
Tak butuh lama mereka sudah sampai di Mall yang sangat terkenal di sana , karena perusahaan Miko memang di bangun di tempat yang strategis
" Wahh , udah lama gak ke Mall , jadi lupa apa apa aja yang ada di sini " ucap Kagome lebay
" Walau pun lu udah gak ke Mall 5 tahun , tapi pasti lu ingat lah apa apa aja yang ada , gua aja udah hampir 15 tahun gak ke indonesia , tapi gua masih ingat semua nya " balas Michael dengan nada sombong
" Lah , ngapa lu samain gua sama lu , otak lu itu kek semangka , banyak biji nya , semua nya terlihat , semua yang pernah lu tau udh kesimpan di otak lu ,lah kalau gua itu , otak manusia biasa , bisa melupakan sesuatu " jelas Kagome ngasal tah apa hubungan nya semangka dengan otak yang bisa menghapal banyak hal
" Jadi inti nya , gua punya ingatan yang bagus , lu pelupa , kek nenek nenek , apa bahasa Jepang nya ? , oh ya おばあちゃん, hahahah " balas Michael dengan mengejek
" Suka hati lu aja dah , gua mah apa " balas Kagome ngegas
" Hati hati lu Chael , nanti dia bilang sama bapak nya , M@mpus lu , nanti ... " kata Mischa sambil mengayunkan jari jari nya di depan leher nya
" Ehhhh , iya juga ya , we Kagome , jangan bilang bilang lu , nanti gua bisa bisa cuman tinggal kepala aja " ucap Michael dengan nada mengancam
" Ehh , sorry ya , dari tadi gua itu telvonan sama bapak gua , jadi dia dengar semua yang lu bilang " balas Kagome dengan santai
" Hahh, yang benar , mati gua, baek baek lah ,bohong itu dosa lho " balas Michael dengan nada takut
" Iya untuk apa gua bohong , soal nya tadi papa gua nelvon gua , jadi gua terima lah panggilan nya , kalau gak nanti gua bisa bisa gak balik balik ke kesini , di kurung di rumah besar aja " jelas Kagome dengan santai
' Rumah besar ?' batin Ron dan Ivan
" Kapan ? , kapan lu terima telvon nya ? " tanya Mischa
" Tadi pas baru keluar dari Mobil , nih liat , gua pakai headset bluetooth " jawab Kagome sambil memperlihat kan headset bluetooth yang ada di kedua telinganya yang tadi tertutup oleh rambut panjang nya
" Wahhh , gila , nanti bisa bisa mati lu kalau pulang nih " ucap Miko dengan nada senang
" Hahahahaha " Kagome tertawa terbahak bahak dengan apa yang baru saja terjadi , dan membuat semua nya bingung kecuali Miko
" Kalian percaya sama apa yang gua bilang ? , emang nya bapak gua gak ada kerjaan apa ? , jam segini nelvon gua , dan juga lu pikir sekarang jam berapa di sana ? " ucap Kagome panjang lebar
" Njimm , kena prank gua , taek lah " balas Michael dengan nada kesal
" Suka hati lah , sekarang kita main dulu lah , supaya kagak ada yang mati karena emosi , hahahahha " ucap Miko dengan nada mengejek yang membuat Michael tambah kesal
' Liat aja kalian , pasti gua balas !! ' batin Michael
" Gimana kalau kita taruhan , kita bagi jadi 3 tim , gua sama Mischa , Miko sama Kagome , dan Kalian berdua ( Ron dan Ivan ) " Tantang Michael dengan santai
" Siapa berani ? "
" Siapa takut , kagome "
" Ohh iya , maksud gua , Siapa takut ??!"
" Oke , kalau gitu kita ke tempat bermain sekarang , dan yang kalah harus nurutin apa kata yang menang , dan yang menang bisa suruh apa saja sama yang kalah " jelas Michael tentang tantangan nya
" Oke " balas Kagome dengan berani
' Kek nya gak ada yang mau dengar pendapat kita ? ' batin Ron dan Ivan
Mereka berjalan ke arah tempat bermain , mereka mulai bermain dengan bertim dan siapa yang menang dan kalah akan di ketahui di episode selanjut nya