I Can Do It Or Maybe Not

I Can Do It Or Maybe Not
28.PERUSAHAAN (3)



" Kalau itu papi tau , apa kamu lupa kalau papi juga investor di tempat kamu sekolah "


" Benar juga , kok Miko bisa lupa "


" Jadi apa ada lagi yang kamu sembunyiin ? "


" Kayak nya gak ada deh pih "


" Permisi ,bukan nya saya mau ganggu acara keluarga kalian , tapi apa kita bisa membahas sesuatu yang membuat kami harus meninggal kan sekolah untuk datang ke sini " semua orang mengalikan pandangan nya di arah suara , Ivan yang tiba tiba menjadi pusat perhatian menjadi gugup


" Jadi yang mengadakan rapat itu kalian ? " Nathan yang langsung tau jalan cerita menanyakan pertanyaan yang membuat orang yang ada di sana kembali memusatkan pandangan nya ke Ivan


Dengan pandangan yang bisa di artikan dengan ' Kenapa mulut lu itu tidak bisa diam saja , lu tau gak mulut lu itu pembawa bencana ' begitu lah artinya


" Emmm..., soal itu , .... "


" Papi mau kamu jujur Miko , atau kamu mau papi kasih tau ini semua ke kedua orang yang kamu anggap gila itu " Miko langsung menatap Nathan dengan tatapan memohon untuk tidak mengatakan apa apa


" Oke Miko akan kata kan yang sebenar nya tapi papi jangan bilang sama mereka oke ? "


"Oke"


" Sebenarnya Miko adalah orang yang memiliki 51% saham di sekolah itu , jadi bisa di bilang kalau Miko yang menguasai nya , tapi Miko gak mau , jadi Miko tetap kasih tanggung jawab nya sama yang mendirikan nya " jelas Miko panjang lebar


" Jadi karena itu kamu nyuruh papi buat jadi investor di sana supaya lebih mudah bertindak dan tidak di curigai? "


" Iya , kok papi udah tau aja sih "


" Kamu pikir dari mana kamu mendapat kan kecerdasan itu "


" Heheheh ,iya juga ya , kan mami gak pintar pintar amat "


" Oke sekarang kita kembali ke permasalahan , apa dia orang yang kamu masuk kan ke sekolah dengan koneksi mu " kata Nathan sambil melihat ke arah Ivan yang dari tadi hanya diam karena takut salah bicara lagi


" Iya , dia juga anggota kelompok mafia nya Miko , tapi karena suatu alasan dia di keluarkan ,dan karena dia masih sekolah jadi Miko menyekolahkan nya " jelas Miko


" Jadi siapa yang menangani masalah di sekolah , kalau kalian disini dan apa masalah yang kalian bahan di rapat ? " tanya Nathan


" Kalau itu saya juga kurang tau , karena saya hanya mengabari orang yang berurusan langsung disana untuk membuat rapat , kalau kalian mau tau apa yang di bahas saya akan menghubungi nya " tanya Ron di balas anggukan oleh semua orang yang ada disana


" Hallo , apa kamu bisa memberitau kan apa yang kamu bahas di rapat sekarang "


" Baik tuan , saya akan memberikan file tentang itu sekarang " Ron langsung mematikan telpon nya


Beberapa saat kemudian hp nya berbunyi


Ron terkejut nya apa yang baru saja dia lihat dan semua yang ada disana juga penasarang kenapa Ron memasan wajah terkejut


" Kenapa??? " kata itu akhir nya keluar juga tapi itu keluar dari mulur Ivan yang hanya dianggap tidak terlalu penting


Ron menberitau pembahasan yang terjadi disana dan rapat masih berlangsung , semua yang ada disana terkejut dengan ada yang di beritahu Ron kacuali Ivan yang seperti nya sudah tau apa yang di beritahu oleh Ron


" Kita kesana sekarang , beritahu kalau kita akan ke sana , jangan sampai rapat itu selasai sebelum kita kesana " kata Miko dengan wajah menahan amarah


" Baik "


Mereka pergi keluar dari ruangan itu, Miko dan Kagome kembali memakai topeng itu , Ron memberitahu kalau dia akan pergi ke sekolah supaya kalau mereka sampai disana rapat itu belum selesai , dan memberitahu kalau mereka akan menggunakan mobil


Saat mereka di lobi di sana sudah ada mobil , mereka langsung memasuki nya , Ron mengemudi , Ivan di sebelah nya , Kagome masuk di kursi penumpang di ikuti oleh Miko dan Nathan


Dengan cepat Ron mengemudi ke sekolah , tak butuh waktu yang lama ,karena Ron mengemudi dengan cepat , 11 menit kemudian mereka sudah ada di sekolah


Dengan cepat mereka berjalan ke arah ruang rapat, 3 menit kemudian mereka sudah sampai di ruang rapat , di sana mereka masih sibuk berbincang bincang dengan apa yang di bahas tiba tiba pintu terbuka dengan keras


' BBBBRRRRRRAAAAAKKKKK '


Mereka menggalikan perhatian yang dari tadi kepada orang yang sedang memprestasikan apa yang di bahas ke arah pintu yang terbuka dengan sangat keras


Dalam hati mereka bertanya siapa yang berani mengganggu rapat yang di hadiri oleh .............