Husband A Parasite And Cheating

Husband A Parasite And Cheating
Chapter 42



"Ya..Aku alergi ..Alergi..-"


Rosa pun mulai bingung,harus memberikan alasan apa tentang kemerahan ditubuhnya


Sial ..Kenapa aku bisa lupa menutupi kemerahan ini..Batin Rosa merasa seperti terpojokan


Anggun pun masih menunggu jawaban dari Rosa,karna ia merasa bekas kemerahan pada leher dan dada Rosa bukan lah karna alergi.Melainkan dari sebuah sentuhan dari seseorang yang biasa melakukan hubungan intim.Anggun pun sedikit merasa curiga dengan sikap Rosa yang terlihat gugup


"Rosa?"Panggil Anggun


Yang seketika membuat Rosa tersadar


"Selamat pagi sayang.."Sahut Revan yang tiba tiba muncul menghampiri mereka


Membuat mereka langsung menoleh bersamaan


"Ohh..Kau sudah bangun mas."Ujar Anggun mendekati Revan


"Iya..Ayo kita jalan lagi sebentar..Cuaca hari ini sepertinya sangat bagus."Ajak Revan langsung merangkul bahu Anggun untuk mengajak keluar


Anggun pun menurutinya dan langsung melupakan apa yang bahas pada Rosa


Ketika mereka akan menuju pintu keluar,Revan sesaat menoleh kearah Rosa dengan tersenyum sambil memicingkan mata.Yang a ternyata Revan sudah mengetahui apa yang sedang mereka bicarakan


Rosa yang mengerti dengan tatapan Revan,langsung menghela nafas panjang.Merasa lega karna tak jadi menjawab pertanyaan Anggun,yang membuatnya hampir terpojok


"Untung saja ada kak Revan..Tapi jika diingat,kak Revan memang sangat ganas bermainnya..Sampai membuatku ingin lagi..Hihi.."Ujar Rosa berbicara pada dirinya sendiri


Tanpa rasa malu dan bersalah,karna kebohongan yang ia dan Revan buat pada Anggun


...****************...


Revan dan Anggun berjalan mengelilingi komplek perumahan sambil menikmati udara pagi yang segar


"Mas..Kenapa tumben sekali kau mengajak ku jalan pagi?"Tanya Anggun ingin tahu


Karna Anggun tahu jika Revan tak pernah mau diajak untuk jalan pagi.Sebab ia paling susah untuk dibangunkan.Dan hal itu membuat Anggun merasa aneh,melihat Revan yang tiba tiba saja mengajaknya jalan pagi


"Oh..Hanya ingin saja sayang..Apa lagi melihat kau sedang hamil..Tiba tiba aku ingin mengajak calon baby kita jalan pagi."Jawab Revan tersenyum


"Oh..Begitu..Lalu apakah hari mas tidak bekerja??Ini kan sudah hampir siang.?"Tanya Anggun lagi


"Tidak sayang..Hari ini aku shift sore..Jadi aku bisa meluangkan waktu ku pagi ini untuk menemani istriku tercinta dan calon baby kita."Jawab Revan dengan penuh semangat


Anggun pun hanya tersenyum tipis


Setelah cukup lama berjalan pagi,mereka pun kembali kerumah.Dan Rosa pun menyambut mereka


"Kalian sudah pulang..Ayo kita sarapan,aku sudah menyiapkan nya."Ujar Rosa dengan tersenyum ramah


"Oh..Iya..Aku pergi mandi dulu..Karna aku harus kantor.."Sahut Anggun meninggalkan mereka menuju kamarnya


"Iya sayang..Kami menunggumu ."Sahut Revan tersenyum


Saat Anggun memasuki kamarnya,Revan pun langsung memanfaatkan keadaan dan mengambil kesempatan untuk menyerang Rosa dengan sebuah ciuman nakalnya


Rosa pun terkejut namun ikut membalas ciuman Revan,karna mereka saling membutuhkan.Revan mendorong tubuh Rosa dengan pelan ke tembok dan menahan tengkuk leher Rosa.Dengan terus memperdalam permainannya dibibir Rosa


Revan terus memainkan lidahnya tanpa henti dan memberi kesempatan Rosa untuk bernafas.Dan beberapa saat Revan memandangi Rosa


"Aku sangat candu dengan bibir mu yang sexy..Kau benar benar membuatku candu.."Ungkap Revan dengan nada berat,dan bahkan Rosa dapat merasakan nafas beratnya


Rosa hanya tersenyum dan memegangi kedua pipi Revan