I Can Do It Or Maybe Not

I Can Do It Or Maybe Not
26. PERUSAHAAN (1)



Ivan binggung dari mana datang nya topeng yang di kenakan oleh Miko dan Kagome , soal nya tadi gak ada , kok tiba tiba saja ada , apa jangan jangan ....


" Selamat datang , ada yang bisa saya bantu " ucap repsesionis saat melihat ada yang membuka pintu perusahaan ,ya meja repsesionid tak jauh dari pintu masuk


" Kamu anggota baru ya ? " tanya Ron balik


" Ya , saya anggota baru , jadi apa yang bisa saya bantu , dan boleh kah nona nona yang ada di belakang membuka topeng nya, itu melanggar peraturan yang ada di sini " balas repsesionis itu , dia hanya sendirian di sana , biasa nya ada tiga atau lebih yang ada di sana


" Mana yang lain , kok kamu cuman sendirian ? , bukan nya biasa nya ada tiga atau lebih orang yang jadi repsesionis nya " tanya balik Ron tanpa memedulikan pernyataan sang repsesionis


" Maaf tuan , apa boleh menyeruh teman anda yang ada di belakang itu memperlihat kan wajah nya dulu baru kita berbicara lagi " ucap nya lagi


" Winda , kok ribut sih ,ada apa ,gak bisa banget buat kita senang " kata seseorang yang baru saja keluar dari pintu yang ada di belakang sang repsesionis yang di ketahui bernama Winda


" Ngak ada senior , ini lagi ada orang gak jelas aja " balas winda


" Sarah , Dinda , Maya , kalian di perkerjakan di sini untuk berkerja bukan nya malah menyusahkan junior kalian , sekarang kalian pergi ke lantai 4 dan minta gaji kalian dan jangan kembali ke sini lagi" ucap Ron berteriak supaya menyadarkan mereka


" Tu.. tuan Ron .. , ma...maaf , ka...kami ti..tidak , perna..."


belum selesai Dinda berbicara Ron sudah memotong pembicaraan nya


" Ba... baik " balas mereka akhirnya


" Dan kamu ....., Winda ? .., kamu ingat saya adalah wakil Presdir dan yang ada di belakang saja ini adalah presdir, dan dua orang yang ada di sebelah nya adalah teman nya " tampah Ron dan langsung pergi di ikuti yang lain nya


' Apa yang baru aja aku lakukan , masa gak ingat sih sama mereka , kan waktu masuk udah di kasih tau kalau ada yang pakai topeng kayak gitu adalah Presdir , kok bisa lupa sih aku , tapi untung aja aku gak kenak pecat juga ' ucap Winda dalam hati


" Gak apa apa tu di pecat kayak gitu aja " tanya Ivan yang terkejut dengan kekuasaan yang di miliki orang orang yang ada di dekat nya


" Gak apa apa lah, di sini gak butuh orang kayak mereka , cuman makan gaji buta " balas Kagome


Tidak terjadi pembicaraan lagi , mareka memasuki lift khusus Presdir , sesampai nya di lantai paling atas , lantai Presdir , mereka langsung memasuki ruangan yang tertulis ' RUANGAN PRESDIR '


Saat Ron membuka kan pintu , mereka yang ada di sana terkejut dengan ada nya orang yang ada di dalam ruangan itu , kecuali Ron yang memang sudah tau kalau adanya orang itu disana , karena kedatangan nya itu lah Ron sampai datang ke sekolah untuk menjemput Miko


Kagome yang masih terkejut hampir saja memanggil nama orang itu, tapi di tahan oleh Miko yang sudah meredakan kegetnya , walau tidak pernah menyangaka akan kedatangan tamu yang sangat mengejut kan ini , tapi dia mencoba untuk terlihat propesional dengan perkerjaan nya


" Ada angin apa sampai Tuan yang maha kuasa ini datang ke perusahaan saya yang sederhana ini ? " tanya Miko mencoba sesantai mungkin