I Can Do It Or Maybe Not

I Can Do It Or Maybe Not
2.SEKARANG LAGI MOS



Setelah Miko masuk kebarisan dengan di penuhi keringat


" Miko kok mu bisa terlambat sih" kata Kagome


" Iya nih nggak tau juga aku, bangun aja jam setengah tujuh " Miko mengatakan nya dengan wajah yang tidak bersalah


" Yah iya lah mu terlambat bangun aja jam segitu" kata Kagome sambil memalingkan mata nya ke depan karna kakak di depan lagi liat ke mereka


" Hahaha, iya iya, kalau gitu emang nya mu jam berapa udah di sekolah " kata Miko sambil tersenyum datar


" Aku datang ke sekolah jam enam kalau enggak salah, ngapa emang nya?" kata Kagome sambil melihat ke depan ,tidak memalingkan kan muka nya lagi, karena takut di tegur olah Kakak kelas


" Wow ,cepat ya " kata Miko sambil melihat lihat sekeliling


' Jadi anak cowok yg marah marah tadi sekelas sama gua ' kata Miko dalam hati


" Udah nanti kita kenak marah lagi sama kakak kelas, ehh osis deng " kata nya sambil mencubit lengan Miko


" Aaauuuuuu ,sakit ngapa sih mu, sakit tai " kata Miko sambil menusap usah tangan nya


" Iya iya, spontan aja tadi" kata nya sambil menyatukan kedua tangan nya di depan dada


" Iya iya , becanda doang " kata Miko dengan nada becanda


Pengumuman dari kakak pengurus MOS, mereka di suruh dapatkan tandatangan dari pengurus pengurus MOS , paling dikit 15 tandatangan harus dikumpulkan waktu hari terakhir MOS ( dua hari lagi ) ,masa masa yg paling sulit baru di mulai , ada kakak kelas yang genteng banget datang kepada Miko dan bilang sama Miko ,kalau dia mau kasih tandatangan ke Miko kalau Miko kasih kontak nya ke dia , yang di tolak mentah mentah oleh Miko


Karena Miko tidak suka membagikan Nomor nya kepada orang lain, nomor nya cuman keluarga dan teman terdekat yang tau saking dia tidak suka nya memberikan nomor nya kepada orang lain


Sekarang mereka pergi ke kantin, dalam perjalanan ke sana mereka mendengar banyak orang membicarakan mereka, baik laki laki maupun perempuan, bahkan sampai ada yang bergosip ria


Mendengar hal yang menjelekkan, Kagome tidak tinggal diam dan langsung melabrak nya saat itu juga, yang tidak lain ada lah Fitri, yang sudah tidak suka pada mereka dari smp


" Udah terlambat banyak tingkah lagi " ucap Kagome tepat di depan nya


" Ya kan gak Gua aja yang terlambat " ucap nya sambil menatap ke Miko


" Ya setidaknya kan orang tau diri jangan kayak situ udah gak tau diri, banyak mau nya lagi "


" Kagome, jangan banyak omong, Lu itu cuman pesuruh nya Miko "


" sebelum ngomong tu ngaca dulu napa , kalau enggak nanti orang bilang situ gila bicarain diri sendiri " bisik Miko tepat di dekat telinga nya , dan menyenggol bahu nya, dan Fitri berusaha untuk seimbang dan tidak terjatuh karena akan membuat nya tambah malu


" Apa yang mu bisikin sama dia ? "


" Gak ada, cuman mau buat dia tau diri aja, soal nya kan tong kosong nyaribg bunyi nya "


Di sisi lain, seseorang menatap tingkah Miko sambil tersenyum seperti mendapati hal baru yang dia sukai


Menyadari itu, Miko langsung melihat ke arah sana dan tidak mendapati siapa siapa yang dia cari