I Can Do It Or Maybe Not

I Can Do It Or Maybe Not
48.Nonton



Tak lama kemudian , datang seorang wanita paruh baya, dengan tas nya yang sederhana dan kalung , gelang , anting, cincin set nya yang juga sederhana


Wanita itu sedang jalan jalan dengan seorang pria muda, yang seperti nya seorang idol yang cukup tampan tapi belum begitu terkenal, wanita itu berjalan sambil berbincang bincang dengan pria muda itu


Lalu mereka masuk ke toko di mana pria paruh baya tadi sedang bermain nakal dengan wanita wanita nya


Di sisi lain , Miko dan Mischa sedang menunggu nunggu adegan yang di nantikan, tiba tiba di sebelah nya datang seorang penjual


" Eh bang , saya mau beli minum nya donk , dua, sama popcorn nya ya , dua juga " ucap Mischa kepada penjual itu


" Oke neng , mau ke bioskop ya , beli popcorn segala "


" Gak bang, Ini mah lebih seru dari sinetron bang , liat aja bentar lagi bang " ucap Mischa sambil menunjuk dengan dagu nya ke arah wanita dan pria paruh baya tadi


" Ohh , ini mah udah sering kejadian di sini , pasti nanti mereka saling ketemu, terus saling bilang selingkuh, terus nanti minta cerai " kata abang penjual


" wihh , mantap bang , udah tau aja jalan cerita nya, tapi kek nya ya bang , Ini mah lebih seru, liat aja bang "


" Yakin nih, nanti gak ada beda nya sama yang biasa saya liat , udah bosan saya neng "


" Eh iya , ini bayaran nya bang, tunggu aja bang , nanti kejadian nya lebih menarik, pasti bang "


" Oke neng "


" Nih untuk lu "


Mischa memberikan satu minuman dan popcorn untuk Miko , Miko langsung saja mengambil nya tanpa bilang makasih , yang membuat Mischa sedikit kesal, tapi dia sudah terbiasa jadi dia diam saja


Di sisi lain , seperti yang di kata kan bang penjual tadi, pria dan wanita paruh baya itu saling bertemu


" Papih , kenapa ada di sini ? " tanya wanita paruh baya itu saat melihat suami nya sedang di peluk oleh beberapa wanita lain


" Mamihhh , kok bisa ada di sini " balas pria paruh baya itu sambil melepas kan diri dari wanita wanita yang memeluk nya


" Papih , apa yang Papih lakukan , papih selingkuh dari mamih "tanya wanita itu dengan kesal


" Mana berani papih selingkuh dari mamih , ini cuman teman kerja papih aja kok , kami lagi bahas bisnis " jelas pria parah baya itu


" Yang ada mamih tu yang selingkuh, siapa pria muda itu?"


" Mana ada rekan bisnis papih yang mamih gak tau, dan juga , kalau benar rekan bisnis, kenapa mereka berpakaian seperti itu, sudah seperti pel@cur saja " balas wanita itu tidak tau mau berkata apa lagi


" Dan juga mamih gak selingkuh ya , ini tuh kenalan mamih , kami lagi bahas soal kerjaan " ucap wanita itu dengan jujur


" Pasti mamih bohong , masa iya mamih pergi belanja nya gak kasih tau papih, ngapain berduaan saja sama dia " ucap pria itu sambil menunjuk pria muda yang ada di samping istrinya


" Yang ada Papih yang bohong , mana ada rekan bisnis yang seperti mereka ini, dari pakaian nya saja sudah tau kalau mereka itu pel@cur , papih jangan menyangkal lagi , papih bukan nya kerja baik baik , malah selingkuh dari mamih " Teriak wanita itu yang membuat orang orang pada berkumpul melihat mereka


" Wahhh, ada kejadian menarik "


" Ketahuan selingkuh nih "


" Pertunjukan bagus nihh "


" Ada kejadian lagi "


" Nonton ginian mah gak perlu ke bioskop "


" Kalau papih gak percaya sama mamih lagi , lebih baik kita cerai aja "


" Nahh , kan benar apa kata saya neng , mereka pasti akhir nya cerai juga "


" Ehh , bang , jangan ambil pendapat cepat cepat , masih ada lanjutan nya nih "


Si abang penjual melihat bingung ke arah Mischa , padahal kan akhir dari cerita nya sudah jelas , tapi malah bilang bukan


" Mamih jangan ambil keputusan kayak gitu donk , enak aja mau main cerai " bantah pria paruh baya itu kepada istrinya


" Kan papih yang gak percaya sama mamih , dari pada gak di percaya, lebih bagus kita cerai aja , mamih juga udah capek sama papih yang selalu selingkuh dari mamih , terus bilang mau berubah "


" Wahh , ternyata sama sama selingkuh "


" Gila , ini mah melebihi sinetron "


" Sayang, kek nya kita gak perlu di bioskop untuk nonton , ini udh bagus tontonan nya "


" Papih berani berani nya bilang mamih yang selingkuh, papih benar-benar mau cerai ya ?" Teriak wanita itu


" Kan papih bilang kenyataan, mamih yang lagi main main sama itu pria muda "


" Bu , lebih baik jangan bertengkar lagi, malu di lihat orang " ucap pria di sebelah wanita paruh baya itu


" Iya , pak , malu dari tadi di liatin sama orang orang " ucap wanita wanita yang ada di sebelah pria paruh baya itu sambil memegang tangan pria itu


" Mamih , nanti kita bahas lagi di rumah masalah ini " ucap pria itu sambil ingin pergi dari sana


" Gak mau , mamih mau selesai kan masalah ini di sini juga , papih udah pakai uang mamih untuk bisa jadi kaya kayak gini, tapi papih malah selingkuh dari mamih "


" Wah , ternyata dia jadi kaya gegara uang istrinya "


"Wahh parah nihhh , gak bisa di biarin "


" Udah pakai uang istri, malah gak tau diri "


" Apa aku bilang sayang , ini mah lebih enak dari pada ke bioskop "


" Wahh , parah parah , gak sadar diri banget "


" Kok mamih ributi itu sekarang , ayok kita pulang " ucap pria itu sambil menarik tangan istrinya


" Mamih gak mau , biar saja semua orang di sini tau kayak mana sifat papih itu , supaya gak ada lagi yang jadi korban " ucap nya sambil melepas kan tangan suaminya dari tangan nya


" Papih , udah 20 tahun kita nikah , sudah sering kali mamih pergokin papih selingkuh dari mamih, dan mamih maafin karna papih bilang nyesel dan akan berubah , tapi apa ?! , sampai sekarang papih masih saja seperti dulu "


" Mamih yang buat papih kayak gini, bisa sukses , mamih belabelain papih di depan orang tua mamih , mamih udah kasih semua harta mamih ke papih untuk bantu papih bangun usaha "


" Mamih gak mau tau , pokok nya kita cerai , dan untuk anak anak , biar mereka sendiri yang nentuin mau sama siapa , mereka kan sudah benar , mamih udh gak tahan lagi sama papih "


" Dan kalau mau tau saja, dia ini itu idol kesukaan anak kita , tadi mamih coba buruk dia supaya mau datang ke pesta ulang tahun anak kita seminggu lagi, mamih mau buat kejutan untuk anak kita "


" Dan tau nya malah liat papih kayak gini , mamih benar benar kecewa, dan semua harta mamih akan mamih ambil kembali , mamih akan bagi sebagian untuk anak anak , dan yang lain nya akan mamih bawa , dan papih cepat cepat pergi dari rumah mamih "


" Mamih jangan gitu donk , kan masalah ini bisa kita bicarakan baik baik ,kenapa harus cerai "


" Saya gak mau tau, pokok nya Nanti Anda bawa semua barang barang Anda dari Rumah Saya " kata wanita itu lagi dia pun pergi dari sana dan di ikuti oleh pria muda yang tadi


" Mamih , mamihhh , jangan tinggalin papih!!!" Teriak pria paruh baya itu , dan dia terduduk di lantai


Di sisi lain , Miko dan Mischa dan juga sudah selesai menonton pertunjukan nya


" Nah apa saya bilang kan bang , seru kan , dasar pria gak tau diri , udah yang hidupin dia itu istrinya malah dia selingkuhin " Ucap Mischa dengan nada marah


" Iya neng , gak tau diri banget itu bapak , udah sering istrinya biarin malah ngelunjak "


" Udah ahh , kita balik ke sana lagi yuk Mik , nanti yang lain cariin " ucap Mischa di balas anggukan oleh Miko


" Bang kami duluan ya , mau ke tempat yang lain "


" Iya neng , hati hati "


Sesudah kepergian Miko dan Mischa, si abang penjual menelepon seseorang


" Boss , semua yang berjalan sesuai dengan rencana , tidak ada yang curiga "