
Angelin POV
Setelah aku berpamitan dengan mang Mirdad untuk menuju ke kamar, untuk segera membersihkan diri dan ingin segera membaringkan tubuh kecilnya ke kasur miliknya.
Tiba tiba kepala ku pusing saat terbangun dari tidur dan itu sudah menunjukan pukul 05.10 pagi.
Ia pun memegang kepalanya sedikit kesakitan akibat semalam mungkin.
Flashback on.
Handphone miliknya berbunyi di atas nakas. Sedangkan ia sekarang berada di kasurnya. Lalu ia pun bangkit dan mengambil handphone tersebut.
Ia senang. Sangat senang. Lalu senyum sumringah pun terbit di muka gadis itu. Segera ia mengklik tombol warna hijau itu. Ternyata MommyNya.
"Hallo mom?"
"Ini gua. Zahra."
"Eh iya kak kenapa ya?"
"Gua cuman mau ngingetin. Kita bakalan tinggal di sini sampe gua lulus. Dan gua nikah pun di sini, jadi Lo yang sabar aja ya haha."
"M-maksud k-k-ak a-pa ya?"
"Apa kurang penjelasan yang gua tadi bilang?Gua.sama.orang.tua.gua.mau.di.sini.sampe.gua.lulus.dan.sampe.gua.berkeluarga.disini."
"T-api kak aku?"
"Lo udah biasa kan di rumah sendiri? Jadi gausah manja dehh anjing. Nanti besok Daddy sama Mommy bakalan balik ke sana buat ambil baju sama barang barang yang mereka butuhkan, setelah itu mereka bakal balik lagi ke sini.Sama.Gua!"
"Ka-"
Telpon pun di tutup oleh Zahra dengan sepihak.
Angel pun menyimpan kembali handphone miliknya di atas nakas dan mulai menangis tanpa suara.
Matanya sudah mulai sembab,ia pun memutuskan untuk berbaring di kasur queen size miliknya.
Selang beberapa menit Angel pun sudah masuk ke alam mimpinya.
Tringgggggggg
From:NaufalChristie 💕
Ngel gua lapar. Gua pengen makan nasi goreng buatan lo. GPL!!
20.30✅✅
Tanpa ia sadari sedari tadi handphone nya terus menampilkan ada yang menelponnya.
5 menit kemudian handphone itu langsung diam, tidak berbunyi lagi.
Flashback off.
Angel pun bercermin di kaca, setelah mandi ia sekarang sudah merasa fresh dari sebelumnya.
Ia pun mulai mengutak atik handphonenya alangkah terkejutnya ia melihat benda pipih itu.
Naufal menelponnya sampai 57 panggilan tak terjawab. Ia tak habis pikir dengan Naufal, kerasukan apa dia sampai menelponnya sebanyak ini.
Ia pun membawa tas dan benda pipih itu keluar kamarnya dan menuju ke meja makan.
"Selamat pagi kembali mbok"Ucap Angel sambil tersenyum dan mulai mengoleskan selai nanas pada roti tersebut.
"Non ko tadi malem mbok gedor gedor pintunya ga di bukain"Kata Mbok Asih sambil tersenyum
"Eh iya mbok, Angel cape banget pas malem jadi ketiduran deh, maaf ya udah bikin mbok khawatir"Sesal Angel. Ia lupa tidak makan malam bersama. Itulah rutinitasnya bersama Mbok Asih dan mang Mirdad.
"Iyaa non gapapa ko, Yaudah mbok mau ke balakang lagi yaa, lagi beres beres"Pamit Mbok Asih lalu Angel hanya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum.
"Yaudah kalo gitu, Angel berangkat dulu mbok, Assalamualaikum"Pamit Angel sambil mencium punggung tangan mbok Asih.
"Non tangan saya kotor"Lirih Mbok Asih
"Lho emang kenapa? ga salah kan?"Lalu Angel pun langsung keluar dari rumahnya dan mulai menunggu bis yang akan lewat di dekat gang rumahnya.
Alasan ia tidak memakai kendaraan yang ia punya adalah, Ia tidak di perbolehkan oleh Daddy-nya membawa kendaraan yang masih di beli olehnya.
Kecuali mobil atau motor itu di beli dengan uang dan keringat Angel sendiri. Mau kerja apa coba orng Angel masih sekolah:v
Tega memang.
Namun Zahra? Apa? ia hanya selalu berfoya foya dengan harta yang di miliki Alex-Daddynya.
Angel tidak mempermasalahkan hal itu, ia tidak peduli dan tidak pernah ingin memikirkan hal itu.
🌻🌻🌻
"Kenapa Lo?"Tanya Angga yang mulai duduk di sebelah Naufal.
Mereka sudah berada di dalam kelas walau waktu masih menunjukan pukul 06.25 pagi.
"Gapapa aelah selow aja kali"Jawab Naufal dengan gampang
"Kaya sama siapa aja, Cerita aja kali"Tekan Angga. Azka? dia masih di perjalanan, mungkin.
"Tadi malem gua chat dia minta nasgor masakan dia ga di bales bales, Yaudah dong gua telpon dia? dan udah beberapa kali dia ga angkat telpon dari gua"Jujur Naufal. Memang benar kenyataannya seperti itu.
"Ya itu namanya cinta, ******"
"Apaan sih"Ketus Naufal
"Apaan sih apaan sih itu cinta namanya Naufal Christie Prakusuma"Tekan Angga sambil menatap tajam Naufal.
"Sotoy lo"Naufal pun bangkit dari duduknya.
"Emang lo udah gak cinta sama Angel?"Tanyanya.
Bukannya menjawab, Naufal malah bangkit dari duduknya.
"Mau kemana?"Tanya Angga yang baru saja muncul dari pintu kelas.
"Biasa"Ucap Naufal dan langsung di ikuti oleh Angga dan Azka
"Yaudah gua ikut"Kata Angga
Dan di susul oleh Azka."Gua ikut"
Jngan lupa tinggalin jejak klian🧤