
sesudah pergi dari kamar nathan ,alex berfikir apa yang baru saja ia dengar, apa yang di kata kan nathan ,sebenarnya ,di hati alex ia masih belum percaya kalau nathan sudah percaya pada nya ,tapi ia langsung membuang perasaan itu ,ia harus percaya kepada om yang sudah ia anggap seperti papa nya sendiri
" harus percaya ,kan om nathan udh banyak bantu gua ,jadi gua harus percaya sama dia" alex masih memaksakan dirinya utk percaya kepada nathan
nathan melihat kepergian alex dari belakan , sebenarnya iya masih agak tidak percaya kepada alex ,tapi alex sudah ada barang bukti, jadi tidak mungkin kalau alex merencanakan ini semua ,berarti ada orang yang memanfaatkan alex yang berpikir kalau pesan itu dari orang dia , yah memang CEO muda kita ini sangat cerdas ,jadi semua sudah ada dalam pikiran nya ,tapi apa kah dia sudah tau siapa dalanh di balik semua ini ??? hanya dia dan tuhan yang tau
saat ia mendengar hp nya berdering ,dia langsung membuka pesan tersebut ,dan dia terkejud dengan apa yang bari saja ia baca
di sisi lain miko dan yang lain nya ternyata sedang menonton drama korea yang bergender horor yang sangat menyeramkan
" ce ngapa sih harus ini ,kan masih banyak drama yang lain ,ini seram banget sumpah" kata kagome yang menutup matanya dengan tangan tapi di sela sela jari nya tidak tertutup jadi masih bisa melihat
" iya ce ,ngapa coba harus ini " tanya miko
"kan sekali kali gua kesini ,jadi kan harus melakukan apa yang gua suka donk" kata tannia dengan senang hati dan tidak memikirkan perasaan dua bocah itu
" iya ,tapi engak kayak gini juga KALI " saat kagome berbicara tiba tiba saja ada penampakan hantu yang sangat menyeramkan yang membuat nada bicara nya meninggi
" yaelah, cuman kayak gini aja takut ,payak lu " ucap tannia begitu saja
"udah donk nonton nya ,gua udh mau muntah" kata miko menutup muka nya dengan bantal yang sudah ia persiap kan utk itu
" naggung banget lho ,sekarang udah di pertengahan cerita nya " jelas tannia
" biarin aja lah "
" iya engak apa apa do, dari pada nanti kena serangan jantung" balas miko lebay
" iya ,ya udh " kata tannia dengan cemberut tapi ia tetap mematikan jalan nya cerita itu
" nah gitu donk ,kan enak liat nya " ucap kagome sambil melepaskan tangan nya dari mukanya
" jadi sekarang kita mau kayak mana ?" tanya tannia ,apa yang akan mereka lakukan
" jangan nonton lagi ,gimana kalau main ' truth or dare ' aja " kata kagome semangat
panggilan masuk dari hp tannia
"bentar ya ,gua mau angkat telvon dulu"
" bonjour, quoi de neuf?"
{'halo ,ada apa ?'}tanya tannia kepada orang di seberang sana
"....."
"QUOI ?? , COMMENT PEUT-IL ARRIVER, CE QUE VOUS TRAVAILLEZ PENDANT CELA, AHH ,DÉJÀ JE VAIS Y ALLER ALLEZ-Y VOUS -MÊME
{'APA ?? ,BAGAIMANA INI BISA TERJADI , APA KERJA KALIAN SELAMA INI , AHH ,SUDAH LAH SAYA AKAN PERGI SENDIRI KE SANA'} kata tannia dalam bahasa prancis yang membuat miko dan kagome melihat ke arah nya
" ada apa ce ?" tanya miko
" di kantor gua lagi ada masalah, jadi gua harus kesana sekarang , gua balik dulu ya " kata tannia bersiap siap utk pergi
" ke paris ce " tanya miko
"ya ,kalau engak ke paris kemana lagi, udh ya gua balik " kata tannia pergi keluar kamar
setelah kepergian tannia dari kamar miko kagome pun berkata
" gila ,masa iya ce nia mau ke paris ,enak banget ,kan pemandangan nya bagus ,apa lagi ada menara Eiffel" kata kagome girang memikirkan jika dia ada di sana
" apa nya yang enak ,di sana ce nia itu kerja ,bukan main main atau liburan" helas miko
" udh lah ngapain ngomongin ini ,lu mau nginap ngak di sini ?" tanya miko
" nginap donk"