I Can Do It Or Maybe Not

I Can Do It Or Maybe Not
20.HENDRI [4]



" Sepertinya dia sudah mencurigai kita " kata Kagome saat sesudah Ron mengunci pintu dan memastikan kalau tidak akan ada lagi yang akan menguping


" Sepertinya tidak ,tadi dia datang karena penasaran dengan hukuman apa yang akan gua kasih ke Ivan dan Denis " kata Miko sambil melepas kan topeng nya dan memperlihatkan wajah imut nan cantik nya ,Miko tadi memakai topeng karena tau kalau tadi Hendri mengikuti Kagome dan Ron


" Oke sekarang apa yang akan kita lakukan " tanya Kagome sambil melepas topeng nya dan memperlihatkan wajah cantik nya


" Sudah lah jangan membahas itu dulu , coba kalian lihat ini " kata Miko dan membalikkan laptop nya untuk di perlihat kan kepada yang lain , semua uang ada di sana terkejut dengan apa yang di perlihat kan oleh Miko


" Shiiiitt .... kenapa ada manusia seperti dia ,kata nya pada ku waktu itu ,dia tidak akan menyentuh mereka ,biar aku beri pelajaran buat nya ,aku sudah muak melihat perlakuan nya " kata Denis dan langsung beranjak dari tempat nya ,tapi saat Denis hampir mendekati pintu ,dia di cegat oleh Ron atas perintah dari Miko


" Jangan gegabah , kita ikuti saja cara main nya " kata Miko yang dibalas tatapan bingung oleh semua orang yang ada di sana


" Apa maksud lu ngomong gitu mik " tanya Kagome pada Miko


" Maka nya kalian liat nya sampai habis , jangan setengah setengah , balik ketempat masing masing " perintah Miko yang langsung dituruti oleh semua nya termasuk Kagome yang jelas sudah terbiasa dwngan sifat gak jelas Miko


Saat sudah menonton sampai habis ,swmua nya langsung ternganga melihat apa yang sebenarnya terjadi


" Jadi selama ini dia itu mata mata yang di kirim si breng*ek itu " tanya Denis


" Maka nya udah liat kan sebenarnya yang bod*h itu siapa " kata Miko saat melihat muka Denis yang memerah karena menahan marah


" Hahahhah ,kasihan banget sih lu , udah selingkuhin sama pacar ,kenak tipu ,nanti apa lagi, lu di suruh minum racun yang kata nya susu ,hahahah " tawa Kagome memecahkan keheningan yang sempat ada di ruangan itu


" Jadi apa yang akan anda lakukan selanjut nya " tanya Ron


" Seperti yang gua bilang tadi , kita ikuti saja cara main nya " jawab Miko


" Dengan cara ?" tanya Kagome


" Lu tu kok cuman pinter di pelajaran aja sih , ya dengan cara ,kita lakuin dengan apa yang dia mau lah ,dan nanti pas dia lagi di atas awan , kita jatuhin dia ke tanah " jawab Miko


" Jadi gua di sini cuman jadi tumbal " tanya Ivan yang dari tadi hanya mendengarkan


" Bisa di bilang kayak gitu " jawab Miko


" ohh iya , lu itu masih sekolah kan ya ?" tanya Kagome yang sudah melihat data data diri Ivan


" Gak ,gua udah berhenti sekolah ,bukan karena engak ada uang ,taoi gua malas aja ke sekolah " kata Ivan berbohong ,ya dia hidup dengan apa ada nya ,karena dia yatim piatu ,yah pokok nya dia itu sebatang kara


" Nilai lu bagus ? " tanya Miko


" Yah lumayan lah ,untuk anak seumuran gua , ngapa sih kalian nanya nanya ?" kata Ivan


" Oke udah gua putusin , mulai besok lu akan satu sekolah dan satu kelas sama gua ,dan vua yang akan menbiayai samuanya dan gua engak akan terima penolakan " jelas Miko yang sebenarnya sudah tau kalau Ivan berhenti sekolah karena tidak ada biaya


" Gak gua ga-"


" Udah terima aja ,nanti kalau lu nolak ,dia bisa bikin lu serumah sama dia " kata Ron berbohong untuk menakuti Ivan


" Yang bener aja ,masa iya sih " tanya Ivan kepada orang yang ada di sana


" Iya bener ,jadi lu turutin aja mau nya " tambah Kagome untuk menakuti Ivan


" Ya udah deh gua nurut aja ,dari pada nanti hihh " jawab Ivan membayangkan apa yang akan dia lalui jika serumah dengan Miko


" Oke sekarang kita kembali ke permasalahan yang tadi ,jadi sekarang lu gua keluarin untuk sementara dan nanti pas udah ke ungkap kalu yang cari masalah itu si Hendri " kata Miko menunjuk Ivan


" Dan lu ,biasa aja ,kayak engak ada yang lu tau ,oke " sambung Miko menunjuk Denis