
Esok harinya..
Siti dan Risty berniat pergi mengunjungi kediaman Revan.
Tiba dikediamannya,mereka langsung disambut oleh Rosa.Yang sesaat membuat mereka merasa heran dengan Rosa yang mereka tidak kenal,dan juga seorang asisten rumah tangga.
"Maaf,kalian ini siapa?" tanya Rosa.
"Aku ibunya Revan dan ini Risty adiknya." jawab Siti memperkenalkan diri mereka.
"Oh..apa kabar??saya Rosa teman kak Anggun." sapa Rosa berbalik memperkenalkan dirinya sendiri.
"Kami baik-baik saja..dimana Revan dan Anggun?" tanya Siti.
"Mereka sedang keluar sebentar tante,mungkin sebentar lagi akan pulang." jawab Rosa memberitahu Siti.
"Oh baik lah..dan bisakah kau menyuguhkan kami minuman??kami sangat haus.." ujar Siti menyuruh Rosa.
Membuat Rosa langsung memasang wajah datar.
Sial..dia pikir aku pembantunya..' gerutu Rosa.
"Ah..iya tante,saya akan suruh bi Susi buatkan minuman..Tunggu sebentar ya tante." jawab Rosa langsung beranjak bangkit dan berjalan ke dapur dengan terpaksa.
"Ma,sejak kapan kak Anggun punya teman seperti itu??lihat saja pakaiannya??sexy sekali.." ujar Risty mengomentari penampilan Rosa dengan nada pelan.
"Mama juga tidak tahu..nanti kita bisa tanyakan langsung sama kakak mu." jawab Siti.
Tidak berapa lama Rosa pun dan menyuguhkan minuman tersebut untuk Siti dan Risty.
"Silakan tante." ujar Rosa mempersilakan Siti untuk minum.
"Terima kasih..kalau saya boleh tahu,apa kau sedang menginap disini??" tanya Siti yang ingin tahu.
"Oh,tidak tante saya tinggal disini untuk sementara waktu." jawab Rosa dengan jujur.
"Soal itu.-"
Belum sempat menjawab,Revan dan Anggun pun pulang dan langsung menyapa Siti ibunya.
"Loh ma,ada apa datang kesini??tumben tidak memberitahu kami dulu." tanya Revan.
"Iya mama sengaja tidak memberitahu kalian,karena memang mendadak dan ada suatu hal penting yang ingin mama bicarakan sama kalian berdua." jawab Siti panjang lebar.
Sesaat Anggun pun menoleh kearah Rosa.
"Rosa,bisakah kau tinggalkan kami dulu??" tanya Anggun yang secara tidak langsung menyuruh Rosa untuk pergi.
"Ah..iya kak.." jawab Rosa langsung meninggalkan mereka dengan perasaan sedikit kesal.
"Memangnya apa yang ingin mama bicarakan??" tanya Revan sembari duduk dihadapan ibunya.
"Sebelumnya mama mau tanya dulu,apa benar perempuan itu tinggal bersama kalian??kenapa??"tanya Siti yang masih penasaran.
Revan pun sesaat menoleh kearah Anggun.
"Itu hanya sementara saja ma,karena dia sedang ada masalah dengan suaminya." jawab Anggun menjelaskan.
"Oh begitu,kalau bisa jangan terlalu lama membiarkan perempuan lain tinggal bersama kalian..karena itu tidak bagus,bisa mempengaruhi rumah tangga kalian."ucap Siti memberi nasehat dan mengingatkan Anggun dan juga Revan.
Yang seketika membuat Revan menunjukkan sikap salah tingkah dan gugup.Anggun yang melihat hanya melirik sinis dengan sikap Revan.
"Soal itu mama tenang saja,kalau memang itu benar terjadi,aku tidak akan membiarkannya terlalu lama..Kebusukan yang ditutupi pasti akan tercium nantinya.." jawab Anggun yang secara tidak langsung menyindir Revan.
Dan Revan hanya tersenyum kaku,merasa sindiran Anggun seperti mengarah padanya.Terlebih saat Anggun menyindirnya,tatapan Anggun langsung mengarah padanya.
"Bagus lah kalau begitu,jangan ada duri dalam pernikahan kalian..dan hal penting yang ingin mama katakan pada kalian,bisakah kalian meminjamkan mama uang 50juta??" ungkap Siti.
Yang membuat Revan dan Anggun terkejut.