
" apa kalian engak bisa ,kalau engak buat masalah ,hah ,kalian itu malapetaka " kata kapten tim merah
" kalian tau apa yang sudah kalian lakukan , kalian mengganggu orang yang tidak seharus nya di ganggu, kalian memang nya tidak pernah liat wajah nya ,wajah nya itu adalah wajah yang ada di dalam bingkai di aula pertemuan yang sangat di puja puja, walau pun dia memakai topeng utk menutup wajah bagian atas nya tapi kalau sekali lihat jg tau kalau itu dia " jelas denis selaku ketua tim merah dan yang di marahi hanya diam
" kamu ,jelaskan bagaimana bisa orang seperti mereka bisa masuk ke geng kita ,bukan nya geng kita sudah menerap kan peraturan yang sangat ketat soal peneriman anggota baru" ucap ron sambil menunjuk denis dan beralih kepada pembuat onar
" maaf ,wakil ketua ,tapi ......, sebenarnya ketiga orang ini memang sudah lulus seleksi penerimaan anggota ,tapi kalau yang satu ini saya kurang tau ,karena dia dibawa oleh, asisten anda ,hendri .Jadi saya pikir dia adalah orang anda" awalnya denis menunjuk tiga orang yang tidak melakukan apa apa tadi ,dan beralih kepada orang yang membuat onar
" apa?! ,jadi hendri yang membawa dia? , sudah lah, kamu bawa saja mereka ke makras kalian ,tunggu perintah dari saya utk mereka ,dan saya akan tanya kepada hendri apa maksud dia melakukan hal yang melanggar peraturan ini " jawab ron sebelum pergi dari sana
"lihat apa yang sudah kalian lakukan , padahal sudah saya perintahkan utk tidak melakukan hal yang aneh tapi masih saja kalian lakukan , sudah lah saya tidak tau lagi ,cepat kalian kembali ke markas " kata denis sesudah kepergian ron
'apa lagi yang harus gua lakuin ya ,nih bocah malah buat ulah lagi ,kalau hendri sampai kenak masalah pasti dia juga bawa bawa gua ,aduh ,gimana nih ,bikin pala gua sakit aja sih bocah bocah' gumam denis dalam hati
Sesudah meninggal kan denis dan yang lain ,ron kembali kepada miko, utk menjelas kan apa yang sudah terjadi dan apa yang harus di lakukan lagi ,karena dia tau kalau miko tidak akan berbuat macam macam seperti apa yang dia katakan tadi
Sesampai nya dia di rumah miko, pagar sudah tertutup , jadi ron pergi ke pos satpam ,karena satpam sudah mengenal ron jadi hanya membiar kan ron masuk tanpa pemeriksaan
Saat sudah di dalam perkarangan rumah miko, ron melihat miko sedang duduk di kursi yang ada di taman rumah nya bersama kagome
" halo LORD , sebenarnya ,orang yang kurang ajar tadi adalah orang yang di rekrut oleh hendri ,asisten pribadi saya , dan yang lain nya adalah orang yang sudah lolos seleksi anggota " jelas ron
" kan sudah gua bilang, kalau cuman kita kita aja ,engak usah panggil LORD ,panggil nya nama aja "
" baik LO.. ,miko ,jadi apa yang harus di lakukan sama mereka " tanya ron
" panggil aja dulu sih hendri itu, ....ehh tunggu dulu, tadi lu bilang kalau si hendri itu asisten pribadi lu? ,berarti dia jg tau dong soal perusahaan ?" tanya miko
ya benar ,miko sudah memiliki perusahaan sendiri tanpa sepengetahuan orang tua nya , dan juga perusahan nya sudah di kenal dunia karena bisa berkembang pesat hanya dalam waktu 2 tahun dan masuk kedalam peringkat 5 besar perusahaan berpengaruh
" apa jangan jangan dia ......, entah lah ,tapi lu ketemu sama dia dimana ,kok gua engak tau ,dan lu engak kasih tau "
" soal itu , sebe--- "
" hello ,kalian anggap gua apaan sih, dari tadi ngomong nya engak ada yang ngambung sama gua , kalian anggap gua angin ,yang keberaadaan nya engak ada ,tapi ada " kata kagome yang sudah bosan dari tadi hanya mendengat kan apa yang di katakan miko dan ron
" ehh ,iya ,gua lupa sama lu, tapi kan kita lagi bahan soal orang nya ngajak berantem tadi ,jadi tunggu bentar ya " kata miko yang sabar dengan kelakuan sahabat nya itu
" iya deh ,gua ngalah "
" lanjut sial tadi " kata miko yang sudah mengalihkan pandangan nya kembali ke ron
"ehh ,iya ,soal hendri itu, gua ketemu nya di saat kita nyerang markas musuh yang terakhir ,katanya dia mau memulai awal yang baru dengan gabung sama kita ,jadi gua biarin aja ,soal nya menurut gua ,lu pasti akan setuju dan gua lupa kasih tau sama lu soal nya kan lu baru aja masuk sekolah " jelas ron
" oooh gitu ,oke deh ,sekarang tugas lu, kumpulin semua kaptan tim yang ada , di aula mansion kita ,gua akan ke sana bentar lagi, gua mau pamit dulu sama papi sama mami soal nya " kata miko yang sudah mulai beranjak dari tempat dusuk nya beraama kagome
" baik "
" sampai ketemu lagi ya ,ron ,bye " ucap kagome
" lu mau ikut gua ke mansion gak " tanya miko
"mau dong ,udh lama juga gua engak ke sana"