
Sesaat ia melirik kearah Rosa yang sudah menatap tajam dengan kemesraan mereka
Revan tak dapat berbuat banyak melihat sikap Anggun yang tiba tiba manja padanya
Kenapa harus didepan ku dia seperti itu..Gerutu Rosa dalam hati
Malam hari..
Mereka pun makan malam bersama.Rosa dan Revan begitu menikmati makan malamnya.Sedangkan Anggun sesekali melirik kearah Rosa dengan tatapan dingin.Rosa pun menyadarinya jika Anggun terus menatapnya
"Bagaimana Rosa??Apakah makanannya enak??Sepertinya kau sangat menikmatinya.."Tanya Anggun membuka topik
Rosa menoleh kearah Anggun sambil mengangguk
"Hemm..Ini sangat enak kak Anggun..Aku menyukainya.."Jawab Rosa
"Oya??Apakah kau juga akan menyukai sesuatu yang sudah menjadi milik orang??"Tanya Anggun sengaja
Sesaat Rosa pun terkejut dan salah tingkah
''Ma..Maksud kakak??"Tanya Rosa mulai gugup
"Tidak..Aku hanya bertanya..Kau tidak akan melakukannya kan??"Tanya Anggun lagi
"Ya..Tentu saja kak..Kenapa aku harus menyukai sesuatu yang menjadi milik orang lain..Hahaha.."Jawab Rosa pura pura tertawa
Sedangkan Revan hanya bisa menatap Anggun dengan bingung
Sesaat Rosa terdiam menunduk dan melanjutkan makan malamnya
Sial..Kenapa dia harus bertanya seperti itu??Apakah dia mencurigaiku??Batin Rosa yang terus melirik kearah Anggun
"Rosa..Boleh ku tahu,apakah kalian sudah resmi berpisah??Apakah suami mu benar benar bersikap kejam padamu??Sampai kau harus kabur dari rumah??"Tanya Anggun lagi
Rosa kembali menatap Rosa dan mulai terlihat gugup dengan pertanyaan Anggun
"Euh..Soal itu.-"
"Sayang..Kenapa denganmu hari ini??Kau sepertinya bersikap tidak biasanya??Dan sekarang tiba tiba kau bertanya banyak hal dengan Rosa??Ada apa??Kasihan Rosa kalau kau membahasnya masalah rumah tangganya."Sahut Revan membela Rosa dan berusaha untuk mengalihkan topik yang ditanya Anggun
"Kenapa??Aku kan hanya ingin tahu mas..Tidak ada yang salah..Kau tidak keberatan kan Rosa??"Tanya balik Anggun
"Ah..Iya kak..Tidak apa apa kak."Jawab Rosa tersenyum
"Kau lihat kan mas??Rosa saja tidak keberatan..Kenapa jadi kau yang keberatan mas??"Tanya Anggun menatap Revan
"Iya..Tapi sekarang kan kita sedang makan sayang..Kenapa tidak nanti saja kau tanyakan..Setelah selesai makan..Oke.."Jawab Revan masih memihak Rosa
"Oh..Begitu..Ternyata kau sangat peduli dengan Rosa ya mas.."Ujar Anggun sambil tersenyum
"Bukan seperti itu sayang..Pertanyaan mu mungkin bisa membuat Rosa sedih..Kau masih ingatkan saat ia baru datang kerumah kita..Bagaimana keadaannya yang sangat sedih."Jelas Revan
"Baik lah..Nanti kita bicarakan lagi..Dan Rosa apa sebaiknya kau mulai mencari pekerjaan saja??Rasanya aku merasa tidak enak jika kau dirumah terus ,mengerjakan semua pekerjaan rumah ku.."Ujar Anggun
Yang seketika membuat Rosa terkejut
"Hah??Bekerja ya kak??Aku mau saja,tapi aku justru merasa khawatir dengan keadaan kakak yang sedang hamil..Kasihan jika kakak mengerjakan semua pekerjaan rumah..Aku tidak masalah mengerjakan semua pekerjaan dirumah ini..Aku senang melakukannya..Menerima ku tinggal disini saja,sudah lebih dari cukup untukku.."Jelas Rosa yang secara tidak langsung menolak
"Jangan pikirkan soal itu..Aku bisa memakai pembantu dirumah ini ..Jadi kau bisa bekerja untuk mengisi waktu mu diluar."Jawab Anggun lagi
Rosa hanya bisa tersenyum kaku sambil melirik kearah Revan