I Can Do It Or Maybe Not

I Can Do It Or Maybe Not
43.T&C GRUOP



Akhir nya mereka sampai di ruangan Miko , ruangan PRESDIR, sebelum memasuki ruangan mereka bertemu dengan sang Sekreteris yang langsung membungkuk kan badan nya saat atasan nya berjalan di depan nya


" Kurang lebih perusahaan lu hampir sama dengan perusahaan Papi " ucap Michael saat mereka semua sudah ada di dalam ruangan itu


" Tentu saja , bukan nya kalian tahu kalau perusahaan ini hampir setara dengan perusahaan Papi " balas Miko dengan sombong nya


" Halah , sombong banget lu , perusahaan Papi itu No.3 di dunia dan punya lu baru No.5 , masih ada satu perusahaan lagi yang harus lu jangkau , dan itu bukan perusahaan yang mudah untuk lu jangkau " balas Mischa


" Serah yang penting udah masuk ke dalam 5 besar perusahaan yang paling maju di dunia " balas Miko masih dengan nada sombong nya


" Dari pada yang mendiri kan peruhasahan tapi gak maju maju " sambung Miko dengan nada mengejek nya


" Enak bat lu ya ngomong nya , perusahaan gua itu baru gua bangun pas lulus S1 , belum sampai 1 tahun " Balas Mischa tidak terima diri nya di hina


" Ron berapa lama perusahaan kita menjadi berkembang dan terkenal ? " tanya Miko kepada Ron


" Kalau gak salah 10 bulanan , waktu itu dengan mudah nya lu , Miko menjatuhkan perusahaan yang bersaingan dengan perusahaan kita " jelas Ron dengan santai


" Whattt !!!! jadi saat 10 bulan perusahaan kalian di bangun dan ada beberapa perusahaan yang bangkrut itu gara gara Miko ??!!! " tanya Michael tidak percaya


" Ya , Bisa di bilang begitu " balas Ron dengan selo


" Maka nya gua merasa aneh dengan hal itu , gak mungkin kan dalam satu hari beberapa perusahaan yang lumayan terkenal tiba tiba bangkrut " balas Michael lagi


" Kalian tahu juga tentang hal itu ?? , bukan nya kalian ada di luar negeri , kenapa kalian bisa tahu ??? Itu kan perusahaan yang gak terkenal " selidik Miko


" Hahahahah , It....itu kan kita baru aja keluar negeri , jadi masih tahu lah apa aja kejadian yang terjadi di dalam negeri " jawab Michael dengan berusaha biasa biasa saja


" Seperti nya ada yang mencuriga kan di sini ??" tanya Miko dengan penuh selidik


" Apa an sih lu , biasa aja kali , kan kita juga harus mengawasi apa saja yang terjadi di perusahaan dalam negeri , itu salah satu hak yang pernah Papi kasih tau " balas Mischa dengan percaya diri nya


" Benar juga , gua percaya dengan alasan lu " balas Miko


" Guys , kalau kalian ke sini hanya untuk membicara kan soal masalah keluarga , maka kami bertiga akan pergi dari sini " balas Kagome yang merasa kalau diri nya tidak di anggap


" Serah lu dah " balas Kagome dengan malas


" Kok lu sekarang jadi lemah gini sih Kagome , biasa nya lu yang paling banyak bacot nya " balas Michael


Michael bingung kenapa Kagome yang biasa nya super duper cerewet tapi sekarang kayak gak ada semangat hidup , aneh bukan ??


" Tah lah , mungkin bentar lagi tamu bulanan gua mau datang , kan gua kalau mau datang kayak gini mulu dia , bikin gua jadi malas " jelas Kagome dengan santai nya


" Tamu bulanan ?? " tanya Ron dan Ivan bersaman


" Kalian kalau gak tau cari tau aja sendiri jangan tanya sama kita " balas Mischa dengan sedikit sinis


Ron menatap Ivan dan Ivan juga menatap Ron


' Apa cuman perasaan gua aja atau tu cewek emang ngajak ribut ?? ' arti tatapan Ron


' Mana gua tau !!, tapi gua rasa kayak nya kita tadi salah nanya lah , maka nya dia kayak gitu ' arti tatapan balasan dari Ivan


" Ngapain kalian saling natap kayak gitu , kalian Gay ya??!! " tanya Mischa dengan menuduh


" Mana ada ya , kami normal " balas mereka bersama lagi , mereka saling menatap lagi , tadi langsung membuang muka ke tempat lain , supaya tidak di tuduh yang gak gak


" Kan kalian kompak lagi , kayak nya emang ada apa apa nih !!! " selidik Mischa lagi


" Serah " balas mereka kompak lagi


' Kenapa bisa kompak lagi ???!!!! , bisa di anggap macam macam sama dia nanti !! ' ucap Ron dan Ivan dalam hati nya


" Udah udah jangan ngomong yang gak gak , nanti jadi kenyataan lagi , udah lah , trus , Ron ada masalah apa lagi nih ??" tanya Miko


' Terselamat kan ! ' ucap Ron dan Ivan dalam hati nya sambil mengelus dada nya