I Can Do It Or Maybe Not

I Can Do It Or Maybe Not
44.TIDAK ADA MASALAH



" Sebenarnya ... , gimana ya cara bilang ya ? " ucap Ron kepada orang yang ada di sana


" Lah , yang jelas dong !" balas Michael dengan malas


" Eeemmmm, gimana ya bilang nya , oke kayak gini aja deh " Ron mengambil napas dalam dalam lalu menghembus kan nya


" Kan kita lagi kerja sama untuk membuat Hotel dengan perusahaan Scuel , tapi ... , akhir akhir ini mereka melakukan pekerjaan nya dengan tidak becus dan selalu meminta biaya tambahan dengan berbagai alasan , juga waktu gua kelapangan , pekerja nya lagi demo karna gak di gaji , trus gua protes donk sama mereka , lah mereka malah nyalahin perusahaan kita , malah kata nya mau nuntut lagi , tentu gua marah donk , gua ajak aja mereka bicara baik baik , ehh mereka nya malah ngelunjak , jadi gua gak bisa nahan emosi , gua tonjok aja tu muka nya , lah dia nya bilang mau nuntut gua , kayak mana tu ? " jelas Ron panjang lebar


" Gila , ngapain lu, kalau gua tu ya , bunuh aja langsung , uang balik , hati senang " balas Michael dengan santai


" Lu lebih gila , main bunuh bunuh aja " balas Kagome dengan memasang wajah ngeri


" Kalau gua sih , siksa aja dulu , siksa aja sampai dia mati , kan lebih seru pasti hati lebih senang lagi " seran Mischa yang membuat orang melihat ke arah nya dengan tatapan ngeri kecuali Miko


" Siapa orang nya? , kok dia berani sama kita , emang nya mereka gak tau kalau sekarang mereka itu udah jadi anak acang perusahaan kita , kita bisa aja buat tu perusahaan gulung tikar sekarang " ucap Miko yang membuat semua orang yang ada di sana melongo


" Hhhhaaaaaahhhhhh , yang benar ???!!!!!" terkejut nya semua orang kecuali Miko


" Apa kalian tidak tau ?, bukan nya gua sudah memberitahu lu Ron ?, saham sekolah mereka itu di beli dengan perusahaan mereka , jadi sekarang perusahaan mereka itu punya perusahaan kita , atau lebih tepat nya punya gua sih , soal nya belum gua ganti nama ke perusahaan sih " Jelas Miko kepada semua nya


" Apaa !!!! , kenapa mereka mau menukar perusaan dengan saham di sekolah , apa saham sekolah lebih penting ? " tanya Ivan dengan penasaran


" Apa kalian lupa ?, itu kan sekolah yang mendiri kan nya pendahulu mereka , kalau perusahaan itu kan dia yang mendiri kan nya , jadi menurut dia , saham dan kepemilikan sekolah lebih penting dari perusahaan yang bisa kapan saja mereka bangun kembali " jelas Miko lagi


" Masalah nya tu .....apa ?" balas Ivan


" Sekarang masalah nya itu , mereka yang mau menuntut Ron , karena Ron sudah memukul salah satu dari mereka , benar kan ? " balas Mischa dengan santai


" Cuman itu aja , gak masalah , sekarang masalah nya tu , kenapa hal kayak gini harus lu kasih tau kami , kenapa gak lu beresin sendiri aja , kalau hal kayak gini gak bisa lu selesai kan , kok bisa sih perusahaan kalian maju terus? " ucap Michael dengan penasaran


" Karena hal kayak gini biasa nya di selasai kan sama Miko , gua cuman menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan IT , dan beberapa masalah yang udah di tanganin sama Miko , gua cuman tinggal menyelesaikan nya aja " jelas Ron tentang pekerjaan nya yang sebenar nya


" WHATTTT!!!, jadi semua pekerjaan itu di selesaikan sama Miko ? , jadi selama ini lu sibuk donk ? , gimana sama sekolah kalau lu lagi ada masalah sama perusahaan ? , terngagu dong belajar lu ? " tanya beruntun Michael


" Itu bukan masalah untuk gua , lu tau , gua itu Jenius , semua masalah yang ada di sekolah itu gak perku waktu lama untuk gua selesai kan , sama hal nya di perusahaan , pelajaran sekolah gua itu udah di luar kepala " bangga plus sombong Miko


" Yeey , kembang kembang tu hidung " balas Mischa


" Jadi sekarang udah gak ada masalah kan , gimana kalau kita ke Mall , soal nya kan Koko dan Cece gua yang cantik ini baru datang , pasti belum jalan jalan " saran Kagome dengan mata yang bersinar sinar


" Terserah " balas mereka kompak