
" Tunggu dulu , ini gak bisa di biarin , kenapa mereka bisa datang dan pergi sesuka hati mereka , dan lagi yang mereka masuki ini adalah kamar anak perempuan , sedang kan mereka adalah pria "
" Iya benar , kenapa cuman kami yang keliatan nya yang tidak setuju dengan ini , mami papi , kenapa kalian gak marah, mereka itu masuk ke kamar anak perempuan yang paling kalian sayangi "
" Emmmm.., sebenarnya kalau pun kami ingin melakukan sesuatu kepada dia , kami akan berpikir 1000 keliling, kalau kami berani melakukan sesuatu kepada nya , bisa bisa kepala kami tidak ada di tempat yang seharus nya " Ivan yang sebenarnya tidak mau mengurusih masalah keluarga orang lain pun jadi turun tangan , karena tidak mau kedatangan nya di salah artikan
" Yah, memang kalau penjaga di sini itu ketat , tapi kalian aja bisa masuk , jadi kalian bisa aja lolos dari mereka " jelas Mischa tidak mau kalah
" Bukan penjaga , tapi Miko sendiri yang akan mem....." ucap nya terputus saat Ron menutup mulut nya sambil tersenyum mengerikan
" Apa lu mau di makan hidup hidup sekarang , mungkin bukan cuman kepala lu aja yang berada di tempat yang tidak seharus nya , tapi semua yang ada di tubuh lu " jelas Ron berbisik dengan senyum yang tidak lepas dari wajah nya , dan menunjuk Miko dengan wajah nya
" Kenapa gak di terusin ngomong nya ?" Michael yang binggung dengan Ivan yang tiba tiba memasang wajah yang suram
" Gak , gak ada , kami pergi dulu ya , bye "
" Dan semoga kita gak akan pernah ketemu lagi , atau gua benar benar binasa dari dunia ini " sambung Ivan yang melihat Miko seperti akan memakan siapa saja untuk menenangkan diri nya , jadi Ivan memilih untuk pergi dari sana
Ivan menarik tangan Ron dengan paksa dan keluar dari pintu yang sempat Ron tuju tadi tapi berhenti karena mendengar suara Michael seperti nya berbicara dengan nya
Saat Ivan keluar dari ruangan itu dan menutup pintu dengan hati hati , Ron melepaskan tangan nya yang dari tadi di tarik oleh Ivan
" Kenapa lu kayak baru liat hantu aja "
" Emang lu gak liat itu muka Miko , kayak mau keluar laser aja dari mata nya " Ivan yang masih bisa membayangkan wajah Miko yang sangat mengerikan menurut nya
" Gua mah udah biasa kalau liat muka dia kayak gitu , itu bukan apa apa ,coba aja lu liat muka nya pas lagi jalan kan misi yang harus berhubungan dengan membunuh , bisa bisa lu mati di tempat aja " Ron yang sudah terbiasa dengan muka Miko bersikap biasa biasa saja
Saat mereka berjalan ke pagar rumah Miko , disana terlihat para satpam dan pengawal yang juga binggung ' siapa mereka ???, kenapa mereka bisa keluar dari dalam rumah tuan??? , sepertinya tadi tidak ada yang masuk , kenapa ada yang keluar??? ' begitu lah kira kira yang ada di benak satpam dan pengawal yang mereka lewati
Saat mereka berada di luar pagar rumah Miko , datang sebuah mobil yang menghampiri mereka , tapi basa basi Ron langsung memasuki mobil dan duduk di kursi pengemudi dan Ivan di samping nya
" Kok mobil nya bisa datang sendiri ?" Ivan yang penasaran serta takut dengan Mobil yang bisa jalan sendiri
" Ini mobil yang di rancang sendiri oleh Miko , hanya ada 2 di dunia , yang satu lagi ada di Mansion bawah tanah , itu punya Miko sendiri , dan yang ini itu dia kasih ke gua "
" Mobil nya bisa di kontrol jarak jauh , bisa melakukan apa saja yang kita suruh , plus bisa berubah bentuk menjadi apa aja , dan kata Miko ini mobil kalau di lindas tank , tank nya yang rusak , mobil nya baik baik aja " lanjut nya
" Serius lu ?!"
" Iya "
" Gila , hebat banget si Miko , gak salah dia bisa membangun HARIMAU PUTIH DAN T&C GRUOP padahal masih kecil "
" Iya , gua yang udah dari dulu sama dia aja masih gak percaya dengan apa yang bisa dia lakukan , apa lagi lu, yang baru aja tau "
Sesudah itu tidak ada pembicaraan lain , mereka sibuk dengan pikiran masing masing
Di lain sisi Miko yang masih ada di dalam kamar nya dengan sahabat dan anggota keluarga nya yang lain yang masih bingung dengan perilaku Ivan , kecuali Miko tentunya