Husband A Parasite And Cheating

Husband A Parasite And Cheating
Chapter 33



"Sudah..Hentikan semua ini..!!!Anggun tolong jangan bersikap seperti ini pada kami..Kami mengakui kami memang bersalah..Tapi tidak bisakah kau kembali mempercayai kami??Bagaimana pun juga kami adalah keluarga mu..Keluarga dari suami mu sendiri.."Sahut ibu mertuanya melerai perdebatan Anggun dan Risty


"Ma..Aku memaafkan kalian..Dan masih menganggap kalian sebagai keluarga ku ..Tapi untuk mempercayai kalian lagi,bagiku itu sudah tidak bisa..Lebih baik aku dikhianati oleh teman ku dari pada dikhianati oleh keluarga ku sendiri..Karna sebuah pengkhianatan lebih sakit dari pada dibohongi..Kalian sudah mengkhianati kepercayaan ku .."Jawab Anggun dengan tegas


"Sudah ma..Lebih baik kita pulang saja..Untuk apa kita masih disini..Dia sudah menghina kita..Biar kak Revan tahu seperti apa sifat asli istrinya ini...Karna tidak membiarkan kita menginap dirumahnya..Kau sungguh memuakkan.. Dasar perempuan sombong..Ayo ma.."Sahut Risty mengajak sang ibu pulang


Anggun hanya menatap tajam kearah Risty yang akan keluar dari rumah


Sesaat Anggun menghempaskan tubuhnya dikasur


...****************...


Menjelang malam hari..


Anggun tidur lebih awal dan sendirian,karna Revan masih belum pulang


Saat ia akan mulai tertidur,terdengar suara ketukan pintu dengan keras


Anggun segera bangun dan berjalan keluar kamar,untuk membukakan pintu rumah


Dan terlihat Revan yang sudah pulang namun dengan tatapan yang tajam


"Mas..Kenapa baru pulang?"Tanya Anggun


"Itu tidak penting..Aku baru mendapat kabar,kalau kau sudah mengusir mama dan Risty,ketika mereka mengunjungi mu ..Dan kau juga tidak mengijinkan mereka menginap.. Kenapa kau harus bersikap seperti itu pada mereka..Apa masalah mu dengan mereka???"Bentak Revan dengan nada marah


"Lalu kenapa mereka bilang begitu??Tidak mungkin mereka berbohong..Dan tentang rumah ini,kau bilang rumah ini masih kredit,tapi ternyata kau sudah membelinya tanpa sepengetahuan ku??Kenapa kau merahasiakan ini dariku??"


"Ya..Mereka pasti bohong..Karna aku tidak mengusir mereka ..Risty pasti sudah melebihkan ucapannya.."


"Lalu tentang rumah ini??Bisa kau jelaskan ??Kenapa hal ini harus kau sembunyikan dariku?"Tanya Revan


"Aku melakukannya,karna aku tidak mau terburu buru..Itu saja."Jawab Anggun


"Baik ..Untuk hal ini aku bisa mengerti..Tapi untuk mereka,kenapa kau harus seperti bermusuhan dengan mereka..Mereka adalah keluargaku..Dan juga keluargamu..Seharusnya kau menjaga hubungan mereka dengan baik..Bukan seperti memusuhinya."


"Aku tidak memusuhi mereka..Tapi aku cuma tidak mau terjebak dalam permainan mereka lagi..Kenapa mas lebih memilih menyalahkan ku daripada mas mencari tahu alasan sebenarnya??Apa hanya karna mereka keluargamu,mas langsung menyalahkan ku??Seharusnya mas menjadi penengah,bukan langsung sebelah pihak.."Ujar Anggun mulai kesal


"Aku cuma mau hubungan mu dengan mereka baik baik saja..Tidak ada salah paham atau saling memusuhi..Tolong jaga perasaan mereka..Hanya aku yang mereka miliki,dan aku tidak mereka merasa kecewa karna sikap mu.."


"Oh..Jadi mas tetap menganggap aku yang bersalah??Dan ingin aku meminta maaf dengan mereka??Berdamai dengan mereka..??"


Sesaat Revan terdiam


"Sebaiknya mas tanyakan saja dulu,kenapa aku bisa bersikap seperti itu pada mereka..Terlebih tentang kebohongan yang mereka lakukan padaku.."


"Sebenarnya aku tidak ingin menceritakannya pada mu..Tapi dari sini aku bisa menilai,jika mas tidak akan pernah mengerti perasaanku..Dan hanya bisa menyalahkan ku,atas apa yang tidak pernah aku lakukan..!!!"Ujar Anggun dengan tegas dan langsung kembali kekamar


Revan hanya bisa menarik nafas panjang dengan kasar