Zaskia hanya mengangguk, sedetik kemudian ia tersenyum dan langsung menggandeng tangan pacarnya itu tanpa tau situasi kalau ini sekolahan.


Angel pun memasuki kelasnya, Di lihatnya Felin sedang duduk sambil memegang benda pipih di tangannya, Ternyata ia tidak sadar kalau Angel berada di dekatnya.


"Felinnnnn"Pekik Angel sambil merangkul pundak Felin


"Angel, Berisik tuh liat semuanya pada liatin lo"Bisik Felin


"Katanya kemaren lo ga ada di kelas, Kemana?"Selidik Felin.


Angel tidak menjawab pertanyaan dari sahabatnya tersebut, Malah ia langsung duduk di sebelah bangku Felin dan langsung membaca novel yang setiap hari ia bawa satu per satu dari rumahnya.


"Ngel kalo gua ngomong di jawab dong"Geram Felin.


Angel masih saja fokus terhadap novel nya, Sampai tidak sadar bahwa Zaskia telah memasuki kelasnya dan duduk di belakang Felin dan Angel.


"Kenapa?"Tanya Zaskia sambil melirik ke arah Angel


Felin hanya mengangkat bahunya.


"Selamat pagi anak anak"Sapa Bu Olla


"Pagi kembali buu"Ucap anak sekelas serempak.


Angel yang merasa sudah memasuki pelajaran dan sedang ada guru di depan, Ia pun langsung memasukan novelnya ke dalam kolong mejanya, Ia berniat setelah pelajaran selesai, Ia melanjutkan membacanya.


"Ngel, Lo kenapa sih"Ucap Felin setengah berbisik.


"Gapapa ko Lin, Aku baik baik aja"Jawab Angel sambil tersenyum.


Felin pun hanya mengembuskan nafasnya secara kasar, Ia tau sahabatnya yang satu ini keras kepala. Felin pun hanya diam, Ini bukan saatnya ia bertanya, Mungkin nanti.


~•••~


"Perkenalkan nama saya Briyan Adi Pramudya, Saya pindahan dari SMA sebelah sekolahan ini, Terimakasih"Ucap Briyan sambil tersenyum manis.


"Nah, Briyan ini kan anak baru di sini, Semoga kalian bisa menjadi teman baiknya, Dan kamu Briyan, Silahkan kamu duduk yang kamu mau, Ntah itu di sebelah Azka atau Putra"Ucap Bu Qilla sambil tersenyum juga.


"Ya sudah ya bu, Saya pamit duduk dulu"Lalu Bu Qilla pun hanya mengangguk.


"Heyyyyyy brooo"Sapa Angga sambil ber tos ria dengan Briyan.


Naufal yang melihat itu pun hanya memutar bola matanya malas, 'Drama di mulai'-batin Naufal.


"Itu yang di belakang ibu mohon jangan berisik"Sinis Bu Qilla lalu ia melanjutkan kembali menulis di papan tulis.


"Hayyy brooooo"Sapa Briyan yang ingin ber tos ria dengan Azka.


Azka hanya diam, Ia tetap fokus apa yang sedang di jelaskan oleh Bu Qilla di depan.


"Dia emang es batu, Lo sabar sabar aja duduk sama tuh es"Bisik Angga.


Azka yang mendengar itu hanya menaik turunkan alisnya.


"Lha iya lo emang es batu, Nyatanya lo jarang ngomong, Sekalinya ngomong dikit amat aelahhh"Cibir Angga lalu ia kembali menatap ke depan.


"Gimana kabar lo"Ucap Briyan basa basi.


"Baik"Jawab singkat Azka.


Briyan hanya menghembuskan nafasnya kasar, Ia tau Azka yang sekarang, Sikapnya yang dingin.


Briyan memilih langsung duduk di sebelah Azka, Apakah Azka akan terus menerus dengan sikap dinginnya? Pikir Briyan.


Vote and komennya Jan lupa hehe😂💕