
Akhir nya mereka sampai di ruangan Miko , ruangan PRESDIR, sebelum memasuki ruangan mereka bertemu dengan sang Sekreteris yang langsung membungkuk kan badan nya saat atasan nya berjalan di depan nya
" Kurang lebih perusahaan lu hampir sama dengan perusahaan Papi " ucap Michael saat mereka semua sudah ada di dalam ruangan itu
" Tentu saja , bukan nya kalian tahu kalau perusahaan ini hampir setara dengan perusahaan Papi " balas Miko dengan sombong nya
" Halah , sombong banget lu , perusahaan Papi itu No.3 di dunia dan punya lu baru No.5 , masih ada satu perusahaan lagi yang harus lu jangkau , dan itu bukan perusahaan yang mudah untuk lu jangkau " balas Mischa
" Serah yang penting udah masuk ke dalam 5 besar perusahaan yang paling maju di dunia " balas Miko masih dengan nada sombong nya
" Dari pada yang mendiri kan peruhasahan tapi gak maju maju " sambung Miko dengan nada mengejek nya
" Enak bat lu ya ngomong nya , perusahaan gua itu baru gua bangun pas lulus S1 , belum sampai 1 tahun " Balas Mischa tidak terima diri nya di hina
" Ron berapa lama perusahaan kita menjadi berkembang dan terkenal ? " tanya Miko kepada Ron
" Kalau gak salah 10 bulanan , waktu itu dengan mudah nya lu , Miko menjatuhkan perusahaan yang bersaingan dengan perusahaan kita " jelas Ron dengan santai
" Whattt !!!! jadi saat 10 bulan perusahaan kalian di bangun dan ada beberapa perusahaan yang bangkrut itu gara gara Miko ??!!! " tanya Michael tidak percaya
" Ya , Bisa di bilang begitu " balas Ron dengan selo
" Maka nya gua merasa aneh dengan hal itu , gak mungkin kan dalam satu hari beberapa perusahaan yang lumayan terkenal tiba tiba bangkrut " balas Michael lagi
" Kalian tahu juga tentang hal itu ?? , bukan nya kalian ada di luar negeri , kenapa kalian bisa tahu ??? Itu kan perusahaan yang gak terkenal " selidik Miko
" Hahahahah , It....itu kan kita baru aja keluar negeri , jadi masih tahu lah apa aja kejadian yang terjadi di dalam negeri " jawab Michael dengan berusaha biasa biasa saja
" Seperti nya ada yang mencuriga kan di sini ??" tanya Miko dengan penuh selidik
" Apa an sih lu , biasa aja kali , kan kita juga harus mengawasi apa saja yang terjadi di perusahaan dalam negeri , itu salah satu hak yang pernah Papi kasih tau " balas Mischa dengan percaya diri nya
" Benar juga , gua percaya dengan alasan lu " balas Miko
" Guys , kalau kalian ke sini hanya untuk membicara kan soal masalah keluarga , maka kami bertiga akan pergi dari sini " balas Kagome yang merasa kalau diri nya tidak di anggap
" Serah lu dah " balas Kagome dengan malas
" Kok lu sekarang jadi lemah gini sih Kagome , biasa nya lu yang paling banyak bacot nya " balas Michael
Michael bingung kenapa Kagome yang biasa nya super duper cerewet tapi sekarang kayak gak ada semangat hidup , aneh bukan ??
" Tah lah , mungkin bentar lagi tamu bulanan gua mau datang , kan gua kalau mau datang kayak gini mulu dia , bikin gua jadi malas " jelas Kagome dengan santai nya
" Tamu bulanan ?? " tanya Ron dan Ivan bersaman
" Kalian kalau gak tau cari tau aja sendiri jangan tanya sama kita " balas Mischa dengan sedikit sinis
Ron menatap Ivan dan Ivan juga menatap Ron
' Apa cuman perasaan gua aja atau tu cewek emang ngajak ribut ?? ' arti tatapan Ron
' Mana gua tau !!, tapi gua rasa kayak nya kita tadi salah nanya lah , maka nya dia kayak gitu ' arti tatapan balasan dari Ivan
" Ngapain kalian saling natap kayak gitu , kalian Gay ya??!! " tanya Mischa dengan menuduh
" Mana ada ya , kami normal " balas mereka bersama lagi , mereka saling menatap lagi , tadi langsung membuang muka ke tempat lain , supaya tidak di tuduh yang gak gak
" Kan kalian kompak lagi , kayak nya emang ada apa apa nih !!! " selidik Mischa lagi
" Serah " balas mereka kompak lagi
' Kenapa bisa kompak lagi ???!!!! , bisa di anggap macam macam sama dia nanti !! ' ucap Ron dan Ivan dalam hati nya
" Udah udah jangan ngomong yang gak gak , nanti jadi kenyataan lagi , udah lah , trus , Ron ada masalah apa lagi nih ??" tanya Miko
' Terselamat kan ! ' ucap Ron dan Ivan dalam hati nya sambil mengelus dada nya