
Briyan pun melihat tiga seorang cewek yang baru saja memasuki area kantin.
Ia tidak lepas pandang dari Angel, Ia terus saja memperhatikan wajah Angel tanpa Angel sadari.
"Bro"Ucap Briyan memecahkan keheningan, Karena sedari tadi mereka hanya makan lalu diam, Ntah lah Briyan tidak tau mereka sedang memikirkan apa.
"Paan?"Jawab singkat Angga
"Siapa sih itu"Tanya Briyan sambil menunjuk cewek itu dengan dagunya.
"Siapa sih?"Tanya balik Angga.
"Dih si daki badak, Malah nanya balik"
"Iyaaa maksudnya yang mana coba? Banyak cewek sama cowok kali di sini"Ucap Angga sambil melihat arah pandang Briyan.
"Itu cewek yang baru masuk ke kantin, Yang tengah"Ucap Briyan sambil tersenyum manis.
Angga pun sadar, Lalu ia menjitak kembali kepala Briyan.
"Heh tulul, Gua nanya bukannya mau di jitak, Awshh sakit lagi"Ucap Briyan sambil memegangi kepalanya.
"Itu ceweknya Naufal, ****"Bisik Angga
"Fal?"Panggil Briyan
Naufal pun yang merasa dirinya di panggil langsung mengalihkan pandangannya dari ponselnya.
"Paan?"Tanya Naufal sambil mengerutkan keningnya.
"Yang di tengah emang cewek lo? Haha ga mungkin kan yaaa, Nih si Angga becandanya emang gitu, Udah gesrek kali tuh otak ya, Ga?"Tanya Briyan sambil tertawa
Angga maupun Azka diam, Angga hanya diam karena ia ingin tau jawaban apa yang di lontarkan pada Briyan, Dan Azka? Ia tidak peduli dengan itu.
Naufal hanya diam, Lalu ia pun menggelengkan kepalanya.
'Anjirrrr si Naufal, Gesrek kali tuh anak'-Batin Angga.
"Tuhh kann kata gua juga apa, Mana mau dia sama si Naufal haha"Tawa Briyan semakin meledak kala Angga diam.
"Nah kan diem lo, Makanya kalo ga tau mending diem, Gausah so tau haha"
"Fal boleh ga gua deketin tuh cewe?"Tanya Briyan memastikan
"Ambil aja"Jawab singkat Naufal.
Angga yang mendengar itu tercengang seketika. 'Dia kira Angel barang, apa? Main ambil ambil aja'-Batin Angga
~•~
Angel dan kedua sahabatnya pun memasuki kantin, Di lihatnya kantin hari ini cukup ramai, Dan lagi lagi membuat kepala Angel sangat sakit.
Ntah kenapa kalau ia melihat ada mendengar banyak orang rasanya kepalanya ingin pecah saat ini juga.
"Eummm di mana ya, Lin?" tanya Zaskia sambil celingukan mencari tempat yang kosong.
Angel sedari tadi diam, Ia mengendalikan kepalanya yang sedari tadi sakit dengan cara diam agar temannya tidak terlalu menaruh curiga lebih padanya.
"Ehh lo, Sini"Ucap seseorang sambil menepuk kursih yang masih kosong.
"Tuh deket si Kay aja lah"Ucap Zaskia yang akhirnya lelah mencari tempat duduk.
"Yaudah terserah, Mau di pesenin apa? Biar gua yang pesenin lo pada"Ucap Felin
"Kamu kan lagi sakit Fel, Udah sama aku aja"Ucap dengan senyumnya
"Gausah, Gapapa gua udah sembuh ko"
"Yaudah deh kalo kamu maksa, Aku batagor sama jus alpukat aja ya Fel, Nih uangnya"Lalu Angel pun menyodorkan uang dua puluh ribu satu lembar.
"Gua mie ayam sama jus jeruk aja Fel, Yaudah kita duluan yaa Fel"Felin pun hanya mengangguk lalu tersenyum.
Ia pun langsung ke arah stand dimana adanya stand yang jualan es.
"Sini, Ngel duduk deket gua"Ucap Kay sambil tersenyum.
"Ih jan gangguin adek gua"Ucap Reyhan
"Lo adek kakak sama Angel? Seriously? Ko gua kagak tau yaa"Gumam Kay sambil menatap Angel.
Angel yang di tatap itu pun risih, Akhirnya ia memutuskan untuk duduk di sebelah Reyhan.
"Bukan kandung sih, Hehe"Cengir Reyhan
"*****, Gua kira beneran"Ucap Kay
"Jan ngeliatin Angel kek gitu dong Kay, Angel risih tau ga"Sentak Zaskia yang melihat sahabatnya risih dengan tatapan Kay.
"Iyaaa dah iyaaa, Mak lampir dasar"Cibirnya.
"Emang kenapa kalo gua abang Angel?"Tanya Reyhan sambil menyantap baksonya.
"Minta tolong buat comblangin gua sama Angel"Ucap Kay, Yang berhasil membuat Reyhan tersedak.
Angel pun buru buru menyodorkan segelas air putih yang terdapat di meja itu.
"Nih minum, Makanya kalo makan ati ati Rey"
Reyhan hanya terkekeh mendengar perkataan Angel tadi, Ia gemas sendiri dengan tingkah Angel. Dan ia sudah menganggap Angel sebagai adiknya sendiri.
"Angel udah punya cowo, Inget" cegah Reyhan
"Sebelum janur kuning melengkung, Ya harus gua tikung"Lalu Kay terkekeh melihat ekspresi yang di tunjukan oleh Angel.
Angel hanya diam, Ia tidak merespon ucapan yang mereka lontarkan untuknya.
See you next part gaessss 💕