Husband A Parasite And Cheating

Husband A Parasite And Cheating
Chapter 55



Setelah Risty dan ibunya meninggalkan kediaman Anggun,Revan langsung mendekati Anggun.


"Sayang,apa kau yakin tidak mau membantu Risty??maksud ku tidak harus sampai 50juta,yang semampu kita saja.." tanya Revan yang kimi mencoba membujuk Anggun.


Sesaat Anggun langsing mengernyitkan tatapannya.


"Hah??Apa maksud mu mas??kau ingin aku tetap membantunya?" tanya balik Anggun yang menatap Revan dengan heran.


"I..Iya Anggun..aku merasa kasihan jika tidak bisa membantu Risty sebagai kakaknya." jawab Revan.


"Kalau kau merasa kasihan,kenapa sebagai kakak kau tidak menasehatinya..untuk tidak memaksakan diri hanya karna ingin dilihat sebagai keluarga terpandang..kenapa kalian semua masih saja tidak pernah menjalani hidup apa adanya,daripada terlalu memaksakan diri dengan menyusahkan orang lain." jawab Anggun langsung mematahkan ucapan Revan dengan tegas.


"Bukan begitu sayang, aku cuma merasa tidak enak saja pada Risty,karna sebagai kakaknya tidak bisa membantunya.. ku pikir karena kau istri ku,kau bisa membantunya..tidak harus 50 juta,mungkin 10-20 juta kurasa cukup sayang." ujar Revan.


Seketika membuat Anggun langsung menatap tajam kearah Revan.


"Mudah sekali kau mengatakan jumlah uang itu..apa kau pikir aku bekerja hanya untuk membiayai hidup adik mu??apa lagi dia mau menikah yang seharusnya bukan tanggung jawab ku..!! seharusnya kau malu mas,meminta uang padaku untuk biaya yang hanya untuk lamaran tapi jumlahnya sudah seperti mau resepsi..Apa kau pikir itu masuk akal??" ungkap Anggun langsung emosi.Seakan Revan tidak mengerti situasinya.


"Sayang kenapa kau harus marah??aku cuma memberi saran saja..kalau kau memang tidak mau membantu Risty,aku tidak akan memaksa sayang.."ucap Revan yang justru membujuk Anggun.


Sementara Revan hanya memandang Anggun dengan bingung dan heran.


"Kenapa Anggun sepertinya banyak berubah??biasanya sikapnya tidak pernah seperti itu..apa karena pengaruh kehamilannya??tapi untuk hal ini saja dia sudah marah besar,bagaimana aku ingin meminta uangnya yang untuk rumah Rosa..Ck.." ujar Revan yang merasa sangat bingung.


...****************...


Tiba di rumah,Risty langsung menghempaskan tubuhnya di sofa.Ia pun memasang wajah yang begitu cemberut dan tidak ada sedikit pun raut wajahnya yang manis.


"Kenapa sikap wanita itu jadi banyak berubah ma..Ku kira semakin kita tinggal berjauhan dengannya,bisa membuat wanita itu kita manfaatkan..tapi sekarang,dia semakin sombong ma..bagaimana ini ma??" ujar Risty yang protes pada Siti ibunya.


"Iya nak..mama juga bingung..mama pikir dengan kira bicara baik-baik dengannya,bisa membujuk dia..Tapi ternyata dia malah bersikap sombong.." ujar Siti.


"Lalu aku harus bagaimana ma??aku bingung,harus mencari uang dari mana untuk acara lamaran ku nanti ma..pikirkan caranya ma.." rengek Risty pada ibunya.


"Mama juga tidak tahu harus mencari uang itu dimana nak..apa lagi jumlah itu sudah hampir nominal orang resepsi Risty."ujar Siti yang bingung.


"Tolong lah ma,cari caranya..aku tidak mau keluarga kita malu karena tidak bisa menyambut keluarga Doni dengan mewah." rengek Risty lagi.