
Dan secara bersamaan mereka pun menoleh kearah asal suara yang menyapa
"Oh..Kau sudah sampai nak..Ayo duduk sini..Sapa dulu teman papa dan anaknya..Ia bernama Anggun."Sahut ayah sang anak bernama Mike
"Halo ..Om.."Sapa Mike pada ayah Anggun sambil berjabat tangan
Dan saat ia juga akan berjabat tangan pada Anggun,sesaat ia sedikit memperhatikan Anggun dan mengingat
Bukankah dia wanita yang waktu itu??Batin Mike
Mengingat ia sebelumnya pernah bertemu dan melihat jelas wajah Anggun.Pada saat Anggun berjalan sendirian dimalam hari dan menghalangi laju mobilnya
Anggun hanya tersenyum tipis,ketika Mike berjabat tangannya
Mike pun duduk disamping ayahnya
"Mike baru saja tiba dari Jerman..Ia pulang karna untuk menggantikan posisi ku di perusahaan..Ia pemuda cerdas dan sangat dikagumi oleh kalangan wanita..Hahahah.."Ujar ayah Mike memperkenalkan Mike pada mereka
"Wah..Sudah bisa ku tebak..Dari penampilannya saja dia terlihat pemuda yang gagah dan berwibawa..Hahah.."Sahut ayah Anggun
"Terima kasih om..Tapi aku tidak seperti itu.."Jawab Mike tersenyum dan sesekali memperhatikan Anggun
Karna ia mulai sedikit tertarik pada Anggun,yang terlihat cantik dan seperti namanya Anggun
Namun Anggun justru sebaliknya,hanya menatap dengan sikap cuek
"Lalu bagaimana dengan Anggun??"Tanya ayah Mike
"Ohhh..Anggun hanya seorang manager di perusahaan nya..Tapi dia sukses dengan pekerjaannya..Dengan menjadi wanita karir.."Jawab ayah Anggun memuji anaknya
"Wah..Itu bagus sekali..Lalu apakah Anggun sudah menikah??"Tanya ayah Mike
Sesaat ayah Anggun terdiam dan melirik datar kearah Anggun.Anggun yang menyadari dengan tatapan ayahnya,hanya bersikap diam dan tak menjawab
"Ya..Sayangnya dia sudah menikah.."Jawab ayahnya dengan nada datar
Mika hanya bisa tersenyum
Mendengar ucapan ayah Mike,Anggun justru memilih bangkit dan pergi meninggalkan mereka.Mike hanya menatap kepergian Anggun
...****************...
Setelah mengantar Anggun,Revan pun menuju tempat pertandingan futsal yang akan ia ikuti.Sesampainya disana,terlihat teman temannya sudah menunggu.Tepatnya masih diparkiran.Sesaat seluruh temannya memperhatikan Revan yang turun dari mobilnya dengan raut wajah yang sedikit berwibawa
"Lihat..Apakah itu benar Revan??Dia naik mobil bro."Sahut temannya dari kejauhan,sebelum Revan menghampiri mereka
"Kau benar...Sejak kapan dia mengendarai mobil?Mobil mewah lagi?"Ujar temannya merasa terheran
"Palingan juga mobil rental..Mana mungkin mobil itu miliknya..Itu terlalu mewah bro.."Sahut yang lainnya
"Benar juga..Motor yang biasa dia pakai saja ,sudah motor lama..Ntah tahun berapa ia sudah memakainya.."
Karna yang mereka tahu,Revan tak pernah membawa mobil,walaupun dia bisa menyetir,namun Revan tak memiliki mobil.Hingga membuat seluruh temannya merasa heran
Revan pun akhirnya menghampiri mereka sembari memberi sebuah tepukan tangan ,sebagai tanda pertemanan mereka
"Mobil siapa yang kau bawa bro??Apa itu mobil bos mu??"Tanya teman Revan
"Menurut kalian??"Tanya balik Revan dengan nada santainya
"Mobil rental itu mah..Hahaha..''
"Hahaha.."Serentak
"Brengsek..Enak saja kau bilang mobil ku mobil rental.."Umpat Revan dengan ketus
"Hah??Mobil mu??Kau serius bro??Jangan banyak menghalu bro..Jangan memaksakan gaya hidupmu untuk terlihat mewah,padahal itu cuma ilusi atau kebohongan.."Sahut salah satu teman Revan
🌸🌸🌸🌸