
Dalam perjalaan ke perusahaan Miko , tidak apa yang bersuara , mereka sibuk dengan pikiran masing masing ,entah apa yang mereka pikir kan , hanya mereka dan tuhan yang tau
" Kalian berdua pakai ini nanti "kata Miko memecahkan keheningan yang ada di dalam mobil itu
" Topeng wajah ???"
" Iya , pakai aja , gua sama Miko juga pakai kok " jawab Kagome
" Ngapa emang nya ??" tanya Mischa
" Supaya gak ada yang ngenalin kita lah , kan nanti berabe kalau ada teman sekolah kita yang datang sama orang tua nya " jelas Kagome
" Ngapain dia datang ke perusahaan ??" tanya Michael polos
" Lu pernah kenak gampar gak ?? " tanya Mischa kepada kembaran nya itu dan tatapan yang tajam
" Pernah , kan lu sering gampar gua " jelas Michael dengan polos nya
" Mau di gampar lagi ??" tanya Miko akhir nya , karena sudah muak dengan koko nya yang to*ol itu
* Catatan Koko itu sama arti nya dengan Abang dan Cece itu sama Arti nya dengan kakak
" Gak lah , kalau lu yang gampar bisa mati gua " balas Michael dengan sinis
" Koko Kagome yang paling Ganteng , gini lho masalah nya , kan sekolah kita itu sekolah terkenal , jadi banyak anak pengusaha dan lain nya di sana , kalau misal nya ada yang datang ke perusahaan untuk kerja sama gimana ? " jelas Kagome dengan sejelas jelas nya supaya di mengerti oleh Michael
" Oooohh , itu maksud nya , bilang donk dari tadi " balas Michael dengan santai nya
" Gua penasaran Mik , kok bisa ya Koko lu itu kayak gitu? , padahal kan lu sama Cece lu itu pinter nya ke banyakan , udah mendiri kan perusahaan lagi , kok dia itu gak maju maju sih otak nya ?" Bisik Kagome dengan pelan tadi masih bisa di dengar oleh semua orang yang ada di sana
" Kalau bisik bisik itu jangan besar besar suara nya , kecil kecil aja untuk di dengar sama yang mau di bisikin " balas Ivan dengan menahan tawa nya supaya tidak keluar
" Lah, emang nya kalian dengar ??" tanya Kagome dengan terkejud , pasal nya menurut diri nya suara nya itu sudah sangat kecil
" Gak, kami gak denger , cuman suara lu aja yang tertangkap sama telinga kami " balas Miscja dengan santai nya
" Awas aja lu Gong , nanti gua bilang sama Om Sesshomaru kalau lu itu bandel di sini , supaya di bawa pulang ke Jepang " balas Michael dengan kesal
" Ehh, Kail , Lu berani bilang kayak gitu , gua laporin sama Mami Suri baru tau lu " balas Kagome gak mau kalah
* Catatan : Kail adalah nama ejekan / julukan untuk Michael karena dulu Kagome gak belum bisa bilang Chael karena baru pindah ke Indonesia
" Lu !!!! , gua sum..... " ucap nya terputus
" Kita sudah sampai " ucap Ron dengan sekdikit meninggi kan suara nya
" Ngapa lu terak terak ,kesambet ?" balas Michael sedikit kesal karena ucapan nya di potong
Ron tidak menghirau kan apa kata Michael , di memilih untuk keluar dari mobil dan membuka kan pintu untuk Miko yang adalah bos nya
Mereka semua keluar dari mobil , Ron memberikan kunci mobil nya kepada satpam yang setia melakukan nya
Michael melongo melihat perusahaan Miko , Mischa yang juga terkejut melihat perusahaan Miko , tetapi menjaga penampilan nya , dia bersikap biasa saja
Mereka memasuki Perusahaan yang di sambut dengan hangat oleh Repsesionis , tidak seperti terakhir kali Ron membawa Miko dan yang lain nya , karena sekarang repsesionis nya sudah tau siapa Miko
Ivan yang baru saja melewati Repsesionis itu mengigat sesuatu , lalu dia bertanya dengan Ron , karena Ron yang tau segala nya tentang apa yang ingin dia tanya kan
" Ron ,gua baru ingat , kan kemarin pas kita ke sini itu repsesionis nya gak kenal sama lu , kok bisa ???, kan waktu lu keluar harus nya dia nampak ?" tanya Ivan kepada Ron
Kagome yang ada di sana juga mendengar apa yang di tanya kan oleh Ivan juga jadi ikut penasaran , karena menurut nya yang di tanya kan Ivan itu masuk akal juga
" Itu karena waktu itu gua lagi mau cepat sampai nya ke sekolah kalian , jadi gua pakai jalan rahasia supaya cepat sampai ke parkiran " jelas Ron
" Terus kok pas kita mau balik ke sekolah lu gak pakai jalan itu lagi ??" tanya Ivan lagi
" Kalau pakai jalan itu lagi , kita gak bisa naik mobil , karena kunci serap gua cuman satu dan itu udah gua pakai untuk jemput kalian dan gua lupa kalau kunci udah ada sama satpam tapi gua kasih lagi tu kunci , jadi kunci gua dua dua nya ada sama satpam waktu itu " jelas Ron lagi
" Oooh , gitu "