
Anggun yang mendengar semua pembicaraan Rosa,langsung menatap tajam dari balik tembok.
Jadi begitu cara mu sekarang Rosa..kita lihat apakah kau bisa mendapatkan apa yang kau inginkan dari Revan..lelaki sampah yang tidak berguna,secepatnya akan ku buang padamu..' batin Anggun semakin memendam dendamnya pada Rosa.
Setelah sarapan pagi,Anggun bersiap-siap akan berangkat kerja.Begitu juga dengan Revan yang akan berangkat bersama Anggun.
Rosa pun berpura-pura mengantar Anggun yang akan berjalan ke mobilnya dan Revan pun mengikuti Revan.
"Tunggu mas,hari ini biar aku saja yang menyetir mobil." ujar Anggun pada Revan.
Membuat Revan menatap heran.
"Oh,kenapa tidak aku saja sayang??kau kan sedang hamil??" tanya Revan.
"Tapi hari ini aku ingin menyetir mas,jadi aku yang akan mengantar mu..ayo.."ujar Anggun mengambil kunci mobilnya dari tangan Revan.
Revan pun hanya bisa menuruti perkataan Anggun dan tidak bisa menolak,sebab Anggun sedang hamil.
Anggun langsung menaiki mobil tanpa berkata apa pun pada Rosa,yang biasanya berpamitan dulu padanya.Revan pun semakin bingung dengan sikap Anggun saat ini.
Setelah Anggun dan Revan pergi,Rosa hanya memandang sinis.
Sepertinya kau mulai menunjukkan dirimu sebagai tuan rumah..baik,aku akan membuatmu kehilangan semuanya Anggun..kau mulai berlagak sombong rupanya pada ku.. gumam Rosa merasa sangat kesal.
...****************...
Siang harinya..
Risty pulang bersama seseorang,dan sang ibu pun langsung menyambutnya.
"Halo tante..Saya Doni." sapa Doni pada ibunya Risty.
"Halo,saya mamanya Risty." balas Siti dengan nada ramah.
"Begini ma,maksud kedatangan Doni kesini ada sesuatu yang penting yang ingin dikatakan Doni.." ujar Risty.
"Tentang apa??" tanya Siti penasaran.
"Gini tante,sebenarnya kami sudah cukup lama menjalin hubungan,hanya saja kami memilih merahasiakannya..Karna kami tidak mau dianggap cuma menghabiskan waktu untuk pacaran." ucap Doni.
"Lalu??" tanya Siti lagi.
"Saya berniat ingin melamar Risty tante.. daripada kami hanya menghabiskan waktu pacaran terus,lebih baik saya melanjutkan hubungan ini ke jenjang yang lebih serius.."jelas Doni.
"Tapi Risty kan masih kuliah??dan usianya masih 20tahun,apa kamu yakin ingin menikah dengan Risty??"tanya Siti memastikan dulu.
"Mudah-mudahan saya yakin tante,saya sudah cukup lama mengenal Risty,dan dia gadis yang sesuai kriteria saya..walaupun Risty masih kuliah,saya tidak akan melarang Risty untuk tetap kuliah,karna pendidikan itu harus diutamakan..jika tante mengijinkan dan merestui niat baim saya,saya akan atur waktu untuk mengajak keluarga saya datang melamar secara langsung."jelas Doni panjang lebar.
"Tante sih tidak masalah,asal ini juga pilihan Risty sendiri..Tapi kalau saya boleh tahu,apa pekerjaanmu,setidaknya tante harus tahu dulu agar tante yakin,kamu orang yang bertanggung jawab atau tidak.?" tanya Siti ingin tahu.
"Oh..saya memiliki usaha di bidang kuliner tante..Dan usaha saya sudah berjalan 5 cabang dari beberapa luar kota..jadi saya akan menjamin kalau Risty sudah menjadi istri saya,hidupnya akan terjamin." jawab Doni menjamin kata-katanya pada Siti.
Seketika membuat Siti tersenyum lebar.Bagaimana tidak jika dia akan memiliki menantu orang kaya lagi.
Rezeki nomplok nih..harus ku manfaatkan.. jangan sampai Risty melepaskannya ..