
Dirumah..
Jam sudah menunjukkan pukul 12 malam,Anggun menunggu Revan pulang.Namun Revan masih saja belum tiba dirumah.Membuat Anggun harus menahan kesabarannya
Ia dengan tenangnya duduk diruang tamu,sambil menunggu Revan pulang
Dan tak berapa lama,suara pintu pagar pun terdengar.Anggun langsung bangkit dan mengintipnya dari balik gorden jendela
Terlihat Revan yang baru saja pulang dan memasuki mobilnya
Anggun pun segera membukakan pintu rumahnya dan menyambut Revan pulang
"Kau dari mana mas??Jam segini baru pulang??"Tanya Anggun ingin tahu
"Dari bertanding kan?Bukankah aku sudah mengatakannya padamu semalam?"Tanya balik Revan
"Tapi ini sudah tengah malam mas,kau tidak biasanya pulang larut malam .."Ujar Anggun sedikit kesal
"Habis tanding,aku ngumpul dulu sama teman teman ku..Kau tahu sendiri kan,jika para lelaki sudah mengumpul..Pasti akan lupa waktu..Aku lelah..Aku mau istirahat.."Jelas Revan berjalan menuju kamarnya
"Tunggu mas.."
Sesaat langkah Revan terhenti
"Apakah kau memakai kartu kredit ku untuk makan disebuah tempat??"Tanya Anggun menginterogasi
"Oh..Iya..Karna kami menang,jadi aku memakai kartu kredit mu sayang."
"Makan ditempat yang tidak jauh tempat ku bertanding..Aku menghabiskan segitu karna aku mentraktir mereka."Jawab Revan dengan santai nya
"Traktir??Maksudnya mas mentraktir teman teman mas dengan kartu kredit ku??"Tanya Anggun lagi
"Iya..Hanya untuk hari ini saja..Karna mereka memaksa ku..Melihat ku memakai mobil,jadi mereka memintaku untuk mentraktir mereka..Dan aku tidak bisa menolak permintaan mereka.."Jelas Revan
Sesaat Anggun menarik nafas panjang dengan perasaan yang sangat kesal
"Mas..Tolong gunakan kartu itu sebaik mungkin..Aku membiarkan mas memegang nya,bukan untuk dipakai senang senang..Tapi untuk membayar semua tagihan dirumah kita..Kenapa mas dengan mudahnya memakai kartu itu untuk bersenang senang dengan teman mas..!!"Ucap Anggun meluapkan semua kekesalannya
"Hei..Kenapa kau harus bersikap seperti ini??Aku hanya memakainya sekali saja..Jika kau keberatan aku memakai kartu kredit mu..Aku akan kembalikan...Kenapa kau harus sewot padaku..Hargai aku sebagai suami mu..!!!."Sahut Revan membalas dengan kesal
"Bagaimana aku tidak bersikap seperti ini??Jika mas hanya memikirkan diri mas sendiri..Tanpa pikir bagaimana aku memenuhi kebutuhan kita tercukupi..Aku juga kerja mas,aku juga membantu keuangan mu tanpa mengeluh sedikit..Tapi apa yang harus ku terima??Mas justru bersenang senang diluar sana..!!"
"Dan mas tidak berpikir sedikit pun bagaimana hari ini aku menghadapi orang tuaku..Mengunjungi mereka,tanpa bersamamu..Dan bagaimana pandangan orang tua ku pada mas..Yang lebih mementingkan diri mas sendiri dibandingkan harus bertemu mereka..Aku benar benar kecewa sama dirimu mas..!!!"Ucap Anggun dengan perasaan marah dan meninggalkan Revan begitu saja menuju kamarnya
Seketika membuat Revan terdiam dan merenungi akan sikapnya hari ini
Apa yang sudah ku lakukan??Sepertinya Anggun benar..Aku sudah salah..Dan mengecewakannya..Batin Revan
Revan pun menyusul Anggun ke kamar nya,dan melihat Anggun duduk disisi kasur sambil menundukkan wajahnya di lutut
Sesaat Revan menghela nafas panjang,melihat Anggun yang ternyata sedang menangis,karna sikap dan ulahnya hari ini
Revan menghampiri Anggun dan duduk disamping Anggun